Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ABDUL MUN'IM IDRIS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ABDUL MUN'IM IDRIS."— Transcript presentasi:

1 ABDUL MUN'IM IDRIS

2

3 FORENSIK

4 Forensik (berasal dari bahasa Yunani Forensis yang berarti "debat" atau "perdebatan") adalah bidang ilmu pengetahuan yang digunakan untuk membantu proses penegakan keadilan melalui proses penerapan ilmu atau sains. Dalam kelompok ilmu-ilmu forensik ini dikenal antara lain ilmu fisika forensik, ilmu kimia forensik, ilmu psikologi forensik, ilmu kedokteran forensik, ilmu toksikologi forensik, ilmu psikiatri forensik, komputer forensik, dan sebagainya.

5 Perlukah ilmu forensi dalam ranah teknologi informasi!

6 KEAMANAN KOMPUTER Komputer Forensik

7 Forensik

8 Komputer Forensik Forensik merupakan sebuah proses ilmiah dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menghadirkan berbagai bukti pada sidang pengadilan karena adanya kasus hukum. Lalu, apa yang dimaksud dengan Komputer Forensik?

9 Beberapa definisi komputer forensik
Definisi sederhana “Penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk mengekstrak dan memelihara barang bukti tindakan kriminal” Menurut Judd Robin, seorang ahli komputer forensik: “Penerapan secara sederhana dari penyelidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin” New Technologies memperluas definisi Robin dengan: “Komputer forensik berkaitan dengan pemeliharaan, identifikasi, ekstraksi dan dokumentasi dari bukti-bukti komputer yang tersimpan dalam wujud informasi magnetik”

10 Komputer Forensik Berbeda dari pengertian forensik pada umumnya, komputer forensik dapat diartikan sebagai pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber daya komputer yang mencakup: sistem komputer, jaringan komputer, jalur komu¬nikasi, dan berbagai media penyimpanan yang layak untuk diajukan dalam sidang pengadilan.

11 Komputer Forensik Komputer forensik banyak ditempatkan dalam berbagai keperluan, bukan hanya untuk menangani beberapa kasus kriminal yang melibatkan hukum, seperti rekonstruksi perkara insiden keamanan komputer, upaya pemulihan kerusakan sistem, pemecahan masalah yang melibatkan hardware ataupun software, dan dalam memahami sistem atau pun berbagai perangkat digital agar mudah dimengerti.

12 Komputer Forensik Komputer forensik merupakan ilmu baru yang akan terus berkembang. Ilmu ini didasari oleh beberapa bidang keilmuan lainnya yang sudah ada. Bahkan, komputer forensik pun dapat dispesifikasi lagi menjadi beberapa bagian, seperti: Disk Foren¬sik, System Forensik, Network Forensik, dan Internet Forensik

13 Judd Robbins menyatakan kejahatan dan pekerjaan yang memerlukan bukti dari keahlian komputer forensik Jaksa penuntut mempergunakan barang bukti komputer dalam kejahatan yang bermacam-macam, seperti obat bius, pornografi anak, pembunuhan, dan penggelapan keuangan Detektif swasta bisa mempergunakan rekaman pada sistem komputer untuk melacak kasus penggelapan, perceraian, diskriminasi dan pelecehan. Perusahaan asuransi bisa mengurangi biaya dengan bukti komputer yang menyatakan kemungkinan penggelapan pada insiden, kebakaran, atau kompensasi pekerja Perusahaan menyewa ahli komputer forensik untuk menentukan bukti yang berkaitan dengan pelecehan seksual, penipuan, pencurian rahasia dagang, dan informasi rahasia internal lainnya Petugas penegak hukum sering memerlukan bantuan dalam persiapan penggeledahan dan penyitaan perangkat komputer. Perorangan kadang menyewa ahli komputer forensik untuk mendukung klaim pemutusan kerja, pelecehan seksual atau disriminasi umur.

14 Pengetahuan yang diperlukan ahli forensik
Dasar-dasar hardware dan pemahaman bagaimana umumnya sistem operasi bekerja Bagaimana partisi drive, hidden partition, dan di mana tabel partisi bisa ditemukan pada sistem operasi yang berbeda Bagaimana umumnya master boot record tersebut dan bagaimana drive geometry Pemahaman untuk hide, delete, recover file dan directory bisa mempercepat pemahaman pada bagaimana tool forensik dan sistem operasi yang berbeda bekerja. Familiar dengan header dan ekstension file yang bisa jadi berkaitan dengan file tertentu

15 Permodelan Forensik Model forensik melibatkan tiga komponen terangkai yang dikelola sedemikian rupa hingga menjadi sebuah tujuan akhir dengan segala kelayakan dan hasil yang berkualitas. Ketiga komponen tersebut adalah Manusia (People), Peralatan (Equipment), Aturan (Protocol),

16 Permodelan Forensik Manusia (People), diperlukan kualifikasi untuk mencapai manusia yang berkua¬litas. Memang mudah untuk belajar komputer forensik, tetapi untuk menjadi ahlinya, dibutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan dan pengalaman. Peralatan (Equipment), diperlukan sejumlah perangkat atau alat yang tepat untuk mendapatkan sejumlah bukti (evidence) yang dapat dipercaya dan bukan sekadar bukti palsu. Aturan (Protocol), diperlukan dalam menggali, mendapatkan, menganalisis, dan akhirnya menyajikan dalam bentuk laporan yang akurat. Dalam komponen aturan, diperlukan pemahaman yang baik dalam segi hukum dan etika, kalau perlu dalam menyelesaikan sebuah kasus perlu melibatkan peran konsultasi yang mencakup pengetahuan akan teknologi informasi dan ilmu hukum.

17 Tahapan pada Komputer Forensik
Empat tahapan dalam komputer forensik. Pengumpulan data Pengujian Analisis Dokumentasi dan laporan

18 Tahapan pada Komputer Forensik
Pengumpulan data Pengumpulan data bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai sumber daya yang dianggap penting dan bagaimana semua data dapat terhimpun dengan baik.

19 Tahapan pada Komputer Forensik
Pengujian Pengujian mencakup proses penilaian dan meng-ekstrak berbagai informasi yang relevan dari semua data yang dikumpulkan. Tahap ini juga mencakup bypassing proses atau meminimalisasi berbagai feature¬ sistem operasi dan aplikasi yang dapat menghilangkan data, seperti kompresi, enkripsi, dan akses mekanisme kontrol. Cakupan lainnya adalah mengalokasi file, mengekstrak file, pemeriksanan meta data, dan lain sebagainya.

20 Tahapan pada Komputer Forensik
Analisis Analisis dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejumlah metode. Untuk memberikan kesimpulan yang berkualitas harus didasarkan pada ketersediaan sejumlah data atau bahkan sebaliknya, dengan menyimpulkan bahwa “tidak ada kesimpulan”. Hal tersebut sangat dimungkinankan. Tugas analisis ini mencakup berbagai kegiatan, seperti identifikasi user atau orang di luar pengguna yang terlibat secara tidak langsung, lokasi, perangkat, kejadiaan, dan mempertimbangkan bagaimana semua komponen tersebut saling terhubung hingga mendapat kesimpulan akhir.

21 Tahapan pada Komputer Forensik
Dokumentasi dan laporan Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dokumentasi dan laporan, seperti: Alternative Explanations (Penjelasan Alternatif) Audienc Consideration (Pertimbangan Penilik) Actionable Information Standarisasi Komputer Forensik Informasi esensial pada registry

22 Dokumentasi dan laporan
Alternative Explanations (Penjelasan Alternatif) Berbagai penjelasan yang akurat seharusnya dapat menjadi sebuah pertimbangan untuk diteruskan dalam proses reporting. Seorang analis seharusnya mampu menggunakan sebuah pendekatan berupa metode yang menyetujui atau menolak setiap penjelasan sebuah perkara yang diajukan.

23 Dokumentasi dan laporan
Audienc Consideration (Pertimbangan Penilik) Menghadirkan data atau informasi keseluruh audience sangat berguna. Kasus yang melibatkan sejumlah aturan sangat membutuhkan laporan secara spesifik berkenaan dengan informasi yang dikumpulkan. Selain itu, dibutuhkan pula copy dari setiap fakta (evidentiary data) yang diperoleh. Hal ini dapat menjadi sebuah pertimbangan yang sangat ber¬alasan. Contohnya, jika seorang Administrator Sistem sebuah jaringan sangat memungkinkan untuk mendapatkan dan melihat lebih dalam sebuah network traffic dengan informasi yang lebih detail.

24 Dokumentasi dan laporan
Actionable Information Proses dokumentasi dan laporan mencakup pula tentang identifikasi actionable information yang didapat dari kumpulan¬ sejumlah data terdahulu. Dengan¬ bantuan data-data tersebut, Anda juga bisa mendapatkan dan meng¬ambil berbagai informasi terbaru.

25 Dokumentasi dan laporan
Standarisasi Komputer Forensik Standarisasi harus dapat mengisi seluruh¬ aktivitas dalam komputer forensik. Hal ini mencakup Pendefinisian, Prinsip, Proses, Hasil, dan “Bahasa”. Sejumlah organisasi yang berhubungan langsung dengan bidang komputer forensik bertujuan untuk¬ memberikan parameter yang berkualitas. Beberapa organisasi tersebut antara lain IOCE (The International Orga¬nization on Computer Evidence), IACIS (The International Association of Computer Investigative Specialist), dan masih banyak lainnya.

26 Dokumentasi dan laporan
Informasi esensial pada registry Perhatikan secara seksama apa yang ditimbulkan dari proses forensik sehubungan dengan Windows Registry. Anda dapat melihat secara langsung ke dalam sistem, sebenarnya apa saja yang disimpan dalam system registry di Windows. Salah satu contoh yang dapat Anda lihat adalah, bagaimana sejumlah password disimpan pada registry? Hal ini mengacu langsung pada informasi system registry yang terdapat dalam HKCU\Software\Microsoft\Internet Explorer\Intel\Forms\SPW HKCU\Software\Microsoft\Protected Storage System Provider Tentunya, contoh di atas sangat membingungkan. Jika Anda ingin memahami lebih mendalam registry tersebut, gunakanlah sebuah aplikasi yang memiliki kemampuan untuk menampilkan semua informasi yang tersimpan di dalamnya, misalnya program Protected Storage PassView. Dengan bantuan aplikasi ini, Anda dapat menggali lebih dalam semua informasi yang tersimpan dalam registry tersebut. Fungsi yang diunggulkan dari aplikasi ini adalah mampu memperlihatkan password dari program Internet Explorer, Outlook

27 Pertanyaan Menurut Anda apa tujuan dari forensik komputer!
Menurut Anda kapan forensik komputer harus dilakukan! Uraikan masing-masing tahapan pada forensik komputer dan jelaskan keterkaitannya! Apa yang perlu diperhatikan dalam komputer forensik!


Download ppt "ABDUL MUN'IM IDRIS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google