Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Peran Pemerintah dalam Perekonomian

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Peran Pemerintah dalam Perekonomian"— Transcript presentasi:

1 Peran Pemerintah dalam Perekonomian
Sistem ekonomi atau Politik Negara Pasar dan peran Pemerintah Jenis Sistem Ekonomi Peran Pemerintah Sumber Penerimaan Negara PIE_ema shanti

2 Sistem ekonomi atau Politik Negara
Ekonomi Kapitalis Ekonomi Sosialis Catatan : Menunjukan ilmu ekonomi dan ilmu politik, seperti dua sisi mata uang PIE_ema shanti

3 SOSIALISME Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya. PIE_ema shanti

4 Ciri-ciri sistem ekonomi Sosialisme :
Seluruh sumber daya produksi dimiliki oleh pemerintah, individu tidak diberi kewenangan dan kebebasan dalam kepemilikan sumber daya. Adanya pengakuan kesamaan antara golongan yang kaya dan yang miskin dalam berpolitik, sosial, dan ekonomi. Pemerintah adalah satu-satunya yang memiliki kekuasaan dalam perencanaan ekonomi. Tidak adanya kompetisi menyebabkan sedikit jumlah pengusaha yang ada di negara tersebut. PIE_ema shanti

5 Ciri-ciri sistem ekonomi Sosialisme :
Pemerintah menjadi pusat dalam pengambilan keputusan dalam segala kegiatan ekonomi, seperti perdagangan luar negeri, distribusi, konsumsi, dan Investasi. Terwujudnya kesejahteraan sosial yang merata di masyarakat. Jumlah produksi sangat terbatas karena berkaitan dengan kemampuan produksi dan kebutuhan   PIE_ema shanti

6 Kelebihan sistem ekonomi Sosialisme :
Tersedianya fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi rakyat dengan biaya murah. Adanya pengakuan kesamaan sosial antara yang kaya dengan yang miskin. Menghilangkan praktik monopoli pasar. Adanya pemerataan pendapatan. Inflasi lebih mudah dikendalikan oleh pemerintah. Pemerintah memiliki kendali penuh dalam menjalankan dan mengawasi kegiatan ekonomi.  PIE_ema shanti

7 Kekurangan sistem ekonomi Sosialisme
Melambatnya pertumbuhan perekonomian karena hanya pemerintah satu-satunya pelaku pasar. Sedikitnya jumlah kewirausahaan karena keterbatasan akses dalam memiliki sumber daya. Tidak adanya imbalan atas kreativitas sehingga berakibat pada rendahnya semangat berinovasi. Pajak yang diberlakukan terlalu tinggi. Tidak adanya pengakuan dan kebebasan individu dalam memiliki sumber daya. Ketersediaan produk dan jasa sangat terbatas. PIE_ema shanti

8 KAPITALISME Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, menjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi. PIE_ema shanti

9 Dalam perekonomian kapitalisme setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara. PIE_ema shanti

10 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Kapitalis
Masyarakat bebas menentukan barang apa yang akan diproduksi, bagaimana cara memproduksi, bagaimana menjualnya dan berapa harga jualnya. Setiap individu memiliki kebebasan mencari pekerjaan Adanya kebebasan bagi masyarakat dalam menggunakan sumber daya ekonomi Semua kegiatan produksi di lakukan dengan tujuan mendapatkan laba, sehingga mendorong kegiatan ekonomi dengan prinsip laba PIE_ema shanti

11 Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis
Setiap orang memiliki kebebasan memiliki aset dan sumber daya produksi Mendorong inisiatif dan inovasi masyarakat dalam bidang ekonomi Munjulnya persaingan yang membuat setiap produsen terpacu untuk menghasilkan prodak Dianggap efisien dan evektif karena semua tindakan didasari atas asas keuntungan PIE_ema shanti

12 Kelemahan Sistem Ekonomi Kapitalis
Banyak penggunaan tenaga kerja di bawah umur dengan upah yang rendah, karena tujuannya untuk mencari keuntungan yang tinggi dengan menekan biaya produksi serendah-rendahnya. Banyak dilakukan perdagangan yang curang, karena tujuannya mencari laba yang tinggi dan menghadapi para pesaing bisnis agar dapat terus menguasai monopoli pasar Semakin lebar jurang antara si kaya dan si miskin PIE_ema shanti

13 Sumber kekayaan sangat langka( scarcity of resources)
Perbedaan Konsep Ekonomi Kapitalisme, dan Sosialisme Konsep Kapitalisme Sosialisme Sumber kekayaan Sumber kekayaan sangat langka( scarcity of resources) Kepemilikan Setiap pribadi di bebaskan untuk memiliki semua kekayaan yang di peroleh nya Sumber kekayaan di dapat dari pemberdayaan tenaga kerja (buruh) Tujuan Gaya hidup perorangan Kepuasan pribadi Ke setaraan penghasilan di antara kaum buruh PIE_ema shanti

14 Dalam sistim ekonomi kapitalisme perusahaan di miliki oleh perorangan.
Konsep dari ekonomi kapitalisme sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh dengan cara bekerja keras di mana setiap perorangan boleh memiliki kekayaan yang tiada batas, untuk mencapai tujuan hidupnya. Dalam sistim ekonomi kapitalisme perusahaan di miliki oleh perorangan. Terjadi nya pasar (market) dan terjadinya demand and supply adalah ciri khas dari ekonomi kapitalisme. Keputusan yang diambil atas isu yang terjadi seputar masalah ekonomi sumbernya adalah dari kalangan kelas bawah yang membawa masalah tersebut ke level yang lebih atas. PIE_ema shanti

15 Dan konsep ekonomi sosialisme, sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh lewat pemberdayaan tenaga kerja (buruh), di semua bidang, pertambangan, pertanian, dan lainnya. Dalam sistem Sosialisme, semua Bidang usaha dimiliki  dan diproduksi oleh Negara. Tidak terciptanya market (pasar) dan tidak terjadinya supply dan demand, karena Negara yang menyediakan semua kebutuhan rakyatnya secara merata. Perumusan  masalah dan keputusan di tangani langsung oleh negara. PIE_ema shanti

16 Jenis Sistem Ekonomi Sistem Ekonomi Pasar  keputusan untuk menetapkan produk yang dibuat, berapa banyak, dan bagaimana mendistribusikannya ditetapkan oleh pasar itu sendiri. Jadi mekanisme pasar, penawaran, dan permintaan terhadap setiap hal yang diperdagangkan tergantung pada kebutuhan masing-masing pihak yang melakukan transaksi. Sistem Ekonomi terpimpin/terpusat  segala sesuatu yang diproduksi, baik jumlah maupun kualitasnya, serta distribusinya diatur oleh pemerintah pusat. Sistem campuran  pemerintah ikut campur dalam pengaturan beberapa hal- berfungsi sbg regulator, memastikan para pelaku ekonomi berperilaku sehat, bersaing dengan baik, sehingga faktor produksi dimanfaatkan seoptimum dan seproduktif mungkin. PIE_ema shanti

17 Sirkular perekonomian suatu negara
PIE_ema shanti

18 Pasar dan Peran Pemerintah
Tiga pertanyaan penting dlm perekonomian: Output apa dan jumlah berapa yang perlu diproduksi? Bagaimana cara memproduksinya, yaitu teknik apa utk mengkombinasikan berbagai faktor produksi menjadi keluaran tertentu. Untuk siapa keluaran tsb dibuat dan bgmn cara mendistribusikannya. Pertanyaan pertama berkaitan dgn masalah Permintaan. permintaan masyarakat Pertanyaan kedua dan ketiga berkaitan dengan Penawaran  sektor produksi dan pemasaran PIE_ema shanti

19 Sistem Pasar mengandalkan Penawaran dan Permintaan untuk menyelesaikan 3 masalah ekonomi
Harga-harga pada pasar faktor produksi (upah,sewa,bunga) Pada pasar produk Kepemilikan Faktor produksi Konsumen Keputusan pembelian Produktivitas Produsen Biaya produksi Tenaga kerja Tanah Barang Modal Sepatu Perumahan Pizza Permintaan Pasar faktor produksi Pasar produk Penawaran Bunga, deviden Dana Pasar Finansial PIE_ema shanti

20 Pasar Pengertian umum: merupakan tempat para pembeli dan penjual berinteraksi menentukan harga dan mengadakan pertukaran barang dan jasa. Pengertian modern: Pasar adalah sebuah mekanisme yang melaluinya para pembeli dan para penjual berinteraksi untuk menentukan harga dan melakukan pertukaran barang dan jasa. PIE_ema shanti

21 Harga Harga mengkoordinasikan keputusan-keputusan para produsen dan konsumen dalam sebuah pasar. Harga-harga yang lebih tinggi cenderung mengurangi pembelian konsumen dan mendorong produksi. Harga-harga yang lebih rendah mendorong konsumsi dan menghambat produksi. Harga adalah penyeimbang dari mekanisme pasar. PIE_ema shanti

22 Peran pemerintah Peran pemerintah diperlukan krn tjdnya kegagalan ekonomi pasar Kegagalan Ekonomi Pasar: Inefisiensi monopoli, eksternalitas (side effect), barang publik. Ketidakadilan ketidak adilan yang tidak dapat diterima menyangkut pendapatan dan kekayaan. Masalah makroekonomi siklus bisnis (inflasi dan pengangguran), pertumbuhan ekonomi yang lamban. PIE_ema shanti

23 Monopoli Monopoli adalah kondisi pasar suatu produk dengan hanya ada satu produsen untuk produk tsb dengan banyak konsumen. Secara umum monopoli tidak sehat produsen berkuasa untuk mengatur jumlah produksi dan harga. Monopoli bisa diterima untuk perusahaan yang berada pada kondisi monopoli alamiah—kondisi suatu perusahaan akan efisien bila skalanya makin besar (mengandalkan economies of scale), semakin besar skala usaha yaitu skala produksi dan penjualan, maka biaya per unit produksi semakin kecil Pemerintah berkepentingan untuk membuat undang-undang anti monopoli– di Indonesia ada KPPU(Komisi Pengawas Persaingan Usaha) PIE_ema shanti

24 Eksternalitas Eksternalitas merupakan aktivitas yang dapat menimbulkan dampak eksternal-dampak sosial (bisa bersifat baik/manfaat/benefit, bisa bersifat buruk/biaya/cost) social benefits dan social costs Pemerintah harus turun tangan untuk memastikan terhindarnya eksternalitas – khususnya biaya sosial menetapkan berbagai perundangan, misal berkaitan dengan polusi, pencemaran lingkungan, fasilitas kesehatan masyarakat, dsb. Peraturan Pemerintan/KEPPres, mis : peraturan mengenai limbah industri, kir mobil, izin mendirikan bangunan (IMB), dll Belanja Pemerintah (APBN), mis : anggaran kesehatan, perumahan, pendidikan, dll Pajak, mis : cukai rokok, untuk mencegah makin meluasnya jumlah perokok, dll PIE_ema shanti

25 Barang publik Barang atau produk dikategorikan menjadi privat goods, public goods, dan semi public goods. Barang publik (public goods) adalah barang yang apabila dikonsumsi oleh individu tertentu tidak akan mengurangi konsumsi orang lain akan barang tersebut.  Barang privat sepatu, mobil, jasa kurir. Barang publik  dinikmati tanpa harus membayar: program udara bersih, program kali bersih, jalan umum. Biasanya tidak ada individu yang bersedia mengeluarkan uang untuk barang-barang tersebut dan diberikan secara Cuma-Cuma kepada masyarakat. Peran Pemerintah untuk menyediakan barang-barang tersebut. Barang semi publik Sekolah negeri. Peran pemerintah juga sangat diperlukan; bisa dengan cara subsidi kepada produsen atau konsumen PIE_ema shanti

26 Peran pemerintah menanggulangi masalah kegagalan ekonomi pasar :
Mengurangi inefisiensi Pemerintah berkepentingan untuk membuat undang-undang anti monopoli– di Indonesia ada KPPU(Komisi Pengawas Persaingan Usaha) Pemerintah menetapkan berbagai perundangan, misal berkaitan dengan polusi, pencemaran lingkungan, fasilitas kesehatan masyarakat, dsb. Peran pemerintah juga sangat diperlukan; bisa dengan cara subsidi kepada produsen atau konsumen PIE_ema shanti

27 Menghindari ketidakadilan
pemerintah mengupayakan tidak hanya pertumbuhan ekonomi tapi juga pemerataan Solusi masalah makroekonomi Pemerintah aktif turun tangan pada saat ekonomi alami stagnasi,depresi turun tangan sbg pelaku ekonomi, bila sudah normal kembali sebagai regulator Pemerintah dpt menggunakan kebijakan fiscal (pajak dan pembelanjaannya) dan kebijakan moneter (suku bunga dan syarat kredit). PIE_ema shanti

28 Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah.  kebijakan moneter, bertujuan men-stabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar PIE_ema shanti

29 Campur tangan Pemerintah : Mendorong persaingan
Campur tangan dalam pasar Mendorong aktivitas yang bermanfaat Redistribusi pendapatan Stabilisasi melalui kebijakan makroekonomi Merangsang pertumbuhan PIE_ema shanti

30 Redistribusi Pendapatan merupakan salah satu fungsi Pemerintah dengan cara dana yang dari publik (baik pajak maupun non-pajak) digunakan untuk memperluas pemerataan pendapatan dan kesejahteraan. Misalkan penyediaan barang-barang publik yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat (bukan hanya oleh golongan tertentu (mampu)). Contoh lain adalah pemberian subsidi kepada golongan yang dianggap tidak mampu. Seperti subsidi BBM Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikansubsidi energi sebesar Rp77,3 triliun di dalam APBN2017. Angka itu terdiri dari subsidi BBM dan elpiji sebesar Rp32,3 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp45 triliun. PIE_ema shanti

31 Peran nyata Pemerintah dalam perekonomian
Menyediakan sarana/prasarana yang tidak dapat dilakukan oleh swasta (mis: jalan, jembatan) Side effect, meminimalkan hal-hal buruk dan memaksimalkan yang baik. Memberikan pedoman/arahan (wajib belajar, KB, obat terlarang, dll) Menolong yang lemah dan miskin Pemerintahan yang stabil PIE_ema shanti

32 Pemerintahan yang stabil
Hanya dapat dicapai bila kondisi ekonomi juga stabil/membaik; tetapi yang lebih penting adalah kalau Adil. Tingkat pengangguran minimum (lapangan pekerjaan terpebuhi) Kebutuhan masyarakat terpenuhi, didorong agar tidak hedonisme (pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup) Inflasi rendah (dibawah 5%/tahun) PIE_ema shanti

33 Sumber Penerimaan Negara – Pajak dan Bukan Pajak
Untuk menyediakan berbagai sarana dan prasarana, Pemerintah mendapatkan dana dari masyarakat berupa pajak. Pendapatan pajak yang diterima digunakan untuk pembiayaan pembangunan, berupa pengeluaran pemerintah Penerimaan Pajak: Pajak dalam negeri Pajak perdagangan internasional Penerimaan negara bukan pajak: Penerimaan sumber daya alam Bagian laba BUMN Penerimaan negara bukan pajak lainnya PIE_ema shanti

34 Jenis-jenis pajak Pajak dalam negeri: Pajak Perdagangan:
Pajak Penghasilan (PPh) Pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan Pajak penjualan atas barang mewah (PPN/PPnBM) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Cukai Dan Pajak lainnya. Pajak Perdagangan: Bea masuk Pajak/pungutan ekspor Penerimaan SDA Minyak bumi Gas alam Pertambangan umum Kehutanan dan perikanan Penerimaan negara bukan pajak: Pendapatan penjualan, sewa, jasa, kejaksaan dan peradilan, pendidikan, dll PIE_ema shanti

35 Beberapa prinsip dasar pajak
Netralitas (obyektivitas), mis : perhitungan pajak STNK berdasarkan CC dan tahun pembuatan, bukan atas warna atau merek Non netralitas, untuk mengarahkan hal-hal yang baik, mis : pajak tinggi untuk industri berpolutan tinggi, pajak rokok tinggi, agar keinginan merokok turun Simplicity/sederhana, cara perhitungan, kolom pengisian pajak, hendaknya mudah dan jelas Equity (keadilan), untuk pemerataan, fasilitas umum, yang dapat dinikmati bersama-sama PIE_ema shanti

36 Contoh pajak PBB, Pajak Bumi dan Bangunan
PPH, Pajak Penghasilan, Badan dan Perorangan PKB, Pajak Kendaraan Bermotor PPN, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Pembeli dan Penjual untuk jual beli tanah,dll PIE_ema shanti

37 Rangkuman: Dalam sebuah ekonomi, kebanyakan keputusan ekonomi dibuat dalam pasar, yang merupakan mekanisme melalui mana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan kegiatan tukar menukar dan menentukan harga dan jumlah barang dan jasa. Adam Smith menyatakan bahwa tangan yang tidak kelihatan dari pasar akan menuntun kepada hasil ekonomi yang optimal ketika individu mengejar kepentingan diri mereka sendiri. Dan meskipun pasar jauh dari sempurna, pasar telah terbukti sangat efektif untuk menyelesaikan masalah-masalah bagaimana, apa, dan untuk siapa. PIE_ema shanti

38 Mekanisme pasar bekerja untuk menentukan apa dan bagaimana: keputusan pembelian orang-orang mempengaruhi harga barang; harga-harga ini berfungsi sebagai petunjuk untuk besarnya jumlah berbagai barang yang akan dihasilkan. Apabila orang meminta barang dalam jumlah banyak, maka harga akan meningkat dan produsen dapat memperoleh keuntungan dengan memperluas produksi barang tersebut. Dalam persaingan yang sempurna, seorang produsen harus menemukan metode produksi paling murah, dengan menggunakan tenaga kerja, tanah, dan faktor-faktor lain secara efisien; jika tidak, ia akan menderita kerugian dan tersingkirkan dari pasar. PIE_ema shanti

39 Pada waktu yang sama masalah apa dan bagaimana dan untuk siapa diselesaikan oleh harga.
Distribusi penghasilan ditentukan oleh kepemilikan dan harga dari faktor produksi. Orang yang memiliki tanah yang subur atau kemampuan untuk memenangkan persaingan akan memperoleh banyak kemampuan untuk membeli barang-barang konsumsi PIE_ema shanti

40 Meskipun mekanisme pasar merupakan sebuah cara yang menakjubkan untuk memproduksi dan mengalokasikan barang-barang, kadang-kadang kegagalan-kegagalan pasar membawa kepada kekurangan-kekurangan dalam hasil-hasil ekonomi. Pemerintah mungkin masuk untuk memperbaiki kegagalan-kegagalan ini. Peran pemerintah dalam sebuah ekonomi modern ialah menjamin efisiensi, memperbaiki distribusi pendapatan yang tidak adil, dan memajukan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. PIE_ema shanti

41 Pasar tidak dapat mengalokasikan sumberdaya secara efisien jikalau terjadi persaingan tidak sempurna atau eksternalitas. Persaingan tidak sempurna, seperti monopoli, menghasilkan harga-harga tinggi dan tingkat-tingkat keluaran yang rendah. Untuk memberantas keadaan-keadaan ini, pemerintah harus mengatur bisnis atau mengadakan batasan-batasan antitrust yang legal atas perilaku bisnis. Eksternalitas timbul apabila aktivitas-aktivitas membebankan biaya atau memberikan manfaat yang tidak dibayar di tempat berlangsungnya pasar. Pemerintah harus memutuskan untuk mengatur pengaruh sampingan ini (seperti yang dilakukan dengan polusi) atau menyediakan barang-barang publik (seperti dalam hal kesehatan masyarakat). PIE_ema shanti

42 Pasar tidak selalu menghasilkan suatu distribusi pendapatan yang adil
Pasar tidak selalu menghasilkan suatu distribusi pendapatan yang adil. Peran pemerintah untuk supaya bisa mengupayakan pola pendapatan bukan saja pertumbuhannya yang tinggi akan tetapi juga pemerataannya. Pemerintah modern menggunakan pajak untuk meningkatkan pemerataan (misal: melalui jejaring pengaman sosial untuk kaum fakir miskin). Peran pemerintah dapat menggunakan kekuatan-kekuatan fiskal (perpajakan dan belanja) dan kebijakan moneter (kredit dan suku bunga) untuk memajukan pertumbuhan dan produktivitas ekonomi jangka panjang dan mengurangi ekses-ekses siklus bisnis dari inflasi dan pengangguran. PIE_ema shanti


Download ppt "Peran Pemerintah dalam Perekonomian"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google