Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

System Development Part 1

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "System Development Part 1"— Transcript presentasi:

1 System Development Part 1
Source: Management Information System, 10th Edition McLeod & Schell

2 Pendekatan Sistem (System Approach)
Origin: John Dewey, Columbia University 1910 Proses penyelesaian masalah yang sistematik (Systematic Problem-Solving process) Urutan yang terdiri dari: Mengidentifikasikan masalah Mendapatkan beberapa solusi untuk pemecahannya Memilih solusi yang terbaik

3 Pendekatan Sistem (System Approach) - lanjutan
Cara yang efisien & efektif untuk memecahkan masalah Pendekatan Masalah (System Approach) Langkah-langkah penyelesaian masalah yang meliputi pengenalan terhadap masalah, penentuan beberapa solusi dan pemilihan solusi yang terbaik

4 Pendekatan Sistem Fase 1: Persiapan Fase 2: Definisi Fase 3: Solusi
Memandang perusahaan sebagai suatu sistem Menentukan & mengenali elemen-elemen lingkungan Mengidentifikasikan sub-sistem dari perusahaan Fase 2: Definisi Memproses sistem menjadi sub-sistem Menganalisa sub-sistem sebagai suatu urutan/sequence Fase 3: Solusi Mengidentifikasikan alternatif solusi Mengevaluasi alternatif solusi Memilih solusi terbaik Mengimpelemntasikan solusi tersebut Memastikan implementasi tersebut berjalan dengan baik

5 Fase Persiapan Memandang perusahaan sebagai suatu sistem
Menggunakan general model system sebagai templatenya Bagaimana suatu perusahaan akan berjalan sebagai suatu sistem Menentukan & mengenali elemen-elemen lingkungan dari sistem tersebut Bagaimana hubungan perusahaan dengan elemen-elemen tersebut

6 Fase Persiapan (lanjutan)
Mengidentifikasikan sub-sistem dari perusahaan Tidak ada aturan khusus, tetapi cara paling mudah adalah pemecahan menurut area bisnis Alternatif lain adalah dengan menggunakan level of management atau resource flow Direktur Sub-sistem Marketing Sub-sistem Produksi Sub-sistem Accounting Sub-sistem SDM

7 Fase Definisi Fase ini biasanya dimulai oleh problem trigger: sinyal bahwa sesuatu akan menjadi semakin buruk atau semakin baik Problem: kondisi atau situasi yang berpeluang untuk membahayakan atau menguntungkan perusahaan Manager akan mengidentifikasikan problem, memanggil system analyst untuk membantu memahami problem tersebut

8 Fase Definisi (lanjutan)
Memproses dari sistem menjadi sub-sistem System analyst akan fokus pada area/unit di mana problem tersebut muncul Menggunakan sistem top-down Mengidentifikasikan level di mana problem tersebut muncul

9 Fase Definisi (lanjutan)
Menganalisa sub-sistem tersebut sebagai suatu urutan/sequence Elemen dari sistem akan dianalisa secara berurutan Mengevaluasi standard perusahaan Membandingkan output sistem dengan standard Mengevaluasi manajemen Mengevaluasi information processor Mengevaluasi input sistem dan input resource Mengevaluasi proses transformasi Mengevaluasi output resource

10 Fase Solusi Meliputi pertimbangan dari beberapa alternatif solusi, memilih yang terbaik dan implementasinya Mengidentifikasikan alternatif solusi Menentukan beberapa alternatif solusi untuk masalah yang sama Mengevaluasi alternatif solusi tersebut Dievaluasi menggunakan kriteria yang sama Menghasilkan keuntungan atau kerugian dari implementasi solusi tersebut Pengukuran alternatif solusi tersebut harus memenuhi tujuan pemecahan problem tersebut

11 Fase Solusi (lanjutan)
Memilih solusi terbaik Menggunakan teori Henry Mintzberg: Analysis Judgment Bargaining Implementasi solusi terbaik Memastikan implementasi tersebut berjalan dengan baik Jika solusi tersebut tidak menghasilkan output yang diinginkan, lakukan proses untuk mengulang proses problem-solving tersebut, untuk mengetahui di mana problemnya Proses akan diulang sampai manager puas dengan solusi tersebut

12 System Development Life Cycle
Project akan direncanakan dan menentukan sumber daya yang dibutuhkan Sistem yang sudah berjalan dianalisa untuk mengetahui problem yang ada dan requirements yang dibutuhkan oleh sistem yang baru Sistem yang baru didesain dan diimplementasikan Perencanaan (Planning) Analisa (Analysis) Desain (Design) Implementasi (Implementation) Pemanfaatan (Use)

13 SDLC Tradisional Waterfall Approach

14 Prototyping Prototype
Versi dari sistem yang potensial yang memungkinkan developer dan user mengetahui bagaimana sistem tersebut akan berfungsi nantinya Secara ideal, prototype dihasilkan secepat mungkin, sehingga user dapat memberikan masukan secepatnya yang menghasilkan prototype selanjutnya dengan cepat, demikian seterusnya Tipe dari Prototype: Evolutionary Prototype Requirements Prototype

15 Evolutionary Prototype
Prototype akan dibuat terus sampai mengandung semua fungsi yang diinginkan Prototype terakhir tersebut akan menjadi sistem yang sesungguhnya Mengidentifikasikan keperluan/keinginan dari user Membuat prototype Menentukan apakah prototype diterima Menggunakan protoype tersebut

16 Evolutionary Prototype (lanjutan)

17 Requirements Prototype
Dibuat untuk memberikan gambaran fungsi dari sistem ketika user tidak bisa memberikan gambaran kebutuhannya Sampai tahap di mana user dapat memberikan gambaran kebutuhannya, prototype akan dijadikan pedoman untuk membuat sistem yang baru Sampai akhirnya sistem siap untuk digunakan Mengidentifikasikan keperluan/keinginan dari user Membuat prototype Menentukan apakah prototype diterima Melakukan coding dari sistem Melakukan test dari sistem Menentukan apakah sistem diterima Menggunakan sistem yang baru

18 Requirement Prototype

19 Keuntungan Prototyping
Komunikasi antara developer dan user meningkat Developer dapat mengerti kebutuhan dari user dengan lebih baik User lebih aktif dalam proses pengembangan sistem Developer dan user tidak menghabiskan waktu terlalu banyak Implementasi lebih mudah, karena user sudah mengetahui gambaran sistem Kemungkinan buruk dari Prototyping: Kemungkinan perubahan definisi masalah dan masalah dokumentasi User mungkin berharap terlalu tinggi melihat prototype yang dihasilkan Beberapa tool untuk prototyping tidak menghasilkan desain yang baik

20 Phased Development Pendekatan dalam pembuatan sistem informasi yang meliputi langkah-langkah: Preliminary investigation Analysis Design Preliminary construction Final Construction System test & implementation

21 Phased Development (lanjutan)

22 Phased Development (lanjutan)
Preliminary Investigation Analisa objective dari sistem yang baru, persyaratan, resiko, studi kelayakan, dan feedback dari user Analysis Analisa terhadap kebutuhan dari user Design Mendesain komponen dan interface Preliminary Construction Membangun sistem dan melakukan test Final Construction Module yang dibangun di preliminary construction digabungkan dengan sistem dan data yang ada System Test & Installation Tidak hanya secara sistem, tetapi meliputi hardware & kebutuhan lainnya

23 Phased Development (lanjutan)
Tahap analisa, desain & preliminary construction akan diulang untuk setiap module sistem, bukan dilakukan dalam sistem Untuk setiap module yang diulang, dikenal dengan istilah “phases”


Download ppt "System Development Part 1"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google