Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Etika Media Massa Kasus-kasus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Etika Media Massa Kasus-kasus."— Transcript presentasi:

1 Etika Media Massa Kasus-kasus

2 Soal 1 Surat kabar X memiliki bukti bahwa seseorang yg dianggap tokoh masyarakat mencuri uang US 50 ribu dari pengumpulan dana amal. Tokoh tersebut telah dihubungi untuk konfirmasi dan berjanji akan mengembalikan seluruh uang yg diambil dan mendesak koran X tidak menerbitkan berita tsb. Alasannya jika berita dimuat maka istrinya yg sedang dirawat di rs akan bertambah parah sakitnya dan meninggal

3 Pertanyaan: Apakah anda akan memuat berita tsb?
Apakah anda akan terlebih dahulu mencari tahu keadan istri sang tokoh dari doter yang merawatnya dan yakin bahwa ia tidak akan mati,sebelum memuat erita tsb? Apakah anda akan memberikan kesempatan kepada tokoh tersebut mengembalikan seluruh uang yg diambil dan jika ia benar melakukannya tidak akan menulis beriat tentangnya?

4 Soal 2 Suatu ketika sebuah televisi swasta nasional menyiarkan berita bahwa bank A yang terkenal dan mendominasi perbankan Indonesia tidak membayar pajak selama 2 tahun berturut-turut. Nilainya tidak tanggung-tanggung. Rp 2 trilyun rupiah! Dalam liputan itu Dirjen Pajak Darmin Nasution diminta tanggapannya. Pihak bank sendiri menolak berkomentar. Pemberitaan itu adalah yang pertama dan terakhir karena keesokan harinya dan hari-hari selanjutnya tidak ada kabarnya lagi. Apakah bank itu telah membayar pajak atau tidak

5 Sebuah televisi nasional pernah memberitakan perusahaan penerbangan X, yang sempat dirundung malang karena pesawatnya mengalami kecelakaan beruntun datang ke kantor redaksi. Di hadapan pemimpin redaksi TV itu, pemimpin perusahaan menyatakan komitmen untuk memasang iklan selama 1 tahun. Nilai komitmen itu tidak disebutkan. Namun TV swasta nasional itu memberitakan bahwa ada upaya untuk “melunakkan” pemberitaan dengan kunjungan perusahaan penerbangan tersebut.

6 Seorang anggota LSM yang juga wartawan menuduh TV Y tidak proporsional memberitakan Lumpur lapindo. Pemberitaan TV Y condong berpihak pada lapindo dan menutup-nutupi permasalahan korban Lumpur. Ketika tv lain menyebut Lumpur lapindo, tv Y menyebutnya Lumpur sidoarjo. Ketika warga siodarjo datang ke Jakarta dan berunjukrasa ke istana tv Y menyiarkannya hanya sekilas.

7 Masih soal tv Y. Anggota LSM menuduh kepolisian memberikan bantuan kepada tv Y secara eksklusif untuk liputan penangkapan teroris. Harusnya kepolisian juga memberitahu tv lain.Bukankah kepolisian milik semua warga Indonesia bukan hanya tv Y?

8 Masih soal tv Y. Anggota LSM menuduh kepolisian memberikan bantuan kepada tv Y secara eksklusif untuk liputan penangkapan teroris. Harusnya kepolisian juga memberitahu tv lain.Bukankah kepolisian milik semua warga Indonesia bukan hanya tv Y?

9 Direktur utama sebuah tv nasional dituduh telah memberikan mobil mewah pada pejabat pemerintah. Semua media massa memberitakan tuduhan ini. Sedangkan tv nasional milik direktur utama itu tidak sama sekali memberitakannya.

10 Seorang wanita korban Lumpur lapindo stress berat
Seorang wanita korban Lumpur lapindo stress berat. Setelah berteriak teriak selama berjam- jam akhirnya wanita itu berniat mengakhiri hidupnya. Menyiram tubuhnya dengan bensin dan menyalakan api.Anda dan kamerawan kebetulan sedang berada di tempat kejadian. Tidak ada kru tv lain.Mulai dari marah-marah hingga mengguyur bensin anda dapat gambarnya. Haruskah anda biarkan wanita itu bunuh diri demi liputan eksklusif atau mencegahnya demi kemanusiaan?

11 Seorang artis digosipkan telah menikah lagi dengan seorang pejabat
Seorang artis digosipkan telah menikah lagi dengan seorang pejabat. Artis itu membantah keras. Untuk membuktikan kebenaran anda bersama kamerawan mengikuti dengan diam- diam kemanapun artis itu pergi.

12 Usai mahasiswa “menyandera” gedung DPR/MPR tahun 1998 wartawan menemukan banyak alat kontasepsi beterbaran dimana- mana. Para wartawan bersepakat tidak memberitakannya


Download ppt "Etika Media Massa Kasus-kasus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google