Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Logam Alkali Tanah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Logam Alkali Tanah."— Transcript presentasi:

1 Logam Alkali Tanah

2 Created By: Ayu Febriyanti Dewi Rahmawati (02)
Saskia Novita Widutami (17) Rolisa Yeni Melia Astuti (24) XII IPA 3

3 ALKALI TANAH Anggota Golongan Alkali Tanah Alasan Disebut Alkali Tanah
Keberadaan Alkali Tanah Pembuatan Alkali Tanah ALKALI TANAH Sifat Fisik Alkali Tanah Sifat Kimia Alkali Tanah Kegunaan Alkali Tanah

4 Definisi Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas tinggi, sehingga tidak ditemukan dalam bentuk monoatomik , unsur ini mudah bereaksi dengan oksigen, dan logam murni yang ada di udara, membentuk lapisan luar pada oksigen.

5 Anggota Logam Alkali Tanah
1s2 2s2 [Ne] 3s2 [Ar] 4s2 [Kr] 5s2 [Xe] 6s2 [Rn] 7s2

6 Alasan Disebut Alkali Tanah
Istilah “tanah” (earth) digunakan oleh ahli kimia zaman dahulu untuk menyebutkan zat-zat yang agak sukar larut dalam air serta tetap stabil pada suhu tinggi. Memang demikianlah sifat-sifat sejumlah besar senyawa-senyawa gol. II A dan karena kemiripan golongan ini dengan alkali (IA) maka lahirlah sebutan “alkali tanah”. Logam alkali tanah tidak terdapat di alam sebagai unsur bebas, melainkan selalu dijumpai dalam bentuk senyawa-senyawanya.

7 Keberadaan Alkali Tanah
        Logam alkali tanah memilii sifat yang reaktif sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk senyawanya. Berikut keberadaan senyawa yang mengandung logam alkali: • Berilium. Berilium tidak begitu banyak terdapat di kerak bumi, bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada. Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa menjadi Mineral beril [Be₃Al₂(SiO₆)₃], dan Krisoberil [Al₂BeO₄]. • Magnesium. Magnesium berperingkat nomor 7 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 1,9% keberadaannya. Di alam magnesium bisa bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl₂], Senyawa Karbonat [MgCO₃], Dolomit [MgCa(CO₃)₂], dan Senyawa Epsomit [MgSO₄.7H₂O]  Keberadaan Alkali Tanah

8 • Kalsium. Kalsium adalah logam alkali yang paling banyak terdapat di kerak bumi. Bahkan kalsium menjadi nomor 5 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 3,4% keberadaanya. Di alam kalsium dapat membentuk senyawa karbonat [CaCO₃], Senyawa Fospat [CaPO₄], Senyawa Sulfat [CaSO₄], Senyawa Fourida [CaF]  • Stronsium. Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0,03%. Di alam strontium dapat membuntuk senyawa Mineral Selesit [SrSO₄], dan Strontianit  • Barium. Barium berada di kerak bumi sebanyak 0,04%. Di alam barium dapat membentuk senyawa : Mineral Baritin [BaSO₄], dan Mineral Witerit [BaCO₃]

9 Pembuatan Alkali Tanah
Be (Berilium) Mg (Magnesium) Ca (Kalsium) Sr (Stronsium) Ba (Barium) Ra (Radium)

10 1. Ekstraksi Berilium (Be)
a. Metode reduksi             Untuk mendapatkan Berilium, bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkan BeF2, kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF­6 hingga 700 °C. Karena beril adalah sumber utama berilium.             BeF2 + Mg MgF2 + Be   b. Metode Elektrolisis             Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Karena BeCl­2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik, sehingga ditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalah :                  Katoda : Be2+  + 2e-  Be             Anode  : 2Cl-   Cl2  + 2e- 1. Ekstraksi Berilium (Be)

11 2. Ekstraksi Magnesium (Mg)
a.Metode Reduksi             Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2] karena dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menhasilkan magnesium. Dolomite dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO. lalu MgO.CaO. dipanaskan dengan FeSi sehingga menghasilkan Mg.             2[ MgO.CaO] +  FeSi Mg + Ca2SiO4 + Fe 2. Ekstraksi Magnesium (Mg)

12   b. Metode Elektrolisis             Selain dengan ekstraksi dolomite magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air alut dengan CaO. Reaksi yang terjadi  :              CaO + H2O Ca2+  + 2OH-             Mg2+ + 2OH-   Mg(OH)2             Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl Untuk membentuk MgCl2             Mg(OH)2 +  2HCl MgCl2 + 2H2O             Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium             Katode : Mg2+ + 2e Mg             Anode  : 2Cl Cl2 + 2e-

13 3. Ekstraksi Kalsium (Ca)
a. Metode Elektrolisis             Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untuk mendapatkan kalsium, kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawa CaCl2. Reaksi yang terjadi :             CaCO3 + 2HCl CaCl2 + H2O + CO2             Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca).  Reaksi yang terjadi :             Katoda  ; Ca2+ + 2e Ca             Anoda  ; 2Cl Cl2 + 2e- 3. Ekstraksi Kalsium (Ca)

14 b. Metode Reduksi             Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2­ oleh Na. Reduksi CaO oleh Al                  6CaO + 2Al Ca + Ca3Al2O6               Reduksi CaCl2 oleh Na                  CaCl2 + 2 Na Ca + 2NaCl

15 4. Ekstraksi Strontium (Sr)
Metode Elektrolisis             Untuk mendapatkan Strontium (Sr), Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2­. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena Senyawa selesit merupakan sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi :             katode  :  Sr2+ +2e-   Sr  anoda  : 2Cl Cl2 + 2e- 4. Ekstraksi Strontium (Sr)

16 a. Metode Elektrolisis             Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa  diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi :             katode  ;  Ba2+ +2e-   Ba             anoda  ; 2Cl Cl2 + 2e- b. Metode Reduksi             Selain dengan elektrolisis, barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Reaksi yang terjadi :              6BaO + 2Al Ba + Ba3Al2O6. 5. Ekstraksi Barium (Ba)

17 SIFAT-SIFAT FISIK ALKALI TANAH
Logam – logam golongan IIA memiiki jari-jari yang lebih kecil jika dibandingkan dengan tetangga –tetangga mereka pada golongan IA . Logam alkali tanah mempunyai kerapatan yang lebih besar serta energi ionisasi yang lebih tinggi daripada logam-logam alkali. Tidak seperti logam alkali. Logam alkali tanah KERAS dan titik lelehnya lebih tinggi.

18 SIFAT KIMIA LOGAM ALKALI TANAH
Bersifat reduktor kuat, meskipun tidak sekuat golongan IA. Logam-logam golongan alkali tanah dapat bereaksi langsung dengan halogen dan belerang. Pada suhu tinggi, logam-logam IIA dapat bereaksi dengan Nitrogen dan Karbon. Logam alkali tanah jika bereaksi dengan air akan membentuk basa dan gas hidrogen. Semua senyawa Kalsium, Stronsium, dan Barium, berikatan ionik. Hampir semua senyawa magnesium berikatan ionik. Hampir semua senyawa berilium berikatan kovalen. SIFAT KIMIA LOGAM ALKALI TANAH

19 Kegunaan Logam Alkali Tanah
Senyawa Kegunaan Mg(OH)₂ Antasida (obat maag) MgSO₄ Garam Inggris; obat pencahar usus; penawar keracunan barium; pupuk bagi tanaman; zat tambahan makan ternak; MgCO₃ Bahan cat; campuran asbes untuk menyalut pipa-pipa panas CaSO₄ Zat pengering; pembuatan keramik; cat dan plaster; gips (penyambung tulang) CaC₂ Bahan pembuat gas asetilena CaCl₂ Zat pengering; serbuk pencair salju di jalan raya CaOCl₂ Kapur klor; zat pengelantang Ca(OCl)₂ Kaporit; zat desinfektan pada air leiding, dan kolam renang Ca(H₂PO₄)₂ Pupuk super fosfat (TSP)

20 Senyawa Kegunaan SrSO₄ Bahan cat Sr(NO₃)₂ Sumber nyala merah pada kembang api Ba(NO₃)₂ Sumber nyala hijau pada kembang api BaSO₄ Bahan cat; foto sinar-X usus BaCl₂ Bahan penyamak kulit BaCO₃ Racun tikus


Download ppt "Logam Alkali Tanah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google