Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LATIHAN DAN PENGEMBANGAN

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LATIHAN DAN PENGEMBANGAN"— Transcript presentasi:

1 LATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Presented by: Syaiful Bakhri, S.Sos, MM Hand out 7 MSDM

2 Prolog Proses MSDM tidak hanya berakhir ketika SDM yang baru telah dipilih. Organisasi/perusahaan perlu memberikan pemahaman terhadap SDM baru tentang budaya kerja yang telah ada. Tujuan dari adanya pelatihan adalah menutup gap antara kecakapan atau kemampuan karyawan dengan permintaan jabatan. Selain itu, program latihan diharapkan meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja karyawan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

3 Langkah-langkah memulai pelatihan & Pengembangan
Melakukan penilaian dan identifikasi kebutuhan, dilakukan dengan cara: 1. Mendiagnosa masalah2 dan tantangan2 lingkungan yang dihadapi organisasi sekarang, kemudian manajemen mengidentifikasi berbagai masalah dan tantangan yang dapat diatasi melalui latihan dan pengembangan jangka panjang. 2. Merubah strategi organisasi dengan menciptakan kebutuhan latihan misalnya pengembangan produk atau jasa baru, biasanya mengharuskan karyawan mempelajari prosedur2 baru

4 Langkah-langkah memulai pelatihan & Pengembangan
Menentukan sasaran latihan dan pengembangan melalui: 1. Penetapan sasaran yang jelas dan terukur. 2. Pembuatan standar dimana prestasi kerja individual dan efektivitas program dapat diukur.

5 Langkah-langkah memulai pelatihan & Pengembangan
Menetapkan isi program berupa: 1. Mengajarkan berbagai keterampilan tertentu 2. Menyampaikan pengetahuan yang dibutuhkan atau mengubah sikap 3. memenuhi kebutuhan organisasi dan peserta

6 Prinsip-prinsip belajar
Program latihan bersifat partisipatif Program harus relevan. Pengulangan (repetisi) dan pemindahan Memberikan umpan balik tentang kemajuan peserta latihan Perlu disadari perbedaan individu karena masing-masing mempunyai kemampuan, sifat yang berbeda satu sama lain

7 Macam-macam Teknik latihan dan pengembangan SDM:
Latbang Metode praktis (on the job training) metode simulasi (off the job training)

8 Faktor2 Latbang yang efektif
Efektifitas biaya Isi program yang dikehendaki Kelayakan fasilitas-fasilitas Faktor2 Efektivitas Latbang Preferensi dan kemampuan peserta Preferensi dan kemampuan instruktur Prinsip-prinsip belajar Company Logo

9 Penjelasan ttg metode latbang SDM
On the job training, terdiri dari: a. Rotasi jabatan :memberikan pengetahuan kpd karyawan tentang bagian2 organisasi yang berbeda dan praktek keterampilan manajerial b. Coaching:Atasan memberikan bimbingan dan pengarahan kpd karyawan dalam melaksanakan kerja rutin mereka c. Latihan instruksi pekerjaan :atasan memberikan petunjuk pengerjaan secara langsung kpd karyawan tentang pelaksanaan pekerjaan mereka sekarang. d. Magang: merupakan proses belajar dari seorang atau beberapa orang yang lebih berpengalaman e. Penugasan sementara: Penempatan karyawan pada posisi manajerial atau anggota panitia untuk jangka waktu ditetapkan,terlibat dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.

10 Penjelasan ttg metode latbang SDM
Off the job training ( Metode simulasi ) terdiri dari: a. Metode studi kasus : Deskripsi tertulis suatu situasi pengambilan keputusan nyata disediakan. Aspek - aspek organisasi diuraikan dalam lembaran kasus, karyawan diminta mengidentifikasikan masalah, menganalisa situasi dan merumuskanpemecahan masalah dengan berbagai alternatif, disini karyawan dapat mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan. b. Role playing: teknik ini memungkinkan para karyawan untuk memainkan peran yang berbeda, peserta ditugaskan untuk berperan sebagai individu tertentu yang digambarkan dalam suatu episode dan diminta ditanggapi oleh peserta yang lain yang berbeda perannya. Disini tidak ada naskah yang mengatur pembicaraan dan perilaku. c. Bisnis game: simulasi pengambilan keputusan skala kecil, yang dibuat sesuai dengan situasi kehidupan bisnis nyata. Tujuannya adalah untuk melatih manajer dalam pengambilan keputusan

11 Penjelasan ttg metode latbang SDM
d. Vestibule training: bentuk latihan ini dilaksanakan bukan oleh atasan langsung tapi oleh pelatih2 khusus, membuat area-area terpisah menggunakan peralatan sama dengan jenis peralatan yang akan digunakan pada pekerjaan sebenarnya. e. Latihan Laboratorium: bentuk latihan kelompok yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan antar pribadi atau latihan sensitifitas dimana peserta belajar lebih peka terhadap perasaan orang lain. f. Program pengembangan eksekutif: dilaksanakan oleh Universitas atau lembaga2 pendidikan lainnya. Perusahaan mengirim karyawan untuk mengikuti paket2 khusus yang ditawarkan atau bekerjasama untuk melaksanakan penataran atau diklat sesuai kebutuhan perusahaan.

12 Penjelasan ttg metode latbang SDM
Metode presentasi informasi: mengajarkan berbagai sikap, konsep dan keterampilan kepada para peserta dgn menggunakan cara : a. Metode Kuliah: peserta dianggap sebagai pihak yg pasif, peserta kurang berpartisipasi dan tergantung pada komunikasi. b. Presentasi Video: Presentasi TV, film, slides dan sejenisnya adalah serupa dengan bentuk kuliah Metode ini biasanya digunakan sebagai alat pelengkap bentuk latihan lainnya.

13 Penjelasan ttg metode latbang SDM
c. Metode konferensi: metode ini analog dengan seminar di perguruan tinggi, tujuannya adalah untuk mengembangkan kecakapan dalam pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan mengubah sikap karyawan. d. Program instruction: Metode ini menggunakan komputer untuk memperkenalkan kepada peserta topik yang harus dipelajari dan merinci serangkaian langkah dengan umpan balik langsung pada penyelesaian setiap langkah. e. Self study ( Studi sendiri): Metode ini menggunakan modul2 tertulis, kaset atau video rekaman dan studi berguna bila proses belajar memerlukan sedikit interaksi.

14 Alasan2 pengembangan sdm
Keusangan karyawan: Hal ini terjadi bila seorang karyawan tidak lagi mempunyai pengetahuan atau kemampuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan dengan efektif, misalnya kegagalan mengadaptasi teknologi dan prosedur2 baru atau perubahan2 lainnya. Perubahan sosioteknis : Penggunaan mesin otomatis akan memaksa perusahaan untuk merancang kembali program2 pengembangannya, contoh lain perubahan sikap budaya tentang tenaga kerja wanita mengakibatkan perusahaan harus memikirkan kebijakannya kembali agar dapat memenuhi tuntutan masyarakat tentang peningkatan peran wanita. Perputaran tenaga kerja: Kemungkinan karyawan keluar dari perusahaan untuk bekerja diperusahaan lain, sehingga kegiatan pengembangan harus mempersiapkan pengganti karyawan yang keluar, untuk menghindari itu program pengembangan harus meningkatkan perputaran karyawan.


Download ppt "LATIHAN DAN PENGEMBANGAN"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google