Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MK Manajemen Industri Media Cetak

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MK Manajemen Industri Media Cetak"— Transcript presentasi:

1 MK Manajemen Industri Media Cetak
Pemasaran Media Cetak MK Manajemen Industri Media Cetak Oleh Usman Yatim

2 Apa itu pemasaran? Philip Kotler (Marketing) :pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. Philip Kotler dan Amstrong: pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.

3 Sistem Kegiatan Usaha/Bisnis
W Stanton: pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.

4 Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran merupakan kegiatan yang direncanakan dan diorganisasikan, meliputi: - Pendistribusian barang, - Penetapan harga - Pengawasan kebijakan Pemasaran bertujuan untuk mendapatkan tempat di pasar agar tujuan utama organisasi/perusahaan dapat tercapai.

5 Pemasaran Media Cetak Tugas Siapa?
Adanya tuntutan fungsi sosial, membuat pemasaran media cetak seolah diserahkan semata kepada bidang usaha. Namun, adanya fungsi bisnis membuat redaksi tidak dapat lepas tangan. Bidang usaha dituntut dapat mengelola bidang pemasaran, terutama pada sektor sirkulasi, distribusi, promosi dan iklan. Promosi dan iklan terkait dengan peraihan citra media dan peningkatan pendapatan iklan

6 Kebijakan Redaksi dan Pemasaran
Operasi keredaksian pada dasarnya menyangkut implementasi kebijakan keredaksian (editorial policy) yang dapat melahirkan sosok produk yang sesuai untuk khalayak tertentu, dan di antara khalayak ini ada yang memiliki kapasitas sebagai konsumen. Kebijakan keredaksian dijalankan oleh komponen keredaksian, sebagai penghasil produk informasi. Kebijakan keredaksian tidak ada artinya jika tidak sinkron dengan komponen-komponen lain yang ikut dalam proses produksi dan pemasaran media. Kesemua ini bergerak atas landasan yang sama, yaitu sifat produk dan strategi pemasaran. (Ashadi Siregar)

7 Sirkulasi dan Distribusi
Sirkulasi dan distribusi terkait dengan peningkatan pendapatan dari oplah. Oplah bertambah karena sirkulasi dan distribusi berjalan efektif

8 Sirkulasi dan Oplah Sirkulasi dan oplah merupakan landasan kebijakan operasi bisnis media cetak (pers). Sukses operasi bisnis ditandai oleh oplah riil atau oplah yang diserap pelanggan dan eceran dalam jumlah yang memadai.

9 Oplah Riil Oplah riil merupakan dukungan
ekonomis dari khalayak (pembaca) sehingga tingkat keuntungan bersifat nyata yaitu kondisi pembiayaan dan pemasukan sudah mencapai di atas titik impas (break even point). Adanya dukungan. Oplah riil menjadi ukuran penilaian agen periklanan dalam pemasangan iklan.

10 Mediaku Agen Mediaku merupakan merek dagang keagenan dan distributor media cetak. Agen Mediaku mengkonsentrasikan usahanya dalam bidang jasa distribusi dan pemasaran media cetak (antara lain: buku, komik, tabloid, dan majalah, serta suratkabar). Agen Mediaku didirikan Agustus Agen Mediaku memiliki visi untuk menjadi mitra terpercaya penerbit media cetak.

11 Agen MC Ujung tombak pemasaran produk media cetak dari para penerbit, karena menyentuh langsung tangan pembaca potensial.

12 Display Agen Agen dapat menampilkan display yang bagus dan menarik, penerbit juga mendapat poin penting tentang coverage area distribusi dari para pembelanja iklan : yaitu Produsen dan Biro Iklan. Agen dapat menjadi mitra yang sesungguhnya pagi para penerbit media cetak.

13 Konsep Produksi Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia di mana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin (?), karena konsumen dianggap akan menerima produk (?) yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.

14 Konsep Produk dan Penjualan
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk (?) yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik Konsep penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, jangan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.

15 Produk dan Lingkungan a. Lingkungan makro ekstern.
Lingkungan makro tersebut ialah: Demografi (kependudukan). Kondisi ekonomi. Teknologi. Kekuatan sosial dan budaya. Kekuatan politik dan legal. Persaingan. b. Lingkungan mikro eksternal Pasar (market) Pemasok Pialang (marketing intermediaries)

16 Konsep Pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

17 Konsep Pemasaran Sosial dan Global
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. Konsep Pemasaran Global Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.

18 Strategi Pemasaran Strategi kebutuhan primer:
Menambah jumlah pemakai dan Meningkatkan jumlah pembeli. Strategi Kebutuhan Selektif: - Mempertahankan pelanggan misalnya: Memelihara kepuasan pelanggan; Menyederhanakan proses pembelian; Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk; - Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier) Mengambil posisi berhadapan (head – to heas positioning) Mengambil posisi berbeda (differentiated positin)

19 Upaya strategi pemasaran
Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pembaca. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru.

20 Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar.

21 Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar
Variabel geografi, di antaranya : wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim. Variabel demografi, di antaranya : umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll

22 Psikologis dan Prilaku
Variabel psikologis, di antaranya: kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian. Variabel perilaku pembeli, diantaranya : manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.

23 Syarat segmentasi Pasar
Dapat diukur Dapat dicapai Cukup besar atau cukup menguntungkan Dapat dibedakan Dapat dilaksanakan

24 Manfaat Segmentasi Pasar
Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya


Download ppt "MK Manajemen Industri Media Cetak"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google