Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BIO DATA Nama : M. Puspaidi Putra NIP :

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BIO DATA Nama : M. Puspaidi Putra NIP :"— Transcript presentasi:

1 BIO DATA Nama : M. Puspaidi Putra NIP : 610 020 193
Instansi : Badan Lingkungan Hidup Kab. Lombok Barat Alamat Kantor : Jln. Soekarno Hatta Giri Menang Gerung (0370) Alamat Rumah : Jln. Bungkarno Pesongoran

2 EKO SISTEM B. PEMBAKUAN KOMPONEN-KOMPONEN EKOSISTEM
Komponen Biotik/Hayati (Hidup) EKO SISTEM Komponen A-Biotik/Non-Hayati (Tak Hidup) Produsen Penyedia (P) Herbivora Konsumen Pengguna (K) Om nivora Carnovora I Carnivora II Pengurai Dekompose

3 1. Komponen A-Biotik Unsur Fisik Unsur Kimia Contoh : Air, Udara, Tanah, Bahan-bahan Kimia 2. Komponen Biotik a. Produsen (Penyedia) Cara memperoleh makanan dengan kemampuan diri sendiri; dengan merombak bahan-bahan an-organik pada dirinya melalui bantuan cahaya matahari. Cara ini disebut PHOTOSINTESIS. Tidak memakan organisme lainnya, tetapidirinya siap untuk menjadi makanan organisme lainnya. Biasanya tergolong jenis tumbuh-tumbuhan yang berkhrolofil, dan jasad renik jenis autotrop Bisa disebut sebagai produsen I (PI)

4 b. Konsumen Dibagi menjadi 2 kelompok Kelompok Herbivora (Pemakan Tumbuhan) Kelompok Carnovora (Pemakan Hewan) Bahan Makanan Organik Cara memperoleh makanan yaitu dengan cara memakan organisme lainnya, untuk memperoleh bahan-bahan organik. Herbivora disebut konsumen I atau produsen II (pengguna I, penyedia II, setelah produsen I ) Carnivora I disebut konsumen II atau produsen II dan seterusnya carnivora II disebut konsumen III Herbivora dimakan oleh carnivora I, carnivora I dimakan oleh carnivora II dan seterusnya Organisme tergolong jenis hewan; dan jasad renik heterotrop

5 Organisme Jasad Renik Jenis Heterotrop
C. Pengurai Organisme Jasad Renik Jenis Heterotrop Menguraikan sisa buangan/bahan lapukan menjadi materi lagi yang siap untuk digunakan oleh Komponen Produsen Hasil penguraian berupa mineral–mineral dan memiliki dampak terhadap daya dukung stabilitas ekosistem

6 Organisme organisme (dalam bahasa Yunani organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekul-molekul yang saling mempengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup Ciri-ciri yang umum organisme Memerlukan makanan Bernafas Bergerak Tumbuh Berkembang biak Peka terhadap rangsang

7 Ekosistem Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah: Komponen hidup (biotik) Komponen tak hidup (abiotik)

8 Tumbuhan berakar di tepi Bakteri Jamur (Jasad Renik) Bakteri
Contoh Sederhana Ekosistem Kolam Ikan-ikan Kecil Carnivora I Ikan-ikan Besar Carnivora II Bahan-bahan Organik An-Organik Lapukan Hewan Kecil di Dasar (Herbivora) ABIOTIK Fitoplankton di Dasar Tumbuhan berakar di tepi Bakteri Jamur (Jasad Renik) Bakteri Jamur (Jasad Renik) Produsen Pengurai (Dekomposer) Disampaikan Oleh, M. Puspaidi Putra 8

9 Kedua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistem akuarium, ekosistem ini terdiri dari ikan, tumbuhan air, plankton yang terapung di air sebagai komponen biotik, sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.

10 C. Kaidah-Kaidah Ekosistem
1. Suatu ekosistem diatur dan di kendalikan secar alamiah 2. Suatu ekosistem mempunyai daya kemampuan yang optimal dalam keadaan berimbang.Diatas kemampuan tersebut ekosistem tidak lagi terkendali, dengan akibat menimbulkan –perubahan lingkungan yg tidak berada dlm keadaan lestari bagi kehidupan organisme 3. Terdapat interaksi antara unsur2 lingkungan yg saling mempengaruhi dan bersifat timbal balik 4. Interaksi terjadi . antara : Komponen – komponen abiotis dan komponen2 biotis Sesama komponen biotis Sesama komponen abiotis 5. Interaksi itu senantias terkendali menurut suatu dinamika yang stbil, untuk mencapai suatu optimum mengikuti setiap perubahan yg dpt batas2 kesanggupannya.

11 6. Setiap ekosistem memiliki sifat2 yg khas disamping yang umum , dan secara bersama – sama dengan ekosistim lainnya mempunyai peranan thdp. Ekosistem keseluruhannya ( biosfer ) 7. Setiap ekosistem tergantung dapat dipengaruhi oleh faktor2 tempat, waktu dan masing2 membentuk basis itu sendiri sebagai pencerminan sifat – sifat yg khas 8. Antara satu dengan lainnya masing – masing ekosistem juga melibatkan diri untuk memilih interaksinya secara tertentu.

12 EKO SISTEM Ke Stabilan Membentuk Ekosistem Alam Raya
Memiliki Sifat Umum Memiliki Sifat Khas Memilih Interaksinya Tertentu Terhadap Yang Lain EKO SISTEM Alami Optimal Berimbang Ke Stabilan Komponen-komponen Hub. Timbal Balik (Interaksi) Dinamis Memiliki Ambang Batas Kemampuan Biotik – Biotik Abiotik-Abiotik Biotik - Abiotik Dipengaruhi Ruang dan Waktu

13 ALAMI OPTIMAL BERIMBANG
ALAM RAYA Eksosistem Memiliki Sifat Umum FS Eksosistem MEMBENTUK EKOSISTEM MEMBENTUK EKOSISTEM Eksosistem Memiliki Sifat Khusus F Eksosistem BIOSFER S Memiliki Sifat Khusus Memiliki Sifat Khusus Memiliki Sifat Khusus Memiliki Sifat Umum FBS Memiliki Sifat Umum Memiliki Sifat Khusus BF BS HUB. TIMBAL BALIK (INTERAKSI) DINAMIS Eksosistem Eksosistem Memiliki Sifat Khusus Memiliki Sifat Khusus ALAMI OPTIMAL BERIMBANG BIOSFER B Memiliki Sifat Umum Eksosistem Memiliki Sifat Khusus STABIL STABIL AMBANG BATAS

14 D. KESIMPULAN Operasionalisasi suatu ekosestem pada prinsipnya sama; yang membedakan tingkat kompleksitas organismenya. Sebuah ekosistem secara prinsip terdapat. Produsen Konsumen Pada Komponen BIOTIK Pengurai dan Unsur fisik Pada Komponen A-BIOTIK Unsur Kimiawi 2.Tingkat kompleksitas organisme suatu ekosistem dipengaruhi oleh: Banyaknya jenis organisme Produsen Banyaknya jenis organisme Konsumen Banyaknya Keanekaragaman Organisme Pengurai Banyaknya macam-macamKomponen A-Biotik Kompleksitas interaksi antar komponen Berbagai Proses yang berjalan dalam ekosistem

15 III HAKEKAT EKSOSITEM DI ALAM RAYA A.
TRANFORMASI ENERGI & MATERI DALAM EKSOSITEM Sumber Energi di Alam Raya : MATAHARI Energi dalam eksositem tunduk pada : HUKUM TERMODINAMIKA Hukum Termodinamika I (Energi dapat diubah dari bentuk yang satu kepada bentuk yang lain, tetapi tidak pernah dapat diciptakan dan tidak pernah dapat dimusnahkan). Contoh: E. Cahaya E. Panas E. Potensial dalam bentuk makanan. Hukum termodinamika II (Setiap perubahan bentuk energi pasti terjadi degradasi energi, dari energi yang terpusat menjadi yang terpancar). Contoh: Benda panas pasti menyebarkan panas di sekelilingnya yang rendah suhunya.

16 Organisme-organisme Tanah
Aliran Materi Aliran Energi Matahari Tumbuhan Mineral (Garam-garam) Konsumen I (Herbivora) Organisme Pengurai Konsumen II (Karnivora) Sisa-sisa Organik Binatang-binatang Organisme-organisme Tanah

17 PENYERAPAN DAN PENAMBATAN ENERGI & MATERI
PADA PRODUSEN Makan Organsime Untuk Kelangsungan Hidup Bernapas Produsen mendapat makanan atas proses dalam dirinya sendiri tidak dari organisme lain Produsen = tumbuh-tumbuhan berkhlorofil Autothrop Makanan perlu materi Cara mendapat materi tumbuh-tumbuhan berkhlorofil dengan menangkap CO2 di udara dan air (H2O) dari tanah (media) atas bantuan cahaya matahari yang merupakan energi terjadilah materi ( Karbo Hidrat ) sebagai makanan tumbuh-tumbuhan tsb. Dampak dari proses tsb adanya O2 yang ditimbulkan akan digunakan pernafasan organisme lain

18 Photositesis CO2 + H2O (7%) (C6H2O6)n + O2
Energi Surya CO2 + H2O (7%) (C6H2O6)n + O2 Khlorofil Karbohidrat (Materi) Energi Surya (Matahari) yang diambil Cuma 7% sisanya kembali ke alam. Pemanfaatan dari tumbuhan ber khlorofil ini adalah reaksi balik dari fotosintesis Tanpa Sinar Surya (C6H2O6)n + O2 Energi (2%) + H2O+CO2 2% Habis untuk Aktivitas/Pernapasan Habis untuk aktivitas

19 Fotosintesis Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya

20 Fotosintesis pada tumbuhan
Tumbuhan bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung. dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis

21 Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini:
6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar

22 Tanpa Sinar Matahari Untuk Aktivitas Energi Surya (7%) (2%)
Yang masuk dalam pemanfaatan ekosistem hanya 7% CO2 + H2O 95% energi matahari tidak dimanfaatkan oleh alam dalam ekosistem Untuk Aktivitas Energi Surya (7%) Tanpa Sinar Matahari (2%) Produsen I (C6H2O6)n + O2 (2%) Ditambat Apabila manusia yang manfaatkan, hanya 2% yang ditransfer, 3% sisanya kembali ke alam Dimanfaatkan oleh konsumen I (Produsen II) Apabila hewan yang memanfaatkan 1% diserap tanah menjadi makanan kering 4& dimanfaatkan hewan 2% Untuk Aktivitas !% untuk pencernaan !% untuk pernapasan !% kembali ke tanah Dimanfaatkan ke manusia hanya 1%

23 Rantai Makanan (Food Chain)
Adalah = Perpindahan Energi dari tumbuhan (produsen) melalui serangkaian organisme dalam peristiwa makan memakan. Rantai makanan tidak berjalan sendiri-sendiri melainkan saling berhubungan antara satu dengan lainnya, sehingga merupakan jaring-jaring. Rantai Makanan dalam suatu sistem disebut jaringan/pangan (Food Web) Rantai Makanan/Pangan Rantai Predator (Pemangsa) (Pangkal tolaknya tumbuh-tumbuhan kemudia ke hewan kecil akhirnyake hewan yang lebih besar) Rantai Parasit (Pangkal tolaknya hewan-hewan yang besar dan berakhir pada hewan kecil Dimulai dari organisme yang mati, kemudian ke microorgansime

24 Heterotrof Heterotrof (dari bahasa Yunani heterone: lainnya dan trophe: nutrisi) adalah organisme yang membutuhkan senyawa organik dimana karbon diekstrak untuk pertumbuhannya. Heterotrof dikenal sebagai "konsumer" dalam rantai makanan. Termasuk ke dalam heterotrof adalah semua hewan, jamur dan bakteri

25 Terimakasih BIO DATA Nama : M. Puspaidi Putra NIP : 610 020 193
Instansi : Badan Lingkungan Hidup Kab. Lombok Barat Alamat Kantor : Jln. Soekarno Hatta Giri Menang Gerung (0370) Alamat Rumah : Jln. Bungkarno Pesongoran Terimakasih


Download ppt "BIO DATA Nama : M. Puspaidi Putra NIP :"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google