Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEBIDANAN SEBAGAI PROFESI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEBIDANAN SEBAGAI PROFESI"— Transcript presentasi:

1 KEBIDANAN SEBAGAI PROFESI
Elsi Ermalinda, S.SiT

2

3

4

5 Tinjauan keilmuan

6 Pendekatan Ontologis Ontologi → ontos = sesuatu yang berwujud; logos = ilmu. ilmu atau teori tentang wujud hakikat yang ada Pendekatan Epistimologi (episteme - yunani) pengetahuan, logos = teori, uraian, ilmu, asal mula, susunan, metode dan sahnya ilmu pengetahuan Pendekatan Aksiologis axios (yunani) yang berarti sesuai atau wajar. Sedangkan logos yang berarti ilmu (teori nilai) politik, social dan agama.

7 DIMENSI KEFILSAFATAN ILMU KEBIDANAN
Bersifat universal Bersifat generik Bersifat spesifik

8

9

10 PENGERTIAN PROFESI Berasal dari bahasa latin "Proffesio" yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan pekerjaan.

11 PROFESI ?????? Chin Yacobus,1993 “ Suatu pekerjaan yg membutuhkan pengetahuan khusus dlm bidang ilmu, melaksanakan cara-cara dan peraturan yg telah disepakati anggota profesi itu “ Abraham Flexman,1915 “ Akitivitas yg bersifat intelektual berdasarkan ilmu & pengetahuan digunakan u/ tujuan praktek pelayanan dapt dipelajari, terorganisir secara internal dan altristik” 11

12 Lanjutan… (DE GEORGE) :
Pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Suessman,1996 “Berorientasi kepada pelayanan memiliki ilmu pengetahuan teoritik dgn otonomi dari kelompok pelaksana”

13 Daftar karakterstik ini tidak memuat semua karakteristik yang pernah diterapkan pada profesi, juga tidak semua ciri ini berlaku dalam setiap profesi: Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis: Memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktek.

14 b. Asosiasi profesional: Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.

15 Lanjutan … Pendidikan yang ekstensif: Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi. Ujian kompetensi: Sebelum memasuki organisasi profesional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoritis

16 Lanjutan … Pelatihan institutional: Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan. Lisensi: Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya. Otonomi kerja: Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoritis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.

17 Kode etik: Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan. Mengatur diri: Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi. Layanan publik dan altruisme: Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.

18 Lanjutan … Status dan imbalan yang tinggi: Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat

19 Apakah “Bidan” sebuah profesi ?

20 Sejarah menunjukkan bahwa kebidanan merupakan salah satu profesi tertua di dunia sejak adanya peradaban umat manusia. Bidan lahir sebagai wanita terpercaya dalam mendampingi dan menolong ibu-ibu melahirkan

21 Lanjutan ………….. Profesi ini telah mendudukkan peran dan posisi seorang bidan menjadi terhormat di masyarakat karena tugas yang diembannya sangat mulia. 21

22 Lajutan ………. Keberadaan bidan di Indonesia sangat diperlukan u/ meningkatkan kesejahteraan ibu & janinnya. Pelayanan kebidanan berada dimana-mana dan kapan saja selama ada proses reproduksi wanita.

23 Bidan Sebagai Profesi Mempunyai Ciri-ciri Sebagai Berikut
Bidan disiapkan melalui pendidikan formal Bidan memiliki alat yang dijadikan panduan dalam menjalankan profesinya, yaitu standar pelayanan kebidanan, kode etik,dan etika kebidanan Bidan memiliki kelompok pengetahuan yang jelas dalam menjalankan profesinya

24 Bidan memiliki kewenangan dalam menjalankan tugasnya
Bidan memberi pelayanan yang aman dan memuaskan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bidan memiliki organisasi profesi Bidan memiliki karakteristik yang khusus dan dikenal serta dibutuhkan masyarakat Profesi bidan dijadikan sebagai suatu pekerjaan dan sumber utama penghidupan.

25 Kode Etik Bidan Mengatur Tentang
Kewajiban bidan terhadap klien dan masyarakat Kewajiban bidan terhadap tugasnya Kewajiban bidan terhadap sejawat dan tenaga kesehatan lainnya Kewajiban bidan terhadap diri sendiri Kewajiban bidan terhadap pemerintah, nusa Bangsa dan tanah air. 25

26 PROFESIONALISME PENGERTIAN PROFESIONAL
Seorang pekerja profesional dalam bahasa keseharian adalah seorang pekerja yang terampil atau cakap dalam kerjanya. Pengertian jabatan profesional harus dibedakan dengan jenis pekerjaan yang merupakan suatu keterampilan tertentu (mis : jenis pekerjaan yang didapat dari hasil magang, karena situasi kerja dilingkungan, karena diwariskan orang tua atau pendahulunya).

27 Kesimpulannya… Seorang Profesional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

28 Lanjutan pengertian profesionalisme…
Menurut T.Raka joni, 1980: Seorang pekerja profesional perlu dibedakan dengan teknisi, keduanya dapat saja terampil dalam unjuk kerja yang sama, tetapi pekerja profesional harus menguasai visi yang mendasari keterampilannya yang menyangkut wawasan filosofis, pertimbangan rasional, dan memiliki sikap positif dalam melaksanakan serta mengembangkan mutu karyanya.

29 CIRI-CIRI PROFESIONAL
Bagi pelakunya secara nyata (de facto) dituntut berkecakapan kerja (keahlian)sesuai dgn tugas-tugas khusus serta tuntutan dari jenis jabatanya Kecakapan atau keahlian seseorang pekerja profesional bukan sekedar hasil pembiasaan atau latihan rutin yg terkondisi,tetapi perlu didasari oleh wawasan keilmuan yg mantap.

30 Pekerja profesional dituntut berwawasan sosial yg luas, sehingga pilihan jabatan serta kerjanya didasari oleh kerangka nilai tertentu, bersikap positif terhadap jabatannya dan perannya dan bermotivasi serta berusaha untuk berkarya sebaik-baiknya.

31 Apakah “Bidan” Jabatan Profesional ?

32 Dari hal diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa bidan adalah jabatan profesional karena mempunyai ketiga syarat diatas.Secara lebih rinci. jabatan profesional mempunyai ciri-ciri: Bagi pelakunya secara nyata dituntut kecakapan kerja sesuai dengan tugas-tugas khusus serta tuntutan dari jenis jabatannya (cenderung ke spesialisasi).

33 Perilaku Profesional Bidan
Bertindak sesuai keahliannya Mempunyai moral yang tinggi Bersifat jujur Tidak melakukan coba-coba Tidak memberikan janji yang berlebihan Mengembangkan kemitraan Terampil berkomunikasi Mengenal batas kemampuan Mengadvokasi pilihan ibu

34 Pelayanan Profesional
Berdasarkan sikap dan kemampuan profesional Ditunjukan untuk kepentingan yang menerima Serasi dengan pandangan dan keyakinan profesi Memberikan perlindungan bagi anggota profesi

35 Yang harus kita ingat dan fahami betul bahwa “PEKERJAAN / PROFESI” dan “PROFESIONAL” terdapat beberapa perbedaan : PROFESI : Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus. Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu). Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup. Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.

36 PROFESIONAL : Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya. Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu. Hidup dari situ. Bangga akan pekerjaannya.

37 PROFESIONALISME Profesionalisme berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Sedangkan profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987).

38 Ciri-ciri profesionalisme:
a.ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.

39 Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.


Download ppt "KEBIDANAN SEBAGAI PROFESI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google