Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Materi 5 Kerangka Teori.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Materi 5 Kerangka Teori."— Transcript presentasi:

1 Materi 5 Kerangka Teori

2 MENYUSUN KERANGKA TEORI Kerangka teori disusun secara rasional (menggunakan pendekatan rasio) dengan menjabarkan variabel yang ada dalam formulasi masalah

3 MENGUMPULKAN TEORI Kumpulkan teori dengan mengutipnya dari sumber-sumber ilmiah dengan memakai kartu (untuk kutipan pendek) dan loose leaf (untuk kutipan panjang)

4 BENTUK KUTIPAN Pada setiap kartu atau loose leaf dicantumkan isi kutipan dan sumber kutipan. Jumlah sumber kutipan sama banyak dengan jumlah ide yang tercantum dalam isi kutipan

5 TEKNIK MENGUTIP ISI Teknik long citation : isi kutipan sama dengan isi tulisan dalam sumber ilmiah Teknik paraphrasing : isi kutipan ditulis dalam bentuk ringkasan atau kesimpulan Teknik short citation : isi kutipan terdiri inti kutipan dan penjelasannya

6 MENULIS SUMBER KUTIPAN Unsur yang ditulis : nama lengkap penulis, judul tulisan, kota penerbitan, nama penerbit, tahun terbit, halaman isi yang dikutip

7 MENULIS SUMBER KUTIPAN Nama ditulis lengkap, tidak disertai gelar/sebutan dan tidak disusun balik. Penyusunan nama yang disusun balik hanya untuk daftar pustaka, bukan pada penulisan sumber kutipan dan footnote

8 TEKNIK END NOTE Ketik isi kutipan pada halaman tengah kertas dengan leading 2 spasi dan akhiri dengan mencantumkan sumber kutipan. Cara menulis sumber : kurung pembuka, nama akhir penulis, koma, tahun terbit, titik dua, nomor halaman, kurung penutup

9 TEKNIK FOOTNOTE Ketik isi kutipan pada halaman tengah penulisan dengan leading 2 spasi untuk kutipan pendek dan 1 spasi untuk kutipan panjang, diawali dan diakhiri dengan tanda petik dua (“__”) dan nomor footnote

10 TEKNIK FOOTNOTE Sumber kutipan dicantumkan di halaman bawah setelah diberi garis sepanjang 14 ketukan sebagai batas antara isi dengan sumber kutipan.

11 TEKNIK FOOTNOTE Cara menulis sumber : nama lengkap penulis, koma, judul tulisan digarisbawahi, koma, kurung pembuka, kota penerbitan, titik dua, nama penerbitan, koma, tahun penerbitan, kurung penutup, koma, h. …..

12 TEKNIK NOTASI ILMIAH Ibid singkatan dari ibidem, artinya di tempat yang sama, maksudnya pengarang dan judul pustaka yang sama namun halamannya berbeda dikutip lagi dan tanpa diselingi dengan sumber kutipan lainnya. Cara menulis : no kutipan Ibid, h

13 TEKNIK NOTASI ILMIAH Op.Cit. singkatan dari opere citato, artinya karya yang telah dikutip, maksudnya pengarang dan judul pustaka yang sama namun halamannya berbeda dikutip lagi dan telah diselingi dengan sumber kutipan lainnya. Cara menulis : no kutipan Nama lengkap pengarang, Op.Cit., h

14 TEKNIK NOTASI ILMIAH Loc. Cit
TEKNIK NOTASI ILMIAH Loc.Cit. singkatan dari loco citato, artinya dikutip di tempat yang sama, maksudnya sumber (penulis, judul tulisan dan halaman) yang sama dikutip lagi, baik tanpa diseling ataupun telah diselingi oleh sumber kutipan lainnya.

15 DAFTAR PUSTAKA Unsur yang ditulis sama dengan foot note, namun nomor halamannya dihilangkan Nama penulis disusun balik  Anwar Ibrahim ditulis menjadi Ibrahim, Anwar.

16 DAFTAR PUSTAKA Penulisan nama yang karyanya dikutip lebih dari satu pada baris berikutnya diganti dengan garis Disusun alfabetis sesuai huruf depan nama pengarang yang telah disusun balik dan tidak boleh diberi nomor urut

17 DAFTAR PUSTAKA Leading atau jarak antar baris pada satu pustaka adalah 1 spasi, sedangkan pustaka satu dengan pustaka berikutnya 2 spasi Dengan menggunakan teknik hanging (menggantung) menggunakan leading yang sama, misalnya 1 spasi semua


Download ppt "Materi 5 Kerangka Teori."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google