Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi Logam Berat

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi Logam Berat"— Transcript presentasi:

1 Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi Logam Berat

2 Definisi pencemaran Adanya suatu organisme atau unsur lain ke dalam suatu sumber daya, misalnya air, udara, atau tanah, dalam kadar yang mengganggu kegunaan sumber daya tersebut. (Abdullah, 2014: 155) Suatu lingkungan hidup dikatakan tercemar apabila telah terjadi perubahan- perubahan dalam tatanan lingkungan itu sehingga tidak sama lagi dengan bentuk asalnya (UU lingkungan hidup)

3 Pencemaran Lingkungan
Suatu tatanan lingkungan hidup dapat tercemar atau menjadi rusak disebabkan oleh banyak hal, namun yang paling utama penyebabnya adalah limbah

4 Limbah Berdasarkan Jenis Sifat Sumber Limbah Padat:
Sisa bahan atau buangan yang sudah tidak berguna dan berbentuk benda padat Limbah Organik: Bahan buangan yang dapat terurai dalam tatanan lingkungan Limbah Domestik: Buangan yang berasal dari rumah tangga Limbah Cair: Sisa bahan atau buangan yang sudah tidak berguna dan berbentuk benda cair Limbah anorganik: Bahan buangan yang tidak dapat terurai dalam tatanan lingkungan Limbah Industri: Buangan yang berasal dari suatu proses industri

5 Pencemaran yang ditimbulkan oleh limbah dapat berupa: bau, warna, suara dan bahkan pemutusan mata rantai/penghancuran satu jenis organisme dari tatanan lingkungan hidup Pencemaran yang dapat menghancurkan tatanan lingkungan hidup biasanya berasal dari limbah berbahaya,yaitu yang memiliki daya racun (toksisitas) yang tinggi. Pada umumnya berupa limbah kimia.

6 Senyawa kimia yang sangat beracun bagi organisme hidup dan manusia adalah yang mempunyai bahan aktif dari logam-logam berat. Daya racun yang dimiliki oleh bahan aktif dari logam berat akan bekerja sebagai penghalang kerja enzim dalam proses fisiologis dan metabolisme tubuh, sehingga proses metabolisme terputus. Bahan beracun dari senyawa kimia akan terakumulasi atau menumpuk dalam tubuh yang mengakibatkan keracunan kronis.

7 Toksikologi Toksikologi  toksik : racun ; logos : ilmu. Ilmu yang membahas tentang racun The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) tahun 1978 membuat acuan bahwa toksikologi adalah: suatu substansi toksik/racun yang secara demonstratif mempunyai kemampuan untuk menimbulkan kanker, tumor, atau menyebabkan terjadinya perubahan permanen pada keturunan baik pada manusia ataupun hewan bahkan menyebabkan kematian bila substansi tersebut masuk ke dalam tubuh.

8 Bentuk Serangan Toksikan
Toksisitas Fisika  berupa penghancuran dan peradangan. Contoh, kasus dermatitis yang terjadi pada kulit. Toksisitas Kimia  mempunyai bentuk dan variasi yang luas, dapat mengakibatkan kerusakan jaringan bahkan kematian sel-sel tubuh Toksisitas Fisiologis  ketidakseimbangan sistem fisiologis, misal tidak berfungsinya sisem enzim karena terbentuknya ikatan antara enzim dengan logam berat.

9 Logam Memiliki daya hantar listrik yang baik
Memiliki kemampuan menghantar panas yang baik Memiliki repatan yang tinggi Dapat membentuk alloy dengan logam lainnya Untuk logam padat, dapat ditempa dan dibentuk 75% unsur dalam tabel periodik merupakan unsur logam, logam alkali, alkali tanah, transisi, dll. Logam dalam Tatanan Lingkungan: logam yang dibutuhkan organisme dan logam berat

10 Logam Berat adalah logam yang bila berikatan dan atau masuk ke dalam tubuh organisme hidup akan memiliki pengaruh buruk terhadap tubuh Karakteristik: Memiliki spesifikasi graviti yang sangat besar (lebih dari 4) Mempunyai nomor atom dan 40-50 Mempunyai respon biokimia khas (spesifik) pada organisme hidup Contohnya: air raksa (Hg), Kadmium (Cd), timah hitam (Pb), dan khrom (Cr). Beberapa logam esensial seperti Cu, Zn dan Ni jika terlalu banyak dikonsumsi tubuh akan berubah menjadi racun.

11 Penyebaran Logam di Alam
Batuan Air Atmosfir digolongkan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui terdapat dua kelompok logam, yaitu logam berkelimpahan (Fe, Al, Cr, Mg, dll) dan logam jarang (Cu, Pb, Zn, Au, dll) umumnya berbentuk ion. dapat berasal dari sumber-sumber alamiah (pengikisan batu mineral) dan aktivitas yang dilakukan oleh manusia (buangan sisa industri) menurut Leckie dan James (1974), kelarutan dari unsur logam di perairan dikontrol oleh: pH badan air, jenis dan konsentrasi logam, reaksi redoks unsur logam yang terdapat di tatanan atmosfir dalam bentuk partikulat/senyawa. sumbernya dari penambangan logam, buangan asap kendaraan bermotor

12 Logam Berat yang akan dibahas
Tembaga Timbal Merkuri

13 Tembaga (Cu) Berbentuk kristal dengan warna merah, Bersumber dari peristiwa alam seperti pengikisan dan hujan, Diperoleh dari hasil penambangan Secara fisika, digolongkan dalam kelompok logam penghantar listrik yang baik, banyak digunakan dalam bidang elektronika atau kelistrikan. Merupakan logam esensial, namun dalam jumlah besar akan memiliki dampak bagi tubuh. Konsumsi Cu yang baik 2,5 mg/kg berat tubuh orang dewasa / hari, dan 0,05 mg/kg berat tubuh anak-anak/hari Akibat keracunan kronis Cu adalah penyakit wilson (kerusakan otak, penurunan kerja ginjal), dan Kinsky (rambut kaku dan berwarna kemerahan)

14 Timbal (Pb) Logam timbal di bumi sangat sedikit, 0,0002% dari jumlah seluruh kerak bumi. Secara fisika, merupakan logam yang lunak, tahan korosi, titik lebur rendah, kerapatan yang lebih besar dibandingkan logam biasa, penggantar listrikyang tidak baik Di udara dapat berasal dari buangan gas kendaraan bermotor. Di perairan Pb masuk melalui pengkristalan di udara dengan bantuan air hujan juga dampak limbah industri seperti industri batu baterai. Keracunan Pb dalam tubuh dapat mempengaruhi banyak jaringan dan organ tubuh, seperti sistem syaraf, sistem reproduksi. Umur dan jenis kelamin turut mempengaruhi kandungan Pb dalam jaringan tubuh seseorang, semakin tua maka semakin tinggi konsentrasi Pb yang terakumulasi dalam jaringan tubuh.

15 Kadar Pb dalam Jaringan Tubuh orang yang tidak perpapar Pb
Mg Pb/100 gr Jaringan basah Tulang 0,67 - 3,59 Hati 0,04 - 0,28 Paru-Paru 0,03 - 0,09 Ginjal 0,05 – 0,16 Limpa 0, ,07 Jantung 0,04 Otak 0,01 - 0,09 Gigi 0, ,3 Rambut 0,007 – 1,17

16 Merkuri Logam dihasilkan dari bijih sinabar (HgS) yang mengandung unsur merkuri antara 0,1%-0,4%. Secara fisika berwujud cair, mudah menguap, tahanan listrik sangat rendah (konduktor yang baik), unsur beracun. Digunakan dalam berbagai industri, seperti pulp dan kertas banyak digunakan senyawa FMA (fenil merkuri asetat) dg tujuan mencegah pembentukan kapur pada kertas basah selama penyimpanan Keracunan merkuri biasanya melalui pernafasan dan makanan., disadari dalam waktu yg cenderung lama. Sistem tubuh yang terganggu, syaraf, pencernaan, penglihatan. Merkuri mampu menembus membran plasenta.

17 Konsentrasi Merkuri dalam Organ Tubuh*
Hg pada induk (μg/g) Hg pada janin (μg/g) Ginjal 518 5,8 Paru-paru 77,5 0,6 Hati 8 10,1 Cerebrum (otak) 10,9 0,05 Cerebellum (otak) 0,24 Jantung 3,2 0,15 Limpa 5,2 1,8 Darah 15/100 ml 2,35/100 ml *Percobaan pada kera yang hamil dan janin gugur yang dipapar oleh uap merkuri (R.G. Smith, Chlorine Institute, Wayne State Univ, Michigan, 1970)

18 Tugas Berilah sedikitnya 3 contoh limbah berdasarkan jenis, sifat dan sumbernya! Carilah sedikitnya 5 jenis logam berat beserta nomor atomnya selain yang telah dijelaskan! Apa yang harus dilakukan untuk mencegah tubuh terpapar oleh logam berat secaraberlebihan?


Download ppt "Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi Logam Berat"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google