Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS PERSAINGAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS PERSAINGAN."— Transcript presentasi:

1 ANALISIS PERSAINGAN

2

3 KELOMPOK Anggota Kelompok : 1.Evyanna L Simanungkalit 2. Budiar Rahayuning P 3. Ema Trang Sahara 4. Sri Utami Iksan 5. Siti Susanti 6.Ulil Fakriyah

4 Latar Belakang Perkembangan pasar minuman isotonic mengalami booming sekitar tahun yang lalu saat wabah demam berdarah terjadi di Indonesia. Banyak dokter yang menyarankan pasiennya mengkonsumsi pocari sweat untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, sehingga penjualan pocari sweat pada tahun 2003 melonjak hingga 90%.

5 Hingga pada masanya minuman isotonik menjadi lebih booming dan mulai bermunculan produk minuman isotonik yang baru yaitu salah satunya Mizone. Para pesaing memiliki strategi yang gencar dalam memasarkan produknya sehingga hal ini dapat di katakan sebagai ancaman yang cukup serius.

6 STUDI KASUS Pocari sweat terkena dampak karena minuman isotonic lain yang mengandung bahan berbahaya Mizone menawarkan isi yang lebih banyak sekitar 50% dari Pocari Sweat, dari segi harga juga. Mizone memiliki harga yang jauh lebih terjangkau dari pada Pocari Sweat, Mizone mencoba membidik pasar sasaran yang tidak terjangkau oleh Pocari Sweat yaitu kalangan menengah ke bawah.

7 Mizone memiliki karakter rasa yang mirip Pocari Sweat, hanya saja dengan rasa buah ("Passion Fruit, orange lime, dan lecce lemon") yang cukup kentara, dan rasa logam yang tidak terlalu pekat. Sementara Pocari Sweat tetap konsisten dengan rasanya yang original tanpa ditambahi perasa yang lain.

8 Pada masa jayanya, sempat Pocari Sweat pun harus menghadapi kasus akibat kesalahan yang tak diperbuatnya. Beberapa produk minuman isotonik pesaing terbukti menggunakan bahan pengawet berbahaya dalam produk minuman isotonik mereka. Kasus itu sempat mengganggu pasar minuman isotonik, termasuk Pocari Sweat.

9 Dari segi iklan pun Mizone dan Pocari Sweat memiliki pandangan sendiri oleh sebagian kalangan ternyata iklan Mizone lebih disukai konsumen dari pada iklan Pocari Sweat. Akan tetapi dengan pandangan seperti itu tidak membuat Pocari Sweat semakin kehilangan konsumen.

10 Profil Mizone PT. AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Tirto Utomo, sebagai produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di Bekasi. Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini Aqua memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia. Pada tahun 1998, AQUA (yang berada dibawah naungan PT. Tirta Investama) melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia.

11 Market Share Mizone Tidak seperti kebanyakan pendatang baru di pasar isotonik yang bermain di kemasan kaleng, Mizone menjadi penantang pertama Pocari Sweat yang masuk dalam kemasan botol plastik PET berwarna biru, mudah dibawa kemana-mana, dan dengan volume yang lebih banyak, membuat konsumen menyukai produk Mizone.

12 Kekuatan Mizone Distribution channel yang telah mapan, karena mengikuti jalur distribusi Aqua Konsumen yang terbangun melalui program aktivasi konsumen dan iklan testimonial Keikutsertaan perusahaan dalam aktivitas sosial yang secara tidak langsung memperkuat citra Mizone di masyarakat Indonesia.

13 Kelemahan Mizone Diperlukan Modal Kerja yang cukup besar
Ketika musim hujan penjualan turun dan Arus Kas terbenam di Stok Barang. Air mineral Aqua masih menggunakan proses Ozonisasi, sehingga menimbulkan stigma negatif pada masyarakat

14 Strategi pasar Produk (product)
Bahan dasar Mizone menggunakan air mineral dan sari buah alami melalui proses kristalisasi. Mizone sendiri merupakan produk yang sudah terkenal di Australia, New Zealand, dan China. Mizone bermanfaat untuk menjaga kahidupan sel dalam tubuh, dan untuk menggantikan mineral yang hilang akibat pengeluaran keringat.

15 Harga (Price) Harga Mizone sangat kompetitif sekitar Rp untuk isi 500 ml, jika dibandingkan dengan isotonik dalam kemasan kaleng yang harganya sekitar Rp untuk isi 330 ml sangatlah terjangkau.

16 Distribusi (Place) Mizone sukses karena memiliki keunggulan value for money bagi pelanggan serta didukung tingkat ketersediaan yang sangat bagus. Di level distributor dan agen, Mizone melakukan penjualan secara bundling dengan Aqua.

17 Promosi (Promotion Target pasar Mizone adalah semua kalangan umur, namun dalam kampanyenya lebih ditujukan kepada kalangan usia tahun dengan aktivtas yang dinamis. Mizone melakukan kampanye besar-besaran lewat placement iklan di televisi (TV), radio, media cetak, dan media luar ruang.

18 Propil pocari sweat Pocari Sweat mulai memasuki pasar Indonesia tahun Pertama kali masuk ke Indonesia, Pocari Sweat dipasarkan hanya kaleng per tahun. Pada saat itu, suplai produk ini didatangkan dari pabrik minuman Pocari Sweat di Korea Selatan, karena belum mempunyai pabrik di Indonesia.

19 Mulai tahun 2002, penjualan Pocari Sweat mendadak meningkat tajam
Mulai tahun 2002, penjualan Pocari Sweat mendadak meningkat tajam. Penjualan Pocari Sweat mengalami pertumbuhan di atas 50% setiap tahun. Keberhasilan Pocari Sweat dalam memikat animo positif masyarakat terhadap minuman isotonik memicu pemain baru memasuki pasar yang sama.

20 Merek Minuman Isotonik
Market Share Produk TABEL TOP BRAND INDEX (Kategori Minuman Isotonik) Merek Minuman Isotonik 2008 2009 2010 Pocari Sweat 62,15% 61,30% 59,4% Mizone 26,3% 28,25% 32,4% Vitazone 1,8% 3,7% 4,5

21 Berdasarkan hasil survey di atas, maka dapat dilihat bahwa saat ini di pasar minuman isotonic masih dipimpin oleh Pocari Sweat dengan pertumbuhan penjualan selama dalam tiga tahun terakhir (2008 hingga 2010) berhasil melampui rata rata industrinya yaitu sekitar %. Dengan kondisi tersebut, Pocari Sweat saat ini berada di posisi market leader dengan market share sekitar 50%.

22 Kekuatan Pocari Sweat Keikutsertaan perusahaan dalam aktivitas social yang secara tidak langsung memperkuat citra Pocari Sweat di mata masyarakat Indonesia Sudah memiliki established relationship dengan event-event olahraga internasional

23 Kekurangan Pocari Sweat
Kurangnya pemahaman produk dari distribution channel, khususnya traditional channel yang umunya menaruh Pocari Sweat sejajar dengan minuman energy bahkan minuman ringan

24 Peluang Pocari Sweat Pasar masih dalam tahap growth, sehingga potensinya terbuka lebar Sejauh ini, inovasi produk dari minuman isotonic hanya bersifat incremental sehingga masih terbuka kesempatan untuk mengembangkan produk Persepsi masyarakat bahwa Pocari Sweat memiliki kemampuan medis untuk membantu proses penyembuhan

25 Ancaman Pocari Sweat Konsumen semakin selektif, mudah untuk melakukan switching bahkan ke minuman kesehatan lainnya. Isu kesehatan: keamanan jangka panjang bila mengkonsumsi minuman isotonic, terkait isu bahan alami dan bahan pengawet

26 Identifikasi Strategi Produk
Produk para pemain minuman isotonic tidak menawarkan manfaat yang bervariasi, secara umum manfaat sebatas pengganti cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas. Variasi yang ada sejauh ini bersifat incremental.

27 Harga pesaing yang ada kebanyakan menyerbu pasar minuman isotonic dengan harga yang relative lebih murah dibanding Pocari Sweat. Pocari Sweat tidak bersaing dari segi harga namun dari segi nilai manfaat produk..

28 Promosi pocari sweat menetapkan strategi komunikasi pemasaran yang bersifat edukatif, mengandalkan transfer product knowledge pada konsumen. Hal inilah yang masih memegang kunci dalam komunikasi pemasaran dari pocari sweat.

29 Distribusi hampir semua pemain di pasar isotonic menggunakan channel distribution modern dan traditional. pocari sweat yang telah membangun jalur distribusi sejak tahun 1990 an harus menghadapi para pesaing yang memanfaatkan jalur distribusi mereka dari produk lain (diluar minuman isotonik) yang telah ada (misalkan aqua-danone dengan mizone, mayora dengan vitazone dll).

30 TERIMA KASIH


Download ppt "ANALISIS PERSAINGAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google