Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEHAT JASMANI DAN MENTAL

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEHAT JASMANI DAN MENTAL"— Transcript presentasi:

1 SEHAT JASMANI DAN MENTAL
Dr Ani Widyastuti, MPH IDI CABANG SAMARINDA

2 Kesehatan manusia seutuhnya meliputi:
SEHAT menurut WHO, tahun 1984 Organisasi Kesehatan se Dunia (World Health Organization) Kesehatan manusia seutuhnya meliputi: sehat secara jasmani/ fisik (biologik) sehat secara kejiwaan (psikiatrik/ psikologik) sehat secara sosial dan sehat secara spiritual (kerohanian/ agama).

3 Sehat fisik yaitu memiliki badan yang sehat & bugar.
Kesehatan Jiwa adalah perasaan sehat dan bahagia serta mampu mengatasi tantangan hidup, dapat menerima orang lain sebagaimana adanya serta mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Sehat sosial yaitu mampu menjalin hubungan yang baik dengan orang lain Sehat Rohani

4 GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS)
Presentasi drg. Oscar Primadi, MPH Kepala Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan

5 TRANSISI EPIDEMIOLOGI Penyebab Utama dari Beban Penyakit, 1990-2015
Kematian akibat penyakit tidak menular semakin meningkat Penyebab Utama dari Beban Penyakit, 1990 2000 2010 2015 Dalam 4 (empat) tahun terakhir terjadi pergeseran pola penyakit. Jika dulu penyakit menular merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan, saat ini bergeser, Penyakit Tidak Menular yang memiliki proporsi utama (57% dari total kasus), hal ini merupakan fenomena yang terjadi pada negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini terjadi akibat perubahan pola hidup masyarakat, pola hidup yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan makan yang tidak baik merupakan penyebab hal tersebut Sumber : Double Burden of Diseases & WHO NCD Country Profiles (2014)ya Keterangan: Pengukuran beban penyakit dgn Disability-adjusted Life Years (DALYs)  hilangnya hidup dlm tahun akibat kesakitan & kematian prematur

6 Mengonsumsi makanan gorengan dan berlemak
POLA GAYA HIDUP Jarang Aktivitas Fisik AKIBATNYA. . Merokok Jarang mengonsumsi Buah dan Sayur MENYEBABKAN GANGGUAN PENCERNAAN GANGGUAN PENCERNAAN OBESITAS Mengonsumsi makanan gorengan dan berlemak KANKER PARU STROKE Slide di atas menggambarkan Pola gaya Hidup Tidak Sehat yang bisa menimbulkan berbagai penyakit tidak menular seperti Obesitas, Gangguan Pencernaan, Kanker Paru, Stroke, Jantung, Kerusakan Organ Dalam Tubuh bahkan hingga Kematian KERUSAKAN ORGAN KERUSAKAN ORGAN Minum minuman bersoda JANTUNG DAN LAIN-LAIN KEMATIAN Malas Minum Alkohol

7 PENYAKIT TIDAK MENULAR PERLU DICEGAH
OLEH SEBAB ITU PENYAKIT TIDAK MENULAR PERLU DICEGAH Melalui GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) Dengan Pola gaya Hidup Tidak Sehat tersebut yang bisa menimbulkan penyakit tidak menular perlu di STOP/dicegah melaui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

8 GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT
Suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yaitu Suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup

9 AGAR MASYARAKAT BERPERILAKU SEHAT SEHINGGA BERDAMPAK PADA :
TUJUAN GERMAS AGAR MASYARAKAT BERPERILAKU SEHAT SEHINGGA BERDAMPAK PADA : Produktif Lingkungan Bersih Biaya untuk berobat berkurang Kesehatan Terjaga

10 Bentuk Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
1 Melakukan Aktivitas Fisik 3 Tidak Merokok 2 Mengonsumsi Sayur dan Buah 4 Tidak Mengonsumsi Alkohol 6 Membersihkan Lingkungan 5 Memeriksa Kesehatan Secara Rutin Kegiatan Germas Hidup sehat dilakukan dengan cara antara lain : Melakukan aktivitas fisik Mengonsumsi sayur dan buah Tidak merokok Tidak mengonsumsi alkohol Memeriksa kesehatan secara rutin Membersihkan lingkungan Menggunakan jamban 7 Menggunakan Jamban

11

12 SIAPA YANG MELAKSANAKAN ? Seluruh lapisan masyarakat
Keluarga Mempraktekkan pola hidup sehat sehari-hari Masyarakat Individu Dunia Usaha Akademisi Menggerakkan institusi dan organisasi masing-masing Organisasi Masyarakat Pemerintah Pusat dan Daerah Menyediakan : kurikulum pendidikan, fasilitas olahraga, sayur dan buah, fasilitas kesehatan, transportasi, Kawasan Tanpa Rokok, taman untuk beraktivitas, Iklan Layanan Masyarakat, car free day, dsb Siapa saja yang melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ? Seluruh lapisan masyarakat harus terlibat dalam Germas Hidup Sehat. Individu, keluarga dan masyarakat mempraktekkan pola hidup sehat sehari-hari. Akademisi (universitas), dunia usaha (Swasta), organisasi masyarakat (Karang Taruna, PKK, dsb), organisasi profesi menggerakkan institusi dan organisasi masing-masing agar anggotanya berperilaku sehat.

13 SIAPA YANG MELAKSANAKAN ? Seluruh lapisan masyarakat
Keluarga Mempraktekkan pola hidup sehat sehari-hari Masyarakat Individu Dunia Usaha Akademisi Menggerakkan institusi dan organisasi masing-masing Organisasi Masyarakat Pemerintah Pusat dan Daerah Menyediakan : kurikulum pendidikan, fasilitas olahraga, sayur dan buah, fasilitas kesehatan, transportasi, Kawasan Tanpa Rokok, taman untuk beraktivitas, Iklan Layanan Masyarakat, car free day, dsb Siapa saja yang melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ? Seluruh lapisan masyarakat harus terlibat dalam Germas Hidup Sehat. Individu, keluarga dan masyarakat mempraktekkan pola hidup sehat sehari-hari. Akademisi (universitas), dunia usaha (Swasta), organisasi masyarakat (Karang Taruna, PKK, dsb), organisasi profesi menggerakkan institusi dan organisasi masing-masing agar anggotanya berperilaku sehat. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyiapkan sarana dan prasarana seperti : kurikulum pendidikan Usaha Kesehatan Sekolah, fasilitas olah raga, sayur dan buah, ikan, fasilitas kesehatan, transportasi, Kawasan Tanpa Rokok (KTR), taman untuk beraktivitas warga, dukungan iklan layanan masyarakat, car free day, air bersih, uji emisi kendaraan bermotor, keamanan pangan, pengawasan terhadap iklan yang berdampak buruk terhadap kesehatan (rokok, makanan tinggi Gula, Garam, Lemak) dsb. Tugas pemerintah juga untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya

14 Dapat dilakukan dimana saja, kapan saja ...
MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK Dapat dilakukan dimana saja, kapan saja ... Rumah Perjalanan Sekolah Tempat kerja Tempat umum Melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik adalah : Setiap gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka dan mengakibatkan pengeluaran energi. Aktivitas fisik dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja Lakukanlah paling sedikit 30 menit setiap hari Batasilah kegiatan banyak duduk seperti: menonton TV, main game dan komputer apalagi ditambah dengan makan makanan kudapan yang manis, asin dan berminyak. Aktivitas fisik dapat dilakukan : Di Sekolah: Melakukan peregangan pada pergantian jam pelajaran Bermain saat istirahat Memperbanyak kegiatan berjalan 2. Di Rumah: Melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mencuci, berkebun, menemani anak bermain 2. Di Tempat Kerja Melakukan peregangan di sela-sela jam kerja 3. Dalam Perjalanan Menggunakan tangga Berhenti 1-2 halte sebelum halte yang dituju Memarkir kendaraan agak jauh Berhenti untuk peregangan dalam perjalanan jarak jauh atau macet Melakukan peregangan di dalam mobi, bis 4. Di Tempat Umum Memanfaatkan taman kota untuk aktivitas fisik Memperbanyak kegiatan di ruang terbuka Menggunakan sepeda ke tempat kerja Minimal 30 menit sehari

15 MENGONSUMSI SAYUR DAN BUAH Tersedia dalam menu sehari-hari
Sajikanlah sayur dan buah dalam menu sehari-hari baik untuk di rumah, di sekolah, di tempat kerja, untuk semua anggota keluarga : bayi, balita, anak sekolah, dewasa, pekerja, ibu hamil, usia lanjut. Manfaatkan buah dan sayur lokal yang tersedia di pasar setempat. Batasi makanan yang mengandung gula, garam dan minyak, serta perbanyak air putih. Cucilah tangan sebelum makan.

16 TES DARAH LENGKAP DI LABORATORIUM DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM
MEMERIKSA KESEHATAN Setiap 6 bulan sekali CEK TEKANAN DARAH CEK KADAR GULA DARAH CEK KOLESTEROL TES DARAH LENGKAP DI LABORATORIUM Memeriksa kesehatan secara rutin. Agar kesehatan kita terjaga, periksalah secara rutin yaitu : cek tekanan darah, cek kadar gula darah, cek kolesterol darah, tes darah lengkap di laboratorium, ukur lingkar perut dan untuk khusus perempuan, lakukan tes IVA (Inpeksi Visual Asam cuka) untuk deteksi dini kanker leher rahim. Periksakanlan 6 bulan sekali. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di Puskesmas dan pelayanan kesehatan lainnya, serta Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) terdekat. CEK LINGKAR PERUT DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM UNTUK PEREMPUAN

17 PENYEBAB UTAMA BEBAN PENYAKIT BERDASARKAN DALYs
Beban Global Penyakit PENYEBAB UTAMA BEBAN PENYAKIT BERDASARKAN DALYs 1990 Infeksi pernafasan bawah 1 Penyakit diare 2 Keadaan yang timbul pd periode perinatal 3 Depresi 4 Penyakit jantung iskemik 5 Penyakit serebrovaskular 6 2020 1 Penyakit jantung iskemik 2 Depresi 3 Kecelakaan lalu lintas 4 Penyakit serebrovaskular 5 Penyakit paru obstruktif kronik 6 Infeksi pernafasan bawah (Global Burden of Disease – WHO)

18 Years Lived with Disability (Tahun Hidup dengan Disabilitas) di Indonesia
Gangguan jiwa no.2 terbesar penyebab beban, akibat penyakit, berdasarkan Tahun Hidup dengan Disabilitas Usia terbanyak: usia produktif (15 – 45 tahun) saat ini gangguan depresi no.8 penyebab beban dari seluruh penyakit di Indonesia The Global Burden of Disease Study 2010

19

20 GANGGUAN JIWA Apa yang dimaksud dgn gangguan jiwa?
Gangguan jiwa adalah kumpulan gejala dari gangguan pikiran, gangguan perasaan dan gangguan tingkah laku yang menimbulkan penderitaan dan terganggunya fungsi sehari-hari dari orang tersebut.

21 Gangguan jiwa dan perilaku menurut The World Health Report 2001 dialami kira-kira 25% dari seluruh penduduk pada suatu masa dari hidupnya. Sekitar 30% dari seluruh penderita yang dilayani dokter di pelayanan kesehatan primer (Puskesmas) adalah penderita yang mengalami masalah kesehatan jiwa. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2007 (Riskesdas), 11,6% untuk gangguan mental emosional diatas 15 tahun dan 0,46% untuk gangguan jiwa berat.

22 APA PENYEBAB GANGGUAN JIWA?
Biologis:   - Keturunan   - Ketidakseimbangan zat di otak akibat  cedera penyakit pada otak dan penyalahgunaan narkoba Psikologis: tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di lingkungan. Sosial: adanya masalah yang tidak dapat diatasi, dukungan yang kurang dari keluarga dan lingkungan.

23

24

25 APA GANGGUAN JIWA YANG SERING DITEMUKAN DI MASYARAKAT?
• Gangguan cemas (anxietas) • Gangguan depresi • Gangguan jiwa berat (psikosis)

26 GANGGUAN CEMAS Rasa khawatir yang sangat berlebihan dan mengakibatkan terganggunya kegiatan yang biasa dilakukan. Gejala-gejala mirip dengan gejala stres tetapi dengan tingkatan yg lebih berat, lebih sering, sehingga tidak dapat melakukan kegiatan.

27 GANGGUAN DEPRESI Gangguan depresi adalah perasaan sedih atau murung yang mendalam, dan menetap lebih dari 2 minggu berturut-turut sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari Gangguan depresi adalah kumpulan gejala dari: • Perasaan sedih dan murung, semangat menurun, mudah lelah • Rasa percaya diri menurun • Menjadi pesimis, gangguan tidur, hilang nafsu makan • Konsentrasi/perhatian berkurang • Ide/tindakanbunuh diri

28 GANGGUAN JIWA BERAT (PSIKOTIK)
Mendengar suara-suara bisikan yang tidak didengar oleh orang lain Bicara dan tertawa sendiri tanpa sebab Curiga berlebihan

29 Seolah-olah siaran radio dan TV membicarakan dirinya
Merasa menjadi seseorang yang hebat misalnya presiden/malaikat Bicara kacau yang sulit dimengerti Marah-marah tanpa sebab, mengamuk. Terlalu menyendiri, tidak mau bergaul Tidak mau mandi, tidak menjaga kebersihan diri, buang air besar/kecil sembarangan

30 STRESS Stres adalah reaksi seseorang baik secara fisik maupun secara psikis bila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri. Contoh: - saat remaja menghadapi ujian, anaknya yang sakit - saat memiliki beban pekerjaan yang berat Reaksi positif dari stres bisa memotivasi utk berusaha Stres yang terlalu berat / berlangsung lama menimbulkan reaksi negatif dan keluhan pada seseorang.

31 BAGAIMANA CIRI-CIRI ORANG YANG MENGALAMI STRES?
Reaksi fisik antara lain: • jantung berdebar-debar, • keringat berlebihan • otot-otot tegang, • sakit kepala, • sakit perut, • nafsu makan berkurang atau makan berlebih • sulit tidur dan tidur tidak nyenyak.

32 Reaksi psikis antara lain:
• cemas, khawatir berlebihan, • mudah tersinggung, • sulit memusatkan perhatian (sulit konsentrasi) Jika stres dibiarkan, dapat menjadi gangguan jiwa dan dapat menimbulkan keluhan fisik.

33 CARA MENGATASI STRESS Jagalah kesehatan dengan cara olahraga/aktivitas fisik teratur, tidur cukup, makan bergizi seimbang, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Melakukan kegiatan sesuaikan dengan minat dan kemampuan Berpikir positif Tenangkan pikiran dan kembangkan hobi Bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya Meningkatkan ibadah sesuai dengan agama masing-masing

34 LATIHAN PERNAFASAN UNTUK MENGATASI STRES
Duduk dengan posisi santai dan nyaman, bayangkan hal yang menyenangkan dengan mata terpejam. Tarik napas dari hidung dalam 3 detik, lalu hembuskan napas dari mulut dalam 3 detik, sambil membayangkan seolah-olah beban pikiran dilepaskan. Tahan selama 3 detik sebelum ambil napas lagi. Ulangi selama 5 – 10 menit. Mensyukuri nikmat dari Tuhan YME, ikhlas dan sabar.

35 TIADA SEHAT TANPA SEHAT JIWA


Download ppt "SEHAT JASMANI DAN MENTAL"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google