Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PUBLIK

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PUBLIK"— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PUBLIK
Metode & Teknik Pengumpulan Data, Kriteria Efektifitas Desain Sistem dan Keahlian Tim Pengembang Sistem Informasi

2 NAMA KELOMPOK BETARI DANU OKTAVIA 115030100111070
DANTY KUSUMA J.P SOFI NUR ROCHMAH DIKA MULYANA WARDANA MASEGA DIAN LATIEF MUKTI MERLY MUTIARA SAPUTRI CINDY TAMARA YUDHA

3 LATAR BELAKANG Istilah sistem informasi yang sering digunakan dalam interaksi antar orang, proses algoritmik, data, dan teknologi yang mana dalam hal ini, istilah tersebut digunakan tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis. Sistem informasi manajemen didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Oleh sebab itu dalam makalah ini akan membahas tentang pengumpulan data sebelum informasi disampaikan, efektivitas desain sistem serta tim yang memiliki keahlian untuk mengembangkan suatu sistem informasi manajemen publik.

4 RUMUSAN MASALAH Bagaimanakah metode & teknik pengumpulan data, efektivitas desain sistem, keahlian dan tim pengembang dalam suatu sistem informasi manajemen publik?

5 METODE DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
PEMBAHASAN METODE DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA Gulo, 2002 : 110 SUMBER DATA METODE PENGUMPULAN DATA Etika dalam Pengumpulan Data Metode pengumpulan data berupa suatu pernyataan (statement) tentang sifat, keadaan, kegiatan tertentu dan sejenisnya. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian Angket Angket / kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya. MENJAGA KERAHASIAAN RESPONDEN HARUS BERDASARKAN FAKTA DAN OBJEKTIF PERTANYAAN HARUS DISESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN TIDAK MENCEMARKAN NAMA BAIK RESPONDEN MENGHORMATI RESPONDEN YANG MAU ATAUPUN TIDAK MAU BERPARTISIPASI RESPONDEN HARUS MENGERTI ALASAN PENELITIAN TIDAK MENGANCAM RESPONDEN SECARA FISIK MAUPUN MENTAL PENYAMPAIAN LAPORAN STUDY HARUS TEPAT TANPA DATA PRIMER Wawancara Observasi Tes Kuesioner (Daftar Pertanyaan) Pengukuran Fisik Percobaan Laboratorium DATA SEKUNDER dokumentasi lembaga atau institusi catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporan keuangan publikasi perusahaan Laporan pemerintah Observasi Menurut Supardi (2006:88) “Metode observasi merupakan metode pengumpul data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik gejala-gejala yang diselidiki” Wawancara Menurut Sugiono (2009:317) “Wawancara adalah pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu dan dengan wawancara, peneliti akan mengetahui hal-hal yang lebih mendalam”

6 KRITERIA EFEKTIFITAS DESAIN SISTEM
PEMBAHASAN KRITERIA EFEKTIFITAS DESAIN SISTEM Efektivitas selalu berkait dengan hubungan antara hasil yang diharapkan dengan hasil yang sesungguhnya dicapai. Seperti yang dikemukakan oleh Arthur G. Gedeian dkk dalam bukunya Organization Theory and Design yang mendefinisikan efektivitas adalah That is, the greater the extent it which an organization`s goals are met or surpassed, the greater its effectiveness (Semakin besar pencapaian tujuan-tujuan organisasi semakin besar efektivitas) (Gedeian, 1991:61). Ada pun beberapa kriteria Efektifitas Desain Sistem yaitu : Kebutuhan-kebutuhan biaya efektifitas (Cost-Effectiveness Requirements) Faktor manusia (Human Factors) Kebutuhan-kebutuhan kelayakan (Feasibility Requirements) Desain sistem dapat diartikan sebagai berikut : Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk Sistem dibentuk dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem Desain sistem harus berguna, mudah dipahami dan nantinya mudah digunakan. Desain sistem harus dapat mendukung tujuan utama perusahaan sesuai dengan yang didefinisikan pada tahap perencanaan sistem yang dilanjutkan pada tahap analisis sistem. Desain sistem harus efisien dan efektif Desain sistem harus dapat mempersiapkan rancang bangun yang terinci untuk masing-masing komponen dari sistem informasi TUJUAN UTAMA DESAIN SISTEM SASARAN-SASARAN ANALISIS SISTEM Desain sistem dapat dibagi dalam dua bagian yaitu Desain sistem secara umum (general systems design) Desain sistem terinci (detailed systems design). Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat. Tujuan kedua ini lebih condong pada desain sistem yang terinci, yaitu pembuatan rancang bangun yang jelas dan lengkap untuk nantinya digunakan untuk pembuatan progam komputernya.

7 KEAHLIAN DAN TIM PENGEMBANGAN
PEMBAHASAN KEAHLIAN DAN TIM PENGEMBANGAN UNTUK MENJADI ANALIS YANG BAIK DIPERLUKAN BEBERAPA KEAHLIAN SEBAGAI BERIKUT PENGEMBANGAN SISTEM Sistem analis adalah orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek bisnis dan teknologi komputer). Sistem analis : Tanggungjawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program komputer saja, tetapi pada sistem secara keseluruhan. Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer,tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya. Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan masalah secara garis besar. Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbataspada sesama analis sistem,programer tetapi juga pemakai sistem dan manajer. Programmer adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analis (lebih memahami teknologi komputer). Programmer : Tanggungjawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer. Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, sistem komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan. Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program. Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbataspada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun (spesifikasi) program Pengetahuan dan keahlian tentang teknik pengolahan data, teknologi komputer dan pemograman computer. Pengetahuan tentang bisnis secara umum. Pengetahuan tentang metode kuantitatif. Ahli memecahkan masalah kompleks ke dalam masalah kecil. Ahli berkomunikasi dan membina hubungan Memahami metodologi pengembangan sistem informasi. PENGGUNA SISTEM User Sebagai end-user (operator) dan user-manager yang mengawasi pekerjaan end-user. Manajemen Memegang pernan penting dalam menyetujui rencana pengembangan sistem dan penyediaan dana. Dalam proyek pengembangan sistem yang kecil dan sederhana, kemungkinan hanya ada seorang analis sistem yang merangkap sebagai pemrogram (analis/pemrogram) atau seorang programer yang merangkap sebagai analis sistem (pemrogram/analis).Akan tetapi untuk proyek pengembangan sistem yang besar atau komplek, pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh sejumlah orang dalam bentuk tim. Anggota dari tim pengembangan sistem ini tergantung dari besar kecilnya ruang lingkup proyek yang akan ditangani TEAM PERANCANG SISTEM Project Coordinator System Analyst & Design Programmer Network Designer Technician (Hardware) Database Administrator Documenter Software Tester Graphic Designer Manajer analis sistem (manage of systems analyst) Ketua analis sistem (lead systems analyst) Analis sistem senior Analis sistem junior (junior systems analyst) Programer aplikasi senior (senior applications programmer) Programmer aplikasi (application programmer) Programer aplikasi yunior (junior applications programmer)

8 PENUTUP Metode Pengumpulan Data merupakan teknik atau cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data. Metode menunjuk suatu cara sehingga dapat diperlihatkan penggunaannya melalui angket, wawancara, pengamatan, tes, dkoumentasi dan sebagainya. Ada beberapa kriteria efektifitas desain sistem, antara lain kebutuhan-kebutuhan biaya efektivitas (cost-effectiveness requirements), faktor-faktor manusia (human factors), kebutuhan-kebutuhan kelayakan (feasibility requirements) Sistem analis adalah orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek bisnis dan teknologi komputer). Nama lainnya adalah system designer, business analyst, system consultant, system engineer, software engineer, sistem analyst programmer, information system engineer. Programmer adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analis (lebih memahami teknologi komputer).

9 THANK YOU BY: 7TH GRUP


Download ppt "MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PUBLIK"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google