Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEORI-TEORI ELITE Pertemuan ke 3.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEORI-TEORI ELITE Pertemuan ke 3."— Transcript presentasi:

1 TEORI-TEORI ELITE Pertemuan ke 3

2 PILIHAN TEORI / METODE ANALISIS WIRGHT MILLS UNTUK MENENTUKAN SIAPA ELITE ANALISIS POSISI; REPUTASI DAN PEMBUATAN KEPUTUSAN ANALISIS KONFIGURASI ELITE UNTUK MENENTUKAN HUBUNGAN ANTAR ELITE (POSISI ELITE DI TENGAH ELITE-ELITE YG LAIN) BASIS KEKUASAAN ELITE, JARINGAN DAN PERTUKARAN ANTAR ELITE SOSIOMETRI SNOWBALL

3 ANALISIS WIRGHT MILLS ELITE MASSA

4 KONSEPTUALISASI ELITE

5 BAHAN BACAAN ELITE HARYANTO, ELIT DAN KEKUASAAN, S2 PLOD, 2005.
SUZANNE KELLER, PENGUASA DAN KELOMPOK ELIT, YAYASAN ILMU-ILMU SOSIAL, JAKARTA, 1995

6 DISTRIBUSI KEKUASAAN SUMBERDAYA KEKUASAN DIDISTRIBUSIKAN TIMPANG MUNCUL SESEORANG ATAU SEKELOMPOK ORANG YG MEMPUNYAI KEKUASAAN DARI YANG LAIN MELAHIRKAN TEORI ELITE SUMBERDAYA KEKUASAAN DIDISTRIBUSIKAN MERATA POSISI SETARA DALAM HUBUNGAN KEKUASAAN  MELAHIRKAN TEORI DEMOKRASI PLURALIS

7 ELIT- MASSA SESEORANG/ SEKELOMPOK ORANG YG MEMPUNYAI KEKUASAAN YG LEBIH BESAR DISEBUT ELITE SEDANGKAN YG TIDAK MEMPUNYAI KEKUASAAN/ MENJADI DOMAIN OF POWERS DR ELITE DISEBUT MASSA

8 ELITE DAN MASSA ELITE MASSA

9 ELITE TUNGGAL/ PLURAL APAKAH ELITE ITU TUNGGAL ATAU PLURAL?
DALAM MASYARAKAT TRADISIONAL/ HOMOGENUS TUNGGAL DALAM MASYARAKAT MODERN/ KOMPLEKS PLURAL NAMUN DI TENGAH PLURALITAS ITU ADA THE POWER ELITE

10 ELITE TUNGGAL POLITIK EKONOMI BUDAYA ELITE MASSA

11 ELITE PLURAL EKONOMI BUDAYA POLITIK

12 THE POWER ELITE ELITE KEKUASAAN (COMMON INTEREST) EKONOMI BUDAYA
POLITIK

13 ELITE POLITIK HAROLD LASSWELL menyebutkan bahwa elite yang paling unggul kedudukannya adalah elite politik; karena dalam lapangan politik keputusan- keputusan disertai dengan sanksi yang paling kuat. Dengan demikian, politik melahirkan keputusan yang otoritatif diantara nilai-nilai yang lain.

14 KARAKTERISTIK ELITE POLITIK
Ada beberapa kesepakatan dari elite teorist, berkaitan dengan distribusi kekuasaan dalam lapangan politik: Kekuasaan politik, seperti halnya social goods lainnya didistribusikan dengan tidak merata. Oleh karena tidak meratanya distribusi, maka masyarakat dikelompokkan menjadi dua; orang/ sekelompok orang yang mempunyai kekuasaan politik penting (elit) dan mereka yang tidak memilikinya (massa). Secara internal, elite itu itu bersifat homogen, bersatu dan memiliki kesadaran kelompok (memiliki latar belakang yang mirip, memiliki nilai-nilai kesetiaan dan kepentingan bersama). Elite mengatur sendiri kelangsungan hidupnya dan keanggotannnya berasal dari suatu lapisan masyarakat yang sangat terbatas (exclusive). Elite pada dasarnya otonom, kebal akan gugatan dari siapapun di luar kelompoknya.

15 EVOLUSI TEORI ELITE MOSCA RULLING CLASS DAN RULLED CLAS
PARETO GOVERNING DAN NON GOVERNING DALAM RULLING CLASS GUIDO DORSO POLITICAL (GOV AND OPOSISI) DAN NON POLITICAL CLASS DALAM THE RULLING ROBERT PUTNAM ANALISIS ELITE (POSISI, REPUTASI, KEBIJAKAN); 6 LAPIS WRIGHT MILLS THE POWER ELITE NEO MARXIS ANALISIS POSISI KELAS

16 RISET-RISET ELITE DALAM TRANSISI POL DI INDONESIA
Studi Vedi R Hadiz dalam Reorganising Power in Indonesia: The Politics of Oligarchy in an age of markets, 2004 melihat kecenderungan reorganisasi kekuasaan dari kelompok oligarki. Studi Demos; Demokrasi Oligarkis. Demokrasi dibajak oleh aktor-aktor Oligarkis.

17 DEMOKRASI OLIGARKIS HASIL RISET DEMOS (2005) MENUNJUKKAN KEHADIRAN ELITE OLIGARKIS YANG TELAH MENYESUAIKAN DIRI DENGAN DEMOKRASI. STRATEGINYA: A. BERADAPTASI (75 % USER & ABUSER; 14 % PROMOTER) ; B. MEMONOPOLI (JALUR LEGISLATIF 61 %); C. MEMANIPULASI PROSES DEMOKRASI (MENDAYAGUNAKAN SUMBERDAYA PUBLIK 10 %; MEMBELI DUKUNGAN SUARA (13 %); PENGGUNAAN CARA OTORITARIAN (15 %); MENGERAHKAN MASA (8 %) DAN MEMANIPULASI SENTIMEN ETNIK/ AGAMA (12 %) .

18 TERIMA KASIH


Download ppt "TEORI-TEORI ELITE Pertemuan ke 3."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google