Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROGRAM PASCASARJANA - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROGRAM PASCASARJANA - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS"— Transcript presentasi:

1 PROGRAM PASCASARJANA - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Tradition of Excellence PERILAKU ORGANISASI MOTIVASI KERJA DARYOTO MULYADI CANDRA ( ) LUSI OKTAVIANI ( ) ANGGA MAKATITA RIFANDI ( ) PROGRAM PASCASARJANA - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

2 POKOK BAHASAN 1. Apa Pengertian Motivasi ?
MAGISTER MANAJEMEN POKOK BAHASAN 1.    Apa Pengertian Motivasi ? 2.    Apa Saja Komponen Dasar Dalam Motivasi ? 3.    Apa Saja Teori-teori Motivasi ? 4.    Bagaimana Cara Meningkatkan Motivasi Kerja ? Tradition of Excellence

3 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN PENGERTIAN MOTIVASI Motivasi adalah bagaimana caranya mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan ketrampilannya untuk mewujudkan tujuan organisasi. (Hasibuan, 2003). Menurut Robbins (2007:213), motivasi sebagai proses yang ikut menentukan intensitas, arah, dan ketekunan individu dalam usaha mencapai sasaran Menurut Sulistiyani dan Rosidah (2003:58), motivasi adalah proses pemberian dorongan kepada karyawan supaya karyawan dapat bekerja sejalan dengan batasan yang diberikan guna mencapai tujuan organisasi secara optimal. Model- model Motivasi Menurut Martoyo (2000:143) : Model Tradisional, Model Hubungan Manusiawi, Model Sumber Daya Manusia Gibson, et. al., 1995, berpendapat bahwa motivasi adalah kekuatan yang mendorong seseorang karyawan yang menimbulkan dan mengarahkan perilaku. Motivasi kerja sebagai pendorong timbulnya semangat atau dorongan kerja Tradition of Excellence

4 KOMPONEN DASAR MOTIVASI
MAGISTER MANAJEMEN ELEMEN KUNCI MOTIVASI 1. Intensitas (intensity) 2. Arahan (direction) 3. Kegigihan (persistence) KOMPONEN DASAR MOTIVASI 1. Kebutuhan (Fisiologis, Keamanan, Sosial Penghargaan, Aktualisasi Diri) 2. Dorongan Kekuatan mental untuk melakukan kegiatan dalam rangka memenuhi harapan 3. Tujuan Hal yang ingin dicapai oleh seorang individu Tradition of Excellence

5 FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI
MAGISTER MANAJEMEN FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI FAKTOR INTERNAL Persepsi individu mengenai diri sendiri Harga diri dan prestasi Harapan Kebutuhan Kepuasan Kerja 2. FAKTOR EKSTERNAL Jenis dan Sifat Pekerjaan Kelompok Kerja Situasi Lingkungan Sistem Imbalan Yang Diterima Tradition of Excellence

6 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN TEORI - TEORI MOTIVASI TEORI ISI Teori Hirarki Kebutuhan (A. Maslow) Teori X dan Y (Douglas Mcgregor) Teori Tiga Motif Sosial (D. McClelland) Teori Dua Faktor (Frederick Herzberg) Teori ERG (Clayton Alderfer) 2. TEORI PROSES Teori Harapan (Expectancy Theory) Teori Keadilan (Equity Theory) Teori Penentuan Tujuan (Goal Setting Theory) Tradition of Excellence

7 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN Teori Hirarki Kebutuhan (Maslow) Maslow menyatakan bahwa manusia dimotivasi untuk memuaskan sejumlah kebutuhan yang melekat pada diri setiap manusia yang cenderung bersifat bawaan. Hipotesis Maslow mengatakan bahwa lima jenjang kebutuhan dalam diri manusia terdiri dari : Fisiologis Keamanan Sosial Penghargaan Aktualisasi Diri Teori X dan Y (Douglas McGregor) Douglas McGregor mengemukakan dua pandangan nyata mengenai manusia yaitu Teori X (Negatif), dan Teori Y (Positif) Teori X berasumsi bahwa kebutuhan-kebutuhan tingkat yang lebih rendah mendominasi individu. Teori Y berasumsi bahwa kebutuhan-kebutuhan yang lebih tinggi mendominasi individu. Sayangnya asumsi-asumsi Teori Y belum tentu valid mengubah tindakan sesesorang yang bekerja akan termotivasi. Tradition of Excellence

8 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN Teori Tiga Motif Sosial (D. McClelland) Kebutuhan pencapaian (need for achievement) Kebutuhan kekuatan (need for power) Kebutuhan hubungan (need for affiliation) Teori Dua Faktor (Frederick Herzberg) Faktor Motivasional Bersumber dari dalam diri seseorang (pekerjaan sesorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam berkarir dan pengakuan orang lain) 2. Faktor Pemeliharaan Bersumber dari luar diri seseorang, misalnya dari organisasi (status dalam organisasi, hubungan karyawan dengan atasannya, hubungan dengan rekan-rekan kerja) Tradition of Excellence

9 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN Teori ERG (Clayton Alderfer) Existence (eksistensi); Kebutuhan akan pemberian persyaratan keberadaan materil dasar (kebutuhan psikologis dan keamanan). Relatednes (keterhubungan); Hasrat yang dimiliki untuk memelihara hubungan antar pribadi (kebutuhan sosial dan penghargaan. Growth(pertumbuhan) ; Hasrat kebutuhan intrinsik untuk perkembangan pribadi (kebutuhan aktualisasi diri). Tradition of Excellence

10 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN Teori Harapan (Expectancy Theory) Kekuatan yang memotivasi seseorang untuk bekerja giat dalam mengerjakan pekerjaannya tergantung dari hubungan timbal balik antara apa yang diinginkan dan dibutuhkan dari hasil pekerjaan itu. Teori ini didasarkan atas Harapan, Nilai, dan Pertautan Contoh : Kasus PHK Teori Keadilan (Equity Theory) Kepuasan seseorang tergantung apakah ia merasakan ada keadilan (equity) atau tidak adil (unequity) atas suatu situasi yang dialaminya. Komponen Utama : Input, Hasil, Orang Bandingan Teori Penentuan Tujuan (Goal Setting Theory) Menjelaskan hubungan-hubungan antara niat atau intentions (tujuan-tujuan dengan prilaku), pendapat in digunakan oleh Locke. Menurut Locke, tujuan-tujuan yang cukup sulit, khusus dan pernyataannya yang jelas dan dapat diterima oleh tenaga kerja, akan menghasilkan unjuk kerja yang lebih tinggi daripada tujuan-tujuan tidak khusus Tradition of Excellence

11 CARA MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN
MAGISTER MANAJEMEN CARA MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN 1.  Motivasi Karyawan Dengan Membangun Kepuasan Motivasi kerja berhubungan erat dengan tingkat kepuasan diri pekerja atau karyawan dan hal ini dapat tercipta dengan adanya lingkungan kerja yang menyenangkan. Sebab, jika kita fokus pada menciptakan kepuasan karyawan, lalu fokus pada motivasi karyawan, maka akan tercipta suatu hubungan kerja yang baik, karena karyawan yang puas akan mengurus pelanggan dengan baik. 2.  Motivasi Karyawan Melalui Apresiasi Memberikan apresiasi kepada karyawan sangatlah penting agar membangkitkan perilaku positif dan prestasi karyawan, sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau tidak. Tradition of Excellence

12 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN 3.  Motivasi Karyawan Melalui Pengakuan Sebagian orang mampu melakukan apapun hanya untuk mendapatkan pengakuan, mereka juga dengan senang hati akan melakukan hal tersebut tanpa imbalan atau bayaran. Hal ini bisa menjadi senjata rahasia seorang manajer untuk memotivasi kerja karyawannya. 4.  Motivasi Karyawan Melalui Job Design atau Job Redesign Dalam memotivasi karyawan, perusahaan juga bisa melakukan motivasi dengan membuat pekerjaan lebih menarik. Perusahaan bisa menggunakan sistem Desain Kerja (Job Design) ataupun Desain Ulang Kerja (Job Redesign) Tradition of Excellence

13 TEKNIK – TEKNIK DESAIN KERJA
MAGISTER MANAJEMEN TEKNIK – TEKNIK DESAIN KERJA 1.    Rotasi Kerja (Job Rotation) Pekerja yang menghabiskan waktu mereka disalah satu tugas rutin yang kemudian bisa berpindah dari satu tugas ke tugas yang lain 2.    Perluasan Kerja (Job Enlargement) meningkatkan jumlah tugas yang berbeda dalam suatu pekerjaan yang diberikan dengan mengubah pembagian kerja 3.    Pengayaan Kerja (Job Enrichment) Mengubah suatu tugas untuk membuatnya saling tidak terpisahkan agar bermanfaat, memotivasi, dan memuaskan. Pengayaan kerja merupakan perluasan kerja secara vertikal yang di fokuskan kepada peningkatan terhadap kedalaman pekerjaan 4. Kelompok Kerja Kelompok kerja dibentuk untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan dalam organisasi, sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efisien dan efektif sesuai dengan rencana kerja yang telah Tradition of Excellence

14 Tradition of Excellence
MAGISTER MANAJEMEN KESIMPULAN Motivasi karyawan merupakan suatu keadaan yang mendorong, merangsang, atau menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu yang dilakukannya sehingga mencapai tujuannya. Berdasarkan beberapa pendapat para ahli, dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja adalah dorongan yang tumbuh dalam diri seseorang, baik yang berasal dari dalam dan luar dirinya untuk melakukan suatu pekerjaan dengan semangat tinggi menggunakan semua kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya. Motivasi karyawan mendorong timbulnya kelakuan atau suatu perbuatan, tanpa motivasi tidak akan timbul perbuatan seperti belajar. Sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan kepada pencapaian tujuan yang diinginkan. Sebagai penggerak, berfungsi sebagai mesin bagi mobil. Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan. Tradition of Excellence

15

16 SEMOGA AKTIVITAS HARI INI BERNILAI IBADAH.... AMIN

17 Terimalah Diri Anda Tanpa Syarat….. Bersyukurlah
Tidak Perlu Alasan... Untuk Bersyukur

18 KADANG KITA PASRAH DAN BERKATA : “REJEKI SUDAH ADA YANG ATUR...????”
KADANG KITA PASRAH DAN BERKATA : “REJEKI SUDAH ADA YANG ATUR...????” “TUHAN TIDAK ADIL???” APANYA YANG DIATUR...? CARANYA... JUMLAHNYA ATAU.... KITA DAPAT MENIRU CARA ORANG LAIN BEKERJA, TAPI TAK DAPAT MENIRU REJEKINYA KADANG TUHAN TIDAK MEMBERIKAN APA YANG KITA INGINKAN, TAPI TUHAN MEMBERIKAN APA YANG KITA BUTUHKAN

19 Lampu Lalu Lintas Belajarlah Pola Pikir Dari…..
Penemuan Lampu Thomas Alfa Edison Professor dan Pemulung... Tentang Katak di Sungai Lampu Lalu Lintas

20 Pelajaran Hidup...

21

22


Download ppt "PROGRAM PASCASARJANA - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google