Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CHAPTER 6 Pemodelan System yang dibutuhkan dengan Use Case BY :

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CHAPTER 6 Pemodelan System yang dibutuhkan dengan Use Case BY :"— Transcript presentasi:

1 CHAPTER 6 Pemodelan System yang dibutuhkan dengan Use Case BY :
Benny.Setiawan ( ) Rudy.Gunawan ( ) Hadi.Septiawan ( ) Reza Pradita ( ) surya Pemodelan System yang dibutuhkan dengan Use Case

2 Tujuan Jelaskan Manfaat dari penggunaan Pemodelan Use Case
Menentukan Aktor & Use Case dan mampu mendefinisikan dari konteks diagram maupun dari sumber lainya Menjelaskan Hubungan yang mungkin terjadi pada pemodelan diagram Use Case Menjelaskan Bagaimana Langkah-langkah untuk mempersiapkan Pemodelan Use Case Menjelaskan Bagaimana membangun sebuah diagram dari pemodelan Use Case Menjelaskan berbagai-bagian dari penggunaan Use Case dan Bagaimana mempersiapkannya Menentukan Tujuan Dari Peringkat Use Case dan Mem Prioritaskan Matrix dan Ketergantungan Diagram Use Case

3 Bagaimana Manfaat dari penggunaan Pemodelan Use Case
Menyediakan tools untuk meng-capture persyaratan fungsional. Membantu menyusun ulang lingkup sistem menjadi bagian-bagian yang lebih dapat dikelola. Menyediakan alat komunikasi dengan para pengguna dan stakeholder yang berhubungan dengan fungsionalitas sistem. Memberikan cara bagaimana mengidentifikasi, menetapkan, melacak, mengontrol, dan mengelola kegiatan pengembangan sistem, terutama pengembangan incremental dan iteratif. Menyajikan panduan untuk mengestimasi lingkup, usaha dan jadwal proyek Menyajikan garis pokok pengujian, khususnya rencana tes dan test case Menyajikan garis pokok bagi help system dan manual pengguna pengguna, dan juga dokumentasi pengembangan sistem. Menyajikan tools untuk melacak persyaratan Menyajikan titik mulai/awal untuk identifikasi objek data atau entitas. Menyajikan spesifikasi fungsional untuk mendesain antarmuka pengguna dan sistem. Menyajikan alat untuk menentukan persyaratan akses database dalam menambah, mengubah, menghapus, dan membaca. Menyajikan kerangka kerja untuk mengarahkan proyek pengembangan sistem.

4 Contoh Development Project Track Record
Kelebihan Anggaran , Terlambat, ataw tanpa fitur yang dibutuhkan Pembatalan Sebelum Selesai

5 Penggunaan pembangunan yang berpusat & Pemodelan Use Case
Penggunaan pembangunan yang berpusat Adalah : suatu proses pengembangan sistem berdasarkan pemahaman kebutuhan para StackHolder dan alasan mengapa sistem harus dikembangkan. Pemodelan Use Case Adalah : proses pemodelan Yang berfungsi sebagai sistem dalam hal kegiatan bisnis, yang Mengawasi kegiatan, dan bagaimana sistem merespon kejadian tersebut.

6 Konsep Sistem dari pemodelan Use Case
Use case adalah : rangkaian/uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh sebuah aktor. Use case digunakan untuk membentuk tingkah- laku benda/ things dalam sebuah model serta di  Realisasikan oleh sebuah collaboration. Umumnya use case digambarkan dengan sebuah elips dengan garis yang solid, biasanya mengandung nama.Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system dari sudut pandang user). Diagram Use Case adalah : diagram yang menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan dunia luar dan menjelaskan sistem secara fungsional yang terlihat user. Biasanya dibuat pada awal pengembangan. Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem.

7 Contoh pemodelan diagram Use Case
Tipe aktor/pelaku : Primary business actor : stakeholder yang terutama mendapatkan keuntungan dari pelaksanaan use-case (contoh : karyawan dengan menerima gaji untuk periode tertentu) Primary system actor : stakeholder yang secara langsung berhadapan dengan sistem untuk menginisiasi atau memicu kegiatan atau sistem. (contoh : operator telepon yang memberi bantuan kepada pelanggan, kasir bank yang memproses transaksi) External server actor : stakeholder yang melayani kebutuhan pengguna use-case. (contoh : biro kredit yang memiliki kuasa atas perubahan kartu kredit). External receiver actor : stakeholder yang bukan pelaku utama, tapi menerima nilai yang terukur atau teramati (output) dari use-case. (contoh : gudang menerima paket permintaan uantuk menyiapkan pengiriman sesudah seorang pelanggan memesannya). Temporal event : kejadian sistem yang dipicu dengan waktu. (contoh : sistem billing untuk perusahaan kartu kredit secara otomatis mencetak tagihan pada hari ke lima dalam bulan itu (tanggal billing); billing PLN; billing PAM, bank merekonsiliasi transaksi tiap hari pada jam 5 sore). Yang menjadi actor/pelaku disini adalah waktu. Actor 1 Use case 1 Use case 2 Actor 2 Use case 3 Actor 3

8 Kesimpulan Dari Pemodelan Use-Case
Use case  urutan langkah-langkah yang secara tindakan saling terkait (skenario), baik terotomatisasi maupun secara manual, untuk tujuan melengkapi satu tugas bisnis tunggal. Actor/Pelaku  segala sesuatu yang perlu berinteraksi dengan sistem untuk pertukaran informasi. use case symbols actor symbol

9 Relationship Hubungan yang terjadi antar simbol dalam use case
Menggunakan garis dan tipe simbol yang digunakan untuk menghubungkan garis. Assosiation (gabungan)  hubungan antara aktor dengan use case di mana terjadi interaksi diantara mereka. Anggota Klub Place New Order Pusat DIstribusi Use diiimitasi oleh aktor Interaksi

10 Use Case Extends Relationship
Extension Use Case  use case yang terdiri dari langkah yang diekstraksi dari use case yang lebih kompleks untuk menyederhanakan masalah orisinal dan karena itu memperluas fungsinya. Hubungan yang terbentuk  extends Extension Use Case Menghitung Subtotal Dan Pajak Penjualan Men-generate Persediaan dan Mem- Pack Pesanan Melakukan Pesanan Baru

11 Hubungan yang terbentuk  uses/include
Abstract Use Case  use case yang mempunyai fungsionalitas yang dapat digunakan oleh use case lain dengan menggabungkan langkah-langkah yang biasa ditemukan (identik) pada use case-use case tersebut, sehingga mengurangi redundansi. Hubungan yang terbentuk  uses/include Abstract Use Case Melakukan Pesanan Member Baru Submit Perubahan Alamat Pos <<uses>> <<uses>> Revisi Alamat Pos <<uses>> atau <<include>>

12 Depends On  memodelkan ketergantungan satu use case dengan use case lainnya
Mengambil Tabungan Membuat Account <<depends>> <<depends>> Menabung <<uses>> atau <<include>>

13 Use Case Inheritance Relationship
Inheritence  pada saat dua atau lebih aktor berbagi kelakuan umum –dengan kata lain mereka dapat menginisiasi use case yang sama- maka yang paling baik adalah mengekstrapolasi kelakukan umum tersebut dan menetapkannya ke aktor abstrak baru untuk mengurangi komunikasi redundan dengan sistem.

14 Sesudah Sebelum Abstract Actor Mencari Buku Pengunjung Mengajukan
Aplikasi Anggota Inheritence Relationship Pengunjung Tamu Mencari Buku Meminjam bawa pulang Pengunjung Tamu Mhs STIKOM Mhs STIKOM Meminjam bawa pulang Mengajukan Aplikasi Anggota Sesudah Sebelum

15 Mengidentifikasi Aktor Bisnis
Referensi : Diagram konteks yang mengidentifasi ruang lingkup dan batasan sistem. Dokumentasi sistem dan manual pengguna yang ada Waktu pertemuan proyek dan lokakarya. Dokumen persyaratan, perjanjian proyek, atau pernyataan kerja yang ada. Saat mencari aktor, ajukan pertanyaan berikut : Siapa atau apa yang menyediakan input ke dalam sistem ? Siapa atau apa yang menerima output dari sistem ? Interface apa yang dibutuhkan bagi sistem yang lain ? Apakah ada kejadian yang dipicu secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya ? Siapa yang akan mengurusi informasi dalam sistem ? Buat definisi tekstual aktor menggunakan tabel dengan memuat istilah, sinonim, dan deskripsi.

16 Model Use Case dispesifikasi dengan direalisasikan dengan didistribusi dengan Model Analisis diimplementasi dengan Model Desain diverifikasi dengan Model Deployment Model Implementasi Model Uji (Test)

17 Use Case Naratif Tiga langkah membangun use case naratif ke dalam 3 bentuk dokumen use case: Use case Persyaratan Bisnis Use case Analisis Use case Desain

18 Proses Pemodelan dalam Persyaratan Use Case
Use Case Persyaratan : model yang mengkomunikasikan apa yang diperlukan dari perspektif user, bebas dari detail spesifik tentang bagaimana sistem akan dibangun dan diimplementasikan. Langkah-langkah : Mengidentifikasi Aktor Bisnis Mengidentifikasi use case persyaratan bisnis Membuat diagram model use case Mendokumentasikan naratif use case persyaratan bisnis

19 Langkah-langkah Perancangan (proses aktualisasi Use Case)
Use Case Persyaratan : model yang mengkomunikasikan apa yang diperlukan dari perspektif user, bebas dari detail spesifik tentang bagaimana sistem akan dibangun dan diimplementasikan. Langkah-langkah : Mengidentifikasi Aktor Bisnis Mengidentifikasi use case persyaratan bisnis Membuat diagram model use case Mendokumentasikan naratif use case persyaratan bisnis

20 Sekian Dan Terimakasih


Download ppt "CHAPTER 6 Pemodelan System yang dibutuhkan dengan Use Case BY :"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google