Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Rancangan Penelitian

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Rancangan Penelitian"— Transcript presentasi:

1 Kerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Rancangan Penelitian

2 KERANGKA KONSEPTUAL Kerangka Konseptual mengelaborasi tentang:
Hubungan antar variabel Teori yang mendasari hubungan tersebut Sifat dan arah dari hubungan tersebut Kerangka Konseptual terkait dengan: Variabel harus diidentifikasi dan diberi lambang Penjelasan mengenai mengapa dua atau lebih variabel saling berhubungan, dengan merujuk pada logika teori yang mendasarinya Sifat dan arah hubungan (positif / negatif) sebaiknya di dapat dijelaskan Seharusnya dijelaskan secara tajam harapan apa yang ingin dicapai terkait dengan hubungan antar variabel tersebut Sebaiknya disajikan dalam bentuk diagram skematik, sehingga dapat dilihat dan mudah dipahami

3 Contoh KERANGKA KONSEPTUAL
Pusat Kendali Internal (X1) Kepercayaan Menjalankan Tugas (Y1) Kinerja Karyawan (Y2) Pusat Kendali Eksternal (X2)

4 VARIABEL PENELITIAN Variabel adalah karakteristik, atribut atau sifat dari obyek, yang akan diamati atau diukur, memiliki nilai, dan nilainya bervariasi antara obyek satu dg lainnya. Tidak semua karakteristik dari obyek merupakan variabel penelitian, tetapi hanya yang relevan dengan permasalahan atau hipotesis penelitian. Diidentifikasi & diklasifkasikan

5 JENIS VARIABEL: Kedudukannya di dalam rumusan masalah
Intervening (Mediating) Antecedent Moderator Independen Dependen INTRANEOUS EXTRANEOUS Confounding Control Concomitant

6 Variabel tergantung adalah variabel yang tercakup dalam hipotesis penelitian, keragamannya dipengaruhi oleh variabel lain Variabel bebas adalah variabel yang yang tercakup dalam hipotesis penelitian dan berpengaruh atau mempengaruhi variabel tergantung Variabel antara (intervene variables) adalah variabel yang bersifat menjadi perantara dari hubungan variabel bebas ke variabel tergantung. Variabel Moderator adalah variabel yang bersifat memperkuat atau memperlemah pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung Variabel anteseden adalah variabel yang mempengaruhi variabel independen

7 Variabel pembaur (confounding variables) adalah suatu variabel yang tercakup dalam hipotesis penelitian, akan tetapi muncul dalam penelitian dan berpengaruh terhadap variabel tergantung dan pengaruh tersebut mencampuri atau berbaur dengan variabel bebas Variabel kendali (control variables) adalah variabel pembaur yang dapat dikendalikan pada saat riset design. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara eksklusi (mengeluarkan obyek yang tidak memenuhi kriteria) dan inklusi (menjadikan obyek yang memenuhi kriteria untuk diikutkan dalam sampel penelitian) atau dengan blocking, yaitu membagi obyek penelitian menjadi kelompok-kelompok yang relatif homogen. Variabel penyerta (concomitant variables) adalah suatu variabel pembaur (cofounding) yang tidak dapat dikendalikan saat riset design. Variabel ini tidak dapat dikendalikan, sehingga tetap menyertai (terikut) dalam proses penelitian, dengan konsekuensi harus diamati dan pengaruh baurnya harus dieliminir atau dihilanggkan pada saat analisis data.

8 HIPOTESIS PENELITIAN Berasal dari kata HIPO dan THESIS, yang umumnya diartikan sebagai pernyataan yang masih lemah HIPOTESIS adalah Kesimpulan sementara yang kebenarannya harus dibuktikan Asal Hipotesis : Permasalahan atau tujuan penelitian dan kerangka teori hasil tinjauan terhadap pustaka Isi Hipotesis : hubungan antar konsep (mayor) atau variabel (minor) yang secara logika dapat diduga Rumusan Hipotesis : Kalimat pernyataan yang bersifat testable Ada yang dirumuskan secara eksplisit dan ada yang tidak Bilamana secara eksplisit, perumusannya mengikuti pedoman penulisan yang berlaku Letaknya di dalam sistematika tulisan ilmiah sesuai dengan pedoman penulisan yang berlaku

9 KLASIFIKASI HIPOTESIS :
Komparatif Asosiatif (Korelasional) : Nonkausalitas (simetri) Kausalitas (asimetri & resiprokal) JENIS HUBUNGAN Simetri: terdapat hubungan antar variabel dan bersifat tidak ada yang saling mempengaruhi (nonkausalitas) Asimetri: hubungan antar variabel yang terjadi bersifat yang satu mempengaruhi (independen) dan lainnya dipengaruhi (dependen) (kausalitas) Resiprok: hubungan antar variabel yang terjadi bersifat saling mempengaruhi (kusalitas bolak-balik)

10 Contoh Hipotesis (nondirectional)
Pusat pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan menjalankan tugas Pusat pengendalian eksternal berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan menjalankan tugas Pusat pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Pusat pengendalian external berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Kepercayaan menjalankan tugas berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Hipotesis directional: sudah secara tegas menunjukkan arah hubungan; atau di dalam statistika disebut dengan hipotesis satu sisi (one tail)

11 RANCANGAN PENELITIAN Rancangan penelitian kualitatif :
Jenis penelitian ditinjau dari tujuan studi Kemampuan peneliti melakukan kontrol terhadap variabel extraneous: lemah, medium atau kuat. Seting studi: dilakukan pada kondisi lapang (normal) disebut noncontrived atau kondisi artifisial (laboratorium / percobaan) disebut contrived. Penjelasan mengenai unit analisis: peorangan, organisasi atau kelompok budaya , dll Pemaparan mengenai horison waktu: studi cross sectional atau longitudinal

12 JENIS PENELITIAN (bedasarkan tujuan studi)
Penelitian Eksploratif; suatu penelitian yang tujuannya untuk menggali berbagai informasi dan hanya bersifat ingin memaparkan saja. Ingin mendapatkan ide baru atau sekedar pengertian. Penelitian Deskriptif; suatu riset dalam rangka untuk menegaskan dan hanya bersifat ingin menggambarkan. Menggambarkan karakteristik dari fenomena yang dikaji Penelitian Eksplanatif (setara dengan penelitian kausal); suatu penelitian dengan tujuan untuk menganalisis sifat suatu hubungan, atau perbedaan antar kelompok, atau independensi dari dua atau lebih faktor, intinya peneliti ingin menjelaskan hubungan antar variabel melalui pengujian hipotesis.

13 TERIMA KASIH


Download ppt "Kerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Rancangan Penelitian"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google