INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul PERTEMUAN V Tujuan Instruksional Umum : Permutasi & Kombinasi Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DASAR-DASAR ALGORITMA
Advertisements

DASAR-DASAR ALGORITMA
TUJUAN MATERI ILLUSTRASI LATIHAN SELESAI POKOK BAHASAN.
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
PERTEMUAN 6 Algoritma Presented by : Sity Aisyah, M.Kom
MATERI 9 FUNGSI REKURSIF.
Dr.Eng. Retno Supriyanti, ST,MT
Struktur Kontrol Struktur kontrol merupakan pengatur aliran program
Pengantar Algoritma.
sebuah fungsi yang memanggil dirinya sendiri
LOGIKA DAN ALGORITMA - PERTEMUAN 8 - REKURSI.
Pengertian Algoritma Sebuah algoritma merupakan deskripsi pelaksanaan suatu proses, dimana algoritma disusun oleh sederetan langkah instruksi yang logis.
Algoritma Dasar Dalam membuat suatu program komputer, menyusun algoritma adalah langkah pertama yang harus dilakukan Dalam membuat algoritma dapat digunakan.
PERTEMUAN V Logika Algoritma Algoritma : Metoda pemecahan suatu masalah langkah demi langkah. Karakteristik Algoritma :  Presisi ; langkah-langkahnya.
Oleh Nila Feby Puspitasari
Univ. INDONUSA Esa Unggul INF-226 FEB 2006 Pertemuan 13 Tujuan Instruksional Umum : Sistem Persamaan Linier Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa mampu.
Instruksi Runtutan Instruksi Pemilihan dan Instruksi Perulangan dalam Pascal Minggu XII.
2 JAM TEORI dan 1 jam praktek
Pemprograman Terstruktur 1
Metode Perancangan Program
Operator Fungsi Logika Perulangan
FPB dan KPK.
Pengulangan.
Univ. INDONUSA Esa Unggul INF-226 FEB 2006 Pertemuan 14 Tujuan Instruksional Umum : Sistem Persamaan Linier Tujuan instruksional Khusus : Mahasiswa mampu.
PERTEMUAN VI Macam-macam Algoritma : Algoritma Rekursif ;
PERULANGAN RISMAYUNI.
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Contoh Pemecahan Masalah
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Contoh Pemecahan Masalah
Materi Kuliah 1. Pertemuan ke : 1 Pengenalan Komputer dan Pemrograman
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Algoritma Pemrograman I
Algoritma.
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Struktur Seleksi (Percabangan)
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Struktur Dasar Algoritma
Dasar – dasar Algoritma dan Pemrograman
Materi 10 LOGIKA & ALGORITMA.
PROG.STUDI PEND.FISIKA UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Struktur Dasar Algoritma
ARITMATIKA PERTEMUAN IV FPB dan KPK Oleh
Struktur Kontrol Struktur kontrol merupakan pengatur aliran program
Struktur Algoritma Sequence Process: instruksi dikerjakan secara sekuensial, berurutan. Selection Process: instruksi dikerjakan jika memenuhi kriteria.
Pengulangan.
PEMROGRAMAN WEB DEWI SULISTIYARINI, S.KOM
TEL 2112 Dasar Komputer & Pemograman Contoh Pemecahan Masalah
Pengulangan.
Struktur Dasar Algoritma dan Runtunan
Struktur Kontrol : Perulangan
PERCABANGAN DAN PERULANGAN
Algoritma dan Pemrograman Subrutin (Function)
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Pengulangan Pengulangan merupakan struktur kontrol yang berfungsi untuk melaksanakan perintah-perintah suatu blok statemen secara berulang-ulang selama.
Seleksi Kondisi merupakan perintah yang memungkinkan pemilihan atas perintah yang akan dijalankan sesuai dengan kondisi tertentu. Operator yang digunakan.
STRUKTUR PERULANGAN.
Algoritma & Pemrograman 1
PENYELEKSIAN KONDISI.
PERULANGAN.
Pengulangan.
Oleh: Abdul Haris Heryani
Algoritma Rekursif Alpro-2.
PERTEMUAN 4 DAN 5 DASAR-DASAR ALGORITMA
DASAR-DASAR ALGORITMA dan FLOW CHART
CCM110, MATEMATIKA DISKRIT Pertemuan ke 10, Logika Algoritma
LN New 01 Istilah Struktur Dasar Teknik Puncak-Turun
STATEMEN GO TO DAN IF-THEN Pertemuan IX.
UJIAN TERDIRI ATAS 50 SOAL
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Rekursif Yuliana Setiowati. Rekursif Proses yang memanggil dirinya sendiri. Merupakan suatu fungsi atau prosedur Terdapat suatu kondisi untuk berhenti.
Logika dan Algoritma Agung BP Chapter 5.
Transcript presentasi:

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul PERTEMUAN V Tujuan Instruksional Umum : Permutasi & Kombinasi Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat mengerti dan dapat menggunakan teori peluang kejadian untuk menyelesaikan masalah

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul PERTEMUAN V Logika Algoritma Algoritma : Metoda pemecahan suatu masalah langkah demi langkah. Karakteristik Algoritma : Presisi ; langkah-langkahnya dinyatakan dengan jelas. Unik ; hasil lanjutan setiap langkah didefinisikan secara tunggal dan semata-mata tergantung pada masukan dan hasil langkah sebelumnya. Berhingga ; berhenti setelah beberapa instruksi dilaksanakan. Masukan ; mempunyai masukan Keluaran ; menghasilkan keluaran Umum ; berlaku pada himpunan masukan.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Macam-macam logika : - Logika Kondisional : Digunakan untuk memeriksa sebuah kondisi dan mengeksekusi satu atau lebih baris proses.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Contoh : If – Then dengan syarat tunggal If – Then dengan syarat majemuk If – Then – Else satu baris If – Then – Else banyak baris If – Then dengan syarat tunggal; Merupakan instruksi untuk memeriksa sebuah kondisi

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul If – Then dengan syarat majemuk ; Merupakan instruksi untuk memeriksa lebih dari satu buah kondisi yang dihubungkan dengan operator logika : AND, OR, NOT If – Then – Else satu baris ; Merupakan instruksi untuk memeriksa sebuah kondisi dan mengeksekusi satu atau lebih proses jika kondisi terpenuhi.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul If – Then – Else dengan banyak baris ; Merupakan instruksi untuk memeriksa sebuah kondisi dan mengeksekusi satu blok atau lebih proses jika kondisi terpenuhi. Tugas Perseorangan : Buatlah masing-masing sebuah contoh aplikasi logika kondisional diatas.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul - Logika Pengulangan : Merupakan suatu cara untuk melakukan suatu proses secara berulang – ulang. Contoh : While…do Repeat…until For…do

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul While…do Digunakan untuk proses berulang, dimana statemen dieksekusi berulang kali sampai kondisi yang dinyatakan dalam statemen While tidak dipenuhi. Repeat…until Kebalikan dari while…do, yaitu proses berulang akan dilaksanakan terus selama kondisi belum terpenuhi.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul For…do Digunakan untuk proses berulang mulai dari batas awal sampai batas akhir yang ada pada statemen For nya. Tugas Perseorangan : Buatlah masing-masing sebuah contoh aplikasi logika pengulangan diatas.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Macam-macam Algoritma : -Algoritma Rekursif ; merupakan algoritma yang mengandung prosedur rekursif. Rekursif adalah cara memecahkan masalah yang besar dengan menggunakan teknik bagi dan temukan.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Contoh : Menentukan harga faktorial. n ! Didefinisikan sebagai berikut : n! = 1, untuk n = 0 n! = n(n-1)(n-2)…2.1, untuk n ≥ 1 n! = n(n-1)!, untuk n ≥ 1 Sehingga : 5! = 5.4! = 5.4.3! = ! = ! = ! = = 120

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Perhatikan contoh diatas ! 0! = 1 dapat digunakan sebagai nilai awal untuk mencari n! Jadi : 1! = 1.0! = 1 2! = 2.1! = 2 3! = 3.2! = 6 4! = 4.3! = 24 5! = 5.4! = 120

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul -Algoritma Euclides merupakan algoritma tertua yang bertujuan mencari faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan bulat. Misalkan m dan n adalah bilangan-bilangan bulat yang keduanya tidak sama dengan nol. Pembagi persekutuan dari m dan n adalah bilangan bulat yang membagi baik m maupun n.

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Faktor persekutuan terbesar ditulis : FPB(m,n) Contoh : Cari FPB ( 30, 105 ) Jawab : Pembagi positip dari 30 adalah 1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, 30 Pembagi positip dari 105 adalah 1, 3, 5, 7, 15, 21, 35, 105 Persekutuan pembagi 30 dan 105 adalah 1, 3, 5, 15 Jadi FPB( 30, 105 ) adalah 15

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Langkah-langkah Algoritma. 1.Bandingkan apakah m<n, kalau ya ke 3 kalau tidak ke 2 2.Tukar posisi m dengan n 3.Bagi m dengan n (m,n), dengan sisa s atau bagi n dengan m (n,m), dengan sisa s 4.Ganti m dengan n dan n dengan s, atau n dengan m dan m dengan s 5. Kembali ke langkah 3 sampai sisa 0 6. FPB (m,n) didapat

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Contoh : Cari FPB ( 30, 105 ) jawab : FPB(105, 30) 105 = ganti 105 dengan 30 dan 30 dengan 15 sehingga FPB(105,30) menjadi FPB(30,15) 30 = ganti 30 dengan 15 dan 15 dengan 0 sehingga FPB(30,15) menjadi FPB(15,0) Jadi FPB(105,30) = 15

INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul Tugas kelompok untuk dipresentasikan pada pertemuan ke VI. 1. Presentasikan aplikasi algoritma rekursif dng bahasa pemrograman yang anda kuasai. 2. Presentasikan aplikasi algoritma Euclides dng bahasa pemrograman yang anda kuasai.