Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Asuhan Kebidanan pada Infertil

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Asuhan Kebidanan pada Infertil"— Transcript presentasi:

1 Asuhan Kebidanan pada Infertil
Oleh: Sisri Ningsih

2 PENGERTIAN INFERTILITAS
Fertilitas ialah kemampuan seorang istri untuk menjadi hamil dan melahirkan anak hidup dengan suami yang mampu menghamilkannya.

3 ETIOLOGI Penyebab kemandulan pada perempuan.
Tertutupnya lubang saluran tuba yang disebabkan oleh karena infeksi, endometriosis dan operasi pengangkatan kehamilan ektopik. Gangguan fisik rahim. Umur. Stress. Kurang gizi. Penyebab Kemandulan pada Laki – Laki Gangguan pada pabrik sperma, sehingga sel sperma yang dihasilkan sedikit atau tidak sama sekali. Gangguan pada sel sperma untuk mencapai sel telur dan membuahinya.

4 PEMERIKSAAN INFERTILITAS
Uji Pasca senggama Histeroskopi Pemeriksaan Hormonal Sitologi Vaginal Hormonal

5 Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Infertil
1. Pada Perempuan a. Hormonal Gangguan glandula pituitaria, thyroidea, adrenalis atau ovarium yang menyebabkan : Kegagalan ovulasi. Kegagalan endometrium uterus untuk berproliferasi dan sekresi. Sekresi vagina dan cervix yang tidak menguntungkan bagi sperma.

6 b. Sumbatan Tuba falopii yang tersumbat bertanggung jawab untuk kira– kira sepertiga dari penyebab infertilitas. Sumbatan tersebut dapat disebabkan Kelainan kongenital. Penyakit radang pelvis umum, misalnya apendisitis dan peritonitis. Infeksi tractus genitalis yang naik, misalnya gonore.

7 c. Faktor Lokal Keadaan – keadaan seperti : Fibroid uterus, yang menghambat implantasi ovum. Erosi cervix yang mempengaruhi pH sekresi sehingga merusak sperma. Kelainan kongenital vagina, cervix atau uterus yang menhalangi pertemuan sperma ayau ovum.

8 2.Pada Laki-laki a. Gangguan Spermatogenesis
Analisis cairan seminal dapat mengungkapkan : 1. Jumlah spermatozoa kurang dari 20 juta per mililiter cairan seminel. 2. Jumlah spermatozoa yang abnormal lebih dari 40% yang berupa defek kepala ( caput ) atau ekor ( cauda ) yang spesifik.

9 b. Obstruksi 1. Sumbatan ( oklusi ) kongenital duktus atau tubulus. 2. Sumbatan duktus atau tubulus yang disebabkan oleh penyakit peradangan ( inflamasi ) akut atau kronis yang mengenai membran basalais atau dinding otot tubulus seminiferus, misalnya orkitis, infeksi prostat, infeksi gognokokus.

10 c. Ketidakmampuan Koitus atau Ejakulasi 1
c. Ketidakmampuan Koitus atau Ejakulasi 1. Faktor – faktor fisik, misalnya hipospadia, epispadia, deviasi penis sperti pada priapismus atau penyakit Peyronie. 2. Faktor – faktor psikologis yang menyebabkan ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. 3. Alkoholisme kronik. d. Faktor Sederhana Kadang – kadang faktor – faktor sederhana seperti memakai celana jeans ketat, mandi dengan air terlalu panas, atau berganti lingkungan ke iklim tropis dapat menyebabkan keadaan luar ( panas ) yang tidak menguntungkan untuk produksi sperma yang sehat.

11 Masalah yang Timbul pada Infertilitas 1
Masalah yang Timbul pada Infertilitas 1. Masalah air mani pada laki – laki Air mani ditampung dengan jalan masturbasi langsung ke dalam tabung gelas bersih yang bermulut lebar ( atau gelas minum ), setelah abstinensi 3 – 5 hari. Karakteristik air mani : a. Koagulasi dan likuefaksi. b. Viskositas. c. Rupa dan bau. d. Volume. e. PH. f. Fruktosa.

12 Masalah Serviks pada Perempuan Walaupun serviks merupakan sebagian dari uterus, namun artinya dalam reproduksi manusia harus diakui pada abad kesembilan belas. Manajemen Kebidanan pada Infertil 1. Air Mani yang Abnormal Air mani disebut abnormal kalau pada tiga kali pemeriksaan berturut – turut hasilnya tetap abnormal. Nasihat terbaik bagi pasangan dengan air mani abnormal adalah melakukan senggama berencana pada saat – saat subur istri.

13 2. Verikokel Motilitas spermatozoa yang kurang hampir selalu terdapat pada pria dengan varikokel. Menurut McLeod, motilitas spermatozoa yang kurang itu dapat ditemukan pada 90% pria dengan verikokel, sekalipun hormon gonad dan varikokelektomi tidak berhubungan dengan besar kecilnya varikokel.

14 3. Sumbatan Vasdifferen Pria yang tersumbat vasnya akan mempertunjukkan azoospermia, dengan besar testikel dan kadar FSH yang normal. Dua tanda terakhir ini sangat konsisten untuk spermatogenesis yang normal. Operasi vasoepididimostomi belum memuaskan hasilnya. 4. Infeksi Infeksi akut traktus genitalis dapat menyumbat vas atau merusak jaringan testis, sehingga pria yang bersangkutan menjadi steril. Akan tetapi infeksi yang menahun mungkin hanya menurunkan kualitas spermatozoa \, dan masih dapat diperbaiki menjadi seperti semula dengan pengobatan.

15 TERIMAKASIH


Download ppt "Asuhan Kebidanan pada Infertil"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google