Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Adinda Nurul Huda M, SP, MSi

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Adinda Nurul Huda M, SP, MSi"— Transcript presentasi:

1 Adinda Nurul Huda M, SP, MSi
UNSUR HARA TUMBUHAN Adinda Nurul Huda M, SP, MSi

2 Unsur-unsur Hara Penyusun Tanaman
Berdasarkan hasil penelitian para ahli telah menunjukkan bahwa tanaman terdiri dari air (kurang lebih 90%) dan bahan kering atau dry matter (10%). Bahan kering terdiri dari bahan-bahan organik dan an-organik. Menurut analisa kimia ternyata kandungan bahan organik terdiri dari : Karbon (C) sekitar 47 % Hidrogen (H) sekitar 7 % Oksigen (O) sekitar 44 % Nitrogen (N) sekitar 0,2 %

3

4 UNSUR ESENSIAL Suatu unsur kimiawi dianggap ESENSIAL sebagai unsur hara tanaman jika memenuhi dua kriteria Arnon berikut, yaitu: (1) harus ada agar tanaman dapat melengkapi siklus hidupnya. (2) jika tanaman mengalami defisiensi hanya dapat diperbaiki dengan unsur tersebut. (3) unsur ini harus terlibat langsung dalam penyediaan nutrisi/metabolisme yang dibutuhkan tanaman.

5 MAKRO vs MIKRO Unsur hara makro dengan syarat :
Diperlukan dalam jumlah banyak Kekurangan unsur hara makro, menimbulkan gejala defisiensi yang tidak dapat digantikan oleh unsur lain Kelebihan unsur hara makro tidak atau jarang menimbulkan pengaruh. Unsur hara mikro dengan syarat : Diperlukan dalam jumlah sedikit Kekurangan biasanya dapat digantikan oleh unsur-unsur mikro lainnya Kelebihan dapat menjadi racun

6 UNSUR HARA PENYUSUN TANAMAN
C 47% 90% Air O2 CO2 H 7% 10% Bhn Kering O 44% H2O N 0,2-2% NO3- NH4+ Fe3+ Mn2+ K+2+ H2O Bo33- H2PO4- O2 MoO42- HPO4- Mg2+ Ca2+ Co2+ SO4- Cl- Zn2+

7 NITROGEN Merupakan unsur hara utama, sebagai penyusun dari semua protein dan asam nukleik, penyusun protoplasma secara keseluruhan Diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian-bagian vegetatif, seperti daun, batang, akar, tetapi kalau terlalu banyak dapat menghambat pembungaan dan pembuahan pada tanaman.

8 FUNGSI NITROGEN 1) Untuk Meningkatkan pertumbuhan tanaman 2) Dapat menyehatkan pertumbuhan daun, daun tanaman lebar dengan warna yang lebih hijau, kekurangan N menyebabkan khlorosis (pada daun muda berwarna kuning) 3) Meningkatkan kadar protein dalam tubuh tanaman 4) Meningkatkan kualitas tanaman penghasil daun-daunan 5) Meningkatkan berkembangbiaknya mikro-organisme di dalam tanah. Sebagaimana diketahui hal itu penting sekali bagi kelangsungan pelapukan bahan organik.

9 SUMBER NITROGEN Udara merupakan sumber Nitrogen yang tersebar. Dalam pemanfaatannya bagi tanaman harus mengalami perubahan terlebih dahulu dalam bentuk Amoniak (NH4+) dan Nitrat (NO3-)dan hal ini dapat dihasilkan oleh : Terjadinya halilintar di udara ternyata dapat menghasilkan zat nitrat, yang kemudian dibawa air hujan meresap ke bumi. Bahan organis dalam bentuk sisa-sisa tanaman di alam terbuka (misalnya dalam pupuk kandang) Pabrik-pabrik pupuk buatan (seperti Urea, ZA, dll) Dan oleh bakteri-bekteri

10 KEKURANGAN NITROGEN Pertumbuhan tanaman lambat / kerdil
Daun mengalami klorosis Mula-mula daun menguning, mengering dan rontok. Daun yg menguning dimulai dari daun bagian bawah kemudian disusul daun bagian atas

11 KELEBIHAN NITROGEN Akan banyak menghasilkan daun dan batang
Batang lembek dan mudah rebah Kurang menghasilkan buah Dapat melambatkan masaknya biji

12 FOSFOR Fosfor terdapat dalam bentuk phitin, nuklein dan fosfatide, merupakan bagian dari protoplasma dan inti sel. Penting dalam pembelahan sel, demikian pula bagi perkembangan jaringan meristem. Fosfor diambil tanaman dalam bentuk H2PO4-, HPO4= dan PO4 3-

13 FUNGSI FOSFOR 1. Dapat mempercepat pertumbuhan akar semai 2. Dapat mempercepat serta memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi tanaman dewasa pada umumnya 3. Dapat mempercepat pembungaan dan pemasakan buah 4. Merupakan bagian dari inti sel 5. Penting dalam pembelahan sel 6. Penting dalam perkembangan jaringan meristem 7. Penting dalam pertumbuhan jaringan muda dan akar

14 SUMBER FOSFOR Fosfat berada di dalam tanah sebagai fosfat mineral yang kebanyakan terdapat : 1). Dalam bentuk batu kapur-fosfat (Cirebon fosfat, Muria fosfat, dll) 2). Dalam bentuk sisa tanaman dan lain-lain bahan organis 3). Dalam berbagai bentuk pupuk buatan (Superfosfat, dobel super fosfat, Cirebon-fosfat, dll)

15 KEKURANGAN FOSFOR Daun bawah berubah warna menjadi tua atau tampak mengkilap merah keunguan. Pada tahap lanjut daun menjadi kuning dan rontok. Tepi daun pd cabang & batang berwarna merah ungu, kemudian menjadi kuning. Batang kerdil dan berbunga dan berbuah. Jika terlanjur berbunga, maka ukurannya kecil2, jelek & lekas matang.

16 KALIUM (K) Elemen ini dapat dikatakan bukan elemen yang langsung pembentuk bahan organik. Dalam hal ini dapat pula ditegaskan bahwa Kalium berperan membantu : 1. Pembentukan protein dan karbohidrat 2. Mengeraskan bagian kayu dari tanaman 3. Meningkatkan resistensi tanaman terhadap penyakit 4. Meningkatkan kualitas biji atau buah 5. Berperan dalam pembukaan stomata dan turgor sel

17 SUMBER KALIUM (K) Sumber-sumber Kalium : 1. Beberapa jenis mineral 2. Sisa-sisa tanaman dan jasad renik 3. Air irigasi serta larutan dalam tanah 4. Abu tanaman dan pupuk buatan

18 KEKURANGAN KALIUM (K) a. Daun mengerut atau keriting b. Timbul bercak-bercak merah coklat, kemudian mengering & mati c. Terhambatnya perkembangan akar d. Kualitas buah/bunga rendah, tidak sempurna, kecil, jelek, tidak tahan lama & cita rasanya tidak sempurna

19 KEKURANGAN UNSUR N, P, K

20 KARBON (C) Penting sebagai pembangun bahan organik, karena sebagian besar bahan kering tanaman terdiri daribahan organik. Carbon diambil tanaman berupa CO2, sumber carbon dapat dikatakan banyak,dalam ruangan tertutup yang berisi : CO fotosintesa terus aktif Kandungan carbon bervariasi diatas tanah, diatas daun, dalam hal ini satu meter diatas tanah akan berbeda. Diudara terbuka terdapat 0,03 % CO2, sedangkan di tempat yang banyak tanamannya terdapat CO2 yang lebih besar dari 0,03 %.

21 HIDROGEN (H) DAN OKSIGEN (O)
H  Merupakan elemen pokok pembangun bahan organik, supply dari air. Sumbernya tidak terbatas. O  Terdapat dalam bahan organik sebagai atom dan termasuk pembangun bahan organik, diambil dalam bentuk CO2. Sumbernya tidak terbatas.

22 KALSIUM (Ca) Kalsium termasuk unsur hara yang esensial, unsur ini diserap dalam bentuk Ca++. Sebagian besar terdapat dalam daun dalam bentuk kalsium pektat yaitu dalam lamella pada dinding sel. Selain itu terdapat juga dalam batang, berpengaruh baik pada pertumbuhan ujung dan bulu-bulu akar. Dalam ini apabila zat ini tidak diperhatikan atau ditiadakan, maka pertumbuhan ujung dan bulu-bulu akar akan terhenti sedangkan bagian-bagian yang telah terbentuk akan mati dan berwarna coklat kemerah-merahan.

23 FUNGSI KALSIUM (Ca) Ca terdapat pada tanaman yang banyak mengandung protein Ca ada hubungannya dalam pembuatan protein atau bagian yang aktif dari tanaman Ca dapat menetralkan asam-asam organik yang dihasilkan pada metabolisme Kekurangan Ca pada tanaman gejalanya pada pucuk Ca penting bagi pertumbuhan akar, Ca dapat menetralkan tanah asam, dapat menguraikan bahan organik, tersedianya pH dalam tanah tergantung pada Ca.

24 SUMBER KALSIUM (Ca) batu-batu kapur dan sisa-sisa tanaman

25 KEKURANGAN KALSIUM (Ca)
Tepi daun muda mengalami klorosis, lalu menjalar ke tulang daun. Kuncup tanaman muda tidak berkembang & mati Terdapat bintik hitam serat daun. Akar pendek, buah pecah dan bermutu rendah

26 MAGNESIUM (Mg) Magnesium diserap dalam bentuk Mg++, merupakan bagian dari khlorofil. Kekurangan zat ini maka akibatnya adalah khlorosis, gejala-gejalanya akan tampak pada permukaan daun sebelah bawah. Kadar Mg di dalam bagian-bagian vegetatif dapat dikatakan rendah daripada kadar Ca, akan tetapi di dalam bagian-bagian generatif malah sebaliknya. Mg banyak terdapat dalam buah dan juga dalam tanah. Sebagai pupuk diberikan dalam bentuk : MgSO4, MgCo3, Mg (OH)2.

27 FUNGSI MAGNESIUM (Mg) atom pusat dari molekul klorofil, jumlahnya % total Mg dalam tanaman. Komponen struktural pada ribosom: sintesis protein. Aktivasi ensim: transfer fosfat dan gugus karboksil, yaitu reaksi ATP dan transfer energi, fiksasi CO2 oleh RuBP carboxylase.

28 SUMBER MAGNESIUM (Mg) Di dalam tanah Mg berasal dari dekomposisi batuan yang mengandung mineral, seperti : Biotit, terpentin, klorit, dan olivin. Sumber-sumbernya : 1. CaCO3MgCO Dolomitic limestone 2. MgO Magnesia 3. Mg3SiO2(OH) Terpentin 4. MgCO Magnesit 5. MgCl2KCl6H2O Karnalit. 6. dll

29 KEKURANGAN MAGNESIUM (Mg)
Daun tua (terutama pada daun bagian bawah) mengalami klorosis, menguning, dan bercak2 coklat, hingga akhirnya rontok. Pada tanaman yg menghasilkan biji maka akan menghasilkan biji yg lemah

30 SULFUR (S) Sulfur diserap dalam bentuk SO4-, zat ini merupakan bagian dari protein yang terdapat dalam bentuk : Cystein, methionin dan thiamine. sulfur sangat penting untuk pembentukan nodula (bintil-bintil akar,kekurangan sulfur gejalanya khlorosis, kecuali pada pucuk).

31 SUMBER SULFUR Sumber-sumber Sulfur :
1. Sisa-sisa tanaman dan jasad renik/serangga yang telah melapuk khususnya dari zat protein. 2. Berasal dari pupuk amonium sulfat, lebih banyak mengandung sulfur dibandingkan dengan N nya. 3. Superfosfat, kandungan fosfat dan sulfurnya seimbang.

32


Download ppt "Adinda Nurul Huda M, SP, MSi"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google