Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab 1 : Konsep Dasar Rangkaian Listrik

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab 1 : Konsep Dasar Rangkaian Listrik"— Transcript presentasi:

1 Bab 1 : Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Dr. Suprijanto, ST MT John Adler, M.Si

2 Konsep Dasar Rangkaian Listrik
Rangkaian Listrik dibentuk untuk menghubungkan komponen dengan sifat yang berbeda Komponen : Pasif : resistor, induktor, kapasitor, transformator Aktif : dioda, transistor, op-amp

3 Konsep Dasar Rangkaian Listrik
PCB + Komponen Komponen Aktif + Pasif

4 Konsep Dasar Rangkaian Listrik
SMD Resistors

5 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Rangkaian listrik dibentuk dg menghubungkan komponen2 yg memiliki sifat2 elektrik yg berbeda. Kuantitas Dasar : yg menggambarkan kecepatan partikel bermuatan listrik bergerak dlm suatu rangkaian dan bagaimana partikel itu melakukannya adalah arus dan tegangan. Arus : kuantitas yg melalui (through variable ). ampere, Coulomb/detik Tegangan : kuantitas yg membentangi (across variable ) Volt, Joule/Coulomb Energi : Joule Daya : Joule/detik = Watt P=Arus x Tegangan

6 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
1 A = 1 Coulomb/det, 1 V = 1 J/Coulomb, 1 W = 1 VA = 1 J/det Besaran Satuan muatan Coulomb arus Ampere (A) tegangan Volt (V) energi Joule (J) daya Watt (W)

7 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Awalan (faktor besar) untuk satuan Awalan Singkatan Pengali Deka Da x10 Hekto H x102 Kilo K x103 Mega M x106 Giga G x109 Tera T x1012 Peta P x1015

8 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Awalan (faktor kecil) untuk satuan Contoh : 1 ndet = 1x10-9 det, 6 kV = 6x103 V. Awalan Singkatan Pengali desi d X10-1 senti c X10-2 mili m X10-3 mikro μ X10-6 nano n X10-9 piko p X10-12 femto f X10-15

9 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Arah dan Polaritas Arah arus menunjukkan arah aliran muatan positif. Polaritas tegangan menunjukkan potensial relatif antara 2 titik. Tanda +  potensial yg lebih tinggi Tanda –  potensial yg lebih rendah.

10 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Unsur-unsur dasar rangkaian Tahanan/resistansi Hukum Ohm : Arus I yg mengalir pada kawat sebanding dg tegangan V yg membentang antara 2 titik dalam kawat tsb : V = IR atau I = GV, di mana : R = resistansi, G = konduktansi = 1/R. Satuan R dlm ohm (Ω) dan G dlm siemens(S).

11 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Resistansi dihitung dg rumus : R = ρl/A, di mana : ρ = resistivitas, l = panjang kawat, dan A = luas penampang. Daya untuk melewatkan arus I melalui resistor dg resistansi R adalah : P = VI = V2/R = GV2 = I2R.

12 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Sumber independen dan dependen Ada 2 jenis sumber : sumber tegangan dan sumber arus. Sumber tegangan/arus bersifat independen mempertahankan suatu tegangan/arus tertentu yg tdk terkena pengaruh dari kuantitas lain. Simbolnya:

13 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Sumber tegangan/arus dependen (terkendali) memiliki nilai tegangan/arus yg ber-ubah2 terhadap beberapa variabel lain. Simbolnya :

14 Hubungan antar elemen Secara umum digolongkan menjadi 2 :
1. Hubungan seri Jika salah satu terminal dari dua elemen tersambung yang mengakibatkan arus yang lewat akan sama besar. 2. Hubungan paralel Jika semua terminal terhubung dengan elemen lain yang mengakibatkan tegangan tiap elemen akan sama.

15 Sumber terhubung dengan seri dan paralel
Rangkaian Seri terhubung dengan sumber tegangan dapat diganti dengan satu sumber tunggal. Rangkaian arus paralel dapat diganti dengan satu sumber tunggal.

16 Penting untuk diingat 2 Resistor paralel

17 Contoh 1 ? mA 0V ? V

18 Contoh 2

19 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
R = ρl/A

20 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Short Circuit Open Circuit R = ? R = ?

21 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Rangkaian seri Tinjau suatu rangkaian seri dari n resistor : HTK memberikan : V1,n+1 = V1,2+V2,3+…..+Vn,n+1 Dari hukum Ohm : V1,n+1 = (R1+R2+…..+Rn)I = RI dg R = resistansi setara dari n resistor seri.

22 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Jadi resistansi setara dari n resistor seri : R = R1 + R2 + ….. + Rn

23 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Rangkaian paralel Tinjau rangkaian paralel n resistor : HAK memberikan : I = I1 + I2 + ….. +In Dari hukum Ohm : I = (G1 + G2 + ….. + Gn)V = GV dg G = konduktansi setara n resistor paralel

24 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Konduktansi setara n resistor paralel : G = G1 + G2 + ….. + Gn Resistansi setara dari n resistor paralel : R = 1/G = R1R2…Rn/(R2R3…Rn+R1R3R4…Rn+R1R2…Rn-1)

25 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Contoh reduksi seri/paralel : R׳ = R4 paralel R5 = R4R5/(R4+R5) R׳ ׳ = R2 seri R׳ = R2+R4R5/(R4+R5)

26 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
R׳ ׳ ׳ = R3 paralel R׳ ׳ = R3{R2+R4R5/(R4+R5)}/[R3+{R2+R4R5/(R4+R5)}] Req = R1 seri R׳ ׳ ׳ = R1+R3{R2+R4R5/(R4+R5)}/[R3+{R2+R4R5/(R4+R5)}]

27 KONSEP DASAR RANGKAIAN LISTRIK
Contoh 3:

28 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Contoh 4:

29 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Contoh 5:

30 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Contoh 6:

31 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Contoh 7: s

32 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Rangkaian tangga Rangkaian tangga menyatakan gaya rangkaian yg digunakan secara umum yg dikonfigurasikan atas dasar hubungan seri dan paralel. :

33 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
R12 seri terhadap sisa rangkaian di kanan simpul 2. Maka V/I = R12 + 1/G2, di mana G2 = konduktansi setara mulai dari simpul 2 termasuk G20. Rangkaian tangga direduksi menjadi :

34 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
G2 adalah hubungan paralel antara G20 dg sub-rangkaian lain mulai simpul 2 dan tdk termasuk G20, jadi G2 = G20 + 1/R2׳, di mana R2׳ adalah sub-rangkaian sbb :

35 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Jadi V/I = R12 + 1/G2 = R12 + 1/(G20+1/R2׳). Dg meneruskan proses seperti ini, maka kita dapatkan :

36 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
V 1 = R12 + I 1 G20 + 1 R23 + G30 + R34 + G40

37 Soal 8 Rangkaian di bawah ini sering disebut sebagai rangkaian tangga (ladder network). Tentukan tahanan ekivalennya. Jawab : R = 10 

38

39 KONSEP DASAR RANGKAIAN ELEKTRIK
Rumus pembagian tegangan dan arus Tinjau kasus rangkaian seri : Tegangan yg membentangi resistor Ri = RiI = Vi,i+1, dg I = arus yg mengalir dlm tiap resistor. Jadi kita dpt tuliskan rumus pembagian tegangan : Vi,i+1 = RiI = RiV/(R1+R2+…..+Rn)


Download ppt "Bab 1 : Konsep Dasar Rangkaian Listrik"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google