KEGUNAAN BEBERAPA MAJOR ELEMEN H Bagian air tubuh, organic compound, transfer enerji O Bagian air tubuh, organic compound, respirasi C Organic compound.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
NUTRIEN Fe, Sulfur, SiO2 & REDOKS
Advertisements

Kesuburan Tanah (5) FOSFOS (P) & KALIUM (K) Semester Genap 2006/2007
REAKSI TANAH (pH).
Metabolisme Mikroba Gambar dan keterangan.
Elektrolisis oleh siti zaharah.
ENZIM.
FAKTOR PEMBATAS.
oleh : LENI HANDAYANI, S.PI, MP
Daur Biogeokimia.
OLEH : IMBANG DWI RAHAYU
Oleh SUPARMUJI, S.Pd METABOLISME Oleh SUPARMUJI, S.Pd
ENERGI DALAM SISTEM KEHIDUPAN
METABOLISME SEL.
KOMPOSISI KIMIA ORGANISME
NUTRISI BAKTERI Tim Bakteriologi Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga 2011.
HARA FOSFOR Kadar fosfor dalam tanaman menempati urutan terakhir terendah golongan hara makro bersama dengan Ca, Mg dan S. Kadarnya kira-kira 1/5 sampai.
MINERAL.
JENIS-JENIS GARAM: garam tidak terhidrolisis (Garam netral) : berasal dari asam kuat dengan basa kuat , pH=7 Garam hidrolisis sebagian a. Hidrolisis.
KIMIA ANORGANIK PERTEMUAN KE-3.
METABOLISME SERANGKAIAN REAKSI KIMIA YANG TERJADI DI DALAM TUBUH ORGANISME HIDUP YANG DIBANTU OLEH SEKELOMPOK ENZIM DAN DIATUR DENGAN SANGAT KETAT TERBAGI.
ION LOGAM DALAM SISTEM BIOLOGIS
MINERAL MINERAL : SENYAWA ANORGANIK YANG DIBUTUHKAN TERNAK DALAM JUMLAH YANG SEDIKIT, UNTUK MENGATUR BERBAGAI PROSES DALAM TUBUH AGAR BERJALAN NORMAL.
Metabolisme NUTRISI PENGHASIL ENERGI Karbohidrat Lemak Protein MAKRO-
BIOKIMIA DARAH Lilis Hadiyati, S.Si..
Kesuburan Tanah.
Elemen Minor dalam Air Laut
I METABOLISME MIKROBA.
Keasaman Tanah.
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
UNSUR-UNSUR HARA ESENSIAL BAGI PERTUMBUHAN TANAMAN
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
SIFAT KIMIA TANAH : reaksi tanah
Metabolisme Mikroba Gambar dan keterangan.
Respirasi Drs. IGK. WIJASA, MARS.
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Kebutuhan nutrisi dan media
Kebutuhan Hara Tanaman
Metabolisme Energi.
Oleh : Artharini Irsyammawati,S.Pt.MP
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
III. KESUBURAN PERAIRAN
METABOLISME SEL (ANABOLISME - FOTOSINTESIS )
Sel Elektrolisis.
FISIOLOGI PERNAPASAN m.nukhun.
METABOLISME SEL Rangkaian reaksi biokimia dalam sel hidup.
Daur Biogeokimia.
Metabolisme: Respirasi sel
SUMBER DAN KARAKTERISTIK AIR
Bahan penyusun SEl Marga Rita Destalia Anjar S
ZAINUL HIDAYAH, S.Pi, M.App.Sc
MATA KULIAH BIOLOGI NUTRISI TUMBUHAN 26 Nop 2010 (sudah diedit)
Metabolisme: Respirasi sel
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN
SEJARAH PENELITIAN FOTOSINTESIS DAN PENGERTIAN METABOLISME SECARA UMUM
Daur air dan Fosfor Nama Kelompok :.
KAMU LAPAR? KENAPA KAMU LAPAR? SUDAH MAKAN ? BELUM MAKAN BELUM SARAPAN
Fotosintesis.
Mobilitas Unsur Pergerakan Hara menuju Akar
Kredit : 3 (2+1) SKS By: KASIONO, SP
Biokimia Nutrisi Dahlanuddin.
Pemeriksaan Kualitas kimia Air PERTEMUAN 9 Nayla Kamilia Fithri
METABOLISME KARBOHIDRAT 1. Biomolekul yang paling banyak ditemukan di alam Dari namanya  molekul yang terdiri dari carbon (C) dan hydrate (air  H 2.
FAKTOR PEMBATAS.
DAPATKAH KAMU MENJELASKAN APA YANG TERJADI PADA GAMBAR DIATAS?
NUTRISI TANAMAN Unsur Hara Esensial
KETERSEDIAAN UNSUR HARA DALAM TANAH
Fotosintesis Tempat Fotosintesis Faktor Fotosintesis 4.
Transcript presentasi:

KEGUNAAN BEBERAPA MAJOR ELEMEN H Bagian air tubuh, organic compound, transfer enerji O Bagian air tubuh, organic compound, respirasi C Organic compound N Protein, klorofil, RNA, DNA P Transfer enerji, sintesis biokimia, bagian dari DNA K Kation selular utama Ca Pembelahan sel, bagian dinding sel, tulang, enzim dan cangkang S Protein (asam amino), vitamin, dan coenzim Mg Klorofil, diperlukan untuk aktivitas enzim Fe Bagian dari cytochrome, darah, dan enzim BEBERAPA MINOR ELEMEN : Mn, Cu, Zn, Na, Cl, Co. S 2 Produktivitas Perairan

Energi cahaya + ADP + Pi ATP Energi cahaya + AMP + 2 Pi ATP cahaya chloroplast cahaya chloroplast Mg ++ NH 2 Ca ++ C C CC N N C N N O C OH C C C CH 2 OP O - O OP ~~ O OP O O ~ kaya energi Adenosine AMP ADP ATP S 2 Produktivitas Perairan

BENTUK BENTUK PO 4 Anorganik : FePO 4, AlPO pH rendah Ca 3 (PO 4 ) pH basa Na 3 PO pH sangat basa Organik S 2 Produktivitas Perairan

SUMBER SUMBER PO 4 1. Erosi 2. Chemical and mechanical weathering of rocks 3. Ekskresi manusia, hewan air, deterjen 4. Agriculture and other land use S 2 Produktivitas Perairan

Algae – PO 4 Sediment PO 4 Fe, Ca, Al, Clay, Org Organik P. dissolved Output Heterotrophe PO 4 - P Eksternal Input INPUTOUTPUT SIKLUS PO 4 IN LAKE = 0 di danau amictic S 2 Produktivitas Perairan

PENYEBAB KEKURANGAN PO 4 DI PERAIRAN 1. Sumbernya tidak mencukupi 2. Tidak ada dalam bentuk gas 3. Mudah terikat dan mengendap 4. Aktifitas alga : a. Luxury consumption ( konsumsi berlebihan ) b. Organisme mampu menggunakan PO 4 pada level sangat rendah c. Adanya enzim fosfatase S 2 Produktivitas Perairan

Epilimnion : Cahaya matahari cukup Fotosintesis tinggi Difusi oksigen dari udara terjadi Dekomposisi kecil Oksigen tinggi Metalimnion : Cahaya matahari berkurang Fotosintesis menurun Difusi oksigen dari udara tidak ada Dekomposisi meningkat Oksigen menurun Hypolimnion : Cahaya matahari tidak ada Fotosintesis tidak terjadi Difusi oksigen dari udara tidak ada Dekomposisi tinggi Oksigen kecil/anoksik FePO4 mengendap Fe3(PO4)2 larut 3 Fe PO4 2+ Fosfat bebas IKATAN PO4 DENGAN Fe S 2 Produktivitas Perairan

4 a. Miskin PO4 Kaya PO4 4 b. Konsentrasi PO4 Jumlah jenis alga berlimpah kurang rendah sekali Tidak ada cadangan PO4Poly Phosphate Bodies S 2 Produktivitas Perairan

IKATAN PO 4 DENGAN Fe FePO 4 ↔ Fe 3 (PO 4 ) 2 ↔ 3 Fe PO 4 3- EPILIMNION METALIMNION HYPOLIMNION Oksigen tinggi Oksigen sedang Oksigen kecil/anoksik Cahaya cukup Cahaya berkurang Tidak ada cahaya Fotosintesis tinggi Fotosintesis menurun Fotosintesis tidak ada Difusi terjadi Difusi tidak ada Difusi tidak ada Dekomposisi kecil Dekomposisi meningkat Dekomposisi besar PO 4 Mengendap PO 4 larut PO 4 bebas S 2 Produktivitas Perairan

KLASIFIKASI KESUBURAN PERAIRAN DILIHAT DARI KANDUNGAN FOSFAT PO 4 (mg/l)Kesuburan 0,000 – 0,020Rendah 0,021 – 0,050Cukup 0,051 – 0,100Baik 0,101 – 0,200Baik sekali > 0,201Sangat baik sekali S 2 Produktivitas Perairan