Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

YOSEVIN KARNAWATI, SE, MAk, MM

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "YOSEVIN KARNAWATI, SE, MAk, MM"— Transcript presentasi:

1 YOSEVIN KARNAWATI, SE, MAk, MM 0318077007
MODEL INDUSTRY BASED COMPETITIVE ADVANTAGE PERUSAHAAN YANG MENGUNGKAPKAN CSR DAN MANFAATNYA UNTUK SUPERIOR STOCK MARKET PERFORMANCE DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (PHB RUMPUN ILMU : 562 AKUNTANSI) TIM PENGUSUL: SRI HANDAYANI, SE, MAk, MM YOSEVIN KARNAWATI, SE, MAk, MM UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA 2014

2 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Globalisasi Free Market Access
Keunggulan Kompetitif Konteks global maupun regional( VRISE) valuable, rare, in-imitable, non-substitutable, exploited by company Keunggulan kompetitif yang berkelanjutan

3 INDUSTRI DASAR DAN KIMIA
PENDAHULUAN LATAR BELAKANG INDUSTRI DASAR DAN KIMIA kegiatan memperoleh sumberdaya PROPER PENEGAKAN HUKUM DAN EKONOMI kegiatan mengolah sumberdaya RISIKO kegiatan menyimpan dan mendistribusikan barang jadi

4 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Corporate Social Responsibility
Praktik pengungkapan CSR di Indonesia belum diatur secara lebih spesifik oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga yang berwenang (Indri:2013). Ikatan Akutan Indonesia (IAI:2012) juga telah membuat regulasi yang menyarankan entitas bisnis untuk mengungkapkan corporate social resposibilty yang dijalankan perusahaan. meningkatkan performance (kinerja perusahaan) di mata para investor sehingga memikat para investor untuk menginvestasikan yang lebih besar Penelitian terdahulu mengenai pengaruh pengungkapan CSR terhadap keunggulan kompetitif berbasis industri di pasar modal Miron et all (2012) Militaru dan Iunescu (2006) Willems (2009)

5 PENDAHULUAN Tujuan Khusus
Melakukan pembentukan model Industry Based Competitive Advantage untuk mengidentifikasi keunggulan kompetitif berbasis industri pada sub sektor Industri Dasar dan Kimia di Bursa Efek Indonesia. Melakukan pengelompokkan perusahaan pada sub sektor Industri Dasar dan Kimia berdasarkan kelompok peringkat Kinerja Lingkungan PROPER pada industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia. Mengidentifikasi kegiatan Corporate Social Responsibility dan kebijakan pengungkapan CSR pada industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia.

6 PENDAHULUAN Tujuan Khusus
Mendapatkan gambaran Kinerja Lingkungan PROPER dan dampaknya terhadap kebijakan pengungkapan CSR pada industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia. Mendapatkan gambaran Industry Based Competitive Advantage sebagai konsekuensi dari Kinerja Lingkungan dan kebijakan pengungkapan CSR pada industri dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia Mendapatkan gambaran relevansi informasi Kinerja Lingkungan, Pengungkapan CSR dan Industry Based Competitive Advantage di Bursa Efek Indonesia

7 PENDAHULUAN Tujuan Khusus
Menyusun suatu kebijakan dalam perspektif manajemen dalam meningkatkan kinerja lingkungan yang tampak pada pengungkapan informasi CSR yang berguna untuk meningkatkan keunggulan kompetitif di pasar modal. Mendapatkan gambaran relevansi informasi kinerja lingkungan, pengungkapan CSR dan competitive advantage dalam peningkatan superior stock performance di pasar modal.

8 PENDAHULUAN Pentingnya atau Keutamaan Penelitian
Penelitian ini memberikan kontribusi penting pada bidang bisnis mengenai konsep daya saing di tingkat industri dikaitkan dengan bidang akuntansi khususnya kebermanfaatan informasi akuntansi, karena memberikan pemahaman tentang: 1. memberikan gambaran yang dapat mewakili kompetisi di pasar modal dari segi outcome yang diperoleh sebagai konsekuensi dari kinerja lingkungan 2. kebijakan pengungkapan CSR sebagai faktor penentu pada keunggulan kompetitif industri yang memiliki risiko tinggi.. 3. dikembangkan model keunggulan kompetitif dengan variabel tunggal berbasis industri berfokus pada pelanggan, pemasok, kekayaan intelektual dan pengelolaan aset tetap

9 Keunggulan Kompetitif Berbasis Industri
TINJAUAN PUSTAKA Keunggulan Kompetitif (Competitive Advantage) Tang and Liou (2010)-hubungan dengan pelanggan (customer relationship), hubungan dengan pemasok (supplier relationship), kekayaan intelektual (intellectual property), dan pengelolaan aset tetap (fixed asset management). Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) Hackston dan Milne (1996): lingkungan, energi, kesehatan dan keselamatan tenaga kerja, lain-lain tenaga kerja, produk, keterlibatan masyarakat, dan umum Kinerja Lingkungan Melalui PROPER 5 (lima) peringkat wama :Peringkat Emas, Hijau, Biru, Merah, Hitam Teori Utama Keunggulan Kompetitif Berbasis Industri Kinerja Pasar Perusahaan (Superior Stock Performance) (Yogianto:2007): Terjadinya reaksi pasar terhadap suatu informasi (Actual return)

10 TINJAUAN PUSTAKA Studi Pendahuluan
Porter (1990) menjelaskan bahwa sebuah perusahaan dikatakan memiliki keunggulan kompetitif bila keuntungan yang diperoleh melebihi keuntungan rata-rata industrinya. Bragina (2010) mengukur competitive advantage dengan menggunakan Return On Asset (ROA). Ljubojevic et all (2010) mengukur keunggulan kompetitif dengan menggunakan peningkatan kinerja keuangan dan peningkatan penjualan. Tang and Liou (2010) ini mengukur 4 aspek yang dapat mewakili strategi yang dimaksud yaitu hubungan dengan pelanggan (customer relation-ship), hubungan dengan pemasok (supplier relationship), kekayaan intelektual (intellectual property), dan pengelolaan aset tetap (fixed asset management).

11 TINJAUAN PUSTAKA Road Map
Riset Pendahuluan Hibah Bersaing Hibah Bersaing Hibah Fundamental Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Competitive Advantage dengan pendekatan Ljubojevic et all Kajian awal mengenai faktor-faktor internal dan karakteristik perusahaan yang mempengaruhi Competitive Advantage dengan pendekatan Ljubojevic et all. Sumber data: Sekunder. Studi empiris . Merancangan Model Prediksi Competitive Advantage untuk mengukur kemampuan perusahaan bersaing di Industrinya serta faktor yang mempengaruhinya Program Utama: Model Competitive advantage dengan pendekatan DuPont Identity Membuat model prediksi intervensi pengungkapan CSR pada hubungan kinerja lingkungan terhadap Competitive advantage Menyusun suatu kebijakan pada perspektif manajemen dalam rangka meningkatan kemampuan bersaing melalui kegiatan CSR Model Prediksi Relevansi Informasi Competitive Advantage pada Perusahaan di pasar modal Program Utama: Membuat model prediksi Relevansi Informasi Competitive Advantage, Kinerja Lingkungan dan Pengungkapan CSR Membuat suatu kebijakan pada perspektif manajemen dalam rangka meningkatkan superior stock market performance melalui strategi competitive advantage . Model Konseptual Relevansi Informasi Competitive Advantage pada Perusahaan dengan mengkaji risiko industri dan return spresifik industri sebagai informasi akuntansi yang relevan Program Utama: Membuat model konseptual Relevansi Informasi Competitive Advantage perusahaan dan risiko industri Membuat suatu kebijakan manajemen dalam kaitannya dengan keunggulan kompetitif berbasis industri dengan mempertimbangkan risiko industri.

12 METODOLOGI PENELITIAN
Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Variabel Penelitian Variabel Independent Kinerja PROPER (X1) Variabel Dependent Superior Stock Performance (Y) Variabel Intervening Competitive Advantage (X3) Pengungkapan CSR (X2) Desain penelitian ini menggunakan desain eksplanatori kausal atau sebab akibat dengan analisis jalur dengan dimodifikasi oleh variabel intervening Populasi : industri dasar dan kimia yang terdaftar di BEI tahun Sampel : purposive sampling dgn kriteria perusahaan yang konsisten terdaftar di BEI tahun

13 METODOLOGI PENELITIAN
Obyek Penelitian Sumber Data Prosedur Pengumpulan Data Penelitian dilakukan pada Bursa Efek Indonesia Jakarta dengan obyek penelitian adalah perusahaan manufaktur yang secara konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 sampai dengan 2012. Metode Dokumentasi mengumpulkan dan mempelajari dokumen-dokumen dan data-data yang diperlukan Metode Survey Kepustakaan untuk mendapatkan teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti oleh penulis yang bersumber dari buku, jurnal, tulisan ilmiah dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini Annual report perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 sampai dengan 2012

14 Bagan Alur Formulasi Model Prediksi Competitive Advantage dan Model Prediksi Manfaatnya dalam Peningkatan Superior Stock Market Performance

15 METODOLOGI PENELITIAN
Teknik Analisis Data Statistik deskriptif kuantitatif. Mean (µ) Distribusi Frekuensi Uji Kualitas Data uji normalitas Uji asumsi klasik Uji Hipotesis path analysis Model perhitungan yang digunakan adalah model persamaan regresi

16 METODOLOGI PENELITIAN
Model Penelitian Kinerja Lingkungan Pengungkapan CSR Competitive Advantage Superior Stock Performance

17


Download ppt "YOSEVIN KARNAWATI, SE, MAk, MM"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google