Aktuator & Sensor HO-272.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Sensor.
Advertisements

RANGKAIAN LISTRIK I WEEK 2.
AKTUATOR.
MODEL MATEMATIK SISTEM FISIK
Tranduser dan Sensor “Konsep”
Definisi Sensor dan transduser
PENGKONDISI SINYAL (1).
TEKNIK PENGUKURAN Mengukur adalah membandingkan parameter pada obyek yang diukur terhadap besaran yang telah distandarkan. Pengukuran merupakan suatu usaha.
Tranduser dan sensor “Sensor Mekanik”
SISTEM KONTROL STMIK "MDP" Palembang.
ELEMEN RANGKAIAN LISTRIK
Teknik Elektro - Universitas Brawijaya
SENSOR POSISI LVDT (Linear Variable Differential Transformer)
KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA
Rangkaian Arus Bolak-Balik
3. Analisa Respon Transien dan Error Steady State
7. Sistem pneumatik Pneumatik adalah studi tentang sifat2 mekanis dari gas. Dalam aplikasinya di industri, gas yang terlibat pada umumnya adalah udara.
SENSOR, AKTUATOR, DAN KOMPONEN SISTEM KENDALI LAINNYA
Zaenal Muttaqin Gunawan Rahmadi Muhammad Arif Dede Rachmad Ryan Kurnia Putra
SENSOR GAYA, TORSI DAN TEKANAN FORCE, TORQUE AND PRESSURE SENSOR
Position & Displacement Sensor
Kelompok 6 Lenny FS Wahyu AS
Generator Sinkron Generator sinkron: arus DC diterapkan pada lilitan rotor untuk mengahasilkan medan magnet rotor. Rotor generator diputar oleh prime.
TRAFO INSTRUMENT.
Displacement, acceleration, vibration, velocity, force and torque
PENJELASAN TENTANG SENSOR POSISI KELOMPOK 8 : MUHAMMAD FAISAL T.
JURUSAN TEKNIK MESIN PENGUKURAN TEKNIK
SENSOR, AKTUATOR, DAN KOMPONEN SISTEM KENDALI LAINNYA
Alat Pengendali Industri
SENSOR DAN TRANDUSER.
KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA
MATERI : KOMPONEN PASIF Teori
Jenis-jenis Komponen Elektronika
Melvini Eka Mustika JURUSAN TEKNIK KOMPUTER
KARAKTERISTIK KOMPONEN RANGKAIAN LISTRIK
Introduction The video Jenis Sensor Pipa Pitot Pictures Flow Sensor
Alat Pengendali Industri
Pengantar Sistem Kendali
Transformator (1) Tujuan Pembelajaran:
TRANSDUSER.
ELEKTRONIKA 1 Bab 4 ELEKTRONIKA DALAM PRAKTEK Oleh : M. Andang N
PENGKONDISI SINYAL (1).
Tranduser dan Sensor “Sensor Signal Conditioning”
SOUND MEASUREMENT (PENGUKURAN SUARA)
Pert 3 Sensor.
Nama : Bhakti Hardian Yusuf Nim :
Arus, Tegangan, Resistansi,Daya Listrik
PENGENALAN ALAT UKUR LISTRIK
PENGUKURAN GETARAN Getaran Mekanik STT Mandala.
Pengantarmukaan Periferal Komputer
Definisi Sensor dan transduser
Silinder dan cara aktuasinya pada sistem pneumatik
Week 2 KARAKTERISTIK KOMPONEN RANGKAIAN LISTRIK
TUJUAN Setelah menyelesaikan perkuliahan ini peserta mampu:
EKI SAPUTRA/RISTYA NURIKA/SUCI ALDILA
ELEKTRONIKA 1 Bab 2 KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA Oleh : M. Andang N
TEGANGAN DAN ARUS BOLAK BALIK SK 2 TEGANGAN DAN ARUS BOLAK BALIK.
ELEKTRONIKA 1 Bab 2 KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA Oleh : M. Andang N
Contoh dan Aplikasi Transduser dan Sensor
Motor Penggerak.
Teknik Elektro - Universitas Brawijaya
AKUISISI DATA.
Analisis Rangkaian Listrik dan Elektronika
Robotika Dasar AKUISISI DATA.
1 KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA. 2 Komponen: Elemen terkecil dari rangkaian/sistem elektronik. KOMPONEN ELEKTRONIKA KOMPONEN AKTIF KOMPONEN PASIF Berdasarkan.
Rangkaian Arus Bolak-Balik. 10.1Rangkaian Hambatan Murni 10.2Rangkaian Hambatan Induktif Sebuah kumparan induktor mempunyai induktansi diri L dipasangkan.
Kegiatan Belajar 1. Menganalisis rangkaian listrik AC dan DC dengan menerapkan hukum-hukum rangkaian listrik dan elektronika.
SISTEM STARTER SEPEDA MOTOR
Instrumentasi dan Antarmuka Dyah Ayu A. Tuasikal, S.T.,M,T.
Sensor. 2 PENDAHULUAN Perkembangan otomasi industri dari pekerjaan menggunakan tangan manusia, kemudian beralih menggunakan mesin, berikutnya dengan electro-
Transcript presentasi:

Aktuator & Sensor HO-272

1. Pendahuluan Aktuator dan Sensor Apa yang akan kita dipelajari? Definisi Aktuator, sensor dan Transduser Macam/jenis sensor aktuator Aktuator hidraulik, elektrik , pneumatik Beberapa keunggulan sistem otomatisasi dengan rangkaian pneumatik Perlunya rangkaian elektronik untuk menggerakkan sensor maupun aktuator

Aktuator Elemen pada sistem pengaturan yg bertanggung jawab untuk mentransformasikan output dari komputer atau sistem pengaturan menjadi aksi pengaturan ke mesin atau alat. Pada semester ini akan dibahas beberapa aktuator yaitu: Aktuator mekanik Aktuator listrik Aktuator hidraulik Aktuator pneumatik

Sensor Adalah elemen yang menghasilkan sinyal yang berhubungan dengan kuantitas yang diamati atau akan diukur. memberikan tanggapan thd besaran fisik yang akan diukur atau diamati dengan menghasilkan output suatu sinyal

Transduser Adalah elemen atau komponen yang jika diberikan input berupa besaran fisik pada satu sisnya yaitu sisi input akan memberikan response atau memberi output berupa besaran fisik dalam bentuk lainnya (berbeda dengan bentuk inputnya) Aktuator dan Sensor termasuk keluarga transduser Aktuator merupakan transduser output Sensor merupakan transduser input

Termasuk dalam pembahasan aktuator: Motor DC Motor stepper Motor hidraulik Aktuator pneumatik Aktuator hidraulik

Termasuk dalam pembahasan Sensor: sensor pergeseran (displacement) sensor kecepatan sensor Percepatan sensor strain gauge sensor magnetic sensor ultrasonik dan vision

Terminologi pada Sensor dan actuator ·       Range dan span ·       Error ·       Akurasi ·       Sensitivitas ·       Histeresis error ·       Non linieritas ·       Repeatability / reproducibility ·       Stabilitas ·       Dead band/ time ·       Resolusi ·       Output impedansi Karakteristik statis Karakteristik dinamik ·       Response time ·       Konstanta waktu (time constant) ·       Rise Time ·       Settling Time

Displacement, Position dan Proximity sensor   Pertimbangan2 untuk memilih sensor posisi: ·       Rentang pergeseran(displacement) ·       Jenis pergeseran : a.    linier atau (translasi) b.    angular (rotasi) ·       Resolusi yang diperlukan ·       Sensitivitas yang diinginkan ·       Jenis Material yang diukur a.    Ferromagnetic b.    Metal atau c.     insulator atau lainnya ·       Biaya(cost) yang tersedia  

Potensiometer sebagai sensor posisi Potensiometer tipe sliding(geser) atupun rotari dapat dimanfaatkan sebagai sensor posisi. Sifat perubahan hambatan dari potensiometer jika diubah posisi lengan gesernya digunakan sbg informasi posisi Biasanya output sinyal berupa tegangan bukan hambatannya. Pembacaan dengan alat ukur tegangan dengan impedansi input yang rendah akan memberikan Loading effect Perlunya alat ukur tegangan ataupun hambatan dengan impedansi input sangat tinggi VTVM misalnya. Dapat diturunkan bahwa penggunaan potensiometer sebagai sensor posisi memberikan kesalahan (error) maksimum saat posisi lengan gesernya berada di tengah2

Strain Gauge  

Kapasitif sensor ·       Sensor kapasitif mendeteksi benda berdasarkan perubahan kapasitansinya. ·       Sensor ini dapat mendeteksi benda padat dan juga benda cair. Tidak hanya bahan feromagnetik , ·       plastik, kayu , cairan lain juga dapat dideteksi. ·       Sensor kapasitif terdiri dari komponen utama 2 plat sebagai elektrode yaitu ·       sensing elektrode dan referensi elektrode .

Hall effect sensor dengan VH = tegangan Hall KH = konstanta Hall bahan   dengan VH = tegangan Hall KH = konstanta Hall bahan B= intensitas medan magnet I = arus listrik yang dialirkan t = tebal bahan

sensor gerakan Mekanik displacement sensor velocity sensor acceleration sensor

Pendahuluan Sensor pergeseran, Sensor kecepatan Sensor percepatan   .

Sensor posisi atau pergeseran Potensiometer Terdiri darielemen resistansi dengan kontak geser yg dapat bergerak sepanjang elemen. Dapat digunakan untuk gerakan linier atau gerakan rotari Pergeseran dikonversikan ke sinyal tegangan sebagai output sensor LVDT Linear variabke Differential Transformer 3 kumparan dengan spasi simetris sepanjang tabung isolasi. Kumparan pusat adalah kumparan utama 2 kumparan lainnya adalah sekunder yg terhubung seri. Inti magnet bergerak sepanjang pusat tabung yang menghasilkan displacement yang dapat dimonitor

Sensor kecepatan Sensor eddy current ditempelkan pada poros berputar yang akan dicari kecepatan putarnya. Poros terendam dalam genangan oli Prinsip kerja sensor ini menggunakan efek eddy current dengan cara menggunakan sinyal sinusoidal frekuensi tinggi (3 MHz). Gerak relatif permukaan poros terhadap permukaan sensor ini mengubah besar energi efek eddy-current tersebut, yang kemudian memodulasi sinyal sinusoidal ini.

Cara kerja dari eddy current proximity probe yang mengukur gerak relatif poros dapat dilihat pada gambar berikut. Sensor simpangan tak kontak ini dilengkapi dengan osilator/demodulator untuk memodulasi sinyal diatas sehingga menghasilkan sinyal keluaran berupa tegangan listrik yang sebanding dengan gerak relatif poros.

Transduser Kecepatan Transduser ini terdiri atas massa seismic berkumparan listrik yang bergerak dalam medan magnet sedemikian rupa sehingga mampu mengukur amplitudo kecepatan getaran.

Gambaran sensor kecepatan: Termasuk transduser pasif, tanpa catu daya Ukuran relatif besar ,frekuensi alamiah rendah sekitar 8 - 10 Hz. Daerah pengukuran dilakukan di atas frekuensi alamiahnya umumnya adalah antara 10 Hz < Frekuensi Pengukuran < 1000 Hz Pemasangan sensor kecepatan relatif tidak kritis dan pada ujung sensor dapat dipasang batang pengukur atau pelekat magnetik. Sensor kecepatan dapat dipakai tanpa conditioning – amplifier Konstruksi sensor kecepatan getaran merupakan sistem elektromekanik sehingga bisa terjadi keausan

Sensor Percepatan (akselerometer) Accelerometer adalah jenis transduser yang umum digunakan dalam pengukuran sinyal getaran. Transduser ini biasanya menggunakan efek Piezoelectric, yakni timbulnya muatan listrik pada permukaan keping kristal piezoelectric karena adanya tekanan yang bekerja pada permukaanya. Karena menggunakan konsep piezoelectric maka transduser ini digunakan bersama dengan “charge-amplifier”.

Diagram menunjukkan kristal Piezoelectric dengan rangkaian ekivalen tersambung ke charge amplifier Akselerometer dengan komponen massa ,Pegas dan peredam dalam kemasan Berbagai bentuk dari accelerometer dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Hal2 yang perlu diperhatikan dalam pemakaian transduser accelerometer ini adalah : Bentuknya kompak, ringan, frekuensi alamiahnya tinggi sekitar 20 kHz. daerah frekuensi pengukurannya adalah di bawah frekuensi alamiahnya. daerah frekuensi pengukuran dan dynamic-range yang lebar. pd frekuensi rendah sinyal output relatif kecil. Sebaliknya untuk frekuensi tinggi cenderung menghasilkan tegangan keluaran yang relatif besar.

Pengukuran yang sangat lebar (dari frekuensi rendah sampai frekuensi sangat tinggi). Pada umumnya accelerometer memerlukan charge-amplifier tetapi accelerometer tipe ICP (Integral Circuit Piezoelectric) tidak memerlukannya. Pada frekuensi rendah respon accelerometer tipe piezoelectric terbatas sampai 5 Hz. Accelerometer tipe Piezoresistive dapat mengukur sampai 0 Hz (sinyal DC) tetapi sinyal tegangan listrik yang dihasilkan relatif rendah.

Bbrp sensor displacement Linier Variable differential Transformer Dpt digunakan sebagai sensor pergeseran

Kecepatan putaran dihitung berdasarkan proximity induced voltage akibat gigi2 pada roda yang berputar Adanya tambahan tekanan gas pada sisi input sensor capacitive akan menyebabkan metal diafragma bergerak mendekati elektrode. Diafragma metal dan pelat elektrode membentuk kapasitor