Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DEMOKRASI DALAM KONSEP POLITIK LOKAL

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DEMOKRASI DALAM KONSEP POLITIK LOKAL"— Transcript presentasi:

1 DEMOKRASI DALAM KONSEP POLITIK LOKAL

2 DEMOKRASI : KONSEP BARAT
DEMOKRASI (Yunani)  demos (berarti rakyat), dan kratos/cratein (berarti pemerintahan) DEMOKRASI  pertama kali digunakan masa kerajaan Athena kuno (abad 5 SM)  diartikan pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat

3 BARAT  demokrasi adalah seperangkat sistem politik (kebijakan dan pemerintahan)  untuk melindungi hak individu secara penuh dari kekuasaan pemerintah PERLINDUNGAN  demokrasi liberal (kebebasan penuh)  dilegitimasi sebagai ciri sistem politik modern

4 DEMOKRASI  esensinya adalah kebebasan (freedom) dan kekuatan orang banyak (power of the mass)
KEBEBASAN  mengandung makna : (1) Individu bisa menenentukan pilihan sendiri (tanpa tekanan pihak luar) (2) Terbukanya kesempatan mengkritisi dan mempengaruhi kebijakan yang dibuat pengambil kebijakan

5

6 BERARTI  demokratis bila terjadi keseimbangan posisi dalam interaksi
SEIMBANG  bila lahir kesepakatan bersama : Dalam bentuk mayoritas (50% +1) Dalam bentuk koalisi (pseudo mayority) Dalam bentuk konsensus

7 BERARTI  negara dianggap demokratis bila kekuasaan tidak terpusat pada satu titik (aktor) atau lembaga tertentu saja. Variasi lembaga  KPK, Polisi, Menkumham, Jaksa, dll Kekuasaan di tangan rakyat  negara wajib mensejahterakan rakyatnya (?)

8

9

10

11 PERSOALANNYA  setiap warga negara punya hak yang sama dalam mengekspresikan kebebasan (freedom)
BERARTI  ekpresi kebebasan individu tidak boleh mengabaikan kebebasan individu lain  tergantung budaya BERARTI  demokrasi bersifat universal (tidak hanya di Barat)  pelaksanaannya saja yang berbeda

12

13

14

15

16

17 DEMOKRASI DALAM KONSEP LOKAL
KOMUNITAS  konsep demokrasi khas dan berbeda (demokrasi lokal)  sesuai dengan nilai budaya lokal PERSOALAN  demokrasi lokal cenderung diabaikan  dianggap tidak sesuai dengan demokrasi modern

18 REALITAS  hampir tidak ada demokrasi modern yang benar-benar teraplikasi dalam setiap negara
USA  “katanya” paling demokratis ternyata masih deskriminatif  ada kepentingan lain dibalik konsep demokrasi

19 DEMOKRASI  di Amerika baru berkembang tahun 60-an  gerakan Martin Luther King (kulit hitam vs kulit berwarna) BERARTI  persoalannya bukan apakah benar-benar demokratis atau tidak demokratis  tapi konsep dan aplikasi nya

20

21

22 INDONESIA  konsep dan aplikasi demokrasi antar etnis tidak sama
Gus dur membagi pola demokrasi lokal di Indonesia kedalam 4 pola  di kaitkan dengan agama : (1) Pola Aceh – (2) Pola Minangkabau – (3) Pola Gowa – (4) Pola Jawa

23 DEMOKRASI POLA ACEH DEMOKRASI  keseimbangan antara agama dan negara (satu kesatuan)  aktivitas negara dan agama harus mendapat legitimasi satu sama lain  (sultan, keuchik dan meunasah) Kelemahannya  agama / negara bisa jadi legitimasi bagi kepentingan elit

24

25

26

27 DEMOKRASI POLA MINANGKABAU
DEMOKRASI  agama dan negara (satu kesatuan)  tapi individu diberi peluang untuk memilih salah satu dari ke duanya BERARTI  individu ada diposisi netral (antara agama atau negara atau kedua-keduanya)

28 BERARTI  individu juga punya peluang untuk tidak memilih (menolak) kedua-duanya  lari dari realitas (merantau) Kelemahannya  demokrasi bersifat kontekstual  (bulek aia dek pambuluh)

29

30 DEMOKRASI POLA GOWA DEMOKRASI  demokrasi bersifat kontekstual  dominasi negara  agama sebagai pelegitimasi Kelemahannya  demokrasi terkotak-kotak sesuai kepentingan kelompok  sulit bersepakat dalam masyarakat multikultural

31

32

33 DEMOKRASI POLA JAWA DEMOKRASI  agama terserap dalam negara  Raja sebagai sentral  kesetiaan pada negara (Raja) DEMOKRASI  agama dan negara terpisah  agama (mesjid) tunduk pada negara (istana)

34 DEMOKRASI  bidang agama terkotak-kotak sesuai dengan ketentuan negara (istana)  kyai – juru kunci (makam) - mbah marijan (gunung) Kelemahannya  raja menjadi otoriter dan kepala bidang bisa menjadi raja-raja kecil yang juga otoriter

35

36

37 TERIMA KASIH


Download ppt "DEMOKRASI DALAM KONSEP POLITIK LOKAL"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google