Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Manajemen Produksi Ternak Non Ruminansia (Komoditi Kelinci)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Manajemen Produksi Ternak Non Ruminansia (Komoditi Kelinci)"— Transcript presentasi:

1 Manajemen Produksi Ternak Non Ruminansia (Komoditi Kelinci)
OLEH : Entek Alexander Aluysius Mandung Aji Budi Santoso Taufik Nur Rohman Evi Ulfiatul F Lexsy Gherlin Kartika Bulan Harum Khusnul Khothimah Abd Wadud Khoirotun Nisa

2 KELINCI Ternak Potensial = Penghasil daging dengan protein tinggi
Pemeliharaan lebih singkat Rendah lemak Kadar kolesterol rendah

3 Jenis – Jenis Kelinci Kelinci Pedaging : Flemish Giant, kelinci satin
new zealand white, kelinci rex

4 Kelinci Hias Kelinci Anggora Kelinci Jersey Woll
Kelinci English Anggora Kelinci Lyon

5 Kelinci Hias Kelinci Dutch Kelinci Netherland
Kelinci Loop Holland Kelinci Harlequin

6 Pakan Kelinci A. Pemberian Hijauan b. Pemberian Konsentrat
Pakan utama kelinci adalah hijauan b. Pemberian Konsentrat Konsentrat yang akan diberikan dipilih dari bahan yang disukai, mudah didapat dan tersedia secara kontinu. Konsentrat harus bersih, tidak rusak, tidak berjamur. Pemberian Air Minum Pemberian dapat dilakukan dengan menyediakan tempat minum pada masing-masing kandang.Pemberian secara ad libitum

7 Waktu Pemberian Pakan Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari. Konsentrat diberikan pada pagi hari sekitar pkl 10:00 setelah pembersihan kandang dan 1/3 bagian hijauan diberikan pada siang hari sekitar pkl 13:00 dan 2/3 bagian hijauan diberikan pada sore hari sekitar pkl 18:00.

8 Kebutuhan Nutrisi Ternak Kelinci
Kebutuhan protein kelinci berkisar antara 12−18%, tertinggi pada fase menyusui (18%) dan terendah pada dewasa (12%), kebutuhan serat kasar induk menyusui, bunting dan muda (10−12%), kebutuhan serat kasar kelinci dewasa (14%) sedangkan kebutuhan lemak pada setiap periode pemeliharaan tidak berbeda (2%).

9 Sistem Perkandangan Kelinci
kandang adalah tempat kelinci hidup mulai dari lahir sampai masa panen. Secara umum kandang di bagi 2 jenis: 1. Rumah kandang Kandang Individu

10 Jenis Kandang Rumah kandang
- Untuk berteduh kelinci dari panas, angin, dan hujan Kandang individu - Untuk memisahkan suatu individu dengan individu lain atau koloni lain bagi induk yang melahirkan Model Kandang Kelinci Kandang postal Kandang sistem Ranch Kandang sistem Battery kandang kotak

11 kandang postal kandang Ranch
Kandang Batteray Kandang Kotak

12 Desain Kandang Syarat desain kandang:
bangunan terbuat dari bahan yang kuat, dengan konstruksi dibuat sedemikian rupa sehingga mudah dalam pemeliharaan, pembersihan dan desinfeksi konstruksi bangunan gudang pakan dibuat agar kondisi pakan yang disimpan tetap terjaga mutunya; mempunyai ventilasi yang cukup sehingga pertukaran udara dari dalam dan luar kandang lancar, suhu optimal berkisar 18–30 C; drainase dan saluran pembuangan limbah baik dan mudah dibersihkan; kandang harus dirancang atau didesain sesuai dengan jenis kandang dan kapasitas produksi.

13 Sumber-sumber penyakit :
Bakteri, seperti: Pateurellosis, Sphirochetosis, Tularemia, dan Tyzzer′s Disease Virus seperti: Myxomatosis, Rabbit Pox, Fibroma, Herpes Virus Rabbit, Rabbit Papilloma Cendawan (jamur) seperti: Ring worm, dan Pavus. Parasit yang termasuk Ekto parasit (Ekternal parasites) yaitu kudis pada daun telinga dan kulit. Endo parasit (Internal parasites) seperti: Koksidiosis, Nosematosis, Roundworms,

14 Beberapa Penyakit Pada Kelinci
1. Kudis / Scabies disebabkan oleh tungau Psoroptes cuniculi, Chorioptes cuniculi juga kutu Haemodipsus ventricosus. Pengobatan dilakukan dengan : injeksi antibiotik, maupun salep kudis.

15 Koksidiosis kelinci terdapat dua bentuk koksidiosis yaitu bentuk hati disebabkan oleh Eimeria stidae dan bentuk usus disebabkan oleh E. magna, E. media, E. irresidua atau E. Perforans Pengobatan dilakukan dengan

16 Mastitis (radang ambing)
Penyakit ini disebabkan Staphylococus sp, biasanya menyerang kelinci yang menyusui. Gejala klinis bagian putting susu membengkak dan mengeras berwarna merah muda. Bila diraba terasa panas dan keras.

17 Conjunctivitis (radang mata)
penyebabnya Moraxella sp. Tanda-tanda penyakit yaitu mata merah dan mengeluarkan cairan (eksudat) Pengobatannya dengan pemberian Sulfathiazole 5% Opthalmia Ointment, Salep mata yang mengandung antibiotik.

18 Pilek kelinci bersin terus menerus dan ada lendir di bawah hidungnya. Ini disebabkan oleh virus, dan dapat menular. Pengobatannya: Intertrim, Limoxin, Terramicin, Vet Oxy atau Genta 100. Kelinci sebaiknya ditaruh di tempat yang hangat

19 Kembung makanan yang dimakan mengadung terlalu banyak gas, dapat juga disebabkan karena cuaca yang buruk, hijauan yang tidak dilayukan. Pengobatan: Phermentyl. Perawatan lainnya adalah dengan melepas kelinci supaya ia berjalan-jalan agar gas di dalam perutnya berkurang.

20 Kesimpulan Manajemen yang baik menghasilkan produktifitas yang tinggi
Lingkungan yang sesuai dengan kondisi kelinci  memberikan kenyamanan bagi kelinci sehingga menurunkan tingkat stress dan meningkatkan produktifitas

21 Thank you   


Download ppt "Manajemen Produksi Ternak Non Ruminansia (Komoditi Kelinci)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google