Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 21 Inflasi Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 21 Inflasi Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005"— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 21 Inflasi Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005
Versi : Revisi 3 Pertemuan 21 Inflasi

2 Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu :
Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Mahasiswa mampu menjelaskan beberapa teori inflasi, faktor-faktor penyebabnya dan dampak inflasi pada perekonomian

3 Faktor penyebab inflasi Akibat buruk inflasi Teori inflasi
Outline Materi Penggolongan inflasi Faktor penyebab inflasi Akibat buruk inflasi Teori inflasi

4 DEfinisi dan Penggolongan inflasi
Merupakan suatu peristiwa moneter yang terjadi hampir di semua negara di Dunia Inflasi merupakan kecenderungan naikkya harga-harga barang secara umum dan terus menerus Kenaikan harga yang bersifat musiman dan tidak mempunyai pengaruh lanjutan, tidak disebut inflasi

5 Ada kecenderungan bahwa untuk barang-barang yang harganya ditentukan oleh pemerintah tidak mengalami kenaikan, tetapi dalam realitanya harga di pasar terjadi kenaikan  Inflasi ada, tetapi tidak boleh diperlihatkan  Suppressed Inflation (Inflasi yang ditutupi)

6 Penggolongan inflasi Berdasarkan sebab awal inflasi
Karena permintaan masyarakat (Demand Inflation) Karena kenaikan ongkos produksi (Cost inflation)

7 Berdasarkan asal inflasi
Dari dalam negeri (Domestic Inflation) Misalnya karena terjadi defisit anggaran yang dibiayai dengan mencetakan uang baru, kenaikan harga kebutuhan (kebutuhan dasar).

8 Dari luar negeri (Imported inflation)
Kenaikan harga barang impor, bahan Disamping itu inflasi karena kenaikan barang- baku impor barang ekspor, karena barang tersebut masuk dalam indeks harga.

9 Berdasarkan parah tidaknya inflasi
Inflasi Ringan ( < 10 %) Inflasi Sedang ( 10 – 30 %) Inflasi Berat ( 30 – 100%) Inflasi Hiper ( > 100%) Berdasarkan tingkat intensitas inflasi Inflasi merayap (creeping inflation) Hiper (Hyper Inflation)

10 Faktor penyebab inflasi
Adanya harapan yang berlebihan dari masyarakat, sehingga permintaan barang-barang dan jasa naik lebih cepat dari pada tambahan keluaran (out put) yang dicapai perekonomian tersebut. Adanya kebijaksanaan pemerintah yang kurang tepat Pengaruh alam Pengaruh inflasi dari luar negeri

11 Akibat buruk inflasi Pada perekonomian Penanaman modal spekulatif Tingkat bunga meningkat Ketidakpastian ekonomi masa depan Masalah neraca pembayaran Pada masyarakat Distribusi pendapatan Merosotnya pendapatan riil Merosotnya Nilai tabungan riil

12 Inflasi merupakan suatu gejala. ekonomi,. tetapi faktor-faktor. penye-
Inflasi merupakan suatu gejala ekonomi, tetapi faktor-faktor penye- babnya maupun konsekuensinya bisa terletak diluar bidang ekonomi  Masalah inflasi adalah masalah Sosio-Ekonomi- Politis.

13 Contoh : Pemerintah terpaksa mencetak uang baru dalam jumlah yang terlalu banyak, padahal pemerintah mengetahui akibatnya akan berdampak pada inflasi, tetapi karena terdesak oleh kegiatannya seperti : Operasi keamanan terpaksa mencetak uang baru untuk mendanai operasi tersebut.

14 Teori Inflasi Teori Kuantitas Penyebab utama Penambahan jumlah uang yang beredar Harapan masyarakat tentang kenaikan harga, ada beberapa kemungkinan kondisi yang terjadi :

15 Kenaikan Kas masyarakat, tetapi tidak diikuti oleh
permintaan barang Pada kondisi ini kenaikan inflasi < kenaikan faktor penyebabnya. Kecenderungan membelanjakan kas dalam bentuk barang Hal ini akan mengakibatkan kenaikan permintaan barang akan menaikkan harga barang tersebut. Masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap mata uang, sehingga masyarakat enggan memegang uang kas dan selalu membelanjakannya dalam bentuk barang  akan memicu peredaran uang yang tinggi  Pada Kondisi ini inflasi akan lebih besar dibanding faktor penyebabnya.

16 Teori Keynes Penyebabnya : Masyarakat ingin hidup diluar batas kemampuannya, bahwa permintaan masyarakat akan barang-barang melebihi jumlah yang tersedia (inflationary Gap), bentuknya :

17 Pemerintah membuat anggaran defisit dan mencetak uang baru untuk memenuhinya.
Swasta membuat investasi baru dengan mengandalkan kredit Serikat buruh selalu mengusulkan tambahan upah pada produktifitas rendah Karena permintaan total melebihi jumlah yang tersedia  harga barang-barang akan merangkak naik  Inflasi Terjadi

18 Teori Strukturalis Menyoroti sebab-sebab inflasi karena kekakuan struktur ekonomi Karena sebab-sebab struktural pertambahan produksi barang-barang terlalu lambat dibanding dengan pertumbuhan kebutuhannya. Inflasi ini biasanya mempunyai jangka waktu yang relatif panjang, tidak bisa diatasi dengan mengurangi jumlah uang yang beredar, tetapi dengan memperbaiki prangkat/infra strukturnya.


Download ppt "Pertemuan 21 Inflasi Matakuliah : J 0034/Ekonomi Makro Tahun : 2005"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google