Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Garis Besar Garis Besar

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Garis Besar Garis Besar"— Transcript presentasi:

1 Garis Besar Garis Besar
Security indicator light Transponder chip (ID code) Engine ECU Key cylinder Busi Transponder key ECU Engine ECU Injector Ignition key Transponder key amplifier Transponder key coil Driver door courtesy switch Sistem engine immobilizer adalah sistem pencegah pencurian kendaraan. Sistem ini mencegah mesin dapat dihidupkan dengan kunci yang tidak dikenali nomor kodenya oleh kendaraan tersebut yang telah disetel sebelumnya.. Bila sistem ini sudah di-set ke dalam kendaraan, lampu indikator keamanan akan menyala menandakan bahwa sistem telah dipasang. Sistem engine immobilizer terdiri dari transponder chip, transponder key coil, transponder key amplifier, transponder key ECU, ECU mesin, dan lain-lain. Ada dua tipe sistem engine immobilizer, ada yang dikontrol dengan pemisahan ECU (transponder key ECU), dan yang lain dikontrol dengan ECU (ECU mesin) yang disatukan dengan transponder key ECU. *ID code (transponder key code) (1/1) Pompa injeksi (1/1) ©2003 TOYOTA MOTOR CORPORATION. All right reserved.

2 1.Fungsi set/unset engine immobilizer
Garis Besar Fungsi 1.Fungsi set/unset engine immobilizer Saat engine immobilizer diset Ignition key cylinder Transponder key ECU Engine ECU Busi (Tidak nyala) Obeng berkepala rata Starter Posisi START ignition switch Injector (tidak menginjeksikan Bahan bakar) 1.Fungsi set/unset engine immobilizer Engine immobilizer set Saat kunci kontak ditarik keluar dari lubangnya, 20 detik sesudahnya posisi mengunci pada ACC atau LOCK, sistem engine immobilizer berfungsi mematikan pengapian dan injeksi bahan bakar. PETUNJUK: Bila engine immobilizer sudah terpasang, meski switch pengapian diputar menggunakan alat lain ke posisi START mesin tidak akan hidup , sebab tidak akan timbul pengapian serta tidak ada bahan bakar yang masuk ruang bakar. (2) Engine immobilizer unset Bila kunci kontak dimasukkan ke lubangnya , kunci transponder ECU dan transponder chip di dalam kunci kontak berhubungan. Setelah terjadi hubungan, kode ID di dalam kunci transponder ECU dan pada transponder chip saling mencocokkan maka sistem engine immobilizer menjadi terbuka , membuat pengapian timbul dan injeksi bahan bakar berjalan. Maka mesin dapat dihidupkan.. Ring gear Mesin tidak hidup (1/4)

3 (1) Registrasi inisial kode kunci (initial registration of key code)
Garis Besar Fungsi 2. Fungsi kode registrasi kunci transponder (1) Registrasi inisial kode kunci (initial registration of key code) Metode registrasi awal key code (contoh.) MULAI Indikator keamanan berkedip Sampai kunci pertama dimasukkan. Lampu indikator menyala setelah Registrasi kunci. Masukkan kunci ke dalam silinder kunci Indikator keamanan ON Dalam registrasi. (Registrasi selesai sekitar 1 detik Setelah kunci dimasukkan.) Indikator keamanan OFF Penyelesaian registrasi. Indikator keamanan ON (Setelah kunci terakhir didaftarkan, indikator tetap OFF sampai melepas kunci. Dan setelah melepas kunci, indikator berkedip.) Lepas kunci. 2. Fungsi registrasi kode kunci transponder Fungsi registrasi kode kunci transponder terdiri dari registrasi inisial (initial (automatic) registration), registrasi tambahan (additional registration), penghapusan. Kunci master diregistrasi pada ECU untuk tambahan registrasi dan penghapusan. Untuk lebih detailnya lihatlah pada Pedoman Reparasi (Amerika Utara) atau Service Bulletin (Negara umum).. (1) Registrasi inisial kode kunci (initial registration of key code) Ini adalah sistem register otomatis kode kunci transponder yang baru (kode master key dan kode anak kunci) bila ECU diganti. Bila ECU diganti, memutar switch pengapian ke posisi ON dapat membuat lampu keamanan berkedip. Pada saat seperti ini, dengan memasukkan master key dan anak kunci ke lubang kunci kontak secara otomatis akan meregistrasi kode kunci transponder dalam ECU. PETUNJUK: Dalam mode registrasi inisial ( otomatis) kunci transponder bisa diregistrasi untuk tiga atau empat anak kunci. Registrasi terakhir dipakai untuk sub key registration mode. Setelah dilakukan registrasi inisial ini bisa dilakukan percobaan selama 30 menit untuk penyesuaian komunikasi ID antara kunci transponder ECU dan ECU mesin A. Apakah Anda Anda akan mendaftarkan kunci berikutnya? YA TIDAK (2/4) AKHIR

4 (2) Registrasi kode kunci tambahan
Garis Besar Fungsi (2) Registrasi kode kunci tambahan Metode registrasi kode kunci tambahan (contoh) Security indicator MULAI BERKEDIP (sampai kunci pertama dimasukkan) Pastikan bahwa kendaraan memenuhi kondisi berikut: ・Pintu pengemudi tertutup. ・Tidak ada kunci yang dimasukkan ke silinder kunci. Masukkan master key yang telah didaftarkan Ke dalam silinder kunci. OFF Putar switch pengapian ke ON/LOCK bergantian sebanyak 5 kali. Buka/tutup pintu pengemudi bergantian sebanyak 6 kali. Dalam 35 detik Lepas master key. (2) Registrasi kode kunci tambahan Ini adalah fungsi untuk memasang registrasi tambahan pada kode kunci transponder yang baru ( kode master key dan kode sub key) dengan kode kunci transponder terdaftar dalam ECU. Gambar menunjukkan contoh metode registrasi tambahan untuk kunci transponder, tipe kontrol ECU Metode registrasi ini difungsikan dengan switch pengapian dan beroperasinya dari pintu pengemudi. PETUNJUK: Registrasi tambahan juga bisa dilakukan menggunakan hand-held tester. Pada tipe kontrol ECU mesin, registrasi dan penghapusan dipasang dengan bekerjanya pedal rem dan pedal gas.  Nomor registrasi untuk kode kunci transponder bervariasi tergantung modelnya. (3) Penghapusan kode kunci Ini adalah cara menghapus semua kode kunci transponder kecuali untuk kode kunci master yang mempunyai sistem penghapus sendiri  ON dalam 10 detik Masukkan kunci yang akan didaftarkan Ke dalam in the ignition key cylinder. BLINKING Setelah 60 detik, kunci terdaftar. (Indikator keamanan mati.) OFF (3/4) AKHIR

5 atau Garis Besar Fungsi (5) Bila semua master key hilang
(5) Bila semua master key hilang (part-part penggantian) Kunci pengapian dan transmitter (transponder chip adalah built-in) Hanya transponder key Transponder key ECU atau Engine ECU atau Tipe terpisah Tipe jadi satu 4) Perbedaan antara master key dan sub-key Dua atau tiga master key dan sub key dipasang pada kunci kontak sistem engine immobilizer. Registrasi dan penghapusan kunci hanya bisa dilakukan dengan master key. Untuk men-set master key dan sub key diklasifikasikan sesuai dengan metode registrasi. (5) Bila semua master key hilang Bila semua master key yang telah diregistrasi hilang, maka penggantian transponder key ECU atau ECU mesin, maka mutlak dilakukan setting ulang seluruh kunci. Di beberapa negara beberapa model mempunyai sistem yang berfungsi untuk men-set ulang (4/4)

6 Komponen Lokasi 1. Ignition key (Transponder chip adalah built in)
Tipe terpisah Tipe jadi satu 4. Transponder key ECU 2. Transponder key coil 6. Key unlock warning switch Sistem engine immobilizer tipe kontrol transponder key ECU terdiri dari beberapa komponen berikut: Kunci pengapian (Chip transponder telah dibuat built-in) Koil di dalam chip transponder kunci memberi reaksi terhadap medan magnet yang dihasilkan oleh koil transponder. Maka timbulah listrik dan kode ID teraliri. maka tidak diperlukan adanya baterai dalam chip transponder ini. PETUNJUK: Kunci kontak diklasifikasikan dalam jenis semua dalam satu dan kunci yang terpisah. Transponder chip untuk jenis terpisah, terpasang dalam transmitter. 2. Transponder key coil Transponder key coil menghasilkan medan magnet di seputar lubang kunci kontak dan menerima kode dari kunci 3. Transponder key amplifier Sesuai dengan sinyal dari transponder key ECU, transponder key amplifier memungkinkan arus mengalir ke kumparan dalam kunci dan menghasilkan medan magnet. Transponder key amplifier mengeluarkan kode ID kunci yang diterima oleh transponder key coil ke transponder key ECU 4. Transponder key ECU Transponder key ECU menerima kode ID kunci dari transponder key amplifier dan menelitinya dengan kode yang ada dalam registrasi. Dari hasil checking, diputuskan apakah mesin bisa dihidupkan dan meneruskan sinyal ke engine ECU. ECU ini mengontrol apakah lampu indikator keamanan menyala atau padam. 5. ECU mesin Sesuai dengan sinyal hijau untuk menghidupkan mesin dari transponder key ECU, ECU mesin memulai start mesin. 6. Switch peringatan kunci unlock Switch ini mendeteksi adanya kunci yang dimasukkan ke kunci kontak dan mengeluarkan sinyal ke transponder key ECU. 7.Lampu indikator keamanan 5. Engine ECU 7. Lampu indikator keamanan 3. Transponder key amplifier (1/1)

7 Cara Kerja Prinsip Kerja
1.Prinsip kerja engine immobilizer set (Tipe kontrol transponder key ECU) Saat kunci diputar dari ON ke ACC atau LOCK. Lampu indikator keamanan Ignition relay Key unlock warning switch Ignition switch Transponder chip Transponder key amplifier Transponder key ECU Engine ECU Transponder key coil 1.Prinsip kerja engine immobilizer set (Tipe kontrol transponder key ECU) Bila kunci kontak ditarik dari lubang kuncinya, switch peringatan kunci unlock padam. Transponder key ECU mendeteksi sinyal ini dan membuat engine immobilizer bekerja dan lampu indikator security terus menyala.  (1/2)

8 Cara Kerja Prinsip Kerja
Saat kunci dilepas dari silinder kunci. Lampu indikator keamanan Ignition relay Key unlock warning switch Ignition switch Transponder key amplifier Transponder key ECU Engine ECU Transponder key coil PETUNJUK: Bila kunci diputar dari ON ke posisi ACC atau LOCK, dan dibiarkan 20 detik berlalu. transponder key ECU mendeteksi hal ini dari terminal G, membuat sistem dalam engine immobilizer berjalan serta membuat lampu indikator security menyala. (1/2)

9 Cara Kerja Prinsip Kerja
2. Prinsip kerja engine immobilizer unset (Tipe kontrol transponder key ECU) Lampu indikator keamanan Ignition relay Key unlock warning switch Ignition switch Transponder key amplifier Transponder key ECU Engine ECU Transponder key coil 2. Prinsip kerja engine immobilizer unset (Tipe kontrol transponder key ECU) (2/2)

10 Cara Kerja Prinsip Kerja (1) Memasukkan kunci kontak Lampu indikator
keamanan Ignition relay Key unlock warning switch Ignition switch Transponder chip Transponder key amplifier Transponder key ECU Engine ECU Transponder key coil (1) Memasukkan kunci kontak Bila kunci kontak dimasukkan ke lubangnya, switch peringatan unlock menyala. Transponder key ECU mendeteksi sinyal ini dan ECU ini mensuplai power lewat terminal VC5 ke transponder key amplifier dan meneruskan ke sinyal operasi lewat terminal TXCT. Hasilnya arus mengalir ke transponder key coil dan menghasilkan medan magnet di seputar lubang kunci. (2/2)

11 Cara Kerja Prinsip Kerja (2) unset sistem engine immobilizer
Lampu indikator keamanan Ignition relay Key unlock warning switch Ignition switch Transponder chip Transponder key amplifier Transponder key ECU Engine ECU Transponder key coil 2) Unset sistem engine immobilizer Dengan medan magnet yang dihasilkan di seputar lubang kunci kontak, sinyal kode ID dicatat di pancaran sinyal ini ke terminal CODE dari transponder ECU Transponder key ECU mengecek kode ID yang diterima ini dengan kode ID yang sudah terdaftar. Bila ECU memutuskan sinyal yang masuk ini cocok, maka meneruskan sinyal dan menerima sinyal dengan menggunakan jalur komunikasi spesial ( terminal EFIOm dan terminal EFI) memerintahkan "engine start permission" ke engine ECU , menyebabkan sistem engine immobilizer terbuka. (2/2)

12 Cara Kerja Prinsip Kerja (3) Mematikan lampu indikator keamanan
Ignition relay Key unlock warning switch Ignition switch Transponder chip Transponder key amplifier Transponder key ECU Engine ECU Transponder key coil (3) Memadamkan lampu indikator pengaman (Turning security indicator light off) Bila transponder key ECU membuka sistem engine immobilizer, maka kedipan lampu kontrol indikator security padam. PETUNJUK: Bila sirkuit terminal +B transponder key ECU terbuka, memutar switch pengapian ke ON menyebabkan backup power yang dialirkan ke transponder key ECU, dan membuat kode ID menjadi cocok. (2/2)


Download ppt "Garis Besar Garis Besar"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google