Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NEURON & HORMON Unita Werdi Rahajeng FISIP UB unita@ub.ac.id.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NEURON & HORMON Unita Werdi Rahajeng FISIP UB unita@ub.ac.id."— Transcript presentasi:

1 NEURON & HORMON Unita Werdi Rahajeng FISIP UB

2 SISTEM SARAF Sistem saraf tersusun oleh 2 tipe sel : Neuron Glia

3 NEURON Neuron adalah sel khusus untuk resepsi (penerima), konduksi (penghantaran) dan transmisi (penyebaran) berbagai sinyal Diperkirakan ada kurang lebih 100 miliar neuron di otak manusia dewasa

4 Persamaan Neuron dan Sel Pada Umumnya
Membran plasma  membran yang menyelimuti sebuah sel. Nukleus  bagian sel yang mengandung kromosom (sel yang tidak memiliki nukleus adalah sel darah merah) Mitokondrion (jamak mitokondria)  organel sel yang menjalankan fungsi metabolisme Ribosom  tempat sintesis molekul baru Retikulum endoplasme  organel berbentuk tabung untuk mentransportasi protein baru ke lokasi lain

5

6 Anatomi Khas Neuron Badan Sel (Soma) Dendrit Akson Ujung Prasinaptik

7

8 BADAN SEL (SOMA) Berisi organel sel pada umumnya
Proses metabolisme neuron sebagian besar terjadi disini Diselimuti oleh sinaps

9 DENDRIT Serat percabangan yang ujungnya meruncing
Permukaannya dilapisi oleh reseptor sinapsis Makin luas permukaan dendrit makin banyak informasi yang diterima Dendritic spine  struktur kecil yang tumbuh pada dendrit untuk memperluas cakupan permukaan Bentuk dendrit dapat berubah

10 AKSON Serabut tipis berdiameter konstan
Berfungsi untuk mengirim informasi yang diteruskan ke neuron lain, kelenjar atau otot Diselubungi oleh materi insulator bernama selubung mielin Terdapat celah2 pada selubung mielin bernama Nodus Ranvier

11

12 UJUNG PRASINAPTIK Ujung cabang-cabang akson yang membesar
Lokasi akson untuk melepaskan zat kimia untuk menyebrangi jarak antar akson Disebut juga bulbus akhir (end bulb) atau bouton

13 Macam-macam Neuron Aferen: meneruskan informasi ke suatu struktur
Contoh: neuron sensorik yang aferen terhadap sistem saraf Eferen: meneruskan informasi dari sebuah struktur Contoh: neuron motorik yang eferen terhadap sistem saraf Intrinstik: dendrit dan aksonnya terletak pada sebuah struktur dan tidak terhubung dengan struktur lainnya Contoh: neuron intrinsik talamus

14

15 GLIA (NEUROGLIA) Berasal dari bahasa Yunani  lem
Ilmuwan dulu menganggap glia adalah perekat neuron Glia juga melakukan pertukaran zat kimia namun hanya jarak dekat Ukurannya lebih kecil dari neuron tapi jumlahnya lebih banyak

16

17 RAGAM GLIA Astrosit  Berbentuk bintang membungkus terminal presinaptik sekelompok akson yang berkaitan secara fungsional Mikroglia  Glia-glia yang berukuran sangat kecil, berfungsi sebagai sistem imun Oligodendrosit  Tipe glia pada sistem saraf pusat, Berfungsi meningkatkan kecepatan dan efisiensi konduksi aksonal Sel Schwann  Tipe glia pada sistem saraf tepi, Berfungsi sama seperti oligodendrosit

18

19 Bagaimana Neuron Berkomunikasi ??
Peranan neurotransmitter Apa itu neurotransmitter dan bagaimana cara kerjanya…??

20 Bagaimana informasi berjalan di sebuah neuron?
Transmisi informasi neuron melalui perambatan potensial aksi Perambatan potensial aksi berlangsung sepanjang membran sel neuron Potensial aksi melompat dari satu nodus ke nodus lain

21 Potensial Aksi Potensial Aksi dimulai dari masuknya impuls melalui Dendrit  terjadi depolarisasi pada sel  diteruskan ke Axon Hillock (bukit akson)  Axon 2. Jika depolarisasi mencapai Threshold (ambang batas), maka voltase yg dihasilkan cukup utk membuka kanal Na+ pada membran axon  Na+ masuk ke dlm sel  konsentrasi dlm sel lbh positif (+) drpd luar sel 3. Kanal Na+ menutup  kanal K+ membuka shg K+ keluar  kondisi dlm sel kembali negatif (-) Kanal K+ mbuka/mnutup dgn lambat shg tlalu banyak K+ yg keluar  Hiperpolarisasi Hiperpolarisasi = kondisi terlalu negatif dlm sel  harus dikoreksi dgn proses Difusi melalui membran  supaya mencapai Potensial Jeda lagi Masa antara kondisi hiperpolarisasi sampai Potensial Jeda  Periode Refraktori Periode Refraktori  potensial aksi ≠ terjadi Saat itu, depolarisasi diteruskan di dlm sel. Potensial Aksi  hanya terjadi di wilayah Nodus Ranvier

22 Di dalam axon (sumbu), terjadi komunikasi sinyal listrik.
Pelepasan neurotransmiter Potensial jeda (relaksasi). Arah potensial aksi Selama potensial aksi, ion positif mengalir ke dalam axon. Hampir tidak ada perubahan distribusi ion negatif. Saat bagian dalam axon mengalami akumulasi ion positif, ion positif mengalir ke luar axon. Di dalam axon (sumbu), terjadi komunikasi sinyal listrik.

23 Cara Neuron-neuron Berhubungan?
Pelepasan Neurotransmitter di sinapsis Sinapsis dikenalkan oleh Charles Scott Sherrington Celah antara neuron satu dgn yg lain, berfungsi sbg titik komunikasi neuron  celah sinapsis Neuron Presinaptik  bagian yg mengirim informasi (melepas neurotransmitter) Neuron Postsinaptik Neuron yg menerima informasi (menerima neurotransmitter)

24

25 Neurotransmitter Asam Amino  NH2
Peptida  gugusan asam amino (peptida, polipeptida, protein) Asetilkolin  N(CH3) Monoamina Purin Gas-gas  NO (nitrit oksida)  tidak dibawa dlm vesikel

26 Kerja Obat Terhadap Sinapsis
Mekanisme obat: 1. Antagonis  obat yg menghambat efek NT 2. Agonis  obat yg meningkatkan efek NT » tgantung perilaku & dosisnya Sifat obat pada reseptor neuron 1. Afinitas  kecenderungan melekat pd reseptor 2. Efficacy  kemanfaatan/pengaruhnya pd reseptor Contoh: Afinitas ↑ & Efficacy ↓  antagonis

27 Kategori Obat Kategori Obat:
Stimulan  meningkatkan kewaspadaan, kegembiraan, aktivitas motorik Narkotika  menimbulkan ketenangan, penurunan perhatian pd lingk & rasa sakit Halusinogen  mengubah persepsi misal LSD (lysergic acid diethylamide)

28 Nama Obat Pengaruh thd Perilaku Pengaruh thd Sinaptik Amfetamin Meningkatkan kegembiraan, kewaspadaan, mengubah suasana hati & mengurangi kelelahan Meningkatkan pelepasan dopamin & bbrp NT lain Kokain Menghalangi proses pengambilan kembali dopamin & bbrp NT lain Metilfenidat (Ritalin) Meningkatkan konsentrasi Scr btahap menghalangi prosesn pengambilan kembali dopamin & bbrp NT lain MDMA (ekstasi) Dosis rendah  stimulan Dosis lbh tinggi  terganggunya indera Melepaskan dopamin & seretonin, merusak akson yg melepaskan seretonin

29 Nama Obat Pengaruh thd Perilaku Pengaruh thd Sinaptik Nikotin Sebagian besar berupa pengaruh stimulan Menstimulasi reseptor asetilkolin tipe nikotin, meningkatkan pelepasan dopamin pd akumbens nukleus Opiat Relaksasi, pengucilan diri, penurunan rasa sakit Menstimulasi reseptor endorfin, misal reseptor morfin & heroin Kanabinoid (mariyuana) Gangguan penginderaan, penurunan rasa sakit & rasa mual, peningkatan nafsu makan Mengeksitasi reseptor umpan balik pd neuron presinaptik Halusinogenik (mis. LSD) Terganggunya sensasi yg dirasakan Menstimulasi reseptor seretonin tipe 2A

30 HORMON Hormon adalah zat kimia yang disekresikan oleh kelenjar endokrin Dilepaskan melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ atau bagian lain Fungsi Sistem hormon (sistem endokrin) dan sistem saraf sama  mengatur kinerja tubuh

31 HIPOTALAMUS: komandan hormon
Fungsi utama: homeostatis (menjaga keseimbangan internal tubuh), misal tekanan darah, suhu tubuh, metabolisme, sistem sirkadian, lapar, haus Penghubung sistem saraf dan sistem endokrin

32

33 Kelenjar Endokrin

34 Neurotransmitter vs Hormon
Perbandingan Neurotransmitter Hormon Bagian dari Sistem saraf. Sistem endokrin. Lokasi transmisi Sepanjang celah sinaptik. Darah. Diproduksi oleh Neuron. Kelenjar endokrin. Sel yang menjadi target Neuron atau sel lain. Organ yang letaknya jauh. Kecepatan aksi Hitungan milidetik. Lama, hitungan detik sampai hari. Bagian yang distimulasi Membran post-sinaptik. Organ target.


Download ppt "NEURON & HORMON Unita Werdi Rahajeng FISIP UB unita@ub.ac.id."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google