Upload presentasi
Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu
Diterbitkan olehDeddy Darmali Telah diubah "6 tahun yang lalu
1
Integrasi-Interkoneksi Antara Ilmu dan Agama
2
APAKAH AGAMA ITU BUKAN ILMU?
DIMANA ANDA MENGAMBIL POSISI, ILMU ITU BEBAS NILAI ATAU TIDAK BEBAS NILAI?
3
(1) Integrasi – Interkoneksi itu apa? Ian R. Barbour
a. Berseberangang/Bertentangan (Konflik) b. Tidak saling berhubungan (Independent) c. Saling bersentuhan (Dialog) d. Integrasi (Saling meminjam dan menggunakan)
4
Cara Integrasi Islamisasi Ilmu
- Adanya Kesepadanan antara ilmu dg Agama (Koherensi) Pengilmuwan Islam - Mengupayakan agama sebagai ilmu (objektif), untuk bisa diuji kesepadanan antara empirik dg konsep agama tsb (korespondensi) Interkoneksi Keilmuwan - Menempatakan agama sebagai ilmu, dapat berangkat dari agama atau ilmu, dan menekankan saling meminjam baik dari konsep agama ataupun metodologi ilmu komunikasi
5
(2) Integrasi Ilmu Komunikasi dg Agama ?
Ilmu Komunikasi memiliki peran menyumbangkan metodologi di dalam studi integratif Ilmu Komunikasi dapat menyumbangkan studi2 empiris atas konseptual yg ada dlm agama Ilmu Komunikasi dpt melakukan kritik thd ortodoksi agama Ilmu komunikasi dapat memanfaatkan konsep2 yg telah dimiliki oleh tradisi keilmuwan agama
6
(2) - Ilmu Komunikasi sangat akan terbantu dr konsep2 agama, berkenaan dg etika keilmuwan, dan etika dlm konteks kemasyarakatan (studi empirik)
7
Ide Ideologi Ilmu
8
Aspek Agama Keyakinan/Akidah/Dogma Ritual Person/Individu Kelompok
Tempat Ibadah Alat-alat
9
Agama sebagai Ilmu Spiritualitas Intelektualitas Moralitas Etika
10
Tugas Kelompok Filsafat Ilmu
11
Integrasi antara Islam dan Ilmu
12
Kondisi di era Positivisme
Anggapan ‘agama’ dan ‘ilmu’ yang tidak bisa dipertemukan Exp. Pemimpin Gereja menolak teori heliosentris Galileo, juga menolak teori Evolusi Darwin Tuhan seperti pembuat jam, setelah mencipta membiarkan Ilmu terbagi antara cara pandang integralistik-ensiklopedik dan spesifik-parsialistik
14
Dampaknya, sistem pendidikan di Indonesia juga terbagi secara dikotomik (PTU dan PTAI)
Terjadi krisis relevansi dlm Ilmu Agama dan krisis dekadensi dlm Ilmu umum (sains, humaniora, sosial) Upaya Rapproachment reintegrasi epistemologi keilmuan
15
Apa maksud Reintegrasi?
Mengusahakan perolehan keilmuan dengan corak epistemologi keilmuan, plus etika moral keagamaan = integralistik Memberikan landasan moral islam terhadap pengembangan iptek, lingkungan hidup, sosial-ekonomi, sosial budaya, sosial-keagamaan. Sekaligus mengartikulasikan ajaran Islam sesuai dg kemajuan teknologi, humaniora, san sosial kontemporer
16
METODE INTEGRASI
17
ONTOLOGI Teo-antroposentris
Wahyu bukan satu-satunya sumber pengetahuan. Melakukan : 1. resakralisasi 2. deprivatisasi 3. dediferensiasi
18
EPISTEMOLOGI dan AKSIOLOGI
Agama menyumbangkan tolok ukur keabsahan suatu ilmu yang integralistik berupa dloruriyyah (benar, salah), bagaimana ilmu diproduksi (hajjjiyyah, baik buruk), dan tujuan-tujuan ilmu (tahnisiyyah, manfaat)
19
….Manusia beragama (islam) yg terampil dlm menangani dan menganalisa isu yg menyentuh problem kemanuisaan dan keagamaan di era modern dg menguasai ilmu alam (natural science), ilmu sosial (social science), dan humaniora (humanities) METODE Upaya tersebut dibarengi dg landasan etika-moral keagamaan objektif dan kokoh…diperuntukan bagi kesejahteraan manusia secara bersama tanpa pandang latar belakang etnisitas, agama, ras, maupun golongan ETIKA, AKSIOLOGI karena keberadaan Al-Qur’an dan As-Sunah dimaknai secara baru (hermeneutis) menjadi landasan pijak pandangan hidup (worldview) ONTOLOGI
21
Referensi Kuntowijoyo, Islam Sebagai Ilmu
Kuntowijoyo, Muslim tanpa Masjid Amin Abdullah, Islamic Studies di Perguruan Tinggi
Presentasi serupa
© 2024 SlidePlayer.info Inc.
All rights reserved.