1 Pertemuan 07 KONDUKTOR & DIELEKTRIKUM Matakuliah: K0272/Fisika Dasar III Tahun: 2007 Versi: 0/2.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Tabel 1. Kemampuan Hantar Arus (KHA)
Advertisements

To Our Presentation LISTRIK DINAMIS.
BAB 2. Medan Listrik Statik.
Gejala Transport dalam Semikonduktor
Arus pada Semikonduktor
Bab 5 Arus, Hambatan dan Tegangan Gerak Elektrik
LISTRIK DINAMIK.
21. Arus Listrik dan Tahanan
Oleh: Ahmad Firdaus Rakhmat Andriyani
Konduktor, Dielektrik dan Kapasitansi
KELISTRIKAN FISIKA 2 Kelompok 1 Elyas Narantika NIM
1 Pertemuan Dinamika Matakuliah: D0564/Fisika Dasar Tahun: September 2005 Versi: 1/1.
1 Pertemuan 03 Intensitas Medan Listrik dan Garis Gaya Medan Matakuliah: K0272/Fisika Dasar III Tahun: 2007 Versi: 0/2.
Pertemuan 10 Elastisitas
Pertemuan 12 TEORI GAS KINETIK DAN PERPINDAHAN PANAS(KALOR)
GAYA MAGNET Pertemuan 18 Mata kuliah : K0014 – FISIKA INDUSTRI
Listrik statis dan dinamis
KULIAH 2: GEJALA TRANSPORT
Pengantar Teknik Elektro
1 Matakuliah: K0272/Fisika Dasar III Tahun: 2007 Versi: 0/2 Pertemuan 04 (OFC) FLUX LISTRIK HUKUM GAUSS DAN DIVERGENSI.
Matakuliah : D0564/Fisika Dasar Tahun : September 2005 Versi : 1/1
1 Matakuliah: K0272/Fisika Dasar III Tahun: 2007 Versi: 0/2 Materi yang dibahas : 1. Analisa vektor 2.Hukum Coulomb dan Definisi medan listrik 3. Intensitas.
Pertemuan 13 TEORI MEDAN DAN PERSAMAAN MAXWELL
RANGKAIAN LISTRIK Pertemuan 25
Arus dan Hambatan.
HUKUM GAUSS 13 October 2017.
Potensial Listrik Tinjau sebuah benda/materi bermassa m bermuatan q, ditempatkan dekat benda bermuatan tetap Q1. Jika kedua buah benda mempunyai muatan.
1. Sebuah pesawat mendarat dengan kelajuan 360 km/jam
Pertemuan 11 GAYA MAGNETIK
FLUKS LISTRIK DAN HUKUM GAUSS
DASAR-DASAR KELISTRIKAN Pertemuan 2
FLUKS LISTRIK DAN HUKUM GAUSS
GGL IMBAS 1/5/2018 Stttelkom.
Hukum Ohm Fisika Dasar 2 Materi 4.
Pertemuan KONDUKTOR , DIELEKTRIKUM & KAPASITANSI
ARUS DAN HAMBATAN DISUSUN OLEH : USEP SAEPUDIN HARTONO WIJAYA
Konduktor dan dielektrik
KONDUKTOR DAN DIELEKTRIK
Nama: Rayven Hanjaya Rusli Nim: Jurusan: Teknik Elektro
Arus dan Hambatan.
Bab 5 Arus, Hambatan dan Tegangan Gerak Elektrik
Listrik Dinamika 1. Pendahuluan : Kuat Arus Listrik
LISTRIK Bellinda Devyra ( ) Firman Adi Putra ( ) Septino Sidabutar ( ) Adi Katon Putro ( )
1. MUATAN DAN MATERI 1.1 Hukum Coulomb
FLUX LISTRIK HUKUM GAUSS DAN DIVERGENSI
LISTRIK Insan Wijaya (FKIP Biologi).
Konduktor dan Dielektrik
Bab 28 Medan dan Gaya Magnetik
Bab 4 : Listrik Dinamis-I
Matakuliah : D0696 – FISIKA II
GAYA MAGNET Pertemuan 13-14
Conductors and Dielectrics
Pertemuan 12(OFC) MAGNETISASI DAN INDUKTANSI
BAB 2 Listrik dinamis.
Arus, Hambatan dan Tegangan Gerak Elektrik
KONDUKTOR, DIELEKTRIK dan KAPASITANSI
FLUX LISTRIK HUKUM GAUSS DAN DIVERGENSI
ELECTROMOTIVE FORCE.
Bab 5 Arus, Hambatan dan Tegangan Gerak Elektrik
LISTRIK.
Medan listrik & Potensial listrik
Arus.
ARUS LISTRIK DAN RANGKAIAN DC
Hand Out Fisika II 9/16/2018 ARUS LISTRIK
Pertemuan Listrik dan Rangkaian Listrik
MEDAN LISTRIK.
Arus dan Hantaran Listrik
DASAR – DASAR KELISTRIKAN. Dasar – dasar kelistrikan Komposisi benda Substance Molecules Atoms Suatu benda bila kita bagi, kita akan mendapatkan suatu.
Listrik Dinamis. KUAT ARUS LISTRIK Aliran listrik ditimbulkan oleh muatan listrik yang bergerak di dalam suatu penghantar.
MAGNET
Transcript presentasi:

1 Pertemuan 07 KONDUKTOR & DIELEKTRIKUM Matakuliah: K0272/Fisika Dasar III Tahun: 2007 Versi: 0/2

2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memberikan definisi dinamika partikel : Hukum Newton 1 dan 3, kesetimbangan gaya(partikel), gaya gesek, kesetimbangan momen gaya, pusat massa(berat), hukum Newton 2, gerak melingkar dan hukum Newton tentang gravitasi → C1 (TIK - 1)

3 Outline Materi Materi 1 Pendahuluan - Kuat dan kerapatan arus - Materi 2 Persamaan kontinuitas arus listrik Materi 3 Hambatan (Resistansi) Materi 4 Syarat batas penghantar - dielektrik

4 ISI Pertemuan ini akan membahas mengenai perilaku berbagai macam penghantaran muatan listrik yang akan meliputi macam- macam arus listrik, persamaan kontinuitas arus,danhambatan listrik. Aplikasi dari konduktor,dan dielektrik di antaranya terdapat dalam berbagai peralatan elektronik, pada susunan syaraf, alat pemacu jantung dan lain-lain.

5 1. Pendahuluan Arus listrik adalah kecepatan perpindahan muatan listrik melalui suatu permukaan tertentu atau mela- lui suatu titik tertentu. Arus listrik searah biasanya dinyatakan dalam I sedangkan arus bolak balik dalam i. Satuan arus listrik adalah amper [A]. 1A = 1 C/dt) ● Kuat Arus, I, dan kerapatan arus, J. ………………..(1a) ………………..(1b)

6 Rapat arus merupakan besaran vector. - Hubungan antara I dan J : (1c) ● Kecepatan hanyut (drift velocity), V D (=U)[m/dt] : V D = μ E, μ = mobilitas muatan (m 2 /v.det)..(2a) ● Rapat arus konveksi (medium fluida) J = ρV, ρ = kerapatan muatan (C/m 3 ).....(2b) ● Rapat arus konduksi (medium padat) J = σE, σ = ρμ = konduktivitas (S/m).....(2c) ● Konduktivitas, σ :

7 - Untuk cairan dan gas σ = ρ - μ - + ρ + μ +, ion neg. dan ion pos….(2d) - Untuk konduktor σ = ρ e μ e, electron ….(2e) - Untuk semi konduktor σ = ρ e μ e + ρ h μ h, hole ….(2f). Kuat arus, I (arus total yang menembus suatu permukaan : I = ∫J. dS ….(3a) I = ∫ρU. dS, arus konveksi …..(3b) I = ∫σE. dS, arus konduksi.....(3c)

8 2. Persamaan kontinuitas arus. Dalam titik batas antara dua medium harus dipenuhi, …..(04)  C.S J.dS = - dq/dt = - ∂ ( ∫ ρ dv )/∂t ( ∫ C.S J.dS )/∆v = - ∂ ( ∫ρ dv/∆v)/∂t untuk ∆v→0 →  J = - ∂ρ/∂t 3. Hambatan (resistansi) E = V/l, J = σV/l →I =JA = σAV/l → R = l/σA Ω (05)

9 J │l 4. Syarat batas pada perbatasan penghantar (konduktor) dan dielektrik Statis : Kuat medan dalam konduktor E = 0 Medan listrik adalah medan konservatif sehingga integral garis E untuk lintasan tertutup : → ∫ C.S E.dl = 0 ∫ 1 2 E.dl + ∫ 2 3 E.dl + ∫ 3 4 E.dl + ∫ 4 1 E.dl = 0 L = panjang A = luas enampang J = rapat arus E = kuat medan V = tegangan batere A l

10 Komponen tangensial kuat medan : Bila lintasan 2-3 dan 4-1 mengecil → 0 maka integral ke dua dan ke empat → 0 dan karena kuat medan dalam konduktor nol maka : E t = D t = (6a) Komponen normal : ∫ C.S D.dS = q cak(enc) kondukyor dielektrik Bidang batas Bidang tertutup Gauss berbentuk silider kondukyor dielektrik a b

11 ∫ a D.dS + ∫ sel D.dS + ∫ b D.dS = ∫ sel ρ S. dS D n = ρ S dan E n = ρ S / ε ………(6b) - Rapat arus permukaan, K [ A/m ]: Adakalanya arus mengalir pada dinding penghan -tar seperti pada ”wave guide”. Untuk itu didefi- nisikanlah rapat arus permukaan, K : K = I/2  r a z (07) K

12 Contoh 1 : Kawat tembaga yang panjang diameter 3 mm menghantar arus 10A. Berapa persen dari electron konduksi per detik yang keluar meninggalkan kawat sepanjang 100 mm Jawaban : Kalau setiap atom (BA=berat atom )mengeluar- kan satu elektron konduksi, maka jumlah elektron per satuan volum adalah : N e = 6.02 x (atom/kmol)(kmol/BA=63.54kg) (8.96 x 10 3 kg/m 3 )(electron/atom) = 8.49 x elekt/m 3. Jumlah electron dalam100 mm adalah : N = π(3 x /2)2(0.100)( 8.49 x elekt/m 3 ) = 6.00 x10 22

13 Jumlah electron dalam arus 10A adalah: 10C/det(1/(1.6x ))elekt/C = 6.25 x elekt/det Jadi persentase yang meninggalkan 100 mm adalah : % per detik. Contoh 2 : Carilah konduktivitas germanium tipe-N pada suhu K., dengan anggapan terdapat satu atom donor dalam setiap 10 8 atom. ρ ger = 5.32 x 10 3 kg/m 3, B.A = 72.6 kg/kmol Jawaban : Untuk germanium tipe-N cariernya adalah elktron→ N e = 4.41 x elekt/m 3. Konsentrasi n i untuk germanium pada suhu

K adalah 2.5 x m -3 N e N h = n i.→ N h = 1.42 x hole/m 3 Karena N e >> N h dan μ e = 0.38 maka: σ = N e e μ e = 26.8 S/m Contoh 3 : Diketahui J = 10 3 sin θ a r A/m 2. Carilah arus yang melewati lempeng sferis yang jejarinya r = 0.02 m Jawaban : dS = r 2 sinθ dθ dφ a r I = ∫ 0 2  ∫ 0  (10 3 )0.022 sin 2θ dθ dφ = 3.95 A

15 Contoh 4 : Lempeng arus lebar 4m terletak pada bidang z = 0 dan besarnya arus total 10 A berarah dari titik O ke titik (1,3,0)m. Tentukan K. Jawaban : a = (a x + 3a y )/√10 → |a| = √10 K = (10/4) (a x + 3a y )/√10 A/m Contoh 5 : Suatu arus I A mengalir memasuki suatu silinder tipis secara tegak lurus seperti tergambar. I

16 Tentukan K bila jejari silinder 2 cm. Jawaban : Arus I yang memasuki permukaan atas silinder menyebar ke seluruh jejari sillinder, sehingga K = I / ( 2  r) a r Kemudian arus I masuk menyebar ke selubung silinder sehingga, K = I / ( 2  (0.02)m) -a r = a z (A/m)

17 animasi/simulasi

18 Ramgkuman : 1. Arus listrik adalah kecepatan aliran muatan lis- trik negatif melintasi suatu penampang lintang A penghantar secara tegak lurus. Berdasarkan perjanjian arah arus disamakan dengan penga- liran muatan positif. 2. Peramaan kontinuitas arus :   J = -   t 3. Resistansi (hambatan), R [  ] Berddasarkan hukum Ohm V = IR maka R adalah : R = l/  A, l =panjang dan  = konduktivitas 3. Syarat batas konduktor - dielektrik

19 Komponen tangensial kuat medan : D t = E t = 0 Komponen normal kuat medan : D n = ρ S dan E n = ρ S / ε 4. Rapat arus permukaan, K [A/m] : K = I/2  r a z

20 Setelah mengikuti dengan baik mata kuliah ini, dan materi–materi sebelumnya mahasiswa diharapkan sudah mampu membuat dan menye -lesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan konduktor dan dielektrikum khususnya yang terkait fengan bidang sistem komputer. >

21