Upload presentasi
Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu
1
stiess batang PERTEMUAN 12
Motivasi dan Kepemimpinan stiess batang PERTEMUAN 12
2
MOTIVASI ???
3
Mengapa kita perlu MOTIVASI ???
4
Ubah MINDSET Anda! Semua memulai dari KEYAKINAN dalam Pikirannya
5
DREAM
6
Posisi “Kualitas SDM ” Lemah dan tangan di bawah Frustasi Pecundang
Pemalas yang rugi Orang yang beruntung
7
MOTIVASI KERJA Motivasi Kerja menunjuk pada kondisi-kondisi ~ di dalam dan di luar individu ~ yang menyebabkan adanya keragaman dalam intensitas, kualitas, arah, dan lamanya perilaku kerja. Keragaman Mutu Kerja yang dihasilkan para karyawan disebabkan oleh keragaman pengetahuan, persepsi tentang pekerjaannya dan/atau motivasi yang dimiliki oleh para karyawan. Bila mutu kerja seorang karyawan tidak memuaskan, perlu dicari kepastian apakah itu disebabkan oleh kurangnya pengetahuan kerja atau persepsinya yang kurang tepat atau kurangnya motivasi, atau ketiganya.
8
Beberapa Definisi Motivasi
Motivasi adalah proses pengembangan dan pengarahan perilaku atau kelompok itu menghasilkan keluaran (output) yang diharapkan, sesuai dengan sasaran atau tujuan yg ingin dicapai organisasi (Ensiklopedi Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 1993 : ).
9
Definisi 2: Motivasi adalah daya pendorong yang mengakibatkan seorang anggota organisasi mau & rela untuk mengerahkan kemampuan, dlm bentuk keahlian atau keterampilan, tenaga & waktunya untuk menyelanggarakan berbagai kegiatan yg menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dlm rangka pencapaian tujuan & berbagai sasaran organisasi yg telah ditentukan sebelumnya (Siagian, 1986 : 132)
10
Be Innovative Penegasan Diri Ubah Cara Pandang Keluar Dari Tempurung
Kiat-kiat Untuk Membuat Anda Jauh Lebih Inovativ Penegasan Diri Ubah Cara Pandang Keluar Dari Tempurung Tentukan Kuota Ide Ganti Kebiasaan Beri Otak Makan Catatan Ide Tidak Mengeluh
11
Motivasi Sebagai Pendorong Individu
Kebutuhan atau Kesenjangan Kebutuhan Pencarian Jalan Keluar bagi memenuhi dan memuaskan kebutuhan Pilihan Perilaku untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan Penentuan kebutuhan di masa yang akan datang dan pencarian bagi cara pemenuhannya Evaluasi atas Pemuasan Kebutuhan
12
KEBUTUHAN Kebutuhan timbul dalam diri individu apabila si-individu merasa adanya kekurangan dalam dirinya (ada ketidakseimbangan antara apa yang dimiliki dengan apa yang menurut persepsi siindividu harus dimiliki).
13
DORONGAN Untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut, dalam diri si-individu akan timbul DORONGAN berupa usaha pemenuhan kebutuhan secara terarah. Maka, DORONGAN biasanya berorientasi pada tindakan tertentu yang secara sadar dilakukan oleh seseorang/individu, dan inilah INTI dari MOTIVASI
14
TUJUAN Komponen ketiga dari motivasi adalah TUJUAN. Pencapaian TUJUAN berarti mengembangkan keseimbangan dalam diri seseorang/si-individu.
15
Ada Lima perspektif berkenaan dengan Motivasi Kerja PEGAWAI:
Perspektif Pengharapan Perspektif Keseimbangan Perspektif Penentuan-tujuan Perspektif Kebutuhan Perspektif Penguatan I. PERSPEKTIF PENGHARAPAN Orang akan termotivasi untuk bekerja dengan baik bila ada peluang untuk mendapatkan insentif. Besar kecilnya motivasi kerja tergantung pada nilai insentif itu pada masing-masing individu.
16
II. PERSPEKTIF KESAMAAN ATAU KESEIMBANGAN (Equity Theory)
Orang cenderung akan membandingkan insentif atau reward yang deperolehnya dengan insentif yang diterima oleh orang lain yang mempunyai beban kerja yang serupa. Bila besarnya insentif antara dua orang itu sama, maka akan muncul motivasi kerja. Bila lebih kecil maka akan timbul rasa kecewa yang kemudian mengurangi motivasinya untuk bekerja dengan baik. Bila salah seorang menerima lebih banyak, maka dia akan termotivasi lebih kuat.
17
III. PERSPEKTIF PENENTUAN-TUJUAN
Orang termotivasi untuk mencapai tujuan yang jelas; sebaliknya orang akan bermotivasi kerja rendah bila tujuan dari pekerjaannya tidak jelas. Mengapa berbagai permainan (games) sangat memoti-vasi banyak orang untuk ikut melakukan karena tujuan yang harus dicapai ada, jelas dan menarik. (Main sepakbola misalnya). Orang yang tugasnya jelas tujuannya dan lebih “menantang” lebih menunjukkan motivasi kerja yang lebih besar daripada orang yang tujuan tugasnya kabur atau terlalu mudah untuk mencapainya.
18
IV. Perspektif Kebutuhan (Need Perspectives) Mengenai Motivasi
teori hirarki kebutuhan (Hierarchy of Needs) dari Abraham Maslow teori ERG dari Clayton Alderfer teori tiga kebutuhan dari Atkinson dan McClelland teori dua faktor (Two-Factor Theory) dari Frederich Herzberg E = Existence (identik dengan hierarki pertama dan kedua teori maslow). R = Relatedn ess (senada dengan hierarki ketiga dan keempat konsep maslow). G = Growth (mengandung makna yang sama dengan hierarki kelima maslow
19
Hierarchy of Needs (maslow)
Kebutuhan Pekerjaan yang Menantang Contoh secara Umum Prestasi Contoh dalam Organisasi Aktualisasi Diri Status Jabatan tertentu Penghargaan Persahabatan Sosial Teman Sekerja Keamanan Kestabilan Fisik Makanan Upah Minimum Kebutuhan Fisiologis | Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan | Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya Kebutuhan Sosial | memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain Kebutuhan Penghargaan | pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya Kebutuhan Aktualisasi Diri | Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya 25/04/2018
20
teori ERG dari Clayton Alderfer
GROWTH Needs Aktualisasi Diri Penghargaan RELATEDNESS Needs Sosial Keamanan EXISTENCE Needs Fisik Tingkatan Kebutuhan dari Maslow Teori ERG dari Alderfer Alderfer menyatakan bahwa ada tiga kelompok utama kebutuhan, existence, relatedness, dan growth (ERG). 25/04/2018
21
David Clarence McClelland ( ) mendapat gelar doktor dalam psikologi di Yale pada 1941 dan menjadi profesor di Universitas Wesleyan. McClelland dikenal untuk karyanya pada pencapaian motivasi. David McClelland memelopori motivasi kerja berpikir, mengembangkan pencapaian berbasis teori dan model motivasi, dan dipromosikan dalam perbaikan metode penilaian karyawan, serta advokasi berbasis kompetensi penilaian dan tes. Ide nya telah diadopsi secara luas di berbagai organisasi, dan berkaitan erat dengan teori Frederick Herzberg. kebutuhan berprestasi: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil. kebutuhan berkuasa: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya. kebutuhan berafiliasi: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab. 25/04/2018
22
Teori 3 kebutuhan Atkinson dan McClelland
Kebutuhan Manusia Kebutuhan untuk Berprestasi (N-Ach) Kebutuhan untuk Berafiliasi (N-Aff) Kebutuhan akan Kekuasaan (N-Pow) 25/04/2018
23
MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA
Kepuasan Kerja adalah perasaan senang/puas ka-rena pekerjaan yang dilakukannya.Kepuasan kerja ini berkaitan dengan motivasi kerja. Bagaimana hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja ? Perbaikan kondisi kerja yang menaikkan peluasan pekerja cenderung meningkatkan produktivitas (kinerja). Tetapi hubungan itu tidak begitu kuat. (korelasinya rata-rata hanya 0,14) Beberapa ahli berpendapat bahwa kinerja (yang tinggi) akan menghasilkan kepuasan, tidak sebaliknya.
24
25/04/2018
25
25/04/2018
26
KEPEMIMPINAN Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan seseorang atau sekelompok orang dalam mencapai tujuan organisasi dalam suatu situasi tertentu ( G. Terry ) KEPEMIMPINAN ADALAH AKTIVITAS YANG MEMPENGARUHI ORANG UNTUK BERUSAHA DENGAN SUKARELA UNTUK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA Kepemimpinan adalah kemampuan lebih yang dimiliki seseorang untuk mempengaruhi orang-orang yang ada di lingkungannya sehingga mereka bersedia mencaoai tujuan yang diinginkan
27
Peran Penting Kepemimpinan
Penggerak organisasi Simbol keteladanan Menumbuhkah suasana kondusif dan kerjasama
28
Peran Penting Kepemimpinan
Penggerak organisasi Simbol keteladanan Menumbuhkah suasana kondusif dan kerjasama 25/04/2018
29
Sifat Pemimpin yang dianggap Efektif
Meneladani dan bertanggung jawab Bersikap objektif Mampu menentukan prioritas dan mengambil keputusan Komunikatif 25/04/2018
30
Leadrship Style Gaya atau perilaku pimpinan yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dan tujuan individu pegawai Berbagai gaya kepemimpinan : The autocratic leader (Pemimpin otokratis) The participative leader (Pemimpin partisipatif) The free rein leader (Pemimpin bebas) 25/04/2018
31
The Autocratic Leader (Pemimpin otokratis)
Terpusat ditangan pimpinan dalam : Pengambilan keputusan Menjalankan tindakan Mengarahkan Mengambil inisiatif Mengawasi 25/04/2018
32
The Participative Leader (Pemimpin partisipatif)
Mencari pendapat/pemikiran dari bawahan sebelum mengambil keputusan Serius mendengarkan , menilai pemikiran bawahan dan mempertimbangkannya Mendorong bawahan berprestasi dan menerima tanggung jawab 25/04/2018
33
The Free Rein Leader (Pemimpin bebas)
Menyerahkan tanggung jawab pekerjaan sepenuhnya kepada bawahan Pimpinan tidak membuat aturan khusus Bawahan dituntut memiliki kemampuan yang tinggi dan mengendalikan diri 25/04/2018
34
Asta Brata Sifat Kepemimpinan Jawa
Surya ( adil jujur dan arif ) Chandra ( teduh menentramkan dan penuh kasih ) Kartika ( pemberi arah ) Awan ( mengayomi ) Bumi ( teguh kokoh dan bersahaja ) Samudra ( Berpandangan luas ) Api ( penuh semangat ) Bayu ( menenangkan dan terbuka ) 25/04/2018
35
INTI DARI MENJADI PEMIMNPIN BUKANLAH UNTUK MENDAPATKAN PENGARUH ATAU KEKUASAAN .
PENGARUH ATAU KEKUASAAN ADALAH SESUATU YANG AKAN DIBERIKAN OLEH LINGKUNGANNYA , APABILA DIA MENUNJUKAN KUALITAS YANG LAYAK MENJADI PEMIMPIN. PEMIMPIN SEJATI MEMILIKI INISIATIF UNTUK MEMIKIRKAN KEPENTINGAN ORANG BANYAK, YANG KEMUDIAN DITERJEMAHKAN MENJADI LANGKAH NYATA YG BERGUNA BAGI LINGKUNGANNNYA 25/04/2018
36
PERGESERAN MAKNA KEPEMIMPINAN
KEPEMIMPINAN PROSES MENGENDALIKAN KEPEMIMPINAN ADALAH PROSES MEMPENGARUHI / MEMBERIKAN ARAHAN/ MENGAJAK SEKELOMPOK ORANG CITA- CITA PEMIMPIN/ BERSAMA 25/04/2018
37
PROSES PENCAPAIAN TUJUAN
KEPEMIMPINAN : 3 PROSES PROSES BERINTERAKSI PROSES MEMPENGARUHI PROSES PENCAPAIAN TUJUAN 25/04/2018
38
Kepemimpinan adalah aspek manajemen
Leadership adalah salah satu dari sekian banyak faset yang harus dimiliki oleh seorang manager yang sukses. Target utama seorang manager adalah memaksimalkan hasil organisasi melalui implementasi tugas-tugas. Untuk mencapai ini, manager harus menjalankan fungsi: organisation planning staffing directing controlling Sementara itu, LEADERSHIP bagi seorang MANAGER hanyalah salah satu fungsi directing (mengarahkan).
39
Differences In Perspectives
CARA PANDANG MANAGER DENGAN LEADER BERBEDA. Misalnya: Manager adalah posisi dengan tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas. Sementara itu Leadership adalah bagaimana cara menyelesaikan tugas itu. "MANAGERS DO THINGS RIGHT, WHILE LEADERS DO THE RIGHT THING." Artinya, bahwa manager melakukan sesuatu karena kebijakan perusahaan, sementara itu leader lebih mengikuti intuisi, walaupun begitu kedua-duanya bertujuan sama yaitu keuntungan bagi perusahaan. "MEN ARE GOVERNED BY THEIR EMOTIONS RATHER THAN THEIR INTELLIGENCE" menggambarkan mengapa kelompok cenderung mengikuti leader. Seorang leader lebih bernuansa emosi daripada manager. 25/04/2018
40
Loyalty Kelompok seringkali lebih loyal kepada leader daripada manajer. Mengapa? Karena kesetiaan ini tumbuh, dimana seringkali leader mengambil tanggung jawab dalam area: Mengambil tanggung jawab pribadi bila terjadi kesalahan. Memberikan penghargaan atas capaian kelompok, meskipun kecil. "Pemimpin adalah orang yang jeli dan peka. Mereka mengenal tim mereka dan mengembangkan kepercayaan bersama di dalamnya" 25/04/2018
41
KOMBINASI DUA SKILL MANAGER >> menguasai HARD SKILL LEADER >> menguasai SOFT SKILL Penguasaan dua skill ini akan membentuk seorang pimpinan yang efektif untuk mencapai tujuan organisasi Untuk terus diingat, kalau para Leader sebaiknya memiliki kombinasi hard skill dan soft skill. Dua kombinasi yang akan membedakan para Leader diantara yang lain. 25/04/2018
42
LEADER VS MANAJER LEADER PENENTUAN ARAH/ VISI & TUJUAN ORGANISASI
PENYELARASAN PEMIKIRAN PEMBERIAN MOTIVASI DAN INSPIRASI MANAJER PERENCANAAN KERJA PENGORGANISASIAN DAN MEMBAGI TUGAS PENGENDALIAN DAN MENYELESAIKAN MASALAH 25/04/2018
43
MITOS ASAL PEMIMPIN BERBAKAT/ DILAHIRKAN
KEPEMIMPINAN BERSIFAT HIRARKIS KHARISMA HANYA ADA SATU CARA STANDAR UNTUK MEMIMPIN CUKUP DENGAN INSTING PEMIMPIN HARUS TERKONDISI SEMPURNA HAL-HAL TERTENTU : Ambisi - Kharisma -Percaya Diri Inisiatif –Ketidak tergantungan - Kreativitas Rasa Tanggung Jawab SITUASIONAL, MEMENUHI KEBUTUHAN: Kelompok – Waktu -Tempat 25/04/2018
44
TERIMAKASIH 25/04/2018
45
Tugas Individu Kumpulkan foto salah satu tokoh yang dapat memotivasi dan menginspirasi saudara. Deskripsikan tokoh tersebut mengapa bisa menginspirasi saudara (misal dari aspek karakter, kesuksesan, religi atau yang lain) Target atau rencana apa yang ingin saudara capai di masa depan setelah saudara terinspirasi tokoh tersebut. Pilih satu atau dua kata mutiara yang dapat memotivasi saudara Presentasikan hasil pekerjaan saudara. 25/04/2018
Presentasi serupa
© 2024 SlidePlayer.info Inc.
All rights reserved.