Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pemrograman Web Dinamis

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pemrograman Web Dinamis"— Transcript presentasi:

1 Pemrograman Web Dinamis
Tutup CMS CSS PHP Framework Febri Tri Cahyo S. Muharrom Ali A. Dara Ninggar P. Ramadhan Rizqi S. Ardyansyah Muchsin J.

2 Framework Framework atau bahasa indonesianya kerangka kerja adalah sebuah software untuk memudahkan para programmer membuat aplikasi atau web yang isinya adalah berbagai fungsi, plugin, dan konsep sehingga membentuk suatu sistem tertentu. Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi. CMS Framework CSS

3 PHP Framework Jika dikaitkan dengan PHP maka dapat diartikan sebagai suatu kerangka kerja yang telah terpola dan memudahkan pengembang web dalam pembuatan web yang menggunakan script PHP. Mempermudah yang dimaksud misalnya, Dalam membuat sebuah aplikasi web kita sering menulis script PHP secara keseluruhan (konvensional) dan itu pun kita ulang pada halaman yang lain. CMS Framework CSS

4 PHP Framework Bukankah itu begitu tidak efesien disamping berat ketika diload ? Dengan PHP Framework semua bisa teratasi. Semuanya sudah diatur menjadi pola-pola tertentu yang disebut dengan class. Pola/class inilah yang meringankan kita dalam penulisan script dan load halaman web. CMS Framework CSS

5 PHP Framework menggunakan metode pengembangan berbasis MVC
PHP Framework menggunakan metode pengembangan berbasis MVC. MVC terdiri dari tiga bagian yaitu; Model Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu kita dalam pengelolaan database seperti memasukkan data ke database, update data dan lain-lain. View View adalah bagian yang mengatur tampilan ke user. Bisa di katakan berupa halaman web. CMS Framework CSS

6 PHP Framework menggunakan metode pengembangan berbasis MVC
PHP Framework menggunakan metode pengembangan berbasis MVC. MVC terdiri dari tiga bagian yaitu; Controller Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view. Controller berisi script-script php yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirimkannya ke halaman web. CMS Framework CSS

7 Kelebihan Framework Ringan dan cepat
Framework hanya melakukan pemanggilan pustaka/kelas yang dibutuhkan sehingga meminimalkan resource yang diperlukan sehingga ketika kita me-load sebuah halaman akan menjadi ringan dan cepat. Mayortitas mendukung berbagai jenis database. CMS Framework CSS

8 Kelebihan Framework Menggunakan metode MVC.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dengan metode MVC akan mempermudah kita dalam memahami alur pemrograman karena untuk bagian tampilan, logika dan query database telah dipecah sedemikian rupa. CMS Framework CSS

9 MVC MVC merupakan suatu metode untuk memisahkan bagian-bagian dari suatu web aplikasi. MVC adalah kependekan dari Model View Controller. CMS Framework CSS

10 Contoh Framework CodeIgniter CakePHP Symfony Zend Akelos CMS Framework
CSS

11 CMS ( Content Management System )
CMS merupakan sebuah aplikasi web atau software web yang tujuannya untuk memudahkan dalam pengelolaan (upload,edit,menambahkan,dll) konten dalam sebuah website/blog/aplikasi web tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis tanpa harus memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman web. CMS Framework CSS

12 CMS dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis website seperti :
Website perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas. Portal Galeri foto Aplikasi E-Commerce / Toko Online Mengelola website pribadi / blog. Dan lain-lain. CMS Framework CSS

13 Keuntungan menggunakan CMS
•Konsistensi design website dapat dijaga •Content yang dikehendaki dapat dipublikasikan tanpa pengeditan oleh orang lain •Menghemat biaya untuk mempekerjakan web specialist •Notifikasi otomatis kepada pemilik website jika ada content yang sudah kadaluarsa •Memungkinkan kerjasama yang baik antar pengelola suatu website. •Mengurangi kompleksitas dalam pengelolaan informasi ke website. CMS Framework CSS

14 Fasilitas Dasar CMS Content Authoring, Editing and Management
Workflow, Collaboration, and Security Publishing Standards Support Technical specifications CMS Framework CSS

15 Contoh CMS Wordpress Joomla Durpal Aura PrestaShop Opencart Moodle CMS
Framework CSS

16 Pengertian Cascading Style Sheet
CSS (Cascading Style Sheet) adalah salah satu bahasa desain web (style sheet language) yang mengontrol format tampilan sebuah halaman web yang ditulis dengan menggunakan penanda(markup laguage). Biasanya CSS digunakan untuk mendesain sebuah halaman HTML dan XHTML, tetapi sekarang CSS bisa diaplikasikan untuk segala dokumenXML, termasuk SVG dan XUL bahkan ANDROID. CMS Framework CSS

17 CSS dibuat untuk memisahkan konten utamadengan tampilan dokumen yang meliputi layout, warna dan font. CSS juga memungkinkan sebuah halaman untuk ditampilkan dalam berbagai style dengan menggunakan metode pembawaan yang berbeda pula, seperti on- screen, in-print, by voice, dan lain-lain. CMS Framework CSS

18 Tujuan Cascading Style Sheet
Tujuan utama CSS diciptakan untuk membedakan konten dari dokumen dan dari tampilan dokumen, dengan itu, pembuatan ataupun pemrograman ulang web akan lebih mudah dilakukan. CMS Framework CSS

19 Fungsi Cascading Style Sheet
fungsi utama css adalah merancang, merubah, mendisain, membentuk halaman wesite(blog juga website). dan isi dari halaman website adalah tag-tag html, logikanya css itu dapat merubah tag-tag html(yang sederhana) sehingga menjadi lebih fungsional dan menarik. CMS Framework CSS

20 Inline Style Sheet CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style="..." dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain. CMS Framework CSS

21 Contoh Inline Style Sheet
CMS Framework CSS

22 Embedded Style Sheet (Internal)
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> ... </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan. CMS Framework CSS

23 Contoh Embedded Style Sheet (Internal)
<head> <title>Internal CSS</title> <style type="text/css"> h1 {color:blue; text-align: center;} p {color:white; background: black; padding: 10px 10px;} </style> </head> <h1>Ini Contoh Internal CSS</h1><br /> <p>Hallo! ini adalah bagian contoh penggunaan internal CSS yang bisa anda buat sendiri dirumah!. Semoga bermanfaat ya!</p> CMS Framework CSS

24 Embedded Style Sheet (Eksternal)
CSS didefinisikan terlebih dalam sebuah file (*.css). Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya nama file di panggil dengan syntax html pada file HTML. CMS Framework CSS

25 Contoh Embedded Style Sheet (Eksternal)
CMS Framework CSS

26 Struktur CSS Bagian pertama sebelum tanda '{}' dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh '{}' disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value.Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan blue adalah value. CMS Framework CSS

27 Struktur CSS Perintah CSS terdiri atas 2 komponen, yakni Selector & Declaration. Selector berfungsi untuk memberi tahu browser bahwa pada elemen mana rule CSS diterapkan. Selector dapat berupa elemen HTML, selector class atau selector id. Declaration merupakan aturan CSS yang diterapkan, terdiri atas property dan value. CMS Framework CSS


Download ppt "Pemrograman Web Dinamis"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google