Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TUGAS PEMBELAJARAN IPA di SD

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TUGAS PEMBELAJARAN IPA di SD"— Transcript presentasi:

1 TUGAS PEMBELAJARAN IPA di SD
PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPA PGSD 2016

2 Latar Belakang Pada dasarnya Pembelajaran IPA di SD sangat penting adanya untuk menambah sebuah pengalaman dan  pengetahuannya, dalam hal ini mata pelajaran IPA sebagai proses pembelajaran yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara alamiah. Oleh karena itu pembelajaran IPA di SD menekankan pada pemberian pengalaman  belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan  proses dan sikap ilmiah. Untuk memperoleh hasil yang baik dalam suatu proses pembelajaran,  perlu diambil berbagai upaya dan kegiatan untuk mencapainya. Upaya tersebut dengan menggunakan pendekatan tertentu, dimana pemilihan dalam penggunaan  pendekatan yang tepat pada bidang studi yang diajarkan merupakan komponen dari strategi pembelajaran.

3 PENGERTIAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPA
Pendekatan pembelajaran merupakan titik tolak tolak atau sudut pandang suatu pembelajaraan. Pendekatan pembelajaran IPA merupakan landasan filosofi yang melatarbelakangi proses pembelajran IPA. Pembelajaran IPA yang dibahas disini ialah natural science, bukan social science. Pendekatan dalam pembelajaraan IPA akan mempunyai ciri khas yang membedakan dengan pendekatan pembelajaraan yang lain. Karakteristik materi IPA yang khas juga memerlukan pendekatan-pendekatan pembelajaran yang lebih spesifik.

4 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPA
Tujuan yang akan dicapai Kecakapan Hidup Karakteristik peserta didik karakteristik materi IPA Pengalaman belajar Karakter yang diharapkan muncul

5 PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPA
PENDEKATAN TEACHER CENTERED APPROCH PENDEKATAN STUDENT CENTERED APPROACH PENDEKATAN KONSEP DAN PROSES PENDEKATAN DEDUKTIF DAN INDUKTIF

6 PENDEKATAN TEACHER CENTERED APPROACH
Pendekatan pembelajaran Teacher Centered Approach ,pendekatan ini bertolak pada pandangan bahwa tingkah laku kelas dan dan penyebaran pengrtahuan dikontrol dan ditentukan oleh guru/pengajar . Teacher-centered approach adalah suatu pendekatan belajar yang berdasar pada pandangan bahwa mengajar adalah menanamkan pengetahuan dan keterampilan (Smith, dalam Sanjaya, 2008: 96).

7 Siswa ditempatkan sebagai objek belajar
Cara pandang bahwa pembelajaran (mengajar) sebagai proses menyampaikan atau menanamkan ilmu pengetahuan ini memili beberapa ciri sebagai berikut: Dalam TCA gurulah yang harus menjadi pusat dalam KBM. Kegiatan pembelajaran terjadi pada tempat dan waktu tertentu. Siswa ditempatkan sebagai objek belajar Tujuan utama pengajaran adalah penguasaan materi pelajaran

8 PENDEKATAN STUDENT CENTERED APPROACH.
Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada peserta didik (student centered approach) merupakan pendekatan pembelajaran aktif dimana guru sebagai fasilitator; motivator, katalisator dan pengontrol konsep. Pada pendekatan ini, peserta didik diposisikan sebagai pusat perhatian utama.

9 PRINSIP PENDEKATAN HEURISTIC OLEH RUSIAN (1993) ADALAH
Aktivitas peserta didik merupakan focus utama dalam belajar Prosese menemukan konsep-konsep. Berfikir logis dalam menenmukan sesuatu Pengalaman yang penuh tujuan Perkembangan mental seseorang

10 PENDEKATAN KONSEP DAN PENDEKATAN PROSES
1. Pendekatan konsep Konsep merupakan pikiran seseorang atau sekelompok orang yang dinyatakan dalam definisi sehingga menjadi produk pengetahuan yang meliputi prinsip-prinsip, hukum, dan teori. Konsep diperoleh dari fakta, peristiwa, pengalaman melalui generalisasi, dan berfikir abstrak. Konsep dapat mengalami perubahan disesuaikan dengan fakta atau pengetahuan baru, sedangkan kegunaan konsep adalah meramalkan dan menjelaskan.

11 PENDEKATAN KONSEP DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
a.    Memperkenalkan benda-benda yang semula tak bernama menjadi bernama. b.    Memperkenalkan unsur benda, sehingga memberi kemungkinan unsur lain. a)    Bunga-berbau (harum/tak harum) b)   Berwarna (bermacam-macam) c)    Berdaun (kecil, besar) d)   Berduri (lunak, keras). f) Menunjukkan ciri-ciri khusus pada benda yang diperlihatkan. g)   Menunjukkan persetujuan dengan membandingkan contoh dan bukan contoh.

12 LANGKAH-LANGKAH MENGAJAR DENGAN PENDEKATAN KONSEP MELALUI 3 TAHAP YAITU
Tahap Enaktif Tahap Simbolik Tahap Ikonik

13 PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES
Pendekatan keterampilan proses adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran yang mengikut sertakan siswa secara aktif guna mengembangkan kemampuan yang mereka miliki sehingga mereka memperoleh suatu yang baru berdasarkan hasil pengamatan yang interprestasi dari objek atau fenomena yang mereka hadapi

14 PRINSIP PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES SAINS
KEMAMPUAN MENGAMATI KEMAMPUAN MENGHITUNG KEMAMAMPUAN MENGUKUR KEMAMPUAN MENGKLASIFIKASIKAN KEMAMPUAN MENEMUKAN HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBUAT PREDIKSI KETERAMPILAN MELAKSANAKAN PENELITIAN KEMAMPUAN MENGUMPULKAN DAN MENGANALISI DATA KEMAMPUAN MENINTERPRESTASIKAN DATA KEMAMPUAN MENGKOMUNIKASIKAN HASIL

15 PENDEKATAN DEDUKTIF dan INDUKTIF
Pendekatan deduktif adalah proses penalaran yang bermula dari keadaaan umum kekeadaan yang khusus sebagai pendekatan pengajaran yang bermula dengan menyajikan aturan, prinsip umum diikuti dengan contoh-contoh khusus atau penerapan aturan, prinsip umum itu kedalam keadaan khusus. Dalam pendekatan deduktif menjelaskan hal yang berbentuk teoritis kebentuk realitas atau menjelaskan hal-hal yang bersifat umum ke yang bersifat khusus. Disini guru menjelaskan teori-teori yang telah ditemukan para ahli, kemudian menjabarkan kenyataan yang terjadi atau mengambil contoh-contoh.

16 LANGKAH-LANGKAH PENDEKATAN DEDUKTIF
Guru memilih konsep, prinsip, aturan yang akan disajikan dengan pendekatan deduktif, Guru menyajikan aturan, prinsip yang berifat umum, lengkap dengan definisi dan contoh-contohnya, Guru menyajikan contoh-contoh khusus agar siswa dapat menyusun hubungan antara keadaan khusus dengan aturan prinsip umum, Guru menyajikan bukti-bukti untuk menunjang atau menolak kesimpulan bahwa keadaan khusus itu merupakan gambaran dari keadaan umum.

17 Tidak memerlukan banyak waktu.
KELEBIHAN PENDEKATAN DEDUKTIF Tidak memerlukan banyak waktu. Sifat dan rumus yang diperoleh dapat langsung diaplikasikan kedalam soal-soal atau masalah yang konkrit. KELEMAHAN PENDEKATAN DEDUKTIF • Siswa sering mengalami kesulitan memeahami • Siswa cenderung bosan , karna disini siswa langsung menerima konsep dari guru tanpa ada kesempetan menemukan sendiri

18 PENDEKATAN INDUKTIF Pendekatan induktif menekanan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut. Metode ini sering disebut sebagai sebuah pendekatan pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum. Pendekatan induktif merupakan proses penalaran yang bermula dari keadaan khusus menuju keadaan umum. Mengajar dengan pendekatan induktif adalah cara mengajar dengan cara penyajian kepada siswa dari suatu contoh yang spesifik untuk kemudian dapat disimpulkan menjadi suatu aturan prinsip atau fakta yang pasti.

19 LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN PENDEKATAN INDUKTIF
Memilih dan mementukan bagian dari pengetahuan (konsep, aturan umum, prinsip dan sebagainya) sebagai pokok bahasan yang akan diajarkan. Menyajikan contoh-contoh spesifik dari konsep, prinsip atau aturan umum itu sehingga memungkinkan siswa menyusun hipotesis (jawaban sementara) yang bersifat umum. Kemudian bukti-bukti disajikan dalam bentuk contoh tambahan dengan tujuan membenarkan atau menyangkal hipotesis yang dibuat siswa. Kemudian disusun pernyataan tentang kesimpulan misalnya berupa aturan umum yang telah terbukti berdasarkan langkah-langkah tersebut, baik dilakukan oleh guru atau oleh siswa.

20 Memberikan kesempatan kpda siswa untuk berusaha sendiri
KELEBIHAN PENDEKATAN INDUKTIF Memberikan kesempatan kpda siswa untuk berusaha sendiri Pesrta didik memahami sifat atau rumus melalui serangkaian contoh Dapat meningkatkan semangat belajar siswa KELEMAHAN PENDEKATAN INDUKTIF Memerlukan banyak waktu. Kadang-kadang hanya sebagian siswa yang terlibat secara aktif. Sifat dan rumus yang diperoleh masih memerlukan

21 KESIMPULAN

22


Download ppt "TUGAS PEMBELAJARAN IPA di SD"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google