Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MUHAMMAD FAKHRI IHSAN NISRINA KAMILA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MUHAMMAD FAKHRI IHSAN NISRINA KAMILA"— Transcript presentasi:

1 MUHAMMAD FAKHRI IHSAN 135020407111020 NISRINA KAMILA 134020400111020
Superfund Follies MUHAMMAD FAKHRI IHSAN NISRINA KAMILA

2 Sejarah Superfund Pada tahun 1978 perumahan dekat Love Canal, terdapat limbah yang ditinggalkan dalam air terjun Niagara, di New York, ditenemukan kebocoran bahan kimia yang menuju kepemukiman. Khawatir dengan bahan kimia tersebut, dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dalam lingkunganya, negara bagian New York mendeklarasikan kesehatan masyarakat dalam bahaya. Akhirnya, pemerintah meminta lingkunganya ditinggalkan, dan lebih dari 200 rumah dan sekolah di bulldozer. Lalu setelah kejadian tersebut akhirnya dilakukanlah kongres pada 1980 untuk mendirikan program superfund

3 Apa itu superfund Superfund atau Comprehensive Response Lingkungan, Kompensasi, dan Kewajiban Act of 1980 (CERCLA) adalah Hukum federal Amerika serikat yang dirancang untuk membersihkan lokasi yang terkontaminasi dengan zat berbahaya dan polutan. Yang bertanggung jawab atas superfund di Amerika adalah EPA atau kata lainya adalah Environmental Protection Agency.

4 Apa itu Environmental Protecting Agency (EPA)
U.S. Environmental Protection Agency (disingkat EPA atau USEPA) atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat adalah sebuah lembaga pemerintahan Amerika yang bertugas melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dengan merumuskan dan menerapkan peraturan berdasarkan undang-undang yang disahkan oleh Kongres. EPA dicanangkan oleh Presiden Richard Nixon dan memulai operasinya tanggal 2 Desember ketika pendiriannya disahkan oleh Kongres, dan disetujui oleh Presiden Nixon, dan sampai sekarang terus bertanggung jawab atas kebijakan lingkungan Amerika Serikat.

5 Dalam menjalankan program Superfund tersebut EPA membebankan adminstrasi kepada perusahaan swasta wajib pajak sebesar 1,5 juta dollar pertahun. Dari akunting EPA sendiri menaksir biaya yang dikeluarkan sebesar $450 per jam untuk melakukan pembersihan tempat yang terkena limbah, itu belum termasuk biaya gaji yang di bebankan oleh perusahaan pembersihan.

6 Ada ekonom bernama Klip Viscusi dari Harvard dan James Hamilton dari Duke, mereka menemukan bahwa dalam sebuah penelitian yang didanai oleh EPA, Kip Viscusi dan James Hamilton (1999) telah menemukan bahwa EPA pembersihan situs Superfund rata-rata biayanya hampir $ 12 milyar setiap kasus kanker dicegah. Bahkan yang lebih menakjubkan adalah bahwa hampir semua (99,5 persen) dari kasus kanker yang akan dihindari oleh upaya yang oleh EPA dengan 5 persen pertama dari pengeluaran dinas pemerintah. 95 persen sisanya dari pengeluaran untuk mencegah hanya 0,5 persen dari kasus kanker - dengan biaya per kasus memerlukan $ 200 miliar.

7 Meskipun para ekonom sebelumnya telah meneliti program Superfund, yang dirancang untuk membersihkan tempat yang terkena limbah berbahaya, studi Viscusi-Hamilton adalah perbaikan di beberapa bidang. Pertama, mereka menggunakan sistem informasi geografis dan data sensus rinci untuk memungkinkan penilaian yang biaya paling tepat dan manfaat dari pembersihan. Kedua, dengan memeriksa bagaimana keputusan pembersihan dibuat, mereka menemukan bukti baru mengenai bias dalam tanggapan EPA terhadap risiko. Dan akhirnya, mereka mengisolasi peran faktor politik dalam mempengaruhi keputusan pembersihan. Fitur ini membantu kita memahami baik biaya yang besar untuk pembersihan Superfund dan variasi yang lebih besar dalam biaya-biaya di tempat yang terkena limbah.

8 Untuk menyebut salah satu contoh dari inkonsistensi EPA: Dalam pengaturan berisiko tinggi, lembaga menetapkan standar pembersihan yang lebih ketat semakin besar kepadatan penduduk, kebijakan yang tampaknya cukup masuk akal. Tetapi dalam pengaturan risiko yang rendah, populasi yang lebih besar kepadatan menyebabkan EPA untuk memilih standart yang kurang ketat atau pengeluaran yang bisa dibodohi.

9 EPA tampaknya tidak peduli dengan biaya pembersihan itu apakah menguntungkan masyarakat. Artinya, keputusan pembersihan umumnya tidak terpengaruh oleh risiko dari tempat yang terkena limbah ditanggung oleh orang-orang yang tinggal di sana hari ini, atau akan ditanggung oleh orang-orang yang mungkin suatu hari nanti, tinggal di dekat tempattersebut.

10 Jadi, permasalahan pada program Superfund adalah niat yang buruk bukan orang yang buruk. Permsalanya adalah diatur oleh lembaga yang dibuat oleh Kongres, yang berubah menjadi pendorong yang buruk. Sektor swasta, pemerintah, bahkan orang suci ingin EPA memiliki perilaku sikap yang baik. Jadi, jika apabila program Superfund itu ditingkatkan institusi pemerintah juga harus berubah. Jika tidak Superfund Foolies akan terus berjalan.


Download ppt "MUHAMMAD FAKHRI IHSAN NISRINA KAMILA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google