Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Luthfina Ariyani S.T., M.Sc.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Luthfina Ariyani S.T., M.Sc."— Transcript presentasi:

1 Luthfina Ariyani S.T., M.Sc.
Rancangan Percobaan Luthfina Ariyani S.T., M.Sc.

2 Riset Non - Eksperimental
Riset Eksperimental Riset Non - Eksperimental VS

3 Penelitian eksperimental 
ada intervensi/perlakuan dari peneliti, baru dampaknya diukur. (data diciptakan) Penelitian non-eksperimental  peneliti tidak melakukan intervensi, hanya mengumpulkan data/fakta yang ada. (data dikumpulkan)

4 Rancangan Percobaan Desain Eksperimen (Rancangan Percobaan) bertujuan untuk menentukan rencana pelaksanaan eksperimen yang tepat agar dapat memperoleh atau mengumpulkan informasi yang diperlukan sebanyak- banyaknya dan berguna dalam melakukan penelitian persoalan yang akan dibahas.

5 Keras/lunak telur hasil rebusan
Contoh Ukuran telur Lamanya perebusan Keras/lunak telur hasil rebusan Suhu perebusan

6 Prinsip Menyusun Rancangan Percobaan
Harus ada replikasi/perulangan Harus ada randomisasi/pengacakan Harus ada kontrol internal

7 Replikasi Pengulangan dari percobaan Memberikan suatu error estimasi
Guna: Memberikan suatu error estimasi Memberikan estimasi yang lebih tepat terhadap error percobaan Memperoleh estimasi yang lebih baik terhadap pengaruh mean

8 Pengacakan Tujuan Menghindari subyektifitas peneliti
Memberikan kesempatan yang sama pada semua anggota populasi untuk diambil sebagai sampel Memberikan kesempatan yang sama pada semua anggota sampel untuk mendapat jenis perlakuan tertentu

9 Pengendalian Lingkungan (Local Control)
Pengendalian kondisi-kondisi lingkungan yang berpotensi mempengaruhi respon dari perlakuan. Strategi yang dapat dilakukan : Jika terkait dengan heterogenitas satuan percobaan  strateginya: pengelompokan Mengontrol pengaruh-pengaruh lingkungan (selain perlakuan) sehingga pengaruhnya sekecil & seseragam mungkin

10 JENIS-JENIS RANCANGAN PERCOBAAN
RANCANGAN ACAK LENGKAP RANCANGAN ACAK KELOMPOK (BLOK) RANCANGAN BUJUR SANGKAR LATIN RANCANGAN FAKTORIAL RANCANGAN TERSARANG RANCANGAN FAKTORIAL TERSARANG RANCANGAN SPLIT PLOT (PETAK TERBAGI)

11 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
Penempatan obyek-obyek percobaan pada satuan percobaan diacak secara lengkap. RAL hanya cocok untuk percobaan dengan satuan percobaan yang homogen seperti percobaan di lab tempat pengaruh lingkungan lebih mudah dikendalikan ( jarang di pakai untuk percobaan di lapangan) CONTOH Sebuah penelitian akan meneliti tentang tingkat keawetan dengan garam (penggaraman) pada telur bebek. Terdapat 15 sampel telur bebek dengan 3 kadar garam (5%, 10%, 15%) sebagai perlakuan. Percobaan ini dilakukan dengan 5 kali pengulangan

12 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LANGKAH PERTAMA Menggunakan Tabel bilangan acak, maka tentukan terlebih dahulu nomor urut dari 1 hingga 15 pada satuan-satuan percobaan yang sesuai. Tabel bilangan acak ini mungkin berbeda-beda pada beberapa referensi buku. Tapi yang penting adalah menggunakan tabel bilangan acak yang jelas referensinya. LANGKAH KEDUA Tempatkan ujung pensil secara sembarang.

13 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LANGKAH KETIGA pilih 15 angka dalam susunan 3 digit (mengapa 15 angka?,,,, karena jumlah satuan percobaan kita ada 15), baik secara vertikal (ke bawah atau ke atas) atau horizontal ke kiri atau ke kanan), misalnya anda tetapkan saja secara vertikal ke bawah.

14 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LANGKAH KETIGA perhatikan angka-angka yang diblok dengan kotak merah berjumlah 15 angka.

15 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LANGKAH KETIGA Perhatikan angka-angka yang saya blok dengan kotak merah berjumlah 15 angka. Tempatkan ke-15 bilangan acak tersebut pada pada tabel berikut :

16 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LANGKAH KETIGA Kemudian berikan peringkat sesuai dari angka bilangan acak yang terkecil hingga terbesar seperti pada tabel berikut :

17 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LANGKAH KETIGA Setelah itu, susun peringkatnya, maka tentukan satuan-satuan percobaan dengan peringkat 7, 8, 10, 11, dan 6 ditempatkan sebagai perlakuan GARAM 5% (A) , peringkat 15, 14, 5, 1, dan 4 ditempatkan sebagai perlakuan GARAM 10% (B), dan peringkat 2, 12, 13, 9, dan 3 ditempatkan sebagai perlakuan GARAM 15% (C), seperti terlihat pada tabel berikut:

18 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
LAYOUT PERCOBAAN Buatlah 15 kotak/petak dan beri nomor 1 hingga 15 seperti pada layout berikut: Kemudian tempatkan perlakuan-perlakuan sesuai dengan pengacakan yang dilakukan tadi seperti pada lay out berikut:

19 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
Kadar 5% (A) Kadar 10% (B) Kadar 15% (C) 30 40 32 45 31 48 33 29 35 25 41

20 RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
HASIL PENGAMATAN DIAPAKAN??? UJI ANOVA (ANALYSIS OF VARIANCE / UJI SIDIK RAGAM) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh perlakuan (perubahan kadar garam) terhadap respons (keawetan telur)

21 RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK)
Penempatan obyek percobaan acak untuk setiap kelompok Mengapa perlu ada kelompok? Karena obyek percobaan tidak homogen, sehingga diperlukan pengelompokan. Sehingga dalam kelompok homogen Contoh: Dari percobaan pengawetan telur, ingin diteliti juga perbedaannya untuk jenis telur ayam, telur bebek dan telur itik. Karena terdapat keheterogenan, maka jenis telur dikelompokkan menjadi kelompok.

22 Randomized Block Design
Berikut adalah percobaan dengan 2 kali ulangan 2 1 5 3 4 6 t2 t1 t3 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Kelompok1 Telur ayam Kelompok2 Telur bebek Kelompok3 Telur itik


Download ppt "Luthfina Ariyani S.T., M.Sc."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google