Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROGRAM 2017 SUBDIT KURIKULUM

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROGRAM 2017 SUBDIT KURIKULUM"— Transcript presentasi:

1 PROGRAM 2017 SUBDIT KURIKULUM
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pembelajaran & Penilaian PROGRAM 2017 SUBDIT KURIKULUM KURIKULUM RUJUKAN - KEWIRAUSAHAAN - USBN Desiminasi Program SMA Tahun 2017 : Februari 2017 Eko Warisdiono – Kasubdit Kurikulum

2 PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013

3 2017 60% Tahapan Implementasi Kurikulum SEKOLAH MENENGAH ATAS
2015/ /2019 Jumlah SMA Per Oktober 2016 : SMA 6% 25% 60% 100% 2015 2016 2017 2018 Status Awal Baru Total Jml % Sasaran 1,163 8.71 2,049 15.34 3,212 24.05 4,454 33.36 7,666 57.41 4,047 30.31 11,713 87.72 Mandiri 1,088 8.15 555 4.13 1,643 12.28 - 1,640 Jumlah 2,251 16.86 2,604 19.48 4,855 36.34 9,306 69.69 13,353 100.00 Validasi jumlah SMA Sasaran (Kuota per LPMP) dan Nama SMA Identifikasi SMA Mandiri

4 Pendataan Sekolah Sasaran Pelaksana K-13
Per Tanggal : 25 Januari 2017 No Jenjang Σ Sasaran Σ Usulan % Usulan 1. SD 52,572 100 % 2. SMP 13,731 3. SMA 4,510 4. SMK 4,488 5. SMALB 1,182 Jumlah 76,483

5 TAMBAHAN SMA PELAKSANA KURIKULUM 2013
TAHUN PELAJARAN 2017/2018 NO Provinsi Jumlah SMP SMA SMK Total Kuota Usulan % 1 Prop. D.K.I. Jakarta 1.089 402 151 173 1.815 100,00% 2 Prop. Jawa Barat 6.653 1.699 422 779 9.553 3 Prop. Jawa Tengah 6.823 1.211 303 549 8.886 4 Prop. D.I. Yogyakarta 655 155 57 77 944 5 Prop. Jawa Timur 6.973 1.661 527 675 9.836 6 Prop. Aceh 1.208 382 179 70 1.839 7 Prop. Sumatera Utara 3.388 898 373 342 5.001 8 Prop. Sumatera Barat 1.595 302 104 2.078 9 Prop. Riau 1.280 396 148 98 1.922 10 Prop. Jambi 857 230 78 60 1.225 11 Prop. Sumatera Selatan 1.652 466 207 101 2.426 12 Prop. Lampung 1.650 485 167 153 2.455 13 Prop. Kalimantan Barat 1.536 461 142 68 2.207 14 Prop. Kalimantan Tengah 920 287 82 47 1.336 15 Prop. Kalimantan Selatan 1.028 220 65 42 1.355 16 Prop. Kalimantan Timur 656 202 73 74 1.005 17 Prop. Sulawesi Utara 784 253 76 63 1.176 18 Prop. Sulawesi Tengah 1.016 72 62 1.453 19 Prop. Sulawesi Selatan 2.249 598 201 3.201 20 Prop. Sulawesi Tenggara 820 263 54 1.238 21 Prop. Maluku 624 222 94 38 978 22 Prop. Bali 860 149 1.128 23 Prop. Nusa Tenggara Barat 1.114 328 108 103 1.653 24 Prop. Nusa Tenggara Timur 1.772 575 178 96 2.621 25 Prop. Papua 838 210 41 1.163 26 Prop. Bengkulu 475 146 46 31 698 27 Prop. Maluku Utara 460 166 64 40 730 28 Prop. Banten 1.603 467 181 218 2.469 29 Prop. Bangka Belitung 282 397 30 Prop. Gorontalo 324 112 474 Prop. Kepulauan Riau 325 113 33 513 32 Prop. Papua Barat 364 100 44 525 Prop. Sulawesi Barat 534 124 34 Prop. Kalimantan Utara 165 271 52.572 13.731 4.510 4.488 75.301

6 DRAFT SK PELAKSANA K13, Tahun 2017
TAMBAHAN SMA PELAKSANA KURIKULUM 2013 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DRAFT SK PELAKSANA K13, Tahun 2017 NO Provinsi Jumlah SMP SMA SMK Total Kuota Usulan % 1 Prop. D.K.I. Jakarta 1.089 402 151 173 1.815 100,00% 2 Prop. Jawa Barat 6.653 1.699 422 779 9.553 3 Prop. Jawa Tengah 6.823 1.211 303 549 8.886 4 Prop. D.I. Yogyakarta 655 155 57 77 944 5 Prop. Jawa Timur 6.973 1.661 525 675 9.836 6 Prop. Aceh 1.208 382 135 70 1.839 7 Prop. Sumatera Utara 3.388 898 373 342 5.001 8 Prop. Sumatera Barat 1.595 302 104 2.078 9 Prop. Riau 1.280 396 148 98 1.922 10 Prop. Jambi 857 230 78 60 1.225 11 Prop. Sumatera Selatan 1.652 466 207 101 2.426 12 Prop. Lampung 1.650 485 167 153 2.455 13 Prop. Kalimantan Barat 1.536 461 139 68 2.207 14 Prop. Kalimantan Tengah 920 287 82 47 1.336 15 Prop. Kalimantan Selatan 1.028 220 65 42 1.355 16 Prop. Kalimantan Timur 656 202 73 74 1.005 17 Prop. Sulawesi Utara 784 253 76 63 1.176 18 Prop. Sulawesi Tengah 1.016 71 62 1.453 19 Prop. Sulawesi Selatan 2.249 598 201 3.201 20 Prop. Sulawesi Tenggara 820 263 54 1.238 21 Prop. Maluku 624 222 94 38 978 22 Prop. Bali 860 149 1.128 23 Prop. Nusa Tenggara Barat 1.114 328 108 103 1.653 24 Prop. Nusa Tenggara Timur 1.772 575 178 96 2.621 25 Prop. Papua 838 210 41 1.163 26 Prop. Bengkulu 475 146 46 31 698 27 Prop. Maluku Utara 460 166 64 40 730 28 Prop. Banten 1.603 467 218 2.469 29 Prop. Bangka Belitung 282 397 30 Prop. Gorontalo 324 112 474 Prop. Kepulauan Riau 325 113 33 513 32 Prop. Papua Barat 364 100 43 Prop. Sulawesi Barat 534 124 44 34 Prop. Kalimantan Utara 165 72 271 52.572 13.731 4.454 4.488 75.301 Sebanyak 56 SMA Sudah tercatat tahun pelajaran 2016/2017

7 Penerbitan Surat Keputusan Sekolah Sasaran dan Mandiri Kurikulum 2013
Tahun 2017 Surat Keputusan (SK) Sekolah SASARAN dan MANDIRI Pelaksana Kurikulum 2013 ditandatangani Direktur Jenderal Dikdasmen, disiapkan oleh Setditjen Dikdasmen. Mekanisme Usulan Pelaksana K-13 Mandiri : SD & SMP Dinas Pend. Kab/Kota LPMP SK Dirjen Dikdasmen SMA, SMK, PKLK Dinas Pend. Provinsi

8 Alur Bimbingan Teknis dan Pendampingan Kurikulum 2013 Tahun 2017
Direktorat Pembinaan SD, SMP, SMA, SMK : Bimtek PENYEGARAN INSTRUKTUR Seleksi dari Unsur NN/IN/IP (Dit. PSMA) Seleksi dari Unsur IN/IP/IK (Dit. PSMA+Dinas Prov+LPMP) 31 Guru Mapel Guru BK BImtek Fasilitator Penyegaran Instruktur Bimtek Penyegaran Instruktur Peserta : 148 org Peserta : 1,313 org L P M P : Pendampingan L P M P : Bimtek Penyegaran IK dan GS Sekolah Sasaran (Klaster) Bimtek Guru Sasaran (GS) Bimtek Penyegaran Instruktur Kab/Kota ON-IN Klaster + Bantah ke Induk Klaster Guru Kelas X Bimtek Instruktur Kab/Kota “Tambahan” Swakelola dan/atau Bantah

9 SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
Peserta Bimtek Penyegaran Instruktur K-13 Berdasarkan Jabatan Tahun 2017 SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) No Jabatan Σ Instruktur Σ Terdata % Terdata 1 Guru 1,310 100% 2 Pengawas 18 3 Widyaiswara/Staf LPMP 120 4 Dosen 5 Lainnya 8 Jumlah 1,461 Keterangan : 1.313 orang sebagai perwakilan 34 provinsi (Eks IN/IP/IK yang bagus)+Staf/WI LPMP 148 orang adalah fasilitator penyegaran Instruktur (Eks NN/IN/IP yang bagus)

10 Kriteria Umum Peserta Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013
SEKOLAH MENENGAH ATAS - Tahun 2017 1. Guru mapel/Guru BK/Widyaiswara/Pengawas/Dosen/Penulis Buku; 2. Mengikuti pelatihan NN/IN/IP/IK/GS Kurikulum 2013; 3. Mampu mengoperasikan program Office (word, excel, power point) dan internet; 4. Memiliki rekam jejak yang baik pada kegiatan pelatihan dan penugasan pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013; 5. Memiliki kemampuan komunikasi dan menjelaskan materi dengan baik; 6. Siap dan bersedia ditugaskan sebagai instruktur pada pelatihan Kurikulum 2013 tahun 2017; 7. Siap dan bersedia ditugaskan sebagai Petugas Pendamping Kurikulum 2013 tahun 2017.

11 Narasumber/Fasilitator
STRUKTUR PROGRAM Bimbingan Teknis Guru Sasaran Kurikulum 2013 SMA Tahun 2017 6 Hari : 39 60” Materi Jam @ 60’ Narasumber/Fasilitator A. Materi Umum (7 Jam) 1. Kebijakan dan Dinamika Perkembangan Kurikulum 2 Instruktur Penyegaran 2. Penguatan Pendidikan Karakter 3. Penerapan Literasi Dalam Pembelajaran 4. Penyelenggaraan Pendampingan 1 Direktorat/LPMP B. Materi Pokok (28 Jam) 1. Kompetensi, Materi, Pembelajaran, dan Penilaian 2. Analisis Kompetensi, Pembelajaran, dan Penilaian a. Analisis Dokumen : SKL, KI-KD, Silabus, dan Pedoman Mapel b. Analisis Materi Dalam Buku Teks Pelajaran c. Analisis Penerapan Model Pembelajaran d. Analisis Penilaian Hasil Belajar 3. Perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 4 4. Praktik Pembelajaran dan Penilaian a. Praktik Pembelajaran dan Penilaian 10 b. Review Hasil Praktik 5. Praktik Pengolahan dan Pelaporan Penilaian Hasil Belajar 3 C. Materi Penunjang (4 Jam) 1. Pembukaan : Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidikan Kadisdik Prov/Ka. LPMP 2. Tes Awal Panitia & Instruktur 3. Tes Akhir 4. Penutupan : Review dan Evaluasi Pelatihan Ka. LPMP Jumlah 39 Silahkan disesuaikan masing-masing Direktorat.

12 Bimtek Penyegaran Instruktur dan GS Kurikulum 2013
Perangkat Pendukung Bimtek Penyegaran Instruktur dan GS Kurikulum 2013 Tahun 2017 1. Pedoman Pelatihan dan Pendampingan 2. Panduan Pelatihan Penyegaran Instruktur 3. Soal Tes Awal dan Tes Akhir untuk Pelatihan GS 4. Instrumen Penilaian Instruktur (Penyegaran Nasional dan IK) Materi Umum dan Materi Pokok (Modul, LK, Paparan, Contoh, Video) Suplemen Praktik Baik Per Mata Pelajaran : Pembelajaran dan Penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS); Pembelajaran Abad 21 (4C); Pendidikan Karakter; dan Literasi.

13 Alur Kegiatan Pendampingan Kurikulum 2013
SD - SMP - SMA - SMK Tahun 2017 Peserta Penyegaran Instruktur Juli Desember In-1 Temu Awal Seluruh Anggota Klaster (1 Hari) On-1 Bimbingan Teknis Guru Mapel Kls (2 Hari) In-2 Evaluasi On-1 Seluruh Anggota Klaster (1 Hari) On-2 Bimbingan Teknis Guru Mapel Kls (2 Hari) Pelaksanaan Kurikulum K-13 Mandiri (Tanpa Pendampingan) Catatan : Kegiatan IHT dilakukan sekolah pada awal tahun pelajaran secara mandiri Minimam 3 kali kegiatan (in-On-In)

14 Jadwal Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan K-13 Tahun 2017
SEKOLAH MENENGAH ATAS No KEGIATAN PELAKSANA JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI 1 2 3 4 Ujian Nasional (UN) Sekolah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Inventarisasi sekolah sasaran dan mandiri LPMP Pendataan sekolah dan mandiri sasaran nasional Setditjen 5 Penetapan fasilitator penyegaran instruktur Direktorat 6 Penetapan instruktur 7 Penyempurnaan bahan/materi pelatihan 8 Koordinasi Pelatihan dan Pendampingan Dengan LPMP 9 Penerbitan SK sekolah sasaran dan mandiri 10 ToT Fasilitator Pelatihan Penyegaran Instruktur K-13 11 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA 12 Penyegaran Instruktur K-13 Kab/Kota (IK) 13 Pelatihan Guru Sasaran K-13 (GS) 14 Pendampingan Penyegaran IK 15 Pendampingan Pelatihan GS 16 Pelaksanaan Pendampingan K-13 10 JULI – 31 DESEMBER

15 Jadwal BIMTEK Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 Tahun 2017
(Revisi Savero ) No. Kegiatan Lokasi Tanggal Jumlah Peserta 1 Workshop Fasilitator Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Bogor 15-18 Feb 148 2 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 3 (Jabar, DKI Jkt, Lampung) Jakarta 1 27 Feb-2 Maret 163 3 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 2 (Jatim, Bali, NTT) Surabaya 1 28 Feb-3 Maret 4 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 4 (Jateng,DIY, Kalbar,Kalsel) Yogyakarta 6-9 Maret 164 5 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 1 (Sumut, Aceh, Kepri, Riau) Medan 7-10 Maret 6 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 6 (Banten, Bengkulu, Maluku, Sumbar, Sumsel) Jakarta 2 13-16 Maret 165 7 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 5 (Sulsel, Sulut, Sulbar, Sulteng, Papua) Makassar 14-17 Maret 8 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 7 (Kalteng, Jambi, Gorontalo, Malut, Babel) Jakarta 3 17-20 April 9 Workshop Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Angk 8 (Sultra, Papua Brt, Kaltara, Kaltim, NTB) Surabaya 2 18-21 April Sudah sepakat.

16 Ekosistem Pelatihan dan Pendampingan
Kurikulum 2013 SEKOLAH MENENGAH ATAS SMA K-13 Direktorat DINAS PEND. PROV & KAB/Kota LPMP Inventarisasi Kuota Pelaksana K-13 Desain Pelatihan dan Pendampingan Kontrol kualitas Pelatihan dan Pendampingan Penyegaran dan Penguatan NN, IN, dan IP Pendampingan IK dan GS Evaluasi Tingkat Nasional Penunjukan sekolah K-13 Pemilihan IP dan IK Pelibatan pada GS Pemilihan Klaster dan Induk Klaster Pelibatan pada Pendampingan Penguatan Implementasi Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Evaluasi Tingkat Sekolah Penetapan Sekolah K-13 Penetapan IP Penyegaran IK Pelaksanaan GS Penetapan Klaster dan Induk Klaster Pelaksanaan Pendampingan Pemberian Bantah Pendampingan Evaluasi Tingkat Provinsi Melakukan IHT K-13 Melaksanakan dan Mengembangkan Pembelajaran dan Penilaian yang mencirikan K-13 (HOTS, Pembelajaran abad 21, pendidikan karakter, literasi)

17 SMA RUJUKAN 2

18 SMA RUJUKAN SMA yang telah memenuhi atau melampaui SNP, mengembangkan ekosistem sekolah yang kondusif sebagai tempat belajar, mengembangkan praktik terbaik dalam peningkatan mutu berkelanjutan, melakukan inovasi dan berprestasi baik akademik maupun non akademik, serta melaksanakan program kebijakan pendidikan yang layak menjadi rujukan SMA lain. SMA Rujukan merupakan sekolah rintisan bersama antara Direktorat Pembinaan SMA dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk percepatan dan perluasan peningkatan mutu pendidikan SMA melalui pemenuhan SNP dan pengembangan program keunggulan sesuai dengan potensi sekolah dan kebutuhan masyarakat.

19 KUOTA SMA RUJUKAN TAHUN 2017 No. Provinsi Σ Kab/Kota Σ SMA 2016 2017
1. DKI Jakarta 6 470 36 2. Jawa Barat 27 1,466 46 3. Banten 8 503 10 4. Jawa Tengah 35 856 40 5. DI Yogyakarta 5 159 6. Jawa Timur 38 1,464 54 7. Aceh 23 490 8. Sumatera Utara 33 1035 39 9. Riau 12 415 14 10. Kepulauan Riau 7 114 9 11. Sumatera Barat 19 305 12. Sumatera Selatan 17 573 21 13. Bangka Belitung 66 14. Bengkulu 129 15. Jambi 11 212 16. Lampung 15 464 17. Kalimantan Barat 381 18. Kalimantan Selatan 13 184 19. Kalimantan Tengah 233 20. Kalimantan Timur 210

20 KUOTA SMA RUJUKAN TAHUN 2017 No. Provinsi Σ Kab/Kota Σ SMA 2016 2017
21. Kalimantan Utara 5 55 22. Sulawesi Selatan 24 559 23. Sulawesi Utara 15 215 24. Sulawesi Tenggara 17 274 25. Sulawesi Tengah 13 194 26. Sulawesi Barat 6 77 27. Gorontalo 56 28. Bali 9 160 29. Nusa Tenggara Barat 10 296 30. Nusa Tenggara Timur 22 480 31. Maluku 11 250 32. Maluku Utara 178 33. Papua 29 212 34. Papua Barat 114 Jumlah 514 12,849 614

21 KRITERIA SMA RUJUKAN TAHUN 2017
SMA Rujukan tahun 2017 merupakan SMA Rujukan tahun 2016 dengan kriteria sebagai berikut: SMA Rujukan tahun 2016 yang berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi memenuhi persyaratan umum dan khusus sebagai berikut : 1. Persyaratan Umum a. SMA pelaksana Kurikulum 2013, diutamakan SMA Induk Klaster Kurikulum 2013; b. SMA negeri atau swasta dengan akreditasi A atau tertinggi di kabupaten/kota setempat; c. Memiliki praktik-praktik baik dan inovasi pendidikan yang layak dijadikan sebagai rujukan bagi SMA lain; d. Memiliki prestasi akademik/non akademik; e. Mempertimbangkan nilai Ujian Nasional (UN) dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) tahun 2015 sekolah yang bersangkutan; Bersedia memberikan pengimbasan praktik-praktik baik dan inovasi pendidikan yang dimiliki ke SMA lain. 2. Persyaratan Khusus Menjalankan semua program SMA Rujukan tahun 2016 sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam action plan SMA Rujukan. SMA Rujukan tahun 2017 yang berdasarkan rekomendasi Direktorat Pembinaan SMA yang memenuhi syarat sebagai berikut. 1. Melaksanakan seluruh program yang telah disepakati dalam bentuk action plan tahun 2016; Bantuan Pemerintah tahun 2016 dimanfaatkan sesuai dengan RAB yang telah disepakati dengan Direktorat Pembinaan SMA; 3. Menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan Bantuan Pemerintah tepat waktu dan memenuhi syarat laporan Bantuan Pemerintah. Dinas Pendidikan Provinsi dapat mengusulkan penggantian SMA Rujukan tahun 2016 jika tidak memenuhi persyaratan sebagaimana pada butir A. SMA pengganti harus memenuhi syarat sebagaimana pada butir 1. Direktorat Pembinaan SMA akan mempertimbangkan penggantian tersebut jika memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Direktorat Pembinaan SMA juga dapat merekomendasikan penggantian SMA Rujukan tahun 2016 jika tidak memenuhi persyaratan butir B. Penggantian SMA Rujukan tetap berdasarkan kuota dan lokasi sebagaimana tahun 2016.

22 KEGIATAN PEMBINAAN SMA RUJUKAN 2017
1. Asistensi dan Sinkronisasi Program SMA Rujukan (MoU Bantuan Pemerintah)-Kepala Sekolah 2. Bantuan Pemerintah SMA Rujukan (Rp. 133 Juta) 3. Workshop Pengelolaan Program SMA Rujukan-Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Fokus materi antara lain : a. Penguatan SNP; b. Pemantapan Implementasi Kurikulum 2013 (Pembelajaran dan Penilaian HOTS, Pendidikan Karakter, Literasi); c. Implementasi Kebijakan Terkini; d. Pelaksanaan Program Unggulan Sekolah.

23 KEBERHASILAN DAN PERMASALAHAN
A. KEBERHASILAN Target kuantitatif setiiap kabupaten/kota terdapat minimal 1 (Satu) SMA Rujukan tercapai; Dana Bantuan Pemerintah sebesar Rp. 230 Juta/sekolah tersalurkan kepada 614 SMA; Beberapa daerah telah terlibat aktif dalam keberhasilan program SMA Rujukan (DKI Jakarta); Beberapa kelompok SMA Rujukan berkolaborasi melakukan sosialisasi bersama (Surabaya); Sekolah termotivasi untuk memacu prestasi. PERMASALAHAN Lambatnya rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi untuk usulan SMA Rujukan; Waktu pelaksanaan action plan relatif pendek (5 bulan efektif); Jaringan komunikasi antar SMA Rujukan seluruh Indonesia belum terjalin; Terdapat sekolah yang tidak dapat menghabiskan Bantuan Pemerintah; Sampai 13 Februari 2017 dari 614 SMA baru 489 SMA (79.64%) yang menyampaikan laporan hasil pelaksanaan program SMA Rujukan tahun Masih 125 SMA (20.36%) laporan belum sampai atau belum dikiirim.

24 Program Pembinaan SMA Rujukan
Tahun 2017 No Kegiatan Jan Feb Maret April Mei Juni 1 2 3 4 A. Persiapan 1. Evaluasi 614 SMA Rujukan 2. Pemberitahuan Usulan SMA Rujukan Tahun 2017 Ke Dinas Pend. Provinsi 3. Penetapan SMA Rujukan B. Program Pembinaan Asistensi dan Sinkronisasi Program SMA Rujukan (614 SMA) Penyaluran dana Bantuan Pemerintah (Rp. 133 Jt/SMA) Juli Agusts Sept Okt Nov Des Workshop Pengelolaan SMA Rujukan 4. Pelaksanaan program SMA Rujukan Jadwal tentatif mengikuti perkembangan kebijakan

25 SMA KEWIRAUSAHAAN 3

26 SMA PENGEMBANG PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
SMA yang mengembangkan praktik-praktik kewirausahaan sesuai dengan potensi, keunggulan dan keunikannya untuk memberikan kemampuan dan pengalaman praktis kepada siswa melalui mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dan kegiatan lainnya sehingga dapat dijadikan sebagai inspirasi bagi SMA lain.

27 KUOTA SMA PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2017 No. Provinsi Σ Kab/Kota Σ SMA 2016 2017 1. DKI Jakarta 6 470 7 2. Jawa Barat 27 1,466 19 3. Banten 8 503 4. Jawa Tengah 35 856 11 5. DI Yogyakarta 5 159 4 6. Jawa Timur 38 1,464 7. Aceh 23 490 8. Sumatera Utara 33 1035 13 9. Riau 12 415 10. Kepulauan Riau 114 3 11. Sumatera Barat 305 12. Sumatera Selatan 17 573 13. Bangka Belitung 66 14. Bengkulu 10 129 15. Jambi 212 16. Lampung 15 464 17. Kalimantan Barat 14 381 18. Kalimantan Selatan 184 19. Kalimantan Tengah 233 20. Kalimantan Timur 210

28 KUOTA SMA PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
TAHUN 2017 No. Provinsi Σ Kab/Kota Σ SMA 2016 2017 21. Kalimantan Utara 5 55 3 22. Sulawesi Selatan 24 559 8 23. Sulawesi Utara 15 215 4 24. Sulawesi Tenggara 17 274 25. Sulawesi Tengah 13 194 26. Sulawesi Barat 6 77 27. Gorontalo 56 28. Bali 9 160 29. Nusa Tenggara Barat 10 296 30. Nusa Tenggara Timur 22 480 7 31. Maluku 11 250 32. Maluku Utara 178 33. Papua 29 212 34. Papua Barat 114 Jumlah 514 12,849 204

29 KRITERIA SMA PROGRAM KEWIRAUSAHAAN TAHUN 2017
SMA Program Kewirausahaan tahun 2017 dipilih berbasis kewilayahan dengan kriteria sebagai berikut: A. SMA Program Kewirausahaan tahun 2017 yang berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Persyaratan Umum a. SMA pelaksana Kurikulum 2013; b. SMA negeri atau swasta dengan akreditasi A atau tertinggi di kabupaten/kota setempat; c. Memiliki praktik-praktik baik dan inovasi kegiatan kewirausahaan untuk siswa yang layak dijadikan sebagai rujukan bagi SMA lain; d. Lingkungan dan sarana memadai untuk mendukung berkembangnya kewirausahaan; e. Pada tahun 2017 tidak diusulkan sebagai SMA Rujukan; f. Bersedia memberikan pengimbasan praktik-praktik baik dan inovasi pendidikan yang dimiliki ke SMA lain; g. Lebih dari 50% jumlah lulusan tahun 2016, tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. 2. Persyaratan Khusus Menjalankan semua program SMA Program Kewirausahaan tahun 2016 sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam action plan SMA Program Kewirausahaan. SMA Program Kewirausahaan tahun 2017 yang berdasarkan rekomendasi Direktorat Pembinaan SMA yang memenuhi syarat sebagai berikut. 1. Melaksanakan seluruh program yang telah disepakati dalam bentuk action plan tahun 2016; Bantuan Pemerintah tahun 2016 dimanfaatkan sesuai dengan RAB yang telah disepakati dengan Direktorat Pembinaan SMA; 3. Menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan Bantuan Pemerintah tepat waktu dan memenuhi syarat laporan Bantuan Pemerintah. Dinas Pendidikan Provinsi dapat mengusulkan penggantian SMA Program Kewirausahaan tahun 2016 jika tidak memenuhi persyaratan sebagaimana pada butir A. SMA pengganti harus memenuhi syarat sebagaimana pada butir 1. Direktorat Pembinaan SMA akan mempertimbangkan penggantian tersebut jika memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Direktorat Pembinaan SMA juga dapat merekomendasikan penggantian SMA Program Kewirausahaan tahun 2016 jika tidak memenuhi persyaratan butir B. Penggantian SMA Rujukan tetap berdasarkan kuota dan lokasi sebagaimana tahun 2016.

30 SMA KEWIRAUSAHAAN TAHUN 2017
KEGIATAN PEMBINAAN SMA KEWIRAUSAHAAN TAHUN 2017 1. Asistensi dan Sinkronisasi Program SMA Program Kewirausahaan (MoU Bantuan Pemerintah)-Kepala Sekolah 2. Bantuan Pemerintah SMA Program Kewirausahaan (Rp Juta) 3. Workshop Pengelolaan Program SMA Program Kewirausahaan-Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Fokus materi antara lain : a. Penguatan SNP; b. Pemantapan Implementasi Kurikulum 2013 (Pembelajaran dan Penilaian HOTS, Pendidikan Karakter, Literasi); c. Implementasi Praktik Kewirausahaan Melalui Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dan Kegiatan lainnya; d. Pelaksanaan Program Unggulan Kewirausahaan.

31 KEBERHASILAN DAN PERMASALAHAN
A. KEBERHASILAN Target kuantitatif setiiap provinsi terdapat minimal 1 (Satu) SMA Program Kewirausahaan tercapai; Dana Bantuan Pemerintah sebesar Rp. 200 Juta/sekolah tersalurkan kepada 204 SMA; Hampir semua SMA Program Rujukan telah menunjukkan hasil kegiatan kewirausahaan galeri hasil SMA Program Kewirausahaan di Hotel Amaroossa Cosmo Jakarta. PERMASALAHAN Lambatnya rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi untuk usulan SMA Program Kewirausahaan; Waktu pelaksanaan action plan relatif pendek (5 bulan efektif); Jaringan komunikasi antar SMA Program Kewirausahaan seluruh Indonesia belum terjalin; Sampai 13 Februari 2017 dari 204 SMA baru 134 SMA (65.69%) yang menyampaikan laporan hasil pelaksanaan program SMA Program Kewirausahaan tahun Sebanyak 70 SMA (34.31%) belum mengirim atau sudah mengirim laporan tetapi belum diterima Direktorat Pembinaan SMA.

32 Program Pembinaan SMA Kewirausahaan
Tahun 2017 No Kegiatan Jan Feb Maret April Mei Juni 1 2 3 4 A. Persiapan 1. Evaluasi 204 SMA Kewirausahaan 2. Pemberitahuan Usulan SMA Kewirausahaan Tahun 2017 Ke Dinas Pend. Provinsi 3. Penetapan SMA Kewirausahaan B. Program Pembinaan Asistensi dan Sinkronisasi Program SMA Kewirausahaan (204 SMA) Penyaluran dana Bantuan Pemerintah (Rp. 100 Jt/SMA) Juli Agusts Sept Okt Nov Des Workshop Pengelolaan SMA KWU 4. Pelaksanaan program SMA KWU Jadwal tentatif mengikuti perkembangan kebijakan

33 PROGRAM 2017 1 2 3 4 5 6 7 Pelatihan dan Pendampingan Kurikulum 2013
Pembinaan SMA Rujukan dan Kewirausahaan Pengembangan Sumber Belajar (eModul & Video) Bimtek Dalam Jaringan (Online) Pengembangan Naskah Pembelajaran Pembinaan Pelaksanaan SKS Pendampingan USBN dan US, dan Pemantauan UN 1 2 3 New 4 5 6 7

34 PROGRAM 2017 8 9 10 11 12 13 14 Pembinaan Penyelenggaraan USBN dan US
Pembinaan Pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian HOTS Pembinaan Pasca Evaluasi Hasil Belajar (Pasca UN) Workshop Pembinaan Implementasi K-13 SMA Bagi Pengawas Diskusi Kelompok Terpumpun Pembelajaran dan Penilaian Pengembangan Aplikasi eRapor (Paket dan SKS) dan Web Konsultan (Tenaga Ahli dan Tenaga Teknis) 8 9 10 New 11 12 13 14

35 UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN)
4

36 Pelaksanaan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 08/D/HK/2017 Tanggal 25 Januari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

37 100% Soal USBN

38 JADWAL PENYUSUNAN SOAL USBN
NO KEGIATAN TANGGAL (SMA/SMK) TANGGAL (SMP) PENANGGUNG JAWAB 1 Penetapan kisi-kisi USBN 26 Januari BSNP 2 Publikasi kisi-kisi USBN 3 Penetapan POS USBN Kementerian (Ditjen Dikdasmen) 4 Penyusunan 20%-25% soal USBN 23 Januari – 15 Februari Kementerian (Balitbang) 5 Penetapan MGMP yang akan menyusun soal USBN berikut kelengkapannya 31 Januari – 10 Februari 31 Januari – 10 Februari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota 6 Pembekalan/Penguatan bagi MGMP penerima bantuan pemerintah 20 Februari – 4 Maret 20 Februari – 4 Maret Ditjen GTK 7 Penyusunan 75%-80% soal USBN berikut kelengkapannya 27 Februari – 11 Maret 27 Februari – 18 Maret MGMP 8 Penyerahan 20%-25% soal USBN berikut kelengkapannya ke Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota Paling lambat tanggal 17 Februari Paling lambat tanggal 15 Maret 9 Penyerahan 20%-25% soal USBN berikut kelengkapannya dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota kepada MGMP Paling lambat tanggal 23 Februari Paling lambat tanggal 25 Maret 10 Perakitan soal USBN berikut kelengkapannya 27 Maret –8 April 11 Penyerahan naskah soal USBN berikut kelengkapannya ke MKKS Pendistribusian master naskah soal USBN berikut kelengkapannya ke kepala sekolah masing-masing Paling lambat tanggal 18 Maret Paling lambat tanggal 15 April Ketua MKKS  Sekolah Penggandaan naskah soal USBN di sekolah 16 – 19 Maret 14 – 16 April 12 Pelaksanaan USBN 20 – 23 Maret 17 – 19 April Sekolah

39 Bahasa/Bahasa dan Budaya
JADWAL USBN UTAMA SMA No Hari & Tanggal Waktu Mata Pelajaran IPA/MIPA IPS Bahasa/Bahasa dan Budaya 1. Senin, 20 Maret 2017 07.30 – 09.30 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 10.00 – 12.00 Biologi Geografi Antropologi 2. Selasa, 21 Maret 2017 Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan (Kurikulum 2006)/ Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Kurikulum 2013) (Kurikulum 2006)/ Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Kurikulum 2013) 3. Rabu, 22 Maret 2017 Kimia Sosiologi Bahasa Asing 4. Kamis, 23 Maret 2017 Fisika Ekonomi Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Indonesia (Kurikulum 2013)

40 Bahasa/Bahasa dan Budaya
JADWAL USBN SUSULAN SMA No Hari & Tanggal Waktu Mata Pelajaran IPA/MIPA IPS Bahasa/Bahasa dan Budaya 1. Senin, 27 Maret 017 07.30 – 09.30 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 10.00 – 12.00 Biologi Geografi Antropologi 2. Rabu, 29 Maret 017 Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan (Kurikulum 2006)/ Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Kurikulum 2013) (Kurikulum 2006)/ Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Kurikulum 2013) 3. Kamis, 30 Maret 017 Kimia Sosiologi Bahasa Asing 4. Jum’at, 31 Maret 017 Fisika Ekonomi Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Indonesia (Kurikulum 2013)

41 PEMERIKSAAN DAN PENGOLAHAN HASIL USBN
Soal bentuk pilihan ganda Soal USBN bentuk pilihan ganda dapat diperiksa secara manual atau menggunakan alat pemindai. Soal bentuk uraian Soal bentuk uraian diperiksa secara manual oleh dua orang guru sesuai mata pelajarannya, mengacu pada pedoman penskoran. Jika terdapat selisih nilai antara kedua pemeriksa lebih dari 25% dari skor maksimum, sekolah menugaskan pemeriksa ketiga. Nilai akhir soal uraian adalah rerata nilai dari semua pemeriksa. Pengolahan hasil USBN Nilai USBN merupakan gabungan nilai soal pilihan ganda dan nilai soal uraian, dengan rentang nilai Sekolah menentukan pembobotan nilai pilihan ganda dan uraian.

42 PEMANTAUAN, EVALUASI, DAN PELAPORAN
Pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan USBN dilakukan oleh kementerian, dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota sesuai tugas dan kewenangannya. Laporan hasil pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan USBN dimanfaatkan untuk pemetaan mutu pendidikan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, serta bahan pembinaan dan pemberian bantuan kepada sekolah. Sekolah membuat laporan penyelenggaraan USBN dan mengirimkannya kepada dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota

43 PEMBIAYAAN PELAKSANAAN USBN
Penyelenggaraan USBN didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, anggaran sekolah yang bersangkutan, dan/atau sumber lain yang sah dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.

44 Maju Bersama Hebat Semua
Terima Kasih Terima Kasih Koordinasi Implementasi Kurikulum Pembelajaran : Elia Ulfah-Kasi Pembelajaran : Arie Tristiani (Pelatihan K-13) : Budi Wiharto (SMA Rujukan) : Penilaian : Sutrianto-Kasi Penilaian : Echika Rahma (SMA KWU) : Sumarno (SMA KWU) : Laman : gerbangkurikulum.psma.kemdikbud.go.id Kurikulum SMA : Maju Bersama Hebat Semua


Download ppt "PROGRAM 2017 SUBDIT KURIKULUM"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google