Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FAKTOR-FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM USAHA AYAM BROILER

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FAKTOR-FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM USAHA AYAM BROILER"— Transcript presentasi:

1 FAKTOR-FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM USAHA AYAM BROILER
Lokasi : Aspek Teknis (a) Lokasi : Luas, terbuka, udara segar, bersih , jauh dari pemukiman (b) Sarana transportasi (c) Jauh dari pohon besar/bangunan (d) Sumber listrik/air (e) Suhu Optimal (21 derajad C), RH 60% Suhu 21- m DPL Suhu26-32 derajad C -- DPL

2 2. Aspek ekonomis (1) Akses pasar (2) Tersedianya sarana penunjang (Sapronak, tenaga kerja) (3) Modal kerja 3. Aspek sosial- Keamanan

3 MANAJEMEN BROILER MASA BROODING
Pada masa brooding (1-3 hari) termoregulator ayam belum sempurna, sehingga diperlukan indukan (brooder) Pada periode ini terjadi perkembangan fisiologis, kekebalan, kardiovasculer, kerangka dan jaringan. Sifat biologi ayam : Hewan homeothermic, temperatur konstan derajad C Sistem syaraf berkembang baik, tidak punya syaraf pembau, tidak dapat membedakan rasa, tidak mempunyai kelenjar keringat Pernapasannya cepat Embrio (1-9 hari) : 120x/menit; DOC 300 kali/menit, Doc diperjalanan : 560 kali/menit; Breed ringan: 330 kali/menit; Breed berat kali/menit.

4

5 KUALITAS ANAK AYAM Secara pisik : bulu cerah, tidak kusam,
ekpresif, kaki besar dan basah, responsif, tidak cacat 2. Ukuran berat homogen : g 3. Pusar kering dan tertutup baik (bukan mushy chick) 4. Paruh baik, tidak cacat, asimetris, cacat mata 5. Kondisi normal, tidak sneezing 6. Tidak trauma mekanik dan red hocks 7. Mortalitas pada minggu I tidak lebih dari 1% dan minggu keII tidak lebih 1,5%

6

7 PERSIAPAN BROILER PADA PERIODE BROODING
Brooding : periode starter/pemanasan. Terjadi perkembangan fisiologis: kekebalan, cardiovasculer, kerangka, dll Persiapan kandang Kandang brooding harus terspisah dari kandang produksi, untuk melindungi penyakit. Mencuci dan sterilisasi kandang Peralatan dicuci dengan air (kecuali pemanas) 2. Kotoran/barang-barang dikeluarkan dari kandang, disapu dan dibersihkan

8 3. Kandang dicuci dengan sprayer (atas, dinding,lantai) dengan detergen (1 kg :1000 liter air). 4. Sterilisasi dengan desinfektan spektrum luas 5. Pengapuran : dinding, lantai, sekeliling kandang, dapat ditambah dengan soda api. Dosis kapur : 0, ,5 kg/m2 dan soda api 20 g/5 m2. 6. Kandang dibiarkan 2-3 hari dan diisolasi. 2-3 hari sebelum doc datang disemprot dengan desinfektan dan insektisida. 7. Menaburkan sekam dengan tebal 10 cm. Sekam difumigasi dengan formaldehide (formalin 2 : PK 1) atau 40 ml formalin dengan 20 g PK untuk 2,8 m3.

9 Cara Mengisolasi kandang :
Sebelum masuk kandang petugas harus disterilisasi. Tamu dilarang masuk ke kandang. Petugas dilarang berkunjung antar kandang Kandang diisi dengan ayam seumur (all in all out) 5. Hindari burung liar atau unggas lain masuk ke kandang 6. Hindari tikus dan serangga masuk ke kandang.

10 KEBUTUHAN LANTAI DAN ALAT UNTUK 1000 DOC PERIODE BROODER
URAIAN KEPERLUAN LUAS LANTAI (m2) ekor/ m2 Brooder 2 buah Tempat pakan 15 Tempat minum Lampu penerang 250 watt Temperatur kandang 24 derajad C Feeder Chick 10 Tempat minum kecil Waktu distribusi pakan 4 menit

11

12 MEMPERSIAPKAN PEMANAS
1. Memasang chick guard. Bahan : Zeng, boks bekas, karung, trilek. Tinggi cm, diameter : 2,75-4 meter, Diameter 3,2 m untuk 750 ekor doc. Umur (hari) Luas Lantai (ekor/m-2) 1-4 60-70 5-8 35-45 9-12 25-30 13-16 15-20 17-20 10-12 21-35 8

13 2. Memasang tempat pakan dan minum
2. Memasang tempat pakan dan minum. Idealnya : 1 tempat pakan 100 ekor + 1 gallon air minum . 3. Memasang pemanas Pemanas gasolec dipasang di ketinggian cm. Keuntungan gasolec : polusi minimal, sinar infra red, stabil, tidak banyak terpengaruh angin Pemanas semawar: diletakan cm diatas sekam, panas diatur dengan mengatur letak minyak. 4. Memasang tirai. Tirai dipasang menutup semua bagian dinding, kecuali seperempat bagian atas.

14 KEGIATAN PERIODE BROODING
1. Menyalakan pemanas. Dilakukan mulai H-1, temperatur diukur sekitar 5 cm dari sekam hari : derajad C hari : derajad C hari : derajad C hari : derajad C 2. Mengontrol suhu agarideal bagi DOC 3. Menyiapkan air minum jam pertama : gula merah g/liter, bisa ditambah sorbitol 2 cc/liter, vitamin c 1 g/liter.

15 Perilaku ayam terhadap perubahan temperatur

16

17

18 GASOLEC YANG BAGUS

19 PENGATURAN TEMPAT PAKAN
Good placement of feeder plates, but not enough Eddy Huitink April 2006

20 Pemasangan tirai di Pen paling depan
CRUMBLE FEED

21 4. Memeriksa jumlah dan kualitas doc dan meletakan doc dalam brooder
4. Memeriksa jumlah dan kualitas doc dan meletakan doc dalam brooder. Doc diajari makan dan minum. 5. Memberi pakan dan minum. Pakan pertama diberikan setelah 3-4 jam setelah seluruh doc minum. Menggunakan pakan starter, dan mash/crumbel. Doc diperiksa apakah sudah makan atau belum (periksa tembolok).

22 Peternakan ayam broiler akan memelihara DOC sebanyak 5000 ekor :
SOAL E_LEARNING Peternakan ayam broiler akan memelihara DOC sebanyak 5000 ekor : 1) Hitung berapa brooder ring yang harus dibuat 2) Jika brooder tersebut akan dibuat dari zeng melingkar, berapa panjang zeng yang diperlukan untuk membuat membuat masing-masing brooder? 3) Berapa perkiraan jumlah pakan yang dibutuhkan selama periode brooding ? Jawaban di kan ke : paling lambat rabu/ 8 April 2016.


Download ppt "FAKTOR-FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM USAHA AYAM BROILER"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google