Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CONSUMER BEHAVIOR ELSA MANORA PUTRI ANNISA NUGRAHANI SITA RESMI DRD

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CONSUMER BEHAVIOR ELSA MANORA PUTRI ANNISA NUGRAHANI SITA RESMI DRD"— Transcript presentasi:

1 CONSUMER BEHAVIOR ELSA MANORA PUTRI ANNISA NUGRAHANI SITA RESMI DRD
SITI AMIRATUL R MB-38-05

2 PROSES KEPUTUSAN KONSUMEN

3 TAHAP-TAHAP PROSES PEMBELIAN
Pengenalan Masalah Pencarian Informasi Evaluasi Alternatif Keputusan Pembelian Perilaku Pasca Pembelian

4 SIFAT PENGARUH SITUASIONAL
Pengaruh situasi adalah pengaruh yang timbul dari faktor yang khusus untuk waktu dan tempat yang spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek.

5 FAKTOR – FAKTOR SITUASI KONSUMEN
Melibatkan waktu dan tempat di dalam aktivitas konsumen Mempengaruhi tindakan konsumen seperti perilaku pembelian Situasi konsumen relative merupakan jangka pendek, tidak termasuk karakteristik personal yang berlaku dalam jangka panjang.

6 JENIS/TIPE SITUASI KONSUMEN
Situasi Komunikasi Situasi Pembelian Situasi Pemakaian Situasi Penggantian Produk 

7 KARAKTERISTIK SITUASIONAL DAN PERILAKU KONSUMSI
Lingkungan Fisik Lingkungan fisik merupakan jenis situasi yang sangat mempengaruhi konsumen, khususnya pada saat aplikasi.  Lingkungan Sosial Lingkungan sosial adalah individu lain yang hadir dalam situasi tersebut, tindakan individu  seringkali dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar mereka. Perspektif Temporal Perspektif Temporal adalah karakteristik situasional yang berhubungan dengan pengaruh waktu pada perilaku konsumen.

8 Definisi Tugas Definisi Tugas adalah alasan kegiatan konsumsi terjadi. Memberi Hadiah Jenis hadiah yang diberikan dan yang diinginkan bervariasi menurut kesempatan dan gender. Moods ( Suasana Hati) Moods adalah stales perasaan sementara yang umumnya tidak terikat dengan peristiwa tertentu. Mood cenderung kurang kuat dari emosi dan mungkin beroperasi tanpa kesadaran individu. Ramalan Situasi Ramalan situasi dapat digambarkan sebagai kesempatan sosial yang memicu serangkaian perilaku yang saling terkait yang terjadi dalam format yang terstruktur dan yang simbolik. 

9 INTERAKSI ORANG DENGAN SITUASI
Secara implisit mengasumsikan bahwa semua konsumen berespons dengan cara yang sama terhadap situasi tertentu. Namun, kenyataannya tidak harus demikian. Ide bahwa konsumen tidak homogeny dalam respons mereka terhadap faktor situasi memiliki implikasi penting untuk pemangsaan pasar. Karena konsumen yang berbeda mungkin mencari manfaat produk yang berbeda

10 PENGARUH SITUASI YANG TIDAK TERDUGA
Bagaimana seseorang mengerti akan potensi dari pengaruh situasi yang tak terduga yang dapat merusak keakuratan ramalan yang didasarkan pada maksud pembelian , yang tadinya dia tidak mau membeli barang  tapi karena suatu hal jadi membeli barang tersebut.

11 SITUASI PEMBELIAN Lingkungan Informasi mengacu pada keseluruhan jajaran data yang berkaitan dengan produk yang tersedia bagi konsumen. Ketersediaan Informasi : Beban Informasi , Format Informasi, Bentuk Informasi Lingkungan Eceran Sifat fisik dari lingkungan eceran, kerap diacu sebagai store atmospheries, sangat menarik bagi para pemasar karena dua alasan mendasar. Pertama, berbeda dengan banyak pengaruh situasi yang berada di luar kendali pemasar, mereka mempunyai kemampuan untuk menciptakan lingkungan eceran. Kedua, pengaruh ini dibidikkan kepada konsumen dapat di tempat yang benar di dalam toko.

12 LEBARAN-ULANGTAHUN-NATAL,VALENTINE dll
Situasi Ritual Situasi ritual adalah seperangkat perilaku yang sering berhubungan yang dilakukan dalam format yang terstruktur, mempunyai arti simbolik dan dilakukan untuk merespon peristiwa-peristiwa sosial. LEBARAN-ULANGTAHUN-NATAL,VALENTINE dll

13 RITUAL Seringkali ritual memerlukan benda- benda yang digunakan untuk proses ritual, dan inilah yang bisa dibuat oleh pengusaha menjadi peluang , seperti acara ulang tahun yang biasanya ada lilin, roti tart, balon, permen, sirup, dan lain-lain.

14 Tujuan Pembelian dan Konsumsi :
Pemasar membagi tujuan itu menjadi pembelian untuk digunakan atau dikonsumsi sendiri dan pembelian untuk diberikan kepada orang lain sebagai hadiah. Pembelian untuk digunakan sendiri, konsumen lebih yakin tentang apa yang sudah diputuskannya. Hadiah mengkomunikasikan arti simbolik

15 Strategi Yang Dilakukan Dalam Pengaruh Situasional
Gunakan studi observasi, diskusi kelompok, wawancara mendalam, dan data sekunder Survei sampel yang lebih besar - segmen pasar. Buatlah segmentasi kelompok pengguna dengan kebutuhan unik atau keinginan. Evaluasi setiap sel dalam hal potensi (volume penjualan, tingkat harga, biaya untuk melayani, kekuatan pesaing, dan sebagainya). Mengembangkan dan menerapkan strategi pemasaran yang menawarkan potensi keuntungan

16 CONSUMER DECISION PROCESS AND PROBLEM RECOGNITION

17 Types of Consumer Decisions
Purchase involvement adalah level dari perhatian atau ketertarikan, pergerakan proses pembelian dengan yang istimewa Dipicu oleh kebutuhan untuk mempertimbangkan pembelian tertentu. 14-17

18 Types of Consumer Decisions

19 Types of Decision Making
Nominal Decision Making , keputusan nominal terjadi ketika keterlibatan dengan pembelian sangat rendah. Brand Loyal Purchases Repeat Purchases Limited Decision Making, meliputi pencarian internal dan eksternal yang terbatas, sedikit alternatif, aturan dalam pembuatan keputusan yang mudah dengan sedikit atribut dan sedikit evaluasi setelah pembelian. Extended Decision Making, meliputi pencarian informasi internal dan eksternal secara luas diikuti dengan evaluasi kompleks dari berbagai alternatif dan evaluasi yang signifikan setelah pembelian.

20 The Process of Problem Recognition

21 The Desire to Resolve Recognized Problems
Tingkat keinginan seseorang untuk memecahkan masalah tergantung pada dua hal : Jarak kesenjangan antara keadaan yang diinginkan dengan keadaan yang sebenarnya Tingkat kepentingan masalah

22 The Process of Problem Recognition
Masalah Aktif Masalah aktif adalah masalah dimana konsumen menyadarinya atau akan menyadarinya pada situasi normal tertentu. Marketing strategy: Hanya mengharuskan pemasar untuk meyakinkan konsumen bahwa merek nya lah solusi terbaik dari masalah tersebut Masalah Inaktif Masalah inaktif adalah masalah dimana konsumen tidak menyadarinya Marketing strategy mengharuskan pemasar untuk meyakinkan konsumen bahwa mereka memiliki masalah tersebut dan merek tersebutlah yang merupakan solusi terbaik dari masalah tersebut.

23 Uncontrollable Determinants of Problem Recognition
Kesenjangan antara apa yang diinginkan konsumen dan apa yang menjadi kondisi kebutuhan bagi masalah pengenalan.

24 Discovering Consumer Problems
Sebuah variasi pendekatan luas digunakan untuk menentukan masalah konsumen yang dihadapi. Pendekatan yang paling umum adalah intuition; manager dapat menganalisa kategori produk yang diberikan dan secara logika menentukan dimana kemajuan dapat dibuat.  Teknik penelitian umum adalah survey, yang mana menanyakan jumlah individu yang besar tentang masalah yang mereka hadapi. Focus group. Focus group tersusun dari 8 sampai 12 individu yang sama, seperti mahasiswa, pengacara dll, secara bersama mendiskusikan topik khusus. 

25 Pendekatan yang keempat, human factors research
Pendekatan yang keempat, human factors research. Pendekatan kelima , emotion research, berusaha menemukan peran emosi yang bermain dalam problem recognition. Human Factor Research berusaha menentukan kemampuan manusia dalam area seperti visi, kekuatan, waktu respon, fleksibel, dan kelelahan dan pengaruh kemampuan cahaya, temperatur, dan suara.


Download ppt "CONSUMER BEHAVIOR ELSA MANORA PUTRI ANNISA NUGRAHANI SITA RESMI DRD"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google