1 Pertemuan 4 Pemodelan Sistem Matakuliah: D0174 / Pemodelan dan Sistem Simulasi Tahun: 2005 Versi: 1.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Evaluasi KD 4.2 START.
Advertisements

BAB 4 PERANAN PEMERINTAH, BARANG PUBLIK DAN KEGAGALAN PEMERINTAH
Kuliah Pertemuan ke-10 Sub Topik : TRIP ASSIGNMENT MODEL/
TUGAS 2 (kelompok 3 orang)
Desain simulasi.
DISUSUN OLEH : IPHOV KUMALA SRIWANA
SUB SISTEM MANAJEMEN MODEL
Food Security: Suatu Cara Pandang
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Mata Kuliah : Statistik Neraca Nasional
1 Pertemuan 12 ASPEK SOSIAL EKONOMI Matakuliah: D0404/Analisa Kelayakan Pabrik Tahun: 2005 Versi: 1/1.
KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO DAN MIKRO Eny Lia purwandari A
Sistem Informasi Penjualan Pada Zadini Shoes Bandung
ANWAR ANAS, KONTRIBUSI PROGRAM RASKIN TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN DI KELURAHAN GAJAH MUNGKUR.
OFC-3: Karakterisasi Pemodelan Sistem
Pertemuan 8 Perkembangan Sektor Pertanian
Pekan I ‘’Ekonomi Media’’
MODUL 22 POKOK BAHASAN : MODEL STOKHASTIK DAN IMPLEMENTASINYA
PENDAHULUAN MIKROEKONOMI.
PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN DI INDONESIA
Peranan Pertanian di Dalam Pembangunan Ekonomi
Perekonomian Indonesia
KONSEP EKONOMI Materi Ekonomi Kelas X
EKONOMI PUBLIK.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG EKONOMI
MODEL KEMITRAAN JAGUNG DAN KEDELAI DIPROVINSI SULAWESI TENGAH
Aliran Barang dan Uang Bekerjanya Mekanisme Pasar
BADAN URUSAN LOGISTIK.
Topik 11 KEBIJAKAN HARGA PRODUK PERTANIAN
Indonesia TIK Menghadapi FTA
PERTEMUAN 5 KERENTANAN TERHADAP KRISIS EKONOMI
SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
ANALISIS KEBIJAKAN KESEHATAN
Materi-7 KEBIJAKAN EKSPORT & IMPORT (Kaitannya dengan Pertumbuhan Penduduk, Perkembangan Ekonomi, Pangan dan Gizi) OLEH Zuraidah Nasution, Dr. Ir. MKes.
SELAMAT DATANG PADA TUTORIAL TATAP MUKA MATAKULIAH IPEM4208
Materi Ke-1 PEMODELAN SISTEM DISUSUN OLEH : IPHOV K. S.
Pertemuan 8 Landasan Teori dalam Penelitian Bisnis
Ruang lingkup EKONOMI.
Pertemuan 8 Pengembangan Sistem
EKONOMI Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro.
RISET OPERASI.
Pertemuan 2 Klasifikasi Model
Pertemuan 14 Analisa Model II
BAHAN AJAR EKONOMI Kelas X Semester 2.
Pertemuan 13 Analisa Simulasi II
Pertemuan 19 Corporate Action
PENENTUAN HARGA BARANG PUBLIK: kebijakan HARGA
Pertemuan 3 Pendekatan Sistem
Pengantar Riset Operasi (II)
POKOK PERMASALAHAN EKONOMI, PELAKU EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI
PERANAN PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI NASIONAL
Kebijakan Ekonomi.
Perekonomian Indonesia
Kuliah Pertemuan ke-10 Sub Topik : TRIP ASSIGNMENT MODEL/
BENTUK-BENTUK PASAR BARANG
PERUBAHAN PARADIGMA PEMBANGUNAN
RISET OPERASI.
PENDAPATAN DAN PENGELUARAN NEGARA/DAERAH
Aniesa Samira Bafadhal, SAB, MAB
Ekonomi mikro dan makro
PENGANTAR EKONOMI MAKRO
Kebijakan Pertanian (Harga, Pemasaran dan Konsumsi)
Sistem Pasar Bebas dan Kebijakan Pemerintah
Pertemuan 12. PENGELUARAN NEGARA/DAERAH
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGHADAPI MASALAH EKONOMI
BAB 4 PERANAN PEMERINTAH, BARANG PUBLIK DAN KEGAGALAN PEMERINTAH
MK :Manajemen Agrobisnis SKS : 2/1 Dosen : Dr. Ir. Rini Widiati, MS
PENDAPATAN DAN PENGELUARAN NEGARA/DAERAH
PENDAPATAN DAN PENGELUARAN NEGARA/DAERAH
BAB 4 PERANAN PEMERINTAH, BARANG PUBLIK DAN KEGAGALAN PEMERINTAH
Penyelarasan Arsitektur Enterprise
Transcript presentasi:

1 Pertemuan 4 Pemodelan Sistem Matakuliah: D0174 / Pemodelan dan Sistem Simulasi Tahun: 2005 Versi: 1

2 Bahasan Pemodelan Sistem Kasus BULOG 1.Fungsi ; campur tangan pemerintah dalam masalah pertumbuhan ekonomi, keselamatan kerja, pemerataan pendapatan, dan kemiskinan. 2.Struktur; Menangani sektor komoditi ekonomi 3.Dimensi;Seluruh pengadaan beras, pendistribusian, pengimpor beras, mengatur harga patokan gabah, dll. 4.Tingkat kepastian;Memelihara stok pangan untuk menekan gejolak harga.

3 Bahasan Selanjutnya; Kriteria Klasifikasi BULOG Bagaimana tingkat klasifikasi kebijakan Bulog; –Referensi waktu –Tingkat generalisasi –Interaksi dengan lingkungan –Tingkat kuantifikasi Bagaimana model struktur organisasi Bulog, agar mencakup kebijakan diatas?

4 Bahasan BULOG berdasarkan Fungsi Bagaimana fungsi campur tangan Pemerrintah dalam penanganan BULOG, jelaskan bentuk ; –Deskriptif –Prediktif –Normatif Ingat campur tangan ini membuat sistem kerja menjadi condong ke kekuasaan yang di-atur Pemerintah.

5 Bahasan BULOG berdasarkan Struktur Struktur BULOG menangani Komoditi tertentu; Bagaimana bila gambaran tersebut berupa gambaran; –Ikonik –Analog –Simbolik Diskusikan jawaban dengan mahasiswa lainnya.

6 Bahasan BULOG Kriteria berdasarkan Dimensi Dimensi Bulog adalah mengatur distribusi beras, gula, minyak goreng. Bagaimana Distribusi bila dalam bentuk –Dua dimensi –Multi dimensi Catatan dimensi menunjukkan hubungan kerja dari sumber ke tujuan dimana sumber di-distrubusikan.

7 Bahasan BULOG Kriteria berdasarkan derajat Kepastian Kriteria Derajat Kepastian BULOG adalah kepastian baik dari sisi alokasi sumber daya, pemasok, dan penjualan di pasar eceran, biasanya; –Deterministik –Probabilistik dan atau stokastik –Ketidak pastian Bagaimana ketiga hal itu dapat menjadi gambaran derajat kepastian Bulog sebagai Pemasok Nasional?

8 Bahasan Selanjutnya; TUGAS KELOMPOK (off class) Buka Situs web: –Pelajari Kriteria klasifikasi pemodelan –Pelajari; Kriteria berdasar struktur –Pelajari: Kriteria dimensi, dan derajat kepastian Buat ringkasan berupa essay dari yang dipelajari topik bahasan; Kegiatan BULOG.