Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Desain Interior II STUDI ZONING Pertemuan 19,20 & 21

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Desain Interior II STUDI ZONING Pertemuan 19,20 & 21"— Transcript presentasi:

1 Desain Interior II STUDI ZONING Pertemuan 19,20 & 21

2 Zoning Sebelum membahas Zoning, kita harus mengetahui terlebih dahulu: Organisasi ruang. Organisasi Ruang berfungsi untuk memahami bagaimana terjadinya hubungan antar ruang. Dengan kebutuhan ruang standar yang sudah ada, perencanaan dan pengorganisasian ruang dapat dibuat dengan membuat studi : 1. Zoning 2. Grouping 3. Sirkulasi

3 1. Zoning Zoning merupakan pembagian area secara umum berdasarkan jenis aktivitas yang dilakukan penghuni (dalam hal ini rumah tinggal) Misalnya area yang diperuntukkan aktivitas dengan privasi tinggi akan semakin jauh dari area untuk umum (publik)

4 Penentuan zoning dalam rumah tinggal dibagi menjadi : a. Zona Publik b
Penentuan zoning dalam rumah tinggal dibagi menjadi : a. Zona Publik b. Zona Semi Publik c. Zona Semi Privat d. Zona Privat e. Servis

5 STUDI ZONING Zona merupakan area tertentu yang meliputi kelompok aktivitas dan fungsi tertentu yang saling berhubungan. Pada studi zoning mahasiswa diminta membuat beberapa alternatif perencanaan zona dengan memberikan ulasan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perencanaan.

6 Pembagian Zona 1. Zona Publik (Public Zone) Zona ini merupakan wadah dari aktivitas umum yang digunakan sebagai ruang interaksi antara anggota keluarga dengan tamu atau orang luar yang diundang masuk ke rumah kita.

7 Yang termasuk dalam zona publik adalah : 1. Foyer 2. Ruang tamu
Pada umumnya zona publik ini mempunyai akses ke pintu utama dimana pencapaiannya mudah baik dari luar maupun dari dalam. publik

8 2. Zona Semi Publik (Semi Public Zone) Merupakan tempat sebagai wadah interaksi dengan seluruh anggota keluarga (penghuni rumah) dan kadang dengan orang luar terdekat (kerabat) Yang termasuk zona semi publik adalah : 1. Ruang keluarga (ruang TV) 2. Ruang makan

9 Studi Zoning Semi Publik Semi Publik publik publik, semi publik,

10 3. Zona Pribadi (Private Zone) Merupakan zona yang biasanya hanya diakses dan digunakan oleh anggota keluarga (penghuni rumah) Yang termasuk dalam zona pribadi antara lain adalah : A. ruang tidur B. ruang kerja / belajar

11 Zona pribadi biasanya diletakkan pada titik terjauh dari bagian muka bangunan, atau menjauhi dari daerah bising, polusi atau yang kurang nyaman seperti pinggir jalan raya. Yang perlu diperhatikan dalam perencanaan zona pribadi adalah : 1. didesain senyaman mungkin 2. mempunyai bukaan langsung ke ruang terbuka, seperti taman belakang atau samping.

12 Studi Zoning publik, semi publik, privat, Privat Semi publik privat

13 4. Zona Semi Privat (Semi Private Zone) Zona ini tingkat privasinya masih tinggi namun orang lain/tamu dengan kepentingan tertentu dapat masuk ke area ini. Yang termasuk zona semi privat adalah : 1. Ruang hobi 2. Ruang musik 3. Home theatre, 4. Perpustakaan, dll

14 4. Zona Semi Privat (Semi Private Zone) Home Theatre,

15 Studi zoning publik, semi publik, privat, semi privat, privat

16 5. Zona Servis (Service Zone) Zona servis ini berfungsi melayani seluruh zona yang ada di dalam rumah, biasanya berbentuk garis lurus memanjang dari depan ke belakang rumah atau memutar di sekitar rumah kita.

17 Yang termasuk dalam zona servis adalah :
1. Kamar mandi 2. dapur 3. ruang tidur pembantu 4. gudang 5. ruang cuci, jemur, setrika

18 Zona Service Ruang cuci/ laundry Pantry/ dapur bersih

19 Zona Service Master bathroom Bathroom

20 Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan zona servis adalah : 1. Persyaratan penanggulanan pemadam kebakaran ( agar mudah menjangkau seluruh sudut rumah) 2. Sumber penyediaan air bersih 3. Saluran pembuangan air kotor  Sebaiknya berada dalam 1 garis dalam zona ini sehingga ketika terjadi kebocoran akan mudah ditemukan dan tidak banyak lantai yang harus dibongkar

21 Studi Zoning publik, semi publik, privat, semi privat, servis privat

22 Diagram bubble Merupakan skema keterkaitan antar ruangan, lanjutan dari organisasi hubungan antar ruang tapi sudah lebih mendetail untuk pencapaian dan faktor pendukungnya.

23 Diagram bubble Kamar tidur anak 2 Dapur Ruang makan Km. tidur anak 1
Kamar mandi Ruang cuci-jemur Ruang keluarga Kamar tidur utama Dekat Interaksi sangat tinggi Interaksi Tinggi Foyer Ruang tamu

24 Keterangan gambar Setiap bulatan merupakan perwakilan dari tiap ruangan yang ada dalam perencanaan, besaran bulatan menentukan prioritas kegiatan (menjadi pusat aktivitas) dan garis-garis yang menghubungkan merupakan intensitas kebutuhan dari penghuni

25 SOAL : Sebutkan penentuan zona dalam ruang tinggal terdiri dari apa saja? Ruangan apa saja yang terdapat di Zona Private? Ruang apa saja yang terdapat di Zona Service?

26 Sumber : Mendesain Interior, Serial rumah, Prima Haris Nuryawan, PT. Prima Infosarana Media, Jakarta 2009 Dasar-dasar Perencanaan Ruang, Mark Karlen, edisi kedua, Erlangga, Jakarta, 2007 Space Planning for Commercial and Residential Interiors, Sam Kubba, PhD, Mc.Graw Hill, New York, 2003 Brosur Apartemen Kemanggisan, Jakarta, 2009 //commons.wikimedia,org/wiki/category:Files_mov…..


Download ppt "Desain Interior II STUDI ZONING Pertemuan 19,20 & 21"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google