Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Konsep Dasar Pemrograman Komputer

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Konsep Dasar Pemrograman Komputer"— Transcript presentasi:

1 Konsep Dasar Pemrograman Komputer
REVIEW Konsep Dasar Pemrograman Komputer UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

2 Konsep Dasar Pemrograman Komputer
DPK, Algoritma ? Apa yang anda ketahui tentang konsep DPK ? Bagaimana merancang algoritma dan tahapan pembuatan algoritma pemrograman terstruktur.

3 Konsep Dasar Pemrograman Komputer
COMPUTER TO – COMPUTE + ER (Menghitung/Mengolah bilangan) (Mengolah Data) Nilai Data Nilai Data Data hasil pengolahan Data yg Diolah PUSAT PENGOLAH DATA (berbasis Arithmatika dan Logika) (Masukan/Input) (Keluaran/Output) Penyimpanan Data

4 TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA
MASALAH / IDEA PEMECAHAN SOLUSI / HASIL Software Algoritma Source Code Executable Code

5 What is software? SOFT WARE Oh, I see... Office Application
Operating System Oh, I see... SOFT WARE Simulation personal software Multimedia Application Programming IDE

6 TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA
DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Y Sintak Err T Executable code: => Run Y Output Err T DOKUMEN TASI

7 TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA
DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Masalah: Tentukan akar-akar dari suatu persamaan kwadrat. Definisi: Persamaan kwadrat : ax^2 + bx + c = 0 Data input yg diperlukan ? Sintak Err Executable code: => Run Nilai dari a, b dan c : tipe real Output Err DOKUMEN TASI

8 TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA
DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Model Matematika : Rumus ABC x1 = (-b + sqrt(b^2 - 4ac))/2a x2 = (-b – sqrt(b^2 - 4ac))/2a Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

9 TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA
TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA Start d = b^2 – 4ac d < 0 Masukkan a,b,c x1=(-b+sqrt(d))/2a x2 =(-b-sqrt(d))/2a Stop Y T Cetak: x1, x2 Cetak: “Akar majiner”

10 TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA
DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

11 Executable code: => Run
TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

12 Executable code: => Run
TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

13 Executable code: => Run
TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

14 Executable code: => Run
TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

15 Executable code: => Run
TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI

16 REVIEW Bahasa C

17 Mengapa C? Flexibility : mendekati low level language namun mudah dimengerti. Portability : dipakai mulai dari komputer mikro sampai superkomputer Bahasa yang banyak digunakan dalam ilmu komputer untuk membuat O/S dan program aplikasi, dll. Didukung oleh banyak pustaka (libraries)

18 Struktur Program Format penulisan fungsi main 1. 3. 2. 4. main() {
statements; } main() { statements; return (0); } 1. 3. void main() { statements; } int main() { statements; return (0); } 2. 4.

19 Struktur Program Contoh: int main() {
printf(”Selamat datang di FT-UB\n”); return (0); } Jika di kompilasi dengan Dev-C++ program ini akan error, dgn Error Message: ‘printf’ undeclared. #include adalah sebuah directive/arahan untuk memberitahu compiler bahwa function prototype untuk fungsi printf ada pada header file stdio.h #include <stdio.h> int main() { printf(”Selamat datang di FT-UB\n”); return (0); }

20 Komentar Menggunakan pasangan /* dan */
Digunakan agar program lebih mudah dibaca dan dimengerti Diabaikan oleh compiler Untuk komentar 1 (satu) baris cukup menggunakan tanda // diawal baris Contoh program C sederhana: /* Program Pertama */ #include<stdio.h> void main() { printf(“Helloworld \n”); return (0); } //Program mencetak tulisan Helloworld

21 Escape Sequences \a bell, alert, system beep \b back space
\t horizontal tab \n new line, line eed \v vertical tab \r carriage return \’ single quote \” double quote \\ backslash \xdd notasi hexadecimal \ddd notasi octal

22 Variabel Variabel : Identifier yang memiliki alamat memori tertentu (di RAM) untuk menyimpan nilai data. Setiap variabel memiliki nama/identifier, alamat (L-Value), tipe, size(rentang nilai) dan data (R-Value). Nilai data atau isi variabel dapat diubah-ubah pada saat Run time Format deklarasi variabel: <tipe> <nama [, ...]>; <tipe> <nama = nilai_awal [, ...]>; Contoh: int a, b, c, jumlah; float gaji, bonus; int jml_mhs = 20;

23 Variabel Deklarasi Variabel:
Variabel dpt dideklarasikan di setiap awal blok statement. Blok statement disebut juga “compound statement” adalah statement-statement yang berada diantara { dan }. Contoh deklarasi variabel: int x; int y; int z; atau bisa ditulis : int x, y, z; atau bisa juga ditulis : int x; int y; int z;

24 Tipe Data Pada dasarnya tipe data primitif pada bahasa pemrograman C ada 5, dan ditambah 4 tipe Modifier yaitu: Tipe Data Primitif/Bawaan Keyword Character Integer Floating point Double floating point Void char int float double void

25 REVIEW Operasi Output Input

26 Fungsi printf Spesifikai format sbb: %[flags][width][.precision] type
Spes. Format Keterangan flags Menentukan rata kanan, kiri atau bertanda: None : rata-kanan : rata-kiri width Menentukan jumlah kolom yang disediakan precision menentukan jumlah angka di belakang titik desimal (untuk bilangan pecahan) type Menentukan tipe variabel/nilai-data yang akan ditampilkan

27 Format Karakter Kode Format Keterangan Contoh: #include<stdio.h>
Menampilkan sebuah karakter tunggal terformat “%nc” Menampilkan sebuah karakter lebar n kolom rata kanan “%-nc” Menampilkan sebuah karakter lebar n kolom rata kiri Contoh: #include<stdio.h> #include<iostream.h> int main(){ printf("%c\n",65); printf("%5c%5c%5c\n",65,66,67); printf("%-5c%-5c%-5c\n",65,66,67); system("PAUSE"); return(0); }

28 Fungsi scanf() Header file dari scanf terletak di stdio.h Format:
int scanf( const char *format [, argument]... ); Semua tipe argument pada scanf adalah pointer (alamat dari variabel yang akan diisi data). Untuk memperoleh alamat dari variabel digunakan operator &. Fungsi scanf didefinisikan di header file stdio.h Contoh : int umurTahun; scanf(”%d”, &umurTahun);

29 LATIHAN Buat Program Luas Segi Empat

30 LATIHAN Contoh Program Luas Segi Empat /* Program Luas_Segi_Empat v1*/
#include <stdio.h> int main() { int panjang, lebar, luas; printf("Menghitung Luas Segiempat\n\n"); printf("Panjang : "); scanf("%d",&panjang); printf("Lebar : "); scanf("%d",&lebar); luas = panjang * lebar; printf("\nLuas = %d x %d = %d\n\n", panjang, lebar, luas); return(0); }

31 REVIEW Tugas

32 Ekspresi Komponen utama ekspresi adalah operand dan operator. Operand dapat berupa variabel, konstanta, nilai data konstan maupun fungsi. Setiap operand harus memiliki nilai data. Operator adalah simbol yang mengolah nilai pada operand dan menghasilkan satu nilai baru. Dalam pemrograman komputer penulisan perhitungan arithmatika/logika TIDAK BOLEH BERTINGKAT. Contoh: Untuk itu setiap operator memiliki presedensi (hirarki) dan assosiativitas. Untuk itu

33 OPERATOR dengan Prioritas dan Urutan Pengerjaan
Contoh: Ditulis dalam bhs pemrograman C: x = (x * y + y * z) / (x * y – y * z); 1 2 4 5 3 6 7 8

34 Operator Aritmatika Digunakan untuk melakukan operasi matematika
Simbol Fungsi Contoh + Penambahan x = y + 6; - Pengurangan y = x – 5; * Perkalian y = y * 3; / Pembagian z = x/y; % Modulo A = 10 % 3; ++ Increment x++; -- Decrement z--; () Menaikan Priority x=(2+3)*5

35 Operator Penugasan Contoh
x = 2; // konstanta x = y; // variabel lain x = 2 * y; // ekspresi a = sin (y); // fungsi Tipe hasil operasi disesuaikan dengan tipe operand sebelah kiri. int x = 7/2; /*nilai x sama dgn 3 */ float y = 3; /*nilai y sama dengan */

36 Precedence dan Associativity
#include <stdio.h> #include <iostream.h> int main () { int a, b, z=100; float x, y; printf("Melihat pengaruh prioritas dan urutan pengerjaan\n\n"); printf("Masukkan sebarang nilai integer: "); scanf("%d",&a); x = a/3*3; y = a*3/3; z += b = a; printf("\n\nx = %d/3*3, diperoleh x = %f\n\n",a,x); printf("y = %d*3/3, diperoleh y = %f\n\n",a,y); printf("bila z=100, maka untuk z += b = %d diperoleh z = %d\n\n\n",a,z); system("PAUSE"); return(0); }

37 Operator Aritmatika Modulo: Increment dan Decrement: Simbol : %
Termasuk Binary operator Untuk menghitung sisa hasil bagi n % 2, dapat digunakan untuk menguji apakah integer n bernilai genap atau ganjil n % 2 = 0  n GENAP n % 2 = 1  n GANJIL Increment dan Decrement: Simbol : ++(increment), --(decrement) Termasuk unary operator Menaikkan (++) dan menurunkan (--) nilai variabel dengan 1 Posisinya bisa di depan (pre) atau dibelakang (post) variabel

38 Operator Aritmatika Contoh:
N++; //post increment ++N; //pre increment N--; //post decrement --N; //pre decrement Jika statement increment stand alone. Maka N++; atau ++N; sama artinya N=N+1; Jika statement decrement stand alone. Maka N--; atau --N; sama artinya N=N-1;

39 Operator Aritmatika Contoh: #include <stdio.h> int main ()
{ int x = 44; int y = 44; ++x; printf(”x = %d\n”, x); /* hasilnya 45 */ y++; printf(”y = %d\n”, y); /* hasilnya 45 */ }

40 Operator Aritmatika Jika ++n dan n++ sebagai statement yang terikat dalam ekspresi lainnya (sub expresi), keduanya mempunyai arti yang berbeda. ++n -> n ditambah 1, baru diproses terhadap ekspresinya n++ -> n langsung diproses terhadap ekspresinya tanpa ditambah 1 terlebih dahulu, pada saat selesai baru n ditambah 1 int main () { int x=44; int y = 44; int z; z = ++x; /* z, x nilainya 45 */ z = y++; /* z nilainya 44 dan y nilainya 45 */ return(0); }

41 Operator Aritmatika Setiap ekspesi yang berbentuk :
<Variabel> = <Variabel> <Operator><Exp>; dapat diganti dengan : <Variabel> <Operator> = <Exp>; Operator ini sering disebut dengan Combined Operator. Ekspresi Dapat diganti dengan a = a + b; a += b; a = a – b; a -= b; a = a * b; a *= b; a = a / b; a /= b; a = a % b; a %= b; a = a ^ b ; a ^= b;

42 Operator Aritmatika Contoh soal: x *= y +1; artinya sama dengan :
x = x * (y + 1); x = x * y + 1; x = x + 1 * y; x = (x + 1) * y; Jawab: A

43 Operator Relasional Digunakan untuk membandingkan dua nilai, dan hasilnya TRUE atau FALSE Simbol Fungsi = = Sama Dengan != Tidak Sama Dengan < Lebih Kecil Dari > Lebih Besar Dari <= Lebih Kecil atau Sama Dengan >= Lebih Besar atau Sama Dengan ?: Conditional assignment

44 Operator Relasional Contoh : #include<stdio.h> int main()
{ int x=5,y=6; if ( x == y) printf("%d sama dengan %d\n",x,y); if ( x != y) printf("%d tidak sama dengan %d\n",x,y); if ( x < y) printf("%d lebih kecil daripada %d\n",x,y); if ( x > y) printf("%d lebih besar daripada %d\n",x,y); if ( x <= y) printf("%d lebih kecil atau sama dengan %d\n",x,y); if ( x >= y) printf("%d lebih besar atau sama dengan %d\n",x,y); return(0); }

45 Conditional Expressions
Conditional expression menggunakan ternary operator ?: Sintak : exp1 ? exp2 : exp3; Jika exp1 bernilai true, maka exp2 dieksekusi. Sebaliknya jika exp1 bernilai false, maka exp3 dieksekusi. Contoh yang sama artinya dgn statement diatas: z = (a > b) ? a : b; Jika (a>b) bernilai benar maka z=a. Sebaliknya jika (a>b) bernilai salah maka z=b.

46 Conditional Expressions
Contoh: #include <stdio.h> #include <iostream.h> int main () { int bil, abs; printf("Menentukan nilai absolut\n\n"); printf("Masukkan bilangan integer: "); scanf("%d",&bil); abs = (bil >= 0) ? bil : - bil; printf("Nilai absolutnya adalah : %d \n\n",abs); system("PAUSE"); return(0); }

47 Operator Logika Digunakan untuk melakukan operasi logika
Table Kebenaran operator logika: Simbol Fungsi && AND || OR ! NOT A B !A A && B A || B True False

48 Latihan #include <stdio.h> int main() { int x=10, y=6; x *= 5 + y; y += y * x; printf(“x = %d\ny = %d",x,y); return(0); } Apakah keluaran yang akan ditampilkan di layar monitor bila program di atas berhasil dieksekusi ?


Download ppt "Konsep Dasar Pemrograman Komputer"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google