Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 9 MENGEMBANGKAN STRATEGI INTERVENSI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 9 MENGEMBANGKAN STRATEGI INTERVENSI"— Transcript presentasi:

1 BAB 9 MENGEMBANGKAN STRATEGI INTERVENSI

2 Strategi adalah suatu upaya untuk mempengaruhi orang atau sistem dalam hubungan dengan tujuan yang diinginkan. FOKUS A : MENENTUKAN PARTISIPAN Tugas 1 : Mengidentifikasi Sistem Inisiator Individu yg pertama kali menyadari keberadaan masalah dan menaruh perhatian pada masalah tsb Tugas 2 : Mengidentifikasi Agen Perubahan Para profesional dan perwakilan sistem inisiator yg berpengalaman, bertindak sebagai pusat koordasi tugas/kegiatan. Tugas 3 : Mengidentifikasi Sistem Klien Individu-individu yg mendapat keuntungan langsung dari upaya pelaksanaan perubahan. Tugas 4 : Mengidentifikasi Sistem Dukungan (Support) Kelompok masyarakat/organisasi yg memiliki minat dalam keberhasilan upaya perubahan dan kemungkinan mendapatkan keuntungan sekunder dari pelaksanaan upaya perubahan tersebut.

3 Keterkaitan Sistem 1 – 4 sebagai berikut : Sistem Dukungan Sistem Klien Sistem Inisiator Sitem Agen Perubahan Tugas 5 : Mengidentifikasi Sistem Pengawasan Individu yg secara formal diberikan wewenang dan kekuasaan untuk menyetujui/memberikan perintah dan pengawasan dlm mengimplementasikan upaya perubahan. Tugas 6 : Mengidentifikasi Sistem Implementasi dan Sistem Tuan Rumah Organisasi atau kelompok yg bertanggungjawab dalam pelaksanaan perubahan. Didalamnya terdapat kelompok kecil yg bertanggung jawab setiap hari terhadap terlaksananya usaha perubahan Kelompok kecil ini disebut sebagai Sistem Pelaksana

4 Contoh : keterkaitan Sistem Kontrol, Sistem Tuan Rumah, dan Sistem Pelaksana Tugas 7 : Mengidentifikasi Sistem Sasaran Individu, kelompok, kebijakan, praktik yg perlu dirubah dalam mencapai tujuan perubahan. Tugas 8 : Mengidentifikasi Sistem Kegiatan Individu-individu dari sistem lain yg memiliki peranan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan perubahan CONTOH SISTEM KONTROL SISTEM TUAN RUMAH SISTEM PELAKSANA Sistem Sekolah Dewan Sekolah Sekolah & Kepsek Guru yg terlibat dlm upaya perubahan Sistem Penegakan Hukum Dewan Kehormatan Polisi Kepolisian & Kapol Polisi yg terlibat dlm upaya perubahan

5 Interaksi dalam sistem : Sistem Dukungan Sistem Klien Sistem Pengawasan Sistem Kegiatan Sistem Pelaksana Sistem Sistem Agen Sistem Sistem Tuan Inisiator Perubahan Sasaran Rumah

6 FOKUS B : MENILAI KESIAPAN SISTEM UNTUK PERUBAHAN Tugas 9 : Menilai keterbukaan umum terhadap perubahan Menemukan sistem atau individu-individu yang responsif terhadap perubahan-perubahan yang ditawarkan Tugas 10 : Mengidentifikasi respon aktual/nyata Meneliti antusiasme sistem menyokong perubahan dalam bentuk yang nyata Tugas 11 : Menentukan ketersediaan sumber Sumber merupakan pertanyaan kunci berkaitan dengan ketersediaan : biaya, sukarelawan, waktu, dsb. Tugas 12 : Mengkaji pihak oposisi terhadap usaha perubahan Setiap upaya perubahan yg menuntut adaya dana dari masyarakat akan mendapatkan tantangan dari kelompok kelompok yg bersaing untuk mendapatkan dana.

7 FOKUS C : MEMILIH PENDEKATAN PERUBAHAN Tugas 13 : Memilih Pendekatan : Kebijakan, Program, Proyek, Personil, atau Praktik Perubahan profesional mengarah kepada dua ketegori : a. Peningkatan kualitas kehidupan klien agar lebih baik b. Peningkatan kualitas kehidupan petugas agar lebih baik, sehingga energi mereka dapat diarahkan Lima pendekatan perubahan : a. Kebijakan, pernyataan formal yg merefleksikan tujuan dan strategi oleh perwakilan sistem, lembaga, badan, atau administrator b. Program Sekumpulan kegiatan yg dirancang utk mencapai tujuan, cenderung pd penyediaan pelayanan langsung kepada klien c. Proyek, hampir sama dg program namun memiliki waktu terbatas.

8 d. Personil, adalah tenaga kerja yang dilibatkankan dalam upaya perubahan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan terhadap klien atau peningkatan dunia kerja sehingga klien dapat dilayani secara lebih baik e. Praktik, adalah cara organisasi atau individu dalam melaksanakan tugas. FOKUS D : ASESMEN TERHADAP PERTIMBANGAN INTERPERSONAL DAN POLITIK Tugas 14 : Kemukakan perubahan yg sukses dan kesan publik Siapa saja yg terlibat dlm mempromosikan perubahan dan bagaimana pandangan pembuat kebijakan terhadap keberhasilan perubahan. Tugas 15 : Mengidentifikasi perspektif alternatif Perspektif alternatif sebaiknya dianalisa utk melihat pan dangan muatan politis yg aktual dan intensitas dukungan.

9 Tugas 16 : Buat asesmen utk durasi dan urgensi Mengasesmen lamanya masalah itu terjadi dan sejauhmana dianggap mengancam kelangsungan hidup organisasi atau individu. Masalah yg telah lama berlangsung sulit utk diru bah dan orang-orang menjadi tdk peka. Dan semakin urgen suatu masalah akan semakin mendapat respon dan priori tas. FOKUS E : MENGASESMEN PERTIMBANGAN SUMBER DAYA Tugas 17 : Tentukan biaya perubahan Membuat beberapa perkiraan tentang usulan proposal yg akan dibiayai. Termasuk jumlah personil dan gaji. Tugas 18 : Tentukan biaya yg tdk menghasilkan dalam jangka pendek Dikalkulasi biaya yg bukan untuk kegiatan resolusi masalah atau bukan untuk pelaksanaan perubahan yg diusulkan tapi berhubungan dengan jangka panjang.

10 FOKUS F : MEMPERTIMBANGKAN KEMUNGKINAN MENCAPAI KEBERHASILAN Tugas 19 : Mengasesmen dukungan dari individu, kelompok, dan organisasi Lakukan analisis dukungan dari individu, kelompok, dan organisasi dalam bentuk tiga kolom yg menyajikan : kekuatan-kekuatan yg medorong/mendukung, kekuatan netral, dan kekuatan yang mencegah/menentang. Tugas 20 : Ungkapkan dukungan dari fakta-fakta dan perspektif Identifikasi perspektif individu, kelompok dan organisasi yg mendukung dan menentang secara proporsional berdasar kan data/fakta statistik, sejarah, teori, riset, politik, dll.

11 FOKUS G : MENENTUKAN TUJUAN (GOAL & OBJECTIVE) Tugas 21 : Lakukan identifikasi terhadap tujuan akhir (goal) Suatu pernyataan umum ttg hasil yg diharapkan di waktu yg akan datang Contoh : Proyek utk anak-anak belasan tahun yg hamil Tujuan akhir : Untuk memperbaiki harga diri klien Tugas 22 : Rumuskan tujuan hasil dan tujuan proses (outcome objective & process objective) Menspesifikan tujuan untuk mendekatkan usaha perubahan pada tujuan akhir. Tujuan khusus sangat spe sifik dan dapat diukur Tujuan khusus (objective) terbagi dua : tujuan hasil (out come) dan tujuan proses Tujuan khusus mempunyai empat bagian : 1) kerangka waktu, 2) Sasaran, 3) Hasil, 4) Kriteria

12 Contoh : Tujuan Hasil (Objective Outcome) (Waktu) 30 Juni 19… (Target) Paling sedikit 50 org usia belasan thn yg beresiko terhdp kehamilan (Outcome) Akan meningkat pengetahuannya ttg kesehatan, ilmu kesehatan, kon- trasepsi (Kriteria) Pretest/posttest yg digunakan dlm pelatihan

13 Contoh : Tujuan Proses (Objective Process) (Waktu) 1 Februari 19… (Result) Pelatihan kurikulum ttg kesehatan, ilmu kesehatan, kontrasepsi akan ditingkatkan (Target) Usia belasan thn yg beresiko terhdp kehamilan (Kriteria) Tercatat sebagai penerima terhadap satu paket pelatihan yg lengkap

14 Tugas 23 : Menyusun rencana kegiatan Contoh : Mengembangkan pelatihan …….
NO KEGIATAN PENANGGUNG JAWAB WAKTU I II III IV


Download ppt "BAB 9 MENGEMBANGKAN STRATEGI INTERVENSI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google