Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MILENIUM DAN AKHIR DOSA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MILENIUM DAN AKHIR DOSA."— Transcript presentasi:

1 MILENIUM DAN AKHIR DOSA

2 Milenium adalah 1000 tahun pemerintahan Kristus bersama-sama umat saleh-Nya di surga, antara kebangkitan pertama dengan kebangkitanyang kedua. Dalam kurun waktu ini orang jahat akan dihakimkan;dunia menjadi sunyi-senyap tanpa ada manusia yang hidup untuk menghuninya, melainkan Setan dan pengikutnya saja yangtinggal di dunia. Setelah masa itu berakhir, Kristus dan umat-Nya yang saleh beserta Kota Suci akan turun dari surga ke dunia ini.Orang jahat yang mati akan dibangkitkan, Setan beserta para malaikatnya,akan mengelilingi kota itu; akan tetapi api dari Allah akan turun menghanguskan mereka dan sekaligus membersihkan dunia ini. Alam semesta dibe-baskan dari dosa dan orang yang berdosa untuk sela-ma-lamanya

3 Sepanjang sejarah manusia ada saja yang mahir membuat kisah-kisah mengerikan tentang neraka, mencoba mempermainkan rasa takut manusia agar mereka mau datang berbakti. Tuhan yang bagaimanakah sebenarnya yang digambarkan mereka itu? Bagaimanakah Allah mengakhiri yang jahat itu? Apa yang akan terjadi kepada Setan? Apakah yang membuat dosa tidak dapat menegakkan kepalanya yang buruk itu sekali lagi? Bagaimanakah Allah itu adil dan sekaligus mengasihi?

4 PERISTIWA-PERISTIWA PADA PERMULAAN MILENIUM
Selama berlangsungnya kurun waktu milenium, 1000 tahun sebagaimana diungkapkan dalam Wahyu 20: pengaruh Setan atas dunia akan dihalangi, dan Kristus akan memerintah bersama-sama umat-Nya (Why.20:1-4). Kedatangan Kedua Kali. Wahyu 19 dan 20 merupakan kesatuan; tidak ada yang memisahkan antara kedua pasal ini. Di situ diterangkan kedatangan Kristus kembali (Why. 19:11-21) dan dengan segera dilanjutkan dengan masa milenium, rangkaiannya menunjukkan bahwa milenium mulai apabila Kristus kembali. Wahyu menggambarkan tiga kuasa yang mengumpulkan bangsa-bangsa di dunia untuk menentang pekerjaan Kristus dan umatNya segera sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali, sebagai naga, binatang, dan nabi palsu (Why. 16:13). Apabila “binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka” telah berkumpul untuk mengatur siasat perang melawan Kristus pada waktu kedatangan-Nya kembali, naga dan nabi palsu itu akan dibinasakan (Why. 19:19, 20). Apa yang mengikuti kemudian dalam Wahyu 20, pasal mengenai milenium, berisi nasib ketiga anggota Iblis itu, sang naga. Ia ditawan dan dilemparkan ke dalam lubang maut tempat ia berada 1000 tahun Kedatangan Kristus yang kedua kali, saat kerajaan-kerajaan dunia ini dihancurkan, dan Tuhan mendirikan kerajaan kemuliaanNya–kerajaan yang kekal selamalamanya (Dan. 2:44). Itulah saatnya umat-Nya akan memulai pemerintahan mereka.

5 Kebangkitan Pertama. Pada waktu kedatangan kedua kali, kebangkitan yang pertama itu terjadi: Orang benar, “berbahagia dan kudus,” dibangkitkan –karena “kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya” (Why. 20:6)

6 Orang Benar Masuk ke Surga.
Sesudah kebangkitan orang benar, mereka dan orang benar yang masih hidup akan diangkat “bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa” (1 Tes. 4:17). Kristus akan memenuhi janji yang telah diberikan-Nya sebelum Ia meninggalkan dunia ini: “Sebab Aku pergi ke situ untukmenyediakan tempat bagimu; Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datangkembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada” (Yoh. 14:2, 3).

7 HARI-HARI AKHIR Kristus kembali (Kebangkitan I) Orang saleh diangkat ke surge - (baik yang mati dibangkitkan dan yang hidup) Orang jahat yang hidup dibinasakan (orang jahat yang mati tetap di kuburnya) Setan dirantai - (Dibatasi hanya di dunia ini) Bumi sunyi senyap - (bela terakhir, gempa bumi; dampak kedatangan Kristus kedua kali) 1000 TAHUN (MILENIUM)  Orang-orang Saleh Memerintah Bersama-sama Kristus (di surga) Terlibat dalam Fase Penghakiman KEKEKALAN Kristus, Orang saleh, Kota Suci Turun Orang jahat dibangkitkan (Kebangkitan II) Setan dilepaskan (menghimpunkan pasukan untuk menyerang kota suci) Fase pelaksanaan penghakiman Setan, orang berdosa, efek dosa, dibinasakan Bumi dibarui menjadi abadi Rumah orang saleh

8 Musuh Kristus Dibinasakan
Musuh Kristus Dibinasakan. Kristus membandingkan kedatangan-Nya kembali seperti apa yang terjadi pada waktu Air Bah dan kebinasaan Sodom dan Gomora (Mat.24:37-39; Luk. 17:28-30). Perbandingannya berisi dua hal: pertama, bahwa kebinasaan menimpa orang jahat sekonyong-konyong; kedua, bahwa apa yang datang ialah kebinasaan–Air Bah “melenyapkan mereka semua” (Mat. 24:39). Api dan belerang yang menghujani Sodom “membinasakan mereka semua” (Luk. 17:29; lihat juga Mat. 13:38-40). Pada waktu kedatangan Kristus yang kedua kali, Ia turun dari surga diiringi tentaratentara-Nya dengan menunggang kuda putih yang membawa nama “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan” dan menyerang bangsa-bangsa pemberontak yang di Dunia ini. Setelah binatang dan nabi palsu itu dibinasakan, “yang sisa” dari pengikut-pengikut Setan itu akan mati dan tidak ada lagi yang tinggal hidup, karena mereka telah “dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka” (Why 19:21).3 Untuk melukiskan hal ini, Kitab Suci berkata, “Sebab sesungguhnya, Tuhan mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang orang yang mati terbunuh di sana” (Yes. 26:21).

9 Bumi menjadi sunyi-senyap.
Setelah orang benar naik bersama Tuhan dan orang jahat dibinasakan pada waktu Ia datang, bumi kosong dari penghuninya, manusia. Alkitab menyatakan keadaan yang demikian. Yeremia berkata, “Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya. Aku melihat kepada gunung-gunung, ternyata goncang; dan seluruh bukit pun goyah. Aku melihat, ternyata tidak ada manusia” (Yer. 4:23-25). Istilah yang digunakan Yeremia terdapat dalam Kejadian 1:2, “campur baur dan kosong,” menunjukkan bahwa bumi menjadi kacau-balau seperti pada waktu awal Penciptaan.

10 Setan Dirantai. Penglihatan Yohanes mengenai Milenium sangat jelas menggambarkan pemusnahan Setan. Ia melihat bahwa pada permulaan masa 1000 tahun itu “naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Setan” dirantai dan dibatasi dan dilemparkan ke “jurang maut” (Why. 20:2, 3). Secara simbolis ini memberitahukan akhir sementara kegiatan-kegiatan Setan dalam penipuan dan aniaya, “supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu” (Why. 20:3). Istilah yang digunakan Yohanes–“jurang maut” dengan tepat menggambarkan keadaan bumi pada waktu itu. Bumi kita yang bopeng-bopeng karena 7 bela yang serta merta mendahului kedatangan Kristus (lihat khusus Why. 16:18-21) dan dipenuhi dengan bangkai orang jahat, akan menjadi bumi yang sunyi senyap sama sekali. Dengan terbatasnya hanya pada bumi ini saja, Setan “dirantai” oleh keadaan sekelilingnya: Karena dunia ini telah kosong dari manusia, tidak ada lagi yang digoda dan dianiaya. Ia dirantai dalam pengertian bahwa tidak dapat melakukan apa-apa lagi.

11 PERISTIWA-PERISTIWA SELAMA MILENIUM
 Kristus bersama umat yang ditebus berada di surga. Pada waktu kedatangan Kristus yang kedua kali, Ia membawa orang-orang yang ditebus-Nya masuk ke surga, ke tempat yang telah disediakan-Nya untuk mereka di Yerusalem Baru. Seperti Musa dan bangsa Israel, yang ditebus, penuh dengan rasa syukur, menyanyikan lagu kelepasan mereka–“Nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: ‘Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu; ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!” (Why. 15:3).

12 Orang Saleh berkerajaan Bersama Kristus.
Selama masa milenium Kristus memenuhi janji-Nya kepada para pemenang “kuasa atas bangsa-bangsa” (Why. 2:26). Daniel melihat bahwa sesudah pembinasaan musuhmusuh Kristus “maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Allah Yang Mahatinggi” (Dan. 7:27). Barangsiapa yang dibangkitkan Kristus pada kebangkitan yang pertama akan memerintah bersama-Nya selama 1000 tahun (Why. 20:4). Tetapi bagaimanakah dapat dikatakan orang kudus memerintah jika mereka berada di surga sementara semua orang jahat mati? Pemerintahan mereka terdiri atas keterlibatan dalam fase penting pemerintahan Kristus.

13 Penghakiman Atas Orang Jahat.
Yohanes melihat bahwa selama milenium itu orang-orang saleh dilibatkan dalam penghakiman; ia melihat “takhta-takhta dan orangorang yang duduk di atasnya; kepada mereka yang diserahkan kuasa untuk menghakimi” (Why 20:4). Inilah saat penghakiman atas Setan dan para malaikatnya sebagaimana dinyatakan Kitab Suci (2 Ptr. 2:4; Yud. 6). Inilah saat di mana pernyataan Paulus yang menyatakan bahwa orang saleh akan menghakimi dunia dan bahkan para malaikat juga (1 Kor. 6:2, 3) akan terlaksana.7 Penghakiman milenium ini bukanlah menentukan siapa yang akan dibinasakan. Allah telah mengadakan keputusan sebelum kedatangan Kristus kedua kali; semua yang tidak dibangkitkan ataupun tidak diubahkan akan hilang selama-lamanya. Penghakiman yang melibatkan orang benar menyatakan maksud ataupun jawab atas pertanyaan apa pun yang mungkin diajukan orang benar mengapa orang yang jahat itu binasa.

14 Saat bagi Setan Merenungkan Kejahatannya.
Selama milenium berlangsung, Setan akan merasakan derita yang sangat da-lam. Dirantai, bersama-sama malaikat-malaikatnya, di dunia yang sunyi senyap, ia tidak dapat lagi menipu yang dahulu menjadi pekerjaannya dari waktu ke waktu. Ia dipaksa melihat basil pemberontakannya melawan Tuhan dan hukum-Nya; ia harus merenungrenungkan bagian yang dilakonkannya dalam pertarungan antara yang baik dan yang jahat. Masa depan yang dihadapinya penuh dengan kegentaran atas hukuman yang mengerikan yang akan menimpanya karena segala kejahatan yang harus menjadi tanggung jawabnya.

15 PERISTIWA-PERISTIWA PADA AKHIR MILENIUM
Pada akhir masa seribu tahun itu “orangorang mati yang lain”–orang-orang jahat akan dibangkitkan, dengan demikian melepaskan Setan dari keadaan tidak mempunyai kegiatan yang telah memenjarakannya (Why. 20:5, 7). Dengan menipu orang-orang jahat sekali lagi, ia menuntun mereka untuk mengepung “perkemahan tentara orangorang dan kota yang dikasihi itu (Yerusalem Baru)” (Why. 20:9), yang dengan Kristus, turun dari surga.9

16 Kristus, Orang-orang Saleh, dan Kota yang Turun.
Kristus turun ke dunia ini lagi bersama-sama orang saleh dan Yerusalem Baru, untuk dua tujuan. Ia akan mengakhiri perseteruan yang besar dengan melaksanakan keputusan-keputusan penghakiman millennium itu, dan Ia akan menguduskan dan membarui dunia sehingga Ia dapat mendirikan di atasnya kerajaan-Nya yang kekal. Kemudian, dalam pengertian yang sepenuh-penuhnya, “Maka Tuhan akan menjadi Raja atas seluruh bumi” (Za. 14:9).

17 Kebangkitan untuk Penghakiman.
Saatnya sekarang sudah tiba kegenapan yang sempurna dari janji Kristus bahwa “semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya” (Yoh. 5:28). Pada waktu kedatangan-Nya yang kedua kali Kristus membawa orang benar yang mati dari dalam kubur pada kebangkitan yang pertama, “bangkit untuk hidup kekal.” Sedangkan kebangkitan yang lain dikatakan Yesus akan berlangsung dan “bangkit untuk dihukum” (Yoh 5:29). Kitab Wahyu juga menunjuk kepada kebangkitan ini: “Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu” (Why. 20:5).

18 Berakhirnya Penawanan atas Setan.
Kebangkitan orang jahat pada akhir seribu tahunitu melepaskan Setan dari penawanan “untuk sedikit waktu lamanya” (Why. 20:3). Di dalam upayanya yang terakhir untuk menantang pemerintahan Tuhan ia “akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempatpenjuru bumi” (Why. 20:8). Karena orang jahat bangkit dengan roh pemberontakan sebagaimana tabiatnya waktu mereka mati, maka pekerjaannya tidak begitu sulit lagi.

19 Serangan terhadap kota.
Dalam tipuannya yang terakhir Setan berusaha mengilhami orang jahat dengan harapan dapat menaklukkan kerajaan Tuhan dengan kekerasan. Dengan mengumpulkan bangsa-bangsa yang ada di dunia, ia memimpin mereka melawan kota yang dikasihi itu (Why. 20:8, 9).10 “Orang jahat yang dengan keras kepala menolak pintu masuk Kota Allah karena berkat atau jasa korban pendamaian Kristus, sekarang bertekad untuk memperoleh izin masuk serta mengendalikannya melalui pengepungan dan peperangan.”11 Kenyataan bahwa orang jahat, begitu Tuhan memberikan napas hidup kembali kepada mereka, segera berpaling untuk melawan-Nya serta mencoba merebut kerajaan-Nya akan mengukuhkan keputusan yang telah dibuat-Nya mengenai nasib mereka. Dengan cara beginilah nama-Nya dan tabiat-Nya, yang selalu hendak dinodai Setan, akan dihapuskan secara sempurna di hadapan semua orang.

20 Takhta Penghakiman yang Putih dan Agung.
Yohanes menunjukkan bahwa ketika musuh-musuh Tuhan mengelilingi kota itu dan siap menyerangnya, Allah menaruh takhta-Nya yang putih dan agung. Inilah saatnya Kristus berbicara dari hal apa yang pernah dikatakan-Nya, “Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar” (Luk. 13:28). Untuk melaksanakan fase penghakiman ini, kitab catatan Allah akan dibuka. “Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu (Why. 20:12). Inilah takhta putih yang agung, penghakiman yang dikatakan Paulus berlangsung di depan takhta ini, “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah” (Rm. 14:10), akan digenapi. Di sanalah semua makhluk–yang tidak jatuh ke dalam dosa dan yang jatuh ke dalam dosa, yang diselamatkan dan juga yang akan dibinasakan–bertelut dan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan (Flp. 2:10, 11; bandingkan Yes. 45:22, 23). Dosa tidak akan pernah lagi menodai alam semesta atau balas dendam yang menghancurkan di dalam hati penghuninya.

21 Setan dan Orang Berdosa Dibinasakan.
Menyusul pengumuman atas hukuman yang dijatuhkan kepada mereka, Setan, para malaikatnya, dan manusia yang menjadi pengikutnya menerima hukuman. Mereka akan mengalami kematian yang kekal. “Dari langit turunlah api menghanguskan mereka” semua yang tidak diselamatkan (Why. 20:9). Permukaan bumi di luar kota Yerusalem Baru itu tampak meleleh, menjadi lautan api yang sangat besar untuk “hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik” (2 Ptr. 3:7). “Sebab Tuhan mendatangkan hari pembalasan” (Yes. 34:8) dan Ia menunjukkan perbuatan-Nya–ganjil perbuatan-Nya itu” (Yes.28:21) dalam membinasakan musuh-musuh-Nya, sudah tiba saatnya. Kata Yohanes: “Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu” (Why.20:15). Iblis dan para pembantunya juga akan mengalami nasib yang sama (Why. 20:10). Konteks seluruh Alkitab menjadi jelas bahwa “kematian yang kedua” ini (Why.21:8) mengartikan bahwa derita yang dialami orang jahat itu adalah penghancuran mereka secara menyeluruh, tuntas. Lalu, apa gerangan yang dimaksud dengan konsep adanya neraka yang menyala-nyala selama-lamanya? Pengamatan yang saksama menunjukkan bahwa Alkitab tidak mengajarkan neraka atau api yang abadi seperti itu.

22 Di Dunia Baru Sabat berganti Sabat kita menyembah Allah
Jesaya 66:22 Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. 23 Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.


Download ppt "MILENIUM DAN AKHIR DOSA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google