Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BIAYA RELEVAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KHUSUS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BIAYA RELEVAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KHUSUS"— Transcript presentasi:

1 BIAYA RELEVAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KHUSUS
Amalia Ilmiani

2 Tujuan pembelajaran Definisi pengambilan keputusan
Analisis Diferensial Pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus Pengambilan keputusan membeli bahan baku dari luar perusahaan atau memproduksi sendiri di dalam perusahaan Pengambilan keputusan menyewakan atau menjual fasilitas Pengambilan keputusan memproses produk lebih lanjut atau langsung menjual ke pasar

3 Definisi Pengambilan keputusan adalah memilih salah satu diantara dari berbagai alternatif tindakan yang ada. Ukuran untuk pengambilan keputusan : profitabilitas atau penghematan biaya. Tahapan proses pengambilan keputusan: Menentukan masalah dg penekanan tujuan yg hendak dicapai Mengidentifikasi berbagai alternatif tindakan Mendapat informasi yg relevan dan membuang informasi yg tidak relevan Membuat keputusan

4 Analisis diferensial Adalah sebuah model keputusan yang dapat digunakan untuk mengevaluasi perbedaan- perbedaan dalam pendapatan dan biaya yang berkaitan dengan berbagai alternatif tindakan. Untuk tujuan pengambilan keputusan, klasifikasi biaya meliputi: relevant cost, differential cost, unavoidable cost, sunk cost, dan opportunity cost.

5 Relevant Cost (Biaya Relevan): biaya yg akan terjadi di masa yg akan datang dan berbeda diantara berbagai alternatif yg sedang dipertimbangkan di dalam suatu keputusan. Biaya diferensial : perbedaan biaya relevan antara dua alternatif atau lebih. Biaya takterhindarkan: biaya yg tidak akan berbeda diantara berbagai alternatif keputusan, apakah biaya itu akan terjadi dimasa mendatang atau telah terjadi di masa lalu. Sunk Cost adalah biaya masa lalu. Biaya kesempatan: manfaat yg dikorbankan karena menolak satu alternatif, sementara menerima alternatif lai

6 Konsep Biaya Relevan dalam Pengambilan Keputusan Khusus, berkaitan dgn Pemilihan Alternatif dalam hal : Menerima atau menolak pesanan khusus. Menambah atau memberhentikan jenis produk/departemen Membuat sendiri atau membeli bahan baku produksi Menjual atau memproses lebih lanjut hasil produksi Menyewa atau menjual fasilitas perusahaan Penggantian aktiva tetap

7 Menerima atau menolak pesanan penjualan khusus
Ada kalanya perusahaan memperoleh pesanan penjualan dengan harga khusus (misalnya, harga lebih rendah dari harga jual normal) Untuk mengambil keputusan menerima atau menolak pesanan khusus tersebut, manajemen harus mempertimbangkan pendapatan diferensial dan biaya diferensial Jika perusahaan beroperasi pada kapasitas penuh, maka pengerjaan pesanan khusus tersebut akan menyebabkan kenaikan biaya produksi yang bersifat tetap dan variabel.

8 Dengan demikian, biaya produksi tetap dan variabel merupakan biaya diferensial yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan alternatif. Jika operasi perusahaan masih berada di bawah kapasitas penuh, dan memungkinkan pengerjaan pesanan khusus tersebut tanpa menambah kapasitas pabrik, maka dalam hal ini biaya produksi yg bersifat variabel merupakan biaya diferensial. Jika pengerjaan pesanan khusus tsb mengakibatkan kenaikan biaya usaha, selain biaya produksi yang berubah, biaya usaha tsb juga merupakan biaya diferensial yang harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

9 Contoh Soal : Perhitungan Rugi-Laba perusahaan sebelum pengerjaan pesanan khusus
Keterangan Jumlah Hasil Penjualan : X Rp. 20 = Rp Beban Variabel : X Rp = Rp Margin Kontribusi Rp Beban Tetap: Overhead Rp Administrasi dan Penjualan Rp Rp Laba Bersih Rp ============

10 Perusahaan berkapasitas maksimum 10. 000 unit produk
Perusahaan berkapasitas maksimum unit produk. Selama ini perusahaan hanya beroperasi pd kapasitas normal unit produk. Perusahaan sedang mempertimbangkan pesanan khusus sebanyak unit dengan harga jual Rp 14. Perusahaan menerima pesanan khusus sebanyak 100 unit dengan harga jual Rp per unit produk. Bagaimana keputusan manajemen mengenai pesanan khusus tersebut ?

11 Soal Sebuah perusahaan membuat produk A. Kapasitas pabrik normal per bulan adalah unit dg kapasitas maksimum unit. Rencana operasi bulan depan pada pasar normal adalah sbb: Jika perusahaan mendapat pesanan khusus sebanyak 500 unit dengan harga jual pper unit Rp 400, apakah pesanan tersebut akan diterima atau ditolak Keterangan Jumlah Hasil Penjualan : X Rp. 500 = Rp Beban Produksi : Variabel per unit Rp 200 Tetap Total Rp Beban administrasi dan pemasaran: Variabel per unit Rp 150 Tetap total Rp

12 Peniadaan Jenis Produk / Departemen
Timbul karena jenis produk atau departemen ybs menderita kerugian secara terus- menerus. Manajemen harus mempertimbangkan pendapatan diferensial dan biaya diferensial. Pengambilan keputusan menghilangkan salah satu jenis produk / departemen, harus pula mempertimbangkan adanya biaya terhindarkan (avoidable cost) dan biaya tak terhindarkan (unavoidable cost).

13 Misalnya, sebuah Departemen Store memiliki 3 departemen utama, yaitu : Departemen Makanan, Departemen Kelontong, dan Departemen Obat-obatan. Berikut ini taksiran perhitungan rugi laba untuk setiap departemen. Departemen Makanan Kelontong Obat-obatan Jumlah Hasil Penjualan 5.000 4.000 500 9.500 Biaya variabel 2.800 300 7.100 Margin kontribusi 1.000 1.200 200 2.400 Biaya Tetap : Terhindarkan 750 75 1.325 - Tak Terhindarkan 100 900 1.050 175 2.225 Laba (Rugi) (50) 25 Manajemen Dept. Store mengambil keputusan untuk meneruskan atau meniadakan Dept. makanan yang dalam beberapa tahun terakhir ini selalu merugi

14 Penambahan Jenis Produk / Departemen
Jika dengan meniadakan Dept. Makanan , perusahaan bermaksud menambah dept. baru yaitu Dept. Kosmetik. Perusahaan harus menganalisis pendapatan diferensial dan biaya diferensial antara tetap meneruskan Dept. Makanan dengan meniadakan Dept. Makanan dan menambah Dept. Kosmetik (mengganti Dept. Makanan dengan Dept. Kosmetik). Data Dept.Kosmetik : taksiran hasil penjualan Rp , biaya variabel Rp , dan biaya tetap terhindarkan Rp

15 SOAL Manager sebuah korporat sedang mempertimbangkan apakah akan menghentikan Divisi ABC yg menurut data tiga tahun terakhir merugi. Pertanyaan: Berapa laba perusahaan jika Divisi ABC dihentikan? Andaikan Divisi ABC dihetikan terdapat kesempatan untuk menyewakan semua ruangan yg selama ini digunakan dengan nilai Rp per tahun. Apakah memberhentikan Divisi ABC dan menyewakan semua ruangan merupakan pilihan yg rasional?

16 Data laba (rugi) DIVisi

17 Membuat Sendiri atau Membeli Dari Luar
Pengambilan Keputusan Membuat Sendiri atau Membeli dari Luar Aspek Kualitatif Aspek Kuantitatif Segi yang tidak dapat diukur dengan satuan uang dalam pengambilan keputusan. Segi manfaat dan biaya dari pemilihan alternatif yang dapat diukur dengan satuan uang.

18 Contoh Soal : Suatu perush bergerak di bidang perakitan dapat memproduksi sendiri salah satu jenis suku cadang yang diperlukan. Berikut ini adalah perhitungan biaya produksi suku cadang tersebut : Keterangan Per Unit 8.000 Unit Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Overhead : Variabel Tetap, terdiri atas : Gaji Pengawas Penyusutan Peralatan Alokasi dari Departemen Lain Rp. 30 40 10 30 20 50 Rp 80.000 Biaya Produksi Rp. 180 Rp

19 Perusahaan mendapat tawaran suku cadang sejenis dari perusahaan lain seharga Rp. 150/unit. Apabila memproduksi sendiri, biaya produksi per unitnya Rp. 180 Pemilihan alternatif harus memperhatikan biaya relevan dan biaya tidak relevan( biaya tak terhindarkan dan biaya tenggelam (sunk cost)). Contoh biaya tenggelam adalah biaya penyusutan (depresiasi), deplesi dan amortisasi (kecuali penyusutan/deplesi/amortisasi dari aktiva yang akan digunakan pada masa yang akan datang). Biaya tenggelam berkaitan dgn masa yang lalu, maka biaya tersebut mrpkan biaya yg tidak relevan dalam pengambilan keputusan.

20 soal PT Mandiri selama ini membuat sendiri suku cadang A yg diperlukan. Saat ini mendapat tawaran dari perusahaan lain atas suku cadang tersebut dengan harga RRp per unit. Biaya taksiran untuk membuat sendiri unit sebesar Rp 25 jt (Biaya Variabel total Rp 20 jt, dan biaya tetap total Rp 5 jt). Dengan anggapan biaya tetap untuk membuat sendiri tidak relevan dg keputusan membeli atau memproduksi sendiri Pertanyaan: apakah akan membuat sendiri atau membeli?

21 Menyewakan atau Menjual Fasilitas Perusahaan
Misalnya, perusahaan mempunyai mesin yang sudah tidak diperlukan lagi dalam operasi. Harga perolehan mesin tsb Rp , dan akumulasi penyusutan sampai dengan saat ini sebesar Rp Mesin tsb dapat disewakan kepada perush lain dengan taksiran pendapatan sewa setahun Rp Jika dijual mesin tsb diperkirakan laku seharga Rp Biaya reparasi dan asuransi mesin agar siap disewakan adalah Rp Jika dijual, perush harus memberikan komisi untuk perantara Rp Keputusan yang akan diambil oleh manajemen adalah menyewakan atau menjual mesin tsb

22 Keputusan Jual atau Proses Lebih Lanjut (Sell or Process Further)
Pada beberapa industri terdapat beberapa produk yang dihasilkan dari proses atau dengan menggunakan bahan yang sama. Misalnya pengeboran minyak bumi akan menghasilkan gas, minyak tanah, bensin dll. Produk-produk yang diolah dengan menggunakan bahan baku yang sama disebut produk bersama (joint products). Dalam konteks ini manajemen harus mencari titik dimana produk tersebut memiliki dua pilihan “diolah lebih lanjut” atau “dijual ke pasaran”. Titik tersebut dinamakan Split-Off point. Biaya yang dikorbankan sampai dengan Split-Off point disebut joint cost , sedangkan biaya yang dikorbankan setelah proses tersebut dinamakan separable cost. Biaya relevan dalam keputusan ini adalah biaya-biaya setelah Split-Off point dan tambahan penghasilan penjualan.

23 Contoh : PT Semar mengorbankan Rp sebagai biaya bersama untuk mengolah unit produk X. Pada Split- Off point dihasilkan 900 unit produk A dan 1100 unit produk B. Produk A diolah lebih Lanjut dengan biaya Rp per unit dan dijual dengan harga Rp per unit. Sedangkan Produk B langsung dijual tanpa pengolahan lebih lanjut dengan harga Rp per unit. Separable Cost Joint Cost Produk A 900 unit Rp /unit Harga jual Rp /unit 2.000 unit : Rp Split Off Point Produk B 1100 unit Rp 0/unit Harga jual Rp /unit

24 LINEAR PROGRAMMING Adalah teknik matematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah keterbatasan dalam maksimisasi pendapatan atau minimisasi biaya Dikembangkan oleh ahli matematika Rusia L.V Kantorovich (1939), disempurnakan oleh ahli matematika Amerika G.B Dantzig (1974)

25 Single Constraint dalam Linear Programming
Dalam aplikasinya, Linear Programming memiliki 2 Fungsi : 1. Fungsi Tujuan (Objective Function) Mengungkapkan tujuan pemecahan masalah (fmax) atau (fmin) 2. Fungsi Batasan (Constraint Function)

26 Contoh : Misalnya perusahaan membuat dua macam produk, A dan B dengan data sbb : Dengan data di atas dapat dilihat bahwa lebih menguntungkan unruk menjual produk B saja daripada menjual produk A karena margin kontribusi produk B lebih besar. Bagaimana apabila kapasitas mesin terbatas hanya jam? Produk A Produk B Harga jual per unit Biaya variabel per unit Margin kontribusi per unit Konsumsi jam mesin per unit 10.000 4.000 6.000 3 jam 15.000 7.000 8.000 6 jam

27 Multiple Constraint dalam Linear Programming
Contoh : Sebuah perusahaan membuat dua macam produk pada dua departemen produksi. Data sbb: Kebijakan Manajemen : Produk A hanya bisa dibuat sebanyak-banyaknya 90 unit per minggu, sedangkan produk B tidak ditentukan. Margin kontribusi per satuan masing-masing produk adalah Produk A Rp dan Produk B Rp Berapa satuan Produk A dan Produk B yang harus diproduksi agar diperoleh margin kontribusi maksimum? Departemen Jam kerja Per Unit Kapasitas Produk A Produk B Departemen 1 Departemen 2 5 JKL 3 JKL 2,5 JKL 500 JKL/Mg 600 JKL/Mg

28 Dalam menilai relevansi suatu biaya, harus diperhitungkan permintaan/penawaran terhadap sumber daya.
Tiga model pemakaian sumberdaya : 1. Resources Acquired as Used and Needed Pengadaan sumber daya dapat dilakukan dengan segera begitu ada permintaan Contoh : Biaya tenaga listrik ketika ada pesanan 2. Resources Aquired in advance (short term) Sumberdaya diperoleh sebelum muncul permintaan Contoh : gaji untuk tenaga kerja 3. Resources Aquired in advance (multiperiod service capacity) Jika sumberdaya dimiliki terlebih dahulu untuk memberikan manfaat dalam beberapa periode. Contoh : Biaya pembelian mesin


Download ppt "BIAYA RELEVAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KHUSUS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google