Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Peserta akan memahami :

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Peserta akan memahami :"— Transcript presentasi:

1 Peserta akan memahami :
Rusman R. Manik swamandiri.wordpress.com | slideshare.net/rusmanik | Indikator Kinerja Teknik Penyusunan Peserta akan memahami : 1 Pengertian dan kegunaan Indikator Kinerja Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM 2 Cara memformulasikan Indikator Kinerja dan Capaian Kinerja Hari 1 Sesi 1

2 Pengertian Indikator Kinerja
Alat ukur spesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif … yg menggambarkan tingkat capaian kinerja suatu program atau kegiatan (Ayat 37 pasal 1 Permendagri 54 /2010 ttg pelaksanaan PP 08 Tahun 2008) Ingatlah Pertanyaan kuncinya … 1. Apa yang berhasil diwujudkan ? 2. Apa buktinya ? 3. Seberapa banyak ? Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

3 Apa yg berhasil dicapai ?
Pengertian Apa yg berhasil dicapai ? 1 Apa buktinya ? 2  INDIKATOR (TOLOK UKUR) KINERJA Ukuran keberhasilan yg akan dicapai pada setiap program dan KEGIATAN SKPD.  CAPAIAN (TARGET) KINERJA Ukuran prestasi kerja yg akan dicapai dari keadaan semula dengan mempertimbangkan faktor kualitas, kuantitas, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan dari tiap program / kegiatan. Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM Seberapa banyak ? 3

4 INDIKATOR KINERJA KEGIATAN: Masukan, Keluaran, Hasil dan Capaian Program
MASUKAN (INPUT) = Sumber daya yg digunakan utk melaksanakan suatu kegiatan dlm suatu program. KELUARAN (OUTPUT) = Barang atau jasa yg dihasilkan oleh kegiatan, yang dilaksanakan untuk mendukung pencapaian sasaran dan tujuan program dan kebijakan. HASIL (OUTCOME) = segala sesuatu yg mencerminkan berfungsinya keluaran dari kegiatan-kegiatan dalam satu program. CAPAIAN PROGRAM = hasil yang diharapkan dari suatu program atau keluaran yang diharapkan dari suatu kegiatan.

5 Perbedaan KELUARAN dengan OUTCOME Kegiatan
Menimbulkan perubahan pada: ● Sikap ● Perilaku / Tindakan ● Kondisi ● Situasi ● Tingkat pengetahuan . . . OUTCOME ORANG JASA BARANG KEGIATAN OUTPUT Dirumuskan dng kata: 1. Berkurang 2. Meningkat 3. Terkendali 4. Stabil

6 Pertanyaan Kunci untuk Penyusunan INDIKATOR dan TARGET KINERJA
Seberapa banyak ? 3 Apa buktinya ? 2 Apa yg berhasil dicapai ? 1 Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

7 Diformulir manakah INDIKATOR dan TARGET KINERJA Kegiatan?
RKA = pondasi Anggaran Berbasis Kinerja (ABK) Penerapan ABK akan semakin baik, bila: 1. Semua kegiatan dan pelayanan SKPD dituangkan dalam formulir RKA – 2. Formulir RKA – diisi secara baik dan benar. Indikator & target kinerja pada tingkat kegiatan = pondasi utk mewujudkan indikator makro ekonomi daerah Jenis Indikator Target Kinerja Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM Tolok Ukur Kinerja

8 4 Komponen Dasar dari Kegiatan: Penentu baik buruknya usulan kegiatan
Kegiatan apa & mengapa? Apa yg akan telah berhasil diwujudkan, seberapa banyak dan apa buktinya? 4 pertanyaan ini hrs dapat dijawab saat perencanaan, dan dituangkan scr benar & tepat, pada formulirnya. Sebelum pelaksanaan, (saat perencanaan) perencana hrs sudah yakin bila usulan kegiatan ini = usulan yg 3E Semakin baik isiannya, semakin baik pula usulan kegiatan SKPD Kelengkapan isian, akan memudahkan pelaksanaan, monev dan akuntabilitas kinerjanya Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM Berapa biayanya? Untuk siapa & di mana?

9 Mengapa INDIKATOR & TARGET KINERJA perlu dan penting ?
Indikator dan target kinerja = dasar untuk penerapan dan penyusunan: 1. ABK = Anggaran Berbasis Kinerja (PP 58 Tahun 2005 ttg Pengelolaan Keuangan Daerah) 2. LAKIP / Laporan Kinerja (Inpres No 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan PP 8/2006 ttg Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah) 3. LPPD, LKPj, ILPPD (PP 3/2007 ttg LPPD pada Pemerintah, LKPj pada DPRD, ILPPD pada Masyarakat) 4. Evaluasi Penyelenggaraan Pemda (PP 6/2006 ttg Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemda) 5. Audit Kinerja (UU 15 Tahun 2004 ttg Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara) 6. Sasaran Kerja Pegawai (SKP) (PP No 46 Tahun 2011 ttg Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil) Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

10 Mengapa INDIKATOR & TARGET KINERJA perlu dan penting ?
— Tom Peters Jika tidak dapat melihat KEBERHASILAN, kita tidak dapat belajar darinya. Jika tidak dapat mengenali KEGAGALAN, kita tidak akan dapat memperbaikinya. Jika dapat menunjukkan hasil, kita akan memperoleh dukungan publik. Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

11 Jenis dan Tingkatan INDIKATOR KINERJA
Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM Semakin tinggi ke tingkat CAPAIAN PROGRAM, semakin membutuhkan dukungan kegiatan lain, baik dari SKPD ybs dan SKPD lainnya

12 Cara pendeskripsian (formulasi) Indikator Kinerja
KUALITATIF CONTOH Eksistensi A. Draft raperda disampaikan ke DPRD (Yes / No) B. Raperda disahkan Kategori 1. Survei lokasi di “Desa A”, “Desa B” selesai X atau Y 2. Fokus Kebijakan “Tinggi” KUANTITATIF Jumlah A. Jumlah petani terlatih B. Jumlah kesempatan kerja yg terbuka Persentase 1. % Alokasi Belanja Fungsi pendidikan 2. % Penduduk mendapatkan akses air bersih Rasio A. Rasio Dokter per orang penduduk B. Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

13 Indikator Makro Ekonomi Daerah Indikator Kinerja Tiap Kegiatan
Bagaimanakah hubungan antara INDIKATOR KINERJA KEGIATAN dengan INDIKATOR MAKRO EKONOMI DAERAH atau INDIKATOR KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH ? Output kegiatan = syarat utk pencapaian target HASIL, dan target CAPAIAN PROGRAM Pencapaian semua target tsb, secara bersama2 = syarat utk mewujudkan indikator makro ekonomi daerah Indikator Makro Ekonomi Daerah Indikator Kinerja Tiap Kegiatan Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

14 Jenjang AKUNTABILITAS KINERJA
Bagaimana cara utk menjamin agar tiap target kinerja berhasil diwujudkan? 1. Isikan seluruh indikator dan target kinerja secara SMART 2. Terapkan jenjang akuntabilitas kinerja Output = Tgjwb PPTK Outcome = Tgjwb Kabid Capaian Program = Tgjwb Ka SKPD 3. Perkuat koordinasi dan sinergitas antar Bidang dan antar SKPD Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

15 Bagaimanakah Cara Memformulasikan Indikator Kinerja KEGIATAN ?
1. Mulailah dari OUTPUT (KELUARAN) Kegiatan. Tanyakan: “Apakah produk langsung dari kegiatan? “ BARANG yang seperti apakah? atau JASA yang seperti apakah? atau ORANG (peserta) yang seperti apakah? 2. Deskripsikanlah HASIL (OUTCOME). Tanyakan: “Untuk apa keluaran kegiatan itu?” Jawaban pertanyaan #2 diisikan pada HASIL (OUTCOME) Kegiatan. 3. Spesifikasi dan operasionalisasikan semua jawaban pertanyaan di atas agar memenuhi persyaratan Indikator Kinerja = SMART. Tanya: “Apa buktinya?” dan jawablah. Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

16 Contoh2 OUTPUT Kegiatan
NO KEGIATAN OUTPUTNYA … 1 Pelatihan Jumlah orang yg trampil ttg … 2 Sosialisasi Jumlah orang yg paham ttg … 3 (Rapat) Koordinasi Dokumen rencana kerja & tindak lanjut bidang … utk tiap peserta rapat yg operasionil dan disepakati bersama + Jumlah Peserta Rapat dari SKPD ybs yang ikut (Rapat) Koordinasi. 4 Pembangunan Luas … yang dibangun 5 Studi / Penelitian / … Jumlah dokumen hasil studi / penelitian/ … yang minimal berisi … 6 Pengadaan barang Jumlah dan spesifikasi barang yang dibeli (tetapi tidak menyebut merek & nama perusahaan) 7 Pemeliharaan Jumlah dan spesifikasi … yang terpelihara 8 Monitoring Jumlah dokumen hasil monitoring yang minimal berisi … Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

17 RANTAI NILAI dari KEGIATAN Pengadaan Mobil Puskesmas Keliling
Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

18 RANTAI NILAI dari KEGIATAN KASUS: Kegiatan sebagai solusi utk memecahkan masalah
Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

19 Sudah baguskah usulan indikator kinerjanya?
Uji ulang menggunakan kriteria: S . M . A . R . T . pesific S easurable M ttainable A easonable R ime bound T Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

20 Bagaimana agar Indikator lebih SPESIFIK dan TERUKUR?
Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

21 SPESIFIKASI dan OPERASIONALISASI
Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

22 Contoh lainnya … Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

23 Tanya dan jawablah Apa Buktinya ?
Bersih | Tidak Macet | Polusi Terkendali | Komplain Rendah | Survei Pelanggan Tinggi | Presensi Tinggi | Pelaksanaan TUPOKSI prima | Nilai DP3 Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

24 Bila ada banyak calon indikator, pilihlah berdasarkan kriteria …
VALIDITAS Indikator mampu mengukur apa yang akan diukur. RELIABILITAS Konsistensi indikator. Memberikan hasil yang sama walaupun dilakukan oleh pihak lain di tempat dan waktu yang berbeda. BIAYA PENGUMPULAN DATA Biaya pengumpulan datanya relatif murah & dapat dilakukan secara cepat. ADEKUASI Semakin sedikit, semakin baik. Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

25 APA BUKTINYA, bila kinerja pengelolaan usaha anggota koperasi telah meningkat ?
Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

26 Bagaimana cara menetapkan TARGET KINERJA ?
Target adalah hasil yg diharapkan dari suatu program atau keluaran yg diharapkan dari suatu kegiatan 1 Nilai minimal yg ditetapkan dan harus diwujudkan pada sebuah indikator kinerja 2 Hitung berapa yg akan dilayani dari populasi yang harus dilayani Bila Populasi yg dilayani dpt dihitung Penilaian Para Ahli Tanyakan pada beberapa ahli, pihak yg berpengalaman dng kegiatan ybs., menurut perkiraan terbaik mereka, berapa % targetnya. Cari nilai rata-ratanya lalu sesuaikan & sepakati. Bila Populasi yg dilayani TIDAK dpt dihitung secara pasti Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM

27 Dasar Penetapan TARGET REALISTIS
 Benchmarking antar waktu: Perbandingan pencapaian kinerja di masa lalu  Benchmarking antar kegiatan / SKPD: Perbandingan dng kegiatan yg sama oleh SKPD lainnya Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM  Nilai target ideal yg minimal harus diwujudkan; seperti target SPM

28 CARA PENETAPAN TARGET Alternatif 1: Pendekatan Penilaian Para Ahli
Contoh: Kasus penetapan target produksi ikan tambak (akibat) dari Kegiatan Pelatihan Budi Daya Tanya ke ahli = orang yg memahami karakter peserta dan lingkungan wilayah peserta. Tanyakan: “Bila ada pelatihan teknis ttg budidaya ikan, apakah produksi ikan akan naik? Naik berapa persenkah? ” Kumpulkan jawaban para ahli tsb dan carilah nilai reratanya. Nilai rerata tsb DAPAT menjadi acuan target peningkatan produksi ikan NARA SUMBER PREDIKSI Bapak A 5% Bapak B 4% Bapak C 3,5% Bapak D Bapak E 5,5% Rerata 4,6%

29 CARA PENETAPAN TARGET Alternatif 2: Pendekatan Regresi Sederhana
Pengangguran Garis Trend = bila kita bekerja hanya seperti biasanya Sampel 2009 – 2012 Garis TARGET Bila kita bekerja sesuai yg direncanakan REALISASI = Bila kita benar2 bekerja sesuai rencana dan ada dukungan positif dari pihak lainnya Pengangguran bersifat negatif: Lebih sedikit, lebih baik Tahun 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015

30 Bagaimanakah cara menghitung Tingkat Capaian KINERJA ?
KONDISI 1: Indikator yang Positif. Semakin tinggi realisasi = pencapaian kinerja yang semakin baik % Pencapaian Target (Rencana) Realisasi Rencana X 100% = Rentang Penilaian Di atas 100% Sangat Baik = 100% Baik Di bawah 100% Kurang baik

31 Bagaimanakah cara menghitung Tingkat Capaian KINERJA ?
KONDISI 2: Indikator yg Negatif. Semakin TINGGI realisasi = pencapaian kinerja yang semakin BURUK % Pencapaian Target (Rencana) Rencana – (Realisasi – Rencana) Rencana X 100% = POLA PENILAIAN TETAP SAMA Di atas 100% Sangat Baik = 100% Baik Di bawah 100% Kurang baik CONTOH INDIKATOR Input (Anggaran) Tingkat pencemaran Angka kematian ibu & bayi Tingkat pengangguran

32 Penilaian EFISIENSI Penggunaan Sumberdaya
Kegiatan dinilai EFISIEN bila:  Target output berhasil diwujudkan dng menggunakan kuantitas input (biaya) yg lebih kecil dari rencananya.  Kuantitas input tertentu menghasilkan output yg lebih besar dari standar (rencana). Rusman R. Manik, , SWAmandiri.WORDpress.COM  Input digunakan utk menghasilkan target output yg direncanakan (tdk terdapat pemborosan sumber daya)

33 Penilaian EFEKTIFITAS Penggunaan Sumberdaya
Kegiatan dinilai EFEKTIF bila: ... Output yg dihasilkan sesuai dgn yg direncanakan, baik dari segi jenis/spesifikasi, kuantitas, maupun mutu. Output yg dihasilkan dapat atau telah dimanfaatkan. Output yg dihasilkan digunakan sesuai rencana.

34 Ah …, masih tetap bingung nih
Ah …, masih tetap bingung nih! Apa “obatnya” agar SEMAKIN SEMANGAT menyusun RKA SKPD yang SEMPURNA ! Lihatlah gambar berikut. Mari tirukan selama 5 menit: tirulah secara meyakinkan, mimik dan postur bahagianya, semangatnya, rasa dan senangnya. Lalu, lanjutkan “Kerja dengan Bahagia dan Bahagia dalam Bekerja”


Download ppt "Peserta akan memahami :"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google