Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGAMATAN GEJALA ALAM

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGAMATAN GEJALA ALAM"— Transcript presentasi:

1 PENGAMATAN GEJALA ALAM
IPA Kelas VII Oleh: Ida Rianawaty,S.Si.,M.Pd. Next Back

2 MENU UTAMA SK / KD/INDIKATOR SUMBER BELAJAR MATERI PEMBELAJARAN Back
Next Back

3 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan. KOMPETENSI DASAR Melaksanakan pengamatan objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik dan abiotik. INDIKATOR Melaksanakan pengamatan objek secara kualitatif melalui langkah-langkah terencana dan sistematis. Melaksanakan pengamatan objek secara kuantitatif melalui langkah-langkah terencana dan sistematis. Melakukan pengamatan untuk memperoleh informasi gejala alam biotik dan abiotik. Next Back

4 KERJA ILMIAH Next Back

5 Biologi berasal dari bahasa yunani yaitu:
Bios : Hidup Logos: ilmu Biologi adalah ilmu yg mempelajari tentang makhluk hidup. Cabang-cabang ilmu Biologi diantaranya: Morfologi, ekologi,, histologi, Zoologi, Botani, virologi, bakteriologi, dll.

6 Cabang Biologi misalnya :
Botani : ilmu yg mempelajari tentang tumbuhan Zoologi: ilmu yg mempelajari tentang hewan Mikrobiologi: ilmu yg mempelajari tentang mikroorganisme Ekologi : hub mahluk hidup & alam sekitar Histologi: ilmu yang mempelajari tentang jaringan Virologi: ilmu yang mempelajari tentang virus. Bakteriologi: ilmu yang mempelajari tentang bakteri

7 PENGAMATAN GEJALA ALAM
BIOTIK & ABIOTIK Biotik adalah bagian alam yang bersifat hidup, seperti: hewan, tumbuhan, bakteri, jamur dan ganggang. Sedangkan abiotik adalah benda alam yang bersifat mati, seperti: udara, tanah, air, batuan dan lain-lain. Next Back

8 Pengamatan Gejala Biotik & Abiotik
Komonen biotik adalah bagian alam yang bersifat hidup, seperti: hewan, tumbuhan, bakteri, jamur dan ganggang. abiotik adalah benda alam yang bersifat mati, seperti: udara, tanah, air, batuan, cahaya, kelembaban, dan lain-lain. Komonen abiotik

9 METODE ILMIAH Kegiatan pengamatan akan berhasil dengan baik jika pelaksanaannya menggunakan langkah dan metode yang sistematis dan terencana, yakni menggunakan metode ilmiah. Metode ilmiah adalah suatu metode/cara kerja yang ditempuh ilmuwan dalam memecahkan suatu masalah dengan menggunakan tahap-tahap tertentu secara sistematis, teratur dan terencana. Next Back

10 LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH
Menentukan dan merumuskan masalah Mengumpuklan data Membuat hipotesis Melakukan eksperimen Menarik kesimpulan Next Back

11 Menentukan dan Merumuskan Masalah
Langkah ini meliputi menentukan dan merumuskan hal-hal apa saja yang perlu diselidiki dan dipelajari untuk memperoleh jawaban. Biasanya diawali dengan kata : apa, mengapa, siapa, bagaimana dan dimana. contoh : mengapa tanaman tumbuh ke arah jendela? Next Back

12 2. Mengumpulkan Data Mengamati dan mengumpulkan data yang berhubungan dengan masalah yang diselidiki. Contoh : tanaman dalam pot dalam ruangan tumbuh ke arah jendela 3. Hipotesis: Membuat dugaan atau jawaban sementara terhadap masalah yang diselidiki, Contoh : Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh cahaya Next Back

13 4. Melakukan Eksperimen Percobaan dilakukan untuk menguji kebenaran hipotesis. Percobaan dilakukan berulangkali sehingga dapat ditarik kesimpulan yang baik dan benar. Contoh : Enam tanaman dibagi tiga kelompok diberi perlakuan penyinaran yang berbeda. Kelompok pertama tidak diberi sinar, kelompok kedua diberi sinar pada salah satu sisi sampingnya, kelompok ketiga diberi sinar pada seluruh bagian. Next Back

14 Dari pengamatan yang dilakukan, dapat diperoleh data: Data kualitatif
yaitu data yang disajikan tidak dalam bentuk angka. Contohnya: warna daun, arah gerak daun,dll. Data kuantitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka. Contohnya: Panjang tanaman, besar tanaman,dll Next Back

15 5. Menarik Kesimpulan Setelah dilakukan beberapa kali percobaan, maka dapat disimpulkan. Contoh: “pertumbuhan tanaman diperngaruhi oleh cahaya.” Next Back

16 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPERIMEN
Variabel bebas adalah variabel yang sengaja diubah-ubah Variabel terikat adalah variabel yang diperoleh dari variabel lain Variabel Kontrol adalah variabel yang harus dikendalikan Variabel Pengganggu adalah variabel yang dapat mempengaruhi hasil percobaan, tetapi tidak dapat diperkirakan sebelumnya Next Back

17 SIKAP ILMIAH Rasa ingin tahu Kejujuran Ketekunan Ketelitian
Obyektifitas Keterbukaan Next Back

18 Rasa Ingin Tahu Rasa ingin tahu merupakan titik awal dari pengetahuan. Rasa ingin tahu menyebabkan orang berusaha mencari tahu dengan cara bertanya, membaca, mengamati dan melakukan penelitian. Kejujuran Mencatat sesuai dengan hasil pengamatan, meskipun tidak sesuai dengan yang diharapkan. Next Back

19 Kejujuran Mencatat sesuai dengan hasil pengamatan, meskipun tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ketekunan Tidak mudah putus asa jika hasil percobaan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tidak segan-segan melakukan percobaan ulang. Next Back

20 Ketekunan Tidak mudah putus asa jika hasil percobaan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tidak segan-segan melakukan percobaan ulang. Ketelitian Tidak ceroboh, baik dalam merencanakan, menggunakan alat maupun bahan, mengukur, mencatat data, mengolah data dan dalam menarik kesimpulan. Next Back

21 Objektifitas Pendapat dan kesimpulan yang diambil harus berdasarkan fakta yang ada, bukan berdasarkan pendapat pribadi atau pesanan orang lain. Keterbukaan Mau bekerjasama dengan orang lain, mau menerima kritikan dan saran dari orang lain yang bersifat membangun, dan mau memberikan pengalamannya pada orang lain. Next Back

22 SUMBER MATERI BUKU : Teguh Sugiyarto dan Eny Ismawati. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII. BSE. Hal : 167 – 170. Tim Abdi Guru. IPA TERPADU Untuk SMP Kelas VII. Erlangga. Hal : Home


Download ppt "PENGAMATAN GEJALA ALAM"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google