Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bahan Ajar Biologi Kelas 12 Semester 2

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bahan Ajar Biologi Kelas 12 Semester 2"— Transcript presentasi:

1 Bahan Ajar Biologi Kelas 12 Semester 2
Bioteknologi

2 MENU UTAMA SK & KD 3 1 Indikator 2 Materi 3 Latihan 4

3 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada salingtemas. Kompetensi Dasar Menjelaskan arti, prinsip dasar, dan jenis-jenis bioteknologi. Mendeskripsikan implikasi bioteknologi pada sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat. Home

4 Indikator Menjelaskan pengertian bioteknologi
Menjelaskan tiga tahapan perkem-bangan bioteknologi Mendeskripsikan penerapan biotek-nologi dalam kehidupan sehari- hari Home

5 Materi Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Home

6 Ciri Utama Adanya Benda biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian Home

7 Home

8 Perkembangan Bioteknologi
Era bioteknologi generasi pertama bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah c. pembuatan kompos Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormo 4. Era bioteknologi generasi baru bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin,interferon, antibodi monoklonal Home

9 Pengolahan Makanan Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat. Makanan dari Susu Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris Þ pemberi rasa dan aroma 2. Streptococcus thermophilus Þ menambah keasaman Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris Makanan Non Susu Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rhum), oleh ragi Kecap, oleh Aspergillus oryzae Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum, Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi Cuka, oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob Home

10 Home

11 Asam Sitrat mikroba : Aspergillus niger bahan : tetes gula dan sirup es. Asam Sitrat : pemberi citarasa, pengemulsi susu, dan antioksidan. Umumnya asam ini banyak terdapat pada jeruk. Vitamin - B1 oleh Assbya gossipii - B12 oleh Propionibacterium dan Pseudomonas Enzim Amilase produksi sirup, kanji, glukosa. Glukosa isomerase : mengubah amilum menjadi fruktosa. Fruktosa sebagai pemanis makanan menggantikan sukrosa. mikroba: Aspergillus niger, Aspergillus oryzae Bacillus subtilis Home

12 asam glutamat Þ bahan utama MSG (Monosodium Glutamat)
b. Protease digunakan dalam produksi roti, bir protease proteolitik berfungsi sebagai pelunak daging dan campuran deterjen untuk menghilangkan noda protein mikroba : Aspergillus oryzae , Bacillus subtilis c. Lipase, dalam produksi susu dan keju untuk meningkatkan cita rasa.mikroba: Aspergillus niger Rhizopus spp Asam Amino asam glutamat Þ bahan utama MSG (Monosodium Glutamat) Lisin Þ asam amino esensial, dibutuhkan dalam jumlah besar oleh ternak.Keduanya oleh Corynobacterium glutamicum Home

13 Protein Sel Tunggal (SCP)
PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: Mikoprotein dari Fusarium Substrat: tepung gandum dan ketan. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat Home

14 Home

15 Rekayasa Genetika Vektor, berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus.
Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen Home

16 Rekayasa Genetika Bakteri, berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. Gbr. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi Home

17 Rekayasa Genetika Enzim, terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) Gbr. Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Home

18 Enzim, terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) Gbr. Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika Home

19 Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis. Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda; penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. - Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki penisilin yang sudah ada. Dilakukan dengan mutasi secara iradiasi ultra violet dan sinar X. - Cephalospurium Þ penisilin N. - Cephalosporium Þ sefalospurin C. - Streptomyces Þ streptomisin, untuk pengobatan TBC 4. Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Proses pembentukan di dalam, tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus), karena itu dilakukan rekayasa genetika. 5. Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. Gbr. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Home

20 Thiobacillus ferrooxidan bersifat kemolitotrof
Thichacillus ferrooxidan berperan memisahkan logam dari bijihnya atau kotoran sehingga didapat logam berkualitas tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu). aktivitas Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 — ——————————> CuSO4 + 5 FeSO H2SO4 + Energi aktivitas CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi ——————— ————> 2 FeSO4 + Cu H+ Thiobacillus ferrooxidan bersifat kemolitotrof Home

21 Pencemaran oleh minyak.
Strain-strain Pseudomorms Þ mengkonsumsi hidrokarbon. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang mengandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. Gbr. Skema pengolahan air limbah Home

22 Dalam membatasi pemakaian pestisida, dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. 1. Bacillus thuringiensis Þ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. - Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan ..tanaman yang bersifat resisten hama serangga. - Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan ke tanaman. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. 2. Baculovirus sp. Virus disemprotkan ke tanaman. Bila termakan, serangga akan mati dengan sebelumnya, menyebarkan virus melalui perkawinan. Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Home

23 Penemu F.C. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.
Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman, dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. Penemu F.C. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yang singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Home

24 Meningkatkan tekanan osmosis air tanah
Tanaman kebal terhadap penyakit, misalnya tembakau kebal terhadap TMV. Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV Tanaman mampu menambat N2. Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: Meningkatkan tekanan osmosis air tanah Meningkatkan keasaman tanah Þ akibat lanjut adalah defisiensi Ca, Mg dan K Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan, jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika Home

25 Latihan Tuliskan pengertian dari bioteknologi?
Sebutkan tiga tahapan perkembangan bio-teknologi? Tuliskan beberapa contoh penerapan biotek nologi dalam bidang industri makanan Jelaskan mengapa bakteri mampu berperan dalam proses pengolahan limbah Home

26 Terima kasih ... Home


Download ppt "Bahan Ajar Biologi Kelas 12 Semester 2"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google