Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rekayasa gempa (ts 1440) CHAPTER 1

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rekayasa gempa (ts 1440) CHAPTER 1"— Transcript presentasi:

1 Rekayasa gempa (ts 1440) CHAPTER 1
THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION Revised : 07-September-2008 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

2 EARTHQUAKE FAULT SOURCES Tipe – Tipe Patahan

3 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Awal Patahan Gempa (Earthquake Fault Sources) Hasil pengamatan lapangan menunjukkan bahwa batuan yang satu tipe akan mendesak batuan yang lainnya yang berbeda tipe sehingga terlihat seperti potongan, hal tersebut disebut sebagai patahan (faults). Patahan dapat dilihat pada gambar disamping dan dari gambar tersebut terdiri dari dua jenis tipe batuan yang berbeda. Patahan bervariasi mulai dari beberapa meter hingga beberapa kilometer dan digambarkan dalam peta geologi sebagai garis lurus atau putus – putus. Dalam masa lampau terjadinya fault diakibatkan oleh pergerakan diantara keduanya dimana bisa bergerak secara perlahan maupun secara tiba – tiba (Earthquake). Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

4 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Awal Patahan Gempa (Earthquake Fault Sources) Patahan bisa berbentuk inclined vertikal maupun horizontal seperti yang terlihat pada gambar dibawah diambil pada tahun Patahan yang terjadi pada gempa hampir seluruhnya berupa patahan dengan arah horizontal. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

5 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Awal Patahan Gempa (Earthquake Fault Sources) Menurut teori tektonik lempeng, cangkang luar bumi terdiri dari banyak lempeng kaku yang secara tetap bergerak lambat relatif satu terhadap yang lainnya. Selama 15 juta tahun terakhir, Patahan San Andreas telah mejadi batas antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara. Selama waktu itu, wilayah pantai California telah berpindah sejauh 300 km ke arah Barat Laut terhadap Amerika Utara. Pada saat ini, Patahan SanAndreas bergerak dengan kecepatan rata-rata 5 –6 cm per tahun. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

6 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Awal Patahan Gempa (Earthquake Fault Sources) Patahan San Andreas yang mencapai ribuan kilometer yang terlihat pada permukaan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

7 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Tipe – Tipe Patahan Klasifikasi patahan bergantung dari geometri dan arah dari terjadinya slip relatif beberapa tipe dapat dilihat seperti dibawah ini, Dip ialah sudut yang dibentuk oleh patahan dengan permukaan horizontalnya sedangkan Strike ialah arah yang dibentuk oleh patahan yang terlihat dipermukaan relatif terhadap arah utara. Strike-Slip Fault bisanya disebut transcurrent fault, mengikutkan perpindahan batuan kearah lateral, pararel terhadap strike. Bila kita berdiri pada salah satu sisinya dan patahan bergerak dari arah kiri kekanan maka disebut sebagai right-lateral strike-slip begitu pula sebaliknya. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

8 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Tipe – Tipe Patahan Patahan dip-slip merupakan salah satu patahan yang pergerakannya paralel terhadap dip dan memiliki perpindahan kearah vertikal, patahan normal merupakan salah satunya dimana batuan diatas permukaan patahan berinklinasi dan bergerak relatif masuk kebawah kedalam kerak bumi bagian dalam. Patahan dengan keadaan slip hampir vertikal masuk kedalam kategori ini Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

9 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Tipe – Tipe Patahan Reverse fault terjadi saat kerak diatas permukaan patahan miring bergerak keatas relatif terhadap blok dibawah patahan. Patahan Trust masuk kedalam kategori ini tetapi biasanya tidak diperbolehkan bila sudut patahanyya kecil. Dalam beberapa kasus dip-slip bersamaan dengan strike slip, peristiwa ini biasa disebut oblique faulting. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

10 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Tipe – Tipe Patahan Tipe – tipe patahan yang lain dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

11 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Tipe – Tipe Patahan Tipe – tipe patahan yang lain dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa

12 CHAPTER 1 - THE NATURE OF EARTHQUAKE GROUND MOTION
Tipe – Tipe Patahan Batasan – Batasan Daerah Tipe Patahan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kuliah Rekayasa Gempa (TS 1440) Created By :Mudji Irmawan , Bambang Piscesa


Download ppt "Rekayasa gempa (ts 1440) CHAPTER 1"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google